English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Agustus 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 09 September 2017 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Pemberkatan Nikah

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 19:9
19:9 Lalu...

Ibadah Natal di Hotel Tunjungan Surabaya, 25 Desember 2015 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 November 2013 (Kamis Sore)
Siaran tunda dari Ibadah Kunjungan di Ambon.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Raya Surabaya, 18 Agustus 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Mei 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 16 September 2018 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Euodia artinya perjalanan yang makmur, yang takkan kekurangan. Juga berarti aroma/ bau harum.
Ini...

Ibadah Doa Malang, 27 Januari 2015 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 14:1-12
14:1 Pada masa itu sampailah berita-berita tentang...

Ibadah Doa Surabaya, 06 April 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 31 Juli 2014 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 2:23-28
2:23 Pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 November 2019 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan di Tentena-Poso

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Mazmur...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 01 Februari 2011 (Selasa Pagi)
Keluaran 5-11 - Dalam Tabernakel menunjuk tentang Pelataran dan berbicara tentang KEBENARAN.
Keluaran 5 menunjuk KEBENARAN...

Ibadah Doa Malang, 27 September 2011 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Matius 26:26-29
26:26. Dan ketika...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Desember 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 26 Mei 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam injil Lukas 12, ada lima tabiat daging yang...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Kunjungan di Ciawi I, 16 Januari 2018 (Selasa Pagi)

Bersamaan dengan peresmian gedung Espenia di Ciawi

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Wahyu 21: 5
21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."

'Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru'= lihatlah, Aku menciptakan segala sesuatu baru.

Sebenarnya di dalam kitab Kejadian Tuhan sudah menciptakan langit dan bumi, semuanya baik, dan ia sudah menciptakan manusia yang segambar/sama mulia dengan Dia, ditempatkan di taman Eden, sudah bahagia.

Tetapi mengapa di kitab Wahyu ada penciptaan lagi?
Karena manusia sudah berbuat dosa di taman Eden sehingga kehilangan gambar Allah dan diusir ke dunia, hidup dalam kutukan, sengsara, air mata, penderitaan. Mungkin kaya, tetapi menderita karena anaknya; mungkin miskin, makan sulit, hamba Tuhan juga.
Tetapi sayang, seharusnya manusia di bumi bertobat.

Kenyataannya, di dalam dunia manusia terus berbuat dosa sampai puncaknya dosa yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan (dosa percabulan termasuk penyimpangan seks, nikah yang salah: perselingkuhan, kawin campur, kawin cerai, dan kawin mengawinkan).
Akibatnya: tetap dalam kutukan dan menuju kebinasaan.

Tuhan tidak rela manusia yang diciptakan-Nya terkutuk dan binasa. Karena itu ada tema ini. Tuhan menciptakan langit dan bumi yang baru; yang lama akan musnah semua:

  1. Ada Yerusalem baru.
  2. Tuhan membentuk manusia baru yang sama mulia dengan Dia untuk ditempatkan di Yerusalem baru, bahagia dan kekal selamanya.

Itulah rencana Tuhan. Tempatnya baru, orangnya juga baru. Kita di tahun baru, tempatnya baru, orangnya juga harus baru. Itulah rencana Tuhan yang indah lewat tema ini.

"Tuhan juga mampu membangun yang jasmani. Gedung yang kita pakai ini berasal dari bangunan lama yang dirobohkan. Itu saja, hidup tidak usah susah, serahkan saja pada Tuhan!"

Jadi, Tuhan mampu membangun yang jasmani supaya terjadi pembangunan manusia baru, tubuh Kristus yang sempurna untuk masuk Yerusalem baru. Ini yang penting.

Mazmur 127: 1a
127:1a. Nyanyian ziarah Salomo. Jikalau bukan TUHAN yang membangun rumah, sia-sialah usaha orang yang membangunnya;

Jika bukan Tuhan yang membangun, semua akan sia-sia.
Artinya:

  1. Manusia hanya bisa berusaha, tetapi Tuhan yang menentukan semuanya.
  2. Jika manusia yang membangun, hanya sampai bangunan jasmani dan akan hancur sampai musnah. Tetapi kalau Tuhan yang membangun, akan mencapai bangunan yang rohani--tubuh Kristus yang sempurna, yang bisa hidup kekal di Yerusalem baru.

Tubuh Kristus dimulai dari nikah rumah tangga dibangun. Kemudian penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

Perbedaan dasar antara manusia yang membangun dan Tuhan yang membangun adalah: hikmatnya.

Manusia membangun dengan hikmat dunia, sedangkan Tuhan membangun dengan hikmat sorga, dan akan mencapai bangunan yang rohani--tubuh Kristus yang sempurna.

Oleh sebab itu kita membangun gedung yang jasmani dengan hikmat dunia dan hikmat sorga. Mau membangun apapun: nikah dan lain-lain harus ditambah dengan hikmat sorga.

Dari mana kita mendapatkan hikmat sorga?

  1. 1 Korintus 1: 23-24
    1:23. tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,
    1:24. tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.

    Di luar Israel adalah bangsa kafir, kita semua.

    Yang pertama: kita mendapatkan hikmat Allah dari kurban Kristus di kayu salib; korban pendamaian untuk menyelamatkan manusia berdosa.

    Yesus satu-satunya manusia yang tidak berdosa tetapi harus mati di kayu salib untuk menyelamatkan manusia.
    Ini namanya DASAR BANGUNAN.

    Mari, membangun rumah tangga, pekerjaan, gedung gereja dan apa saja di dunia, biarlah dimulai dengan kurban Kristus.

    Sudah tahu sumbernya, lalu bagaimana caranya mendapatkan Yesus yang disalib?


    • Percaya/iman kepada Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat lewat mendengar firman penginjilan/kabar baik.

      "Saya sekeluarga bukan keturunan Kristen, cari keselamatan di kuburan, minum air bunga sampai rebutan. Setelah mendengar Injil, jadi sadar kalau salah semua, karena Yesus satu-satunya Juruselamat."

      Kemudian: bertobat. Iman yang benar bukan hanya sampai di mulut. Yudas Iskariot jadi rasul tetapi berbuat dosa, sehingga dikatakan: 'percuma dia dilahirkan'.
      Bertobat= berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan; mati terhadap dosa. Terutama dari dosa dusta dan benci--setan adalah bapa pembunuh dan pendusta.

      Jadi bertobat dimulai dengan terlepas dari dusta dan kebencian; berarti kita terlepas dari tangan setan dan kembali berada dalam tangan Tuhan.
      Kalau kita mengatakan percaya Yesus tetapi tetap berbuat dosa, berarti tetap ada di dalam tangan setan.


    • Yang kedua: harus berdamai, artinya saling mengaku dan mengampuni. Kalau salah, akui, apalagi suami-isteri. Apa ruginya minta ampun kalau salah? Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Yang benar mengampuni dan melupakan, jangan sombong, kalau tidak mengampuni, Yesus juga tidak mengampuni. Untuk apa anak orang tua sampai ke pengadilan? Bayar dengan mengaku dan mengampuni!

      Hasilnya: darah Yesus menghapus dosa kita, sehingga kita seperti tidak pernah berbuat dosa; kita hidup dalam kebenaran dan damai sejahtera.


    Inilah dasar bangunan yaitu kebenaran dan damai sejahtera. Dasar membangun gereja, menikah, dan lain-lain adalah kebenaran dan damai sejahtera. Di mana ada kebenaran, di sana ada damai sejahtera. Tidak benar berarti tidak akan ada damai. Kalau sama-sama benar, pasti damai dan jadi satu.

    Hidup benar dan damai, semua akan menjadi enak dan ringan. Kalau dasarnya kuat, semua akan jadi enak dan ringan.
    Sebaliknya, kalau tidak mau berdamai, semua akan menjadi berat, dosanya tetap--ini tidak memakai hikmat sorga.

    Mari, kembali pada salib! Ada pekerjaan berat, penggembalaan berat, kembali pada salib, pasti jadi enak dan ringan.


  2. 2 Timotius 3: 15-17
    3:15. Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.
    3:16. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
    3:17. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.

    'mengajar'= membangun/menyucikan.
    'mendidik'= mengubahkan.

    Yang kedua: kita mendapatkan hikmat sorga lewat Kitab Suci/firman pengajaran yang benar.

    Ada penginjilan, juga ada pengajaran; ada susu, ada makanan keras; ada kabar baik, ada kabar mempelai.
    Untuk membangun harus dengan makanan keras/firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
    Firman pengajaran mengajar dan mengubahkan kita sampai sempurna seperti Yesus, siap menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan-awan yang permai.

    Bagaimana caranya kita mendapatkan hikmat sorga dari Kitab Suci?


    • Mendengar firman dengan sungguh-sungguh.
    • Mengerti firman.
    • Percaya pada firman.
    • Praktik firman (taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar).


    1 Petrus 1: 22
    1:22. Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

    Kalau sudah mendengar firman sampai praktik firman, kita akan disucikan dan diubahkan. Ini sama dengan DIBANGUN. Tadi ada dasar, sekarang dibangun sampai menjadi mempelai wanita sorga--nikah juga dibaharui--, masuk perjamuan kawin Anak Domba sampai masuk Yerusalem baru.

    Wahyu 19: 9
    19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

    Alkitab dibuka dengan nikah manusia yang hancur, tetapi puji Tuhan, alkitab ditutup dengan nikah sempurna. Salib yang menanggung semua. Kenajisan dan sebagainya serahkan pada Tuhan, setelah itu dibangun--disucikan dan dibangun. Apa yang salah dipotong dan dibaharui.

    Ibadah persekutuan kalau hanya kumpul-kumpul, untuk apa? Harus mendengar firman sampai praktik firman!
    1 Petrus 1: 22
    1:22. Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

    Kalau bisa praktik firman, maka kita bisa hidup suci dan saling mengasihi. Kalau suci, pasti saling mengasihi, sampai mengasihi orang yang memusuhi kita.

    Tadi kalau hidup benar, kita bisa saling berdamai. Sekarang dibangun--hidup suci--, kita bisa saling mengasihi. Biar suami menyakiti kita, kita doakan yang baik; mungkin itu kakak atau adik, ipar/mertua, hamba Tuhan lain. Inilah orang suci.

    Kalau tidak suci, tidak akan bisa saling mengasihi.

    Saling mengasihi itu paling sedikit tidak merugikan sesama. Kita sedang dibangun dan Tuhan tolong kita.
    Efesus 4: 11-12
    4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12. untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    Kalau sudah suci dan saling mengasihi, kita akan diperlengkapi dengan jabatan pelayanan; kita dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna--mulai dari nikah. Suami bisa membangun nikah jasmani dan juga yang rohani (menjadi teladan). Mungkin isteri yang hidup benar--saling berdamai--, dan suci--diberi jabatan pelayanan--, isteri yang dipakai dalam rumah tangga, supaya nikah itu sampai di Yerusalem baru.

    Tanggung jawab! Berani menikah, jangan egois! Pakai hikmat dunia dan sorga! Mau ke mana anak isteri? Harus tanggung jawab, bukan hanya di dunia, kita akan menangis, tetapi harus sampai ke sorga.

    Di dalam penggembalaan, kalau gembala suci dan saling mengasihi, jemaat akan dipakai; kita semua dipakai sampai tubuh Kristus sempurna, dan hidup itu mulai indah. Kalau sudah diberi jubah indah, hidup itu mulai indah. Sebelum diberi jabatan, hidup itu belum indah karena belum ada jubah indah. Semua harus kembali pada Tuhan. Kalau bukan Tuhan yang membangun, semua sia-sia. Jangan pesimis kalau kita miskin, jangan sombong kalau kita kaya. Kembalikan semua pada Tuhan.

    Sesudah dipakai, kita harus berjuang untuk setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir--sampai meninggal dunia atau Tuhan datang kembali. Semoga sekeluarga kita bisa dibangun secara jasmani dan rohani sampai di Yerusalem baru.

Kegunaan hikmat Tuhan:

  1. Amsal 3: 13, 16
    3:13. Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian,
    3:16. Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.

    Kegunaan pertama: memberi panjang umur.

    Istilah panjang umur berarti sampai hidup kekal selamanya. Kekayaan dan kehormatan bukan hanya sampai di dunia, tetapi sorga. Kejar hikmat sorga!

    Berdamai dulu: hidup benar, semua enak dan ringan, ditambah dengan dibangun lewat firman pengajaran: hidup suci, saling mengasihi dan layani Tuhan. Tuhan akan memberikan semuanya untuk kita. Kalau nyawa-Nya saja diberikan, masakan yang lain tidak Dia berikan?


  2. Wahyu 13: 18
    13:18. Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

    Kegunaan kedua: memberikan perlindungan di dunia sampai zaman antikris berkuasa di bumi.

    Kaya, miskin, pandai, silahkan, tetapi yang terpenting adalah hikmat untuk bisa melawan antikris. Antikris akan menguasai semuanya Gunakan waktu untuk mencari hikmat sorga!

    Pengkhotbah 7: 11-12
    7:11. Hikmat adalah sama baiknya dengan warisan dan merupakan suatu keuntungan bagi orang-orang yang melihat matahari.
    7:12. Karena perlindungan hikmat adalah seperti perlindungan uang. Dan beruntunglah yang mengetahui bahwa hikmat memelihara hidup pemilik-pemiliknya.

    Hikmat sorga adalah warisan. Semua yang diwariskan pada anak harus ditambah dengan hikmat sorga. Semua akan selamat dan sempurna sampai Yerusalem baru.

    Jangan wariskan sesuatu tanpa hikmat Tuhan! Itu akan menghancurkan.


  3. Kalau sudah suci dan damai, kita bisa melihat Tuhan. Tidak usah lihat yang lain! Cukup lihat Tuhan seorang.
    Ibrani 12: 14
    12:14. Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

    Kegunaan ketiga: kita bisa melihat Tuhan.
    Mazmur 136: 1-4
    136:1. Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
    136:2.
    Bersyukurlah kepada Allah segala allah! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
    136:3. Bersyukurlah kepada Tuhan segala tuhan! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
    136:4. Kepada Dia yang seorang diri melakukan keajaiban-keajaiban besar! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

    Kita melihat Tuhan yang seorang diri di kayu salib. Dia mengulurkan tangan kemurahan dan kebaikan-Nya untuk melakukan keajaiban besar; lebih besar dari masalah kita. Ini yang kita lihat!

    'Dia menciptakan langit dan bumi'= yang tidak ada menjadi ada. Lihat Tuhan, sembah Dia sampai Dia mengulurkan tangan untuk melakukan kejaiban besar! Tidak usah bantuan orang lain.

    'Yesus membelah laut Teberau'= mustahil jadi tidak mustahil. Mungkin kita ada di lembah-lembah kesukaran, kejahatan, kenajisan, masih ada keajaiban untuk mengangkat kita.

    Sampai kalau Dia datang kembali kita diubahkan jadi sempurna seperti Dia. Kita bersama Dia selamanya.

Kembali pada Tuhan! Kalau Tuhan yang membangun, mungkin sederhana, tetapi di dalamnya ada bangunan rohani, ada keajaiban Tuhan dan anugerah Tuhan, sampai kita semua sempurna.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top