English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Persekutuan IV Makassar, 06 September 2012 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Tema: Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi. Matius 16:6

Ibadah Doa Surabaya, 04 November 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 22 Juni 2016 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 12:37-42 tentang bangsa Israel keluar dari Mesir....

Ibadah Raya Surabaya, 04 Februari 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman...

Ibadah Raya Surabaya, 13 Juni 2010 (Minggu Sore)
Kita mengenal Yesus bukan hanya sebagai Tabib dan penolong, tapi puncaknya, kita mengenal Dia sebagai Mempelai Pria...

Ibadah Doa Malang, 08 September 2015 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Doa Surabaya, 27 Februari 2019 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman...

Ibadah Doa Malang, 30 Maret 2017(Kamis Sore)
Pembicara: Pdm. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 12:38-40
12:38 Dalam pengajaran-Nya...

Ibadah Raya Surabaya,28 Januari 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 28 Oktober 2008 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding

Matius 5: 27-32
Perzinahan...

Ibadah Raya Surabaya, 09 September 2012 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut...

Ibadah Doa Malang, 21 September 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:14-30 adalah perumpamaan tentang talenta.
Matius 25:14-15, jika kita yang tadinya manusia berdosa bisa melayani...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 24 Maret 2015 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 10:21-29 adalah tulah kesembilan, yaitu...

Ibadah Raya Malang, 12 Mei 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:11
9:11 Dan raja...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 31 Oktober 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 57-58
26:57. Sesudah mereka menangkap Yesus, mereka membawa-Nya menghadap Kayafas, Imam Besar. Di situ telah berkumpul ahli-ahli...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 22 Oktober 2012 (Senin Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan ditengah-tengah kita sekalian.

Matius 28= menunjuk pada Shekina Glory (sinar kemuliaan atau kuasa kebangkitan Tuhan).

Matius 28 terbagi menjadi 3 bagian:

  1. ay. 1-10= tentang kebanggkitan Yesus atau sinar kemuliaan menyinari hati yang keras (batu yang besar terguling), sehingga terjadi pembaharuan (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 23 September 2012).


  2. ay. 11-15= dusta mahkamah agama= penyebaran kegelapan.
    Sementara ada sinara kemuliaan, kegelapan menyusup di dalamnya.


  3. ay. 16-20= perintah untuk memberitakan injil= penyebaran terang shekina glory atau sinar kemuliaan.

Malam ini, kita masih membahas bagian pertama (SHEKINA GLORY MENYINARI HATI YANG KERAS).

Kalau sinar kemuliaan menyinari hati yang keras, akan terjadi PEMBAHARUAN dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti malaikat/seperti Yesus, yaitu:

  1. ay. 3= 'wajah bagaikan kilat/bercahaya'= pembaharuan panca indera (pembaharuan hati) (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 24 September 2012).


  2. ay. 3= 'pakaiannya putih bagaikan salju'= pembaharuan pakaian= pembaharuan perbuatan-perbuatan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 September 2012).


  3. ay. 4-5a= 'jangan takut'= pembaharuan perasaan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Oktober 2012).


  4. Matius 28: 5b-8
    5b. sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
    28:6. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari,
    lihatlah tempat Ia berbaring.
    28:7. Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu."
    28:8. Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.

    Pembaharuan keempat: pembaharuan pandangan.

Malam ini, kita mempelajari pembaharuan yang keempat.
Pandangan yang dibaharui menjadi pandangan rohani, yaitu bisa memandang/meencari Yesus yang disalibkan (Anak Domba Allah yang tersembelih).

1 Korintus 1: 22-24
1:22. Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat,
1:23. tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi
suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,
1:24. tetapi
untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.

Bagi bangsa Israel, salib Yesus merupakan batu sandungan, dan bagi bangsa kafir, merupakan suatu kebodohan. Inilah suatu pandangan jasmani.

Tetapi, bagi kita yang dipanggil (mengalami pembaharuan pandangan sehingga memiliki pandangan rohani), maka Kristus yang disalib adalah hikmat Allah dan kuasa Allah untuk menyelamatkan manusia berdosa.

Wahyu 5: 6-10
5:6. Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.
5:7. Lalu datanglah Anak Domba itu dan menerima gulungan kitab itu dari tangan Dia yang duduk di atas takhta itu.
5:8. Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah keempat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Anak Domba itu, masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa orang-orang kudus.
5:9. Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau
layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
5:10. Dan Engkau telah
membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi."

= Yesus yang tersalib sama dengan Anak Domba yang tersembelih.
ay. 9-10= ada 2 tugas utama Yesus yang disalibkan (Anak Domba Allah yang disembelih):

  1. ay. 9= 'membeli'= menebus kita dari segala bangsa, suku bangsa, kaum dan bahasa.
    Artinya:


    • melepaskan kita dari dosa-dosa= menyelamatkan kita.

      Prosesnya:


      1. percaya Yesus,
      2. bertobat, berhenti berbuat dosa, dan mati terhadap dosa,
      3. lahir baru dari air dan Roh yang menghasilkan hidup baru (hidup dalam kebenaran).
        Kebenaran= keselamatan.


    • ay. 10= mengangkat kita menjadi imam-imam dan raja-raja bagi Allah= hamba kebenaran (setelah hidup benar, menjadi hamba kbenaran)= seorang yang memiliki jabatan pelayanan dan karunia-karunia Roh Kudus, supaya tidak kembali menjadi hamba dosa.


    2 hal diatas tidak bisa dipisahkan. Artinya: sesudah selamat, kita harus melayani Tuhan, supaya tidak kembali menjadi hamba dosa.


  2. ay. 9= 'menerima gulungan kitab dan membuka meterai-meterainya'= membukakan rahasia Firman Allah.
    Jadi, kalau hamba Tuhan tidak mau salib, ia tidak akan mendapatkan pembukaan Firman.

    Hamba Tuhan harus menemukan lebih dahulu Yesus yang tersalib, baru ada pembukaan Firman.
    Begitu juga dengan sidang jemaat, harus menerima salib untuk bisa mengerti pembukana Firman.

    Firman yang dibukakan rahasianya adalah Firman yang diwahyukan/diilhamkan oleh Tuhan, yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab (Firman pengajaran yang benar= Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua).

    Kalau Yesus tidak tersalib, tidak akan ada pembukaan Firman.

Wahyu 5: 5
5:5. Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: "Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya."

Tadi, yang membuka gulungan kitab adalah Anak Domba Allah yang tersembelih. Tetapi disini, yang membuka gulungan kitab adalah singa Yehuda.
Jadi, Yesus yang tersalib sama dengan Anak Domba Allah yang tersembelih dan sama dengan singa Yehuda.

'Jangan engkau menangis!'= dimana ada pembukaan Firman, disana ada jalan keluar dari segala masalah, sehingga air mata bisa dihapuskan (tangisan bisa dihentikan).

Banyak kali, kita menangis karena pencobaan. Tetapi tangisan tersebut tidak bisa dihentikan.
Sebab itu, mari kita tingkatkan tangisan kita menjadi tangisan karena kitab dimeterai (tidak ada pembukaan Firman) dan sangat mendambakan pembukaan Firman dan disitu ada jalan keluar dari segala masalah sampai menghapus segala tangisan.

MULAIKANLAH SEGALA SESUATU DARI PEMBUKAAN FIRMAN!

Kejadian 49: 10-11
49:10. Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda ataupun lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia datang yang berhak atasnya, maka kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.
49:11. Ia akan
menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur.

Pembukaan rahasia Firman Allah dikaitkan dengan singa Yehuda, artinya:

  1. 'menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan'= pembukaan rahasia Firman Allah mendorong keledai (bangsa kafir) untuk tertambat pada pokok anggur pilihan (pokok anggur yang benar)= tergembala pada pengajaran yang benar.

    Kalau keledai sudah tertambat, berarti keledai sudah mengalami penebusan. Kalau tidak mengalami penebusan, keledai hanya akan dipatahkan batang lehernya.

    Kalau tidak tergembala, keledai akan menjadi keledai liar dan keledai jalang (hidup dalam hawa nafsu daging sampai jatuh pada puncaknya dosa).


  2. 'mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur'= pembukaan rahasia Firman menghasilkan penyucian.
    Kalau keledai sudah tertambat, sudah mudah untuk disucikan.

    Ibrani 4: 12-13
    4:12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
    4:13. Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

    Firman yang dibukakan= Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua untuk menyucikan dosa-dosa yang tersembunyi di dalam seluruh kehidupan kita= singa Yehuda yang menerkam dan menghancurkan kanker dosa.

    Hosea 5: 13-14
    5:13. Ketika Efraim melihat penyakitnya, dan Yehuda melihat bisulnya, maka pergilah Efraim ke Asyur dan mengutus orang kepada Raja 'Agung'. Tetapi iapun tidak dapat menyembuhkan kamu dan tidak dapat melenyapkan bisul itu dari padamu.
    :14. Sebab Aku ini
    seperti singa bagi Efraim, dan seperti singa muda bagi kaum Yehuda. Aku, Aku ini akan menerkam, lalu pergi, Aku akan membawa lari dan tidak ada yang melepaskan.

    'bisulnya'= kanker dosa.

    Tempat persembunyian dosa:


    • dalam hati (kanker hati).
      Markus 7: 21-23
      7:21. sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan(1), pencurian(2), pembunuhan(3),
      7:22.
      perzinahan(4), keserakahan(5), kejahatan(6), kelicikan(7), hawa nafsu(8), iri hati(9), hujat(10), kesombongan(11), kebebalan(12).
      7:23. Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."

      Hati merupakan tempat persembunyian utama dari dosa.
      Hati yang keras berisi keinginan jahat dan najis yang membuat rohani menjadi mati sampai binasa.


    • mulut (kanker mulut).
      2 Timotius 2: 16-17
      2:16. Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan.
      2:17.
      Perkataan mereka menjalar seperti penyakit kanker. Di antara mereka termasuk Himeneus dan Filetus,

      Kanker mulut= perkataan yang tidak benar, dusta, dan melemahkan iman orang lain.

      Kanker hati biasanya muncul akibat dari kanker mulut.


    • rahim (kanker rahmi)= ibu yang pendarahan 12 tahun.

      Pendarahan= pembuluh darah pecah= perbuatan-perbuatan yang memecah belah tubuh Kristus.
      Salah satunya adalah mengajarkan ajaran lain atau menyetujui ajaran lain (tidak menghindari).

      Roma 16: 17
      16:17. Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

      Kalau terkena kanker rahim, tidak bisa mengalami lahir baru, sebab rahim ada kaitan dengan kelahiran.


    JANGAN MEMELIHARA KANKER RAHIM, KANKER MULUT DAN KANKER HATI!
    Biarlah pedang rFirman mengoperasi kanker-kanker tersebut.

Kesimpulan: jika keledai (bangsa kafir) tergembala pada pengajaran benar dan mengalami penyucian secara intensif oleh pengajaran yang benar, maka hasilnya:

  • tinggal menunggu waktu hidup kita akan berbuah manis (seperti carang melekat pada Pokok anggur yang benar).

    Kalau belum berbuah, berarti belum menemukan pokok yang benar, sehingga jangankan berbuah, untuk bertumbuhpun juga susah.


  • tubuh, jiwa dan roh kita juga terpelihara oleh Gembala Agung.
  • ditunggangi oleh Yesus.
    Kalau tidak tertambat, akan ditunggangi oleh Bileam (nabi-nabi palsu) dan dipakai untuk pembangunan tubuh babel.

    Dulu, keledai ditunggangi Yesus untuk masuk ke Yerusalem.
    Artinya: kita ditunggangi Yesus sampai masuk ke Yerusalem Baru (dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir).

Kita bangsa kafir memang banyak dosa sejak kecil, bahkan sampai puncaknya dosa. Tetapi kalau kita menemukan pokok anggur yang benar, masih ada kesempatan bagi kita untuk disucikan sampai dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

Praktik ditunggangi oleh Yesus:

  1. Matius 28: 6-8
    28:6. Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
    28:7. Dan segeralah pergi dan
    katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu."
    28:8. Mereka segera pergi dari kubur itu,
    dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.

    Praktik pertama: 'katakanlah kepada murid-murid-Nya'= bersaksi tentang kabar baik (keselamatan lewat Yesus yang sudah tersalib) dan kabar mempelai (Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai yang akan datang).

    'dengan takut'= dengan gentar dan penuh tanggung jawab.
    Artinya, kita harus bersaksi dengan takut, penuh tanggung jawab dan bersukacita (tidak terpaksa).

    Disini, tidak semua disuruh bersaksi. Hanya wanita-wanita.
    Artinya: tidak semua dipilih untuk melayani pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.


  2. melayani sesuai dengan jabatan pelayanan yang kita terima dari Tuhan.
    Pelayanan ini juga kita lakukan dengan takut, penuh tanggung jawab dan sukacita yang besar.

Kalau keledai ditunggangi oleh Tuhan, hasilnya:

  • Roma 10: 15
    10:15. Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!"

    Hasil pertama: perjalanan hidup kita menjadi indah sampai masa depan kita juga indah.
    Setiap langkah kaki kita, akan kita rasakan semakin indah.

    Kalau semakin merosot setelah melayani, berarti pelayanan kita salah atau pandangan kita masih salah.
    Baiklah kita periksa diri kita mulai dari keselamatan kita dan penggembalaan kita (seperti diterangkan diatas).


  • Mazmur 68: 12
    68:12. Tuhan menyampaikan sabda; orang-orang yang membawa kabar baik itu merupakan tentara yang besar:

    Hasil kedua: menjadi tentara besar= masuk dalam kesatuan tubuh Kristus.

    Salah satu tugas penting dari tentara adalah berjuang.
    Jadi, dalam pembangunan tubuh Kristus, kita harus berjuang, terutama berjuang supaya tidak menjadi tulang kering (dalam kitab Yehezkiel, tubuh Kristus masih seperti tulang kering yang berserakan).

    Yehezkiel 37: 2, 10
    37:2. Ia membawa aku melihat tulang-tulang itu berkeliling-keliling dan sungguh, amat banyak bertaburan di lembah itu; lihat, tulang-tulang itu amat kering.
    37:10. Lalu aku
    bernubuat seperti diperintahkan-Nya kepadaku. Dan nafas hidup itu masuk di dalam mereka, sehingga mereka hidup kembali. Mereka menjejakkan kakinya, suatu tentara yang sangat besar.

    Malam ini, kalau kita masih seperti tulang kering, kita bisa menjadi tentara besar lewat pembukaan Firman.
    Sebaliknya, kalau tidak hati-hati, dari tentara besar justru bisa menjadi tulang kering.

    'bernubuat'= hanya pembukaan Firman yang bisa mengubahkan tulang kering menjadi tentara besar.

    Pengertian tulang kering:


    • Amsal 17: 22
      17:22. Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

      = semangat yang patah. (gampang putus asa dan gampang bangga).


    • tidak berkobar-kobar lagi dalam ibadah pelayanan.
    • kering rohani/mati rohani karena mempertahankan dosa-dosa sampai menuju kebinasaan untuk selama-lamanya.


    Sekering apapun kehidupan kita, kalau kita mau menerima Firman pengajaran dan mengakui kekeringan kita, kita akan menjadi tentara besar yang dipakai oleh Tuhan.


  • Kidung Agung 6: 10
    6:10. "Siapakah dia yang muncul laksana fajar merekah, indah bagaikan bulan purnama, bercahaya bagaikan surya, dahsyat seperti bala tentara dengan panji-panjinya?"

    Bala tentara Tuhan= mempelai wanita Tuhan.
    Hasil ketiga: kita mengalami sinar kemuliaan Tuhan utnuk membaharui kita (mengadakan mujizat rohani dalam hidup kita), sampai kita memiliki matahari, bulan dan bintang (menjadi mempelai wanita Tuhan).

    Wahyu 12: 1
    12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

    = inilah kehidupan kita yang paling indah.

    Pemgkhotbah 3: 12
    3:11. Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

    Kalau sinar kemuliaan menyinari kita, secara rohani kita diubahkan, tetapi yang jasmani juga kita alami.
    Sampai saat Tuhan datang kembali, kita menjadi bala tentara yang besar diawan-awan yang permai.

    Wahyu 19: 6-7
    19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
    19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top