English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 Juli 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 13 Mei 2009 (Rabu Sore)
Maleakhi 2: 1-2, 6, 8
Yesus telah mati disalib untuk mengubah kutukan menjadi berkat, terutama bagi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Juli 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 17 Mei 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 16 Juli 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 08 Desember 2012 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 2:41-52 berjudul "Yesus pada umur...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Medan IV, 24 April 2013 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 19:9
19:9 Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah:...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 September 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17-19
1:17 Ketika aku melihat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Oktober 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 31-32
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 September 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:5
4:5 Dan dari takhta...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 17 Mei 2011 (Selasa Siang)
Keluaran 14:27-31
14:27 Musa mengulurkan tangannya ke atas laut, maka menjelang pagi...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 22 Agustus 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:18-21
9:18 Pada suatu kali ketika Yesus...

Ibadah Paskah Surabaya, 12 April 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
ay. 29=...

Ibadah Doa Surabaya, 13 Juli 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 31 Agustus 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 5:10-11
5:10 demikian juga Yakobus dan Yohanes,...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Juni 2013 (Senin Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Tema Ibadah Persekutuan di Bagan Batu.
Markus 9: 23b
9:23. Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"

= jawaban Yesus untuk menghadapi penyakit ayan (gila babi).

Markus 9: 22
9:22. Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami."

Penyakit ayan menyeret manusia, hamba Tuhan dan anak Tuhan kedalam air dan api untuk dibinasakan.
'api'= dosa-dosa sampai dengan puncaknya dosa.
'air'= kesegaran dunia (pengaruh dunia).

Wahyu 21: 8
21:8. Tetapi orang-orang penakut(1), orang-orang yang tidak percaya(2), orang-orang keji(3), orang-orang pembunuh(4), orang-orang sundal(5), tukang-tukang sihir(6), penyembah-penyembah berhala(7)dan semua pendusta(8), mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

Praktik manusia sakit ayan yang bermain dengan api dan air, yaitu jatuh dalam 8 dosa sampai berdusta (puncak dosa).
Artinya: kalau ada dusta, berarti 7 dosa yang lain juga ada dan akan dihukum dalam lautan api dan belerang.

Jadi, orang yang berdusta, ia sedang bermain-main dengan api dan air di dunia. Dan ini sama dengan bermain api belerang di neraka.

Lukas 17: 28-30
17:28. Demikian juga seperti yang terjadi di zaman Lot: mereka makan dan minum, mereka membeli dan menjual, mereka menanam dan membangun.
17:29. Tetapi pada hari Lot pergi keluar dari Sodom turunlah
hujan api dan hujan belerang dari langit dan membinasakan mereka semua.
17:30. Demikianlah halnya kelak pada hari, di mana Anak Manusia menyatakan diri-Nya.

'hujan api dan hujan belerang dari langit'= bukti bahwa lautan api belerang memang ada.
Pada jaman Lot, manusia sakit ayan yang bermain dengan api dan air, sudah dihukum dengan setetes api belerang dari langit.
'bermain api'= dosa makan minum dan kawin mengawinkan.
'bermain air'= menanam dan membangun, membeli dan menjual=

  • kegiatan dunia yang menghambat kegiatan rohani, yaitu menghambat pekerjaan di ladang Tuhan atau pembangunan tubuh Kristus,
  • tidak bisa memperjual belikan talenta= tidak bisa memperkembangkan talenta dari Tuhan.
    Artinya: menjadi tidak setia, bahkan tinggalkan pelayanan.

Akibatnya: masuk ke ladang babi= masuk pembangunan babel, itulah kesempurnaan dalam kejahatan dan keanajisan, sehingga dihukum dengan api belerang (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 16 Juni 2013).

Amos 3: 7-8
3:7. Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.
3:8. Singa telah mengaum, siapakah yang tidak takut? Tuhan ALLAH telah berfirman, siapakah yang tidak bernubuat?"

'ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya'= kebaikan Tuhan, yaitu Tuhan tidak berbuat sesuatu sebelum Ia menyatakannya lewat Firman nubuat.
'firman nubuat'=

  • Firman yang dibukakan rahasianya, yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab,
  • Firman yang menyatakan dosa-dosa yang tersembunyi di dalam sidang jemaat.
    Kalau ada dosa yang tersembunyi dalam sidang jemaat, maka hadirat Tuhan juga tersembunyi.

    Kita semua yang melayani Tuhan, kita berdiri di tengah-tengah antara Tuhan dan manusia.
    Kalau kita menyembunyikan dosa, maka hadirat Tuhan akan tersembunyi. Sebab itu, perlu Firman nubuat. Kalau dosa dinyatakan, kita tinggal mengaku dosa dan sidang jemaat tidak dirugikan.


  • Firman yang mengungkapkan hal-hal yang akan terjadi dan pasti terjadi.

    Amsal 29: 18
    29:18. Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.

    Tanpa pembukaan Firman, keadaan sidang jemaat menjadi telanjang dan liar (anjing dan babi).

Kejadian 19: 1, 12, 17
19:1. Kedua malaikat itu tiba di Sodom pada waktu petang. Lot sedang duduk di pintu gerbang Sodom dan ketika melihat mereka, bangunlah ia menyongsong mereka, lalu sujud dengan mukanya sampai ke tanah,
19:12. Lalu kedua orang itu berkata kepada Lot: "Siapakah kaummu yang ada di sini lagi? Menantu atau anakmu laki-laki, anakmu perempuan, atau siapa saja kaummu di kota ini, bawalah mereka keluar dari tempat ini,
19:17. Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: "Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan,
larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap."

Sebelum Sodom Gomora dihukum, Tuhan lebih dulu menyatakannya kepada Lot lewat 2 orang malaikat.
Diakhir jaman, sebelum penghukuman dunia (kiamat), Tuhan menyatakannya kepada kita semua lewat malaikat (gembala dalam pembukaan Firman).
Firman penggembalaan= menjadi makanan, peringatan, awasan bagi kita, mencakup kebutuhan kita sekarang sampai masa depan, dsb.

Kita harus berusaha supaya kita bisa menikmati Firman penggembalaan, seperti bayi yang menikmati susu.

2 malaikat yang diutus Tuhan, menyatakan 2 hal:

  1. Kejadian 19: 13
    19:13. sebab kami akan memusnahkan tempat ini, karena banyak keluh kesah orang tentang kota ini di hadapan TUHAN; sebab itulah TUHAN mengutus kami untuk memusnahkannya."

    = tentang hukuman api dan belerang yang akan memusnahkan Sodom Gomora.


  2. ay. 17= tentang kemurahan dan kebaikan Tuhan yang menuntun setiap kehidupan untuk bisa mencapai pegunungan secara rohani.
    Kita sudah selamat, tetapi kalau tidak menuju pegunungan, kita sama saja akan binasa.

    Ibrani 12: 22-23
    12:22. Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah,
    12:23. dan kepada
    jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna,

    Wahyu 21: 9-10
    21:9. Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."
    21:10. Lalu, di dalam roh ia membawa aku
    ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.

    'Marilah ke sini'= tuntunan tangan Tuhan.
    Jemaat anak sulung= mempelai wanita Tuhan= kota diatas pegunungan.

    Jadi, Yerusalem Baru dan mempelai tidak bisa dipisahkan.

Tuhan sudah menyatakan kemurahan dan kebaikkanNya lewat Firman nubuat. Sekarang, tinggal bergantung sikap kita.

Sikap terhadap Firman nubuat:

  1. Kejadian 19: 14
    19:14. Keluarlah Lot, lalu berbicara dengan kedua bakal menantunya, yang akan kawin dengan kedua anaknya perempuan, katanya: "Bangunlah, keluarlah dari tempat ini, sebab TUHAN akan memusnahkan kota ini." Tetapi ia dipandang oleh kedua bakal menantunya itu sebagai orang yang berolok-olok saja.

    Sikap pertama terhadap Firman nubuat: mengolok-olok Firman nubuat, sehingga binasa untuk selamanya.

    2 Petrus 3: 3-6
    :3. Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya.
    3:4. Kata mereka: "
    Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan."
    3:5. Mereka sengaja
    tidak mau tahu, bahwa oleh firman Allah langit telah ada sejak dahulu, dan juga bumi yang berasal dari air dan oleh air,
    3:6. dan bahwa oleh air itu, bumi yang dahulu telah binasa, dimusnahkan oleh air bah.

    = yang diolok adalah:


    • tentang kedatangan Yesus kedua kali sebabi Mempelai Pria Surga.
    • hukuman atas dunia (kiamat), sampai lautan api dan belerang.


    Disini, Lot bersaksi pada calon menantu.
    Artinya: mulai masa pacaran, pertunangan sampai perjalanan nikah harus dikontrol dengan Firman. Jangan sampai mengolok atau mengkritik. Kalau tidak, kita akan masuk dalam dosa babel.


  2. Kejadian 19: 16
    19:16. Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, sebab TUHAN hendak mengasihani dia; lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan melepaskannya di sana.

    Sikap kedua terhadap Firman nubuat: berlambat-lambat/menunda waktu untuk praktik Firman.
    Kalau menunda waktu untuk praktik Firman, sehingga tersusul oleh bencana dan bisa binasa juga.
    Kalau kita terus menunda-nunda, tanpa sadar api hukuman sudah dekat dengan kita.


  3. Wahyu 1: 3
    1:3. Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.

    Sikap ketiga terhadap Firman nubuat: cepat tanggap terhadap Firman nubuat. Inilah sikap yang benar.
    Artinya: mendengar dan membaca dengan sungguh-sungguh, mengerti dan cepat praktik Firman (tidak menunda waktu).

Kejadian 19: 18-19
19:18. Kata Lot kepada mereka: "Janganlah kiranya demikian, tuanku.
19:19. Sungguhlah hambamu ini telah dikaruniai belas kasihan di hadapanmu, dan tuanku telah berbuat kemurahan besar kepadaku dengan memelihara hidupku, tetapi
jika aku harus lari ke pegunungan, pastilah aku akan tersusul oleh bencana itu, sehingga matilah aku.

Kejadian 19= menunjuk pada pintu tirai.
Artinya: sudah keluar dari Sodom Gomora, harus lari ke pegunungan (kesempurnaan). Dan ini hanya bisa dicapai dengan perobekan daging sepenuh oleh kekuatan Firman nubuat.

Sikap kita:

  1. 'Lot mengaku tidak mampu'= tidak sombong.
    'sombong'= merasa sudah benar, suci dan sempurna. Dan inilah yang mendorong kebenaran diri sendiri.


  2. jangan minder, putus asa/kecewa jika masih ada kekurangan-kekurangan dan dosa-dosa yang belum bisa kita lepaskan ('Lot mengaku belum mampu'), tetapi jangan bertahan pada kelemahan-kelamahan kita.
    Yang benar adalah mengaku segala kelemahan dan kekurangan kita kepada Tuhan, sesuai dengan dorongan Firman nubuat.

Kejadian 19: 20-22
19:20. Sungguhlah kota yang di sana itu cukup dekat kiranya untuk lari ke sana; kota itu kecil; izinkanlah kiranya aku lari ke sana. Bukankah kota itu kecil? Jika demikian, nyawaku akan terpelihara."
19:21. Sahut malaikat itu kepadanya: "Baiklah, dalam hal inipun permintaanmu akan kuterima dengan baik; yakni
kota yang telah kau sebut itu tidak akan kutunggangbalikkan.
19:22. Cepatlah, larilah ke sana, sebab aku tidak dapat berbuat apa-apa, sebelum engkau sampai ke sana." Itulah sebabnya nama kota itu disebut
Zoar.

'kota yang telah kau sebut itu tidak akan kutunggangbalikkan'= kalau kita mau mengaku kelemahan kita, Tuhan masih menyatakan kebaikanNya untuk menolong kita.

Untuk berpindah dari Sodom Gomora ke pegunungan, Tuhan sediakan kota Zoar. Kalau langsung ke pegunungan, tidak ada seorangpun yang bisa.
Artinya: untuk berpindah dari selamat sampai pada kesempurnaan, Tuhan menyediakan kota Zoar rohani, yaitu:

  1. Lukas 12: 31-32
    2:31. Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu.
    12:32. Janganlah takut, hai kamu
    kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.

    = 'kawanan kecil'= kota kecil= penggembalaan.
    Penggembalaan inilah yang sering dikecilkan oleh gembala-gembala, apalagi kalau dombanya kecil, sehingga tidak setia di kandang.

    Sidang jemaat juga sering mengecilkan penggembalaan,padahal hasilnya besar.

    Hasil penggembalaan:


    • Kejadian 19: 20
      19:20. Sungguhlah kota yang di sana itu cukup dekat kiranya untuk lari ke sana; kota itu kecil; izinkanlah kiranya aku lari ke sana. Bukankah kota itu kecil? Jika demikian, nyawaku akan terpelihara."

      1 Petrus 2: 25
      2:25. Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

      = tubuh jjiwa dan roh kita dipelihara secara langsung oleh Gembala.


    • tidak ada kekuatiran, tetapi selalu mendahulukan perkara rohani daripada perkara dunia, sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran.
    • Kejadian 19: 21
      19:21. Sahut malaikat itu kepadanya: "Baiklah, dalam hal inipun permintaanmu akan kuterima dengan baik; yakni kota yang telah kau sebut itu tidak akan kutunggangbalikkan.

      = mengalami perlindungan secara langsung dari Tuhan, sehingga kita tidak tergoncang/tunggang balik, sekalipun dunia ini sudah tergoncang, tetapi kita tetap hidup dalam damai sejahtera.


    • kita mengalami proses perobekan daging sampai pintu tirai terobek (kita sempurna seperti Tuhan).

      Daging yang harus dirobek adalah:


      1. Kejadian 19: 26
        19:26. Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.

        = 'suka menoleh kebelakang'= tidak taat.
        Sehebat apapun kita melayani Tuhan, kalau tidak taat, kita hanya akan menjadi tiang garam, tidak berguna dan hanya akan diinjak-injak oleha antikris.


      2. Kejdian 19: 30
        19:30. Pergilah Lot dari Zoar dan ia menetap bersama-sama dengan kedua anaknya perempuan di pegunungan, sebab ia tidak berani tinggal di Zoar, maka diamlah ia dalam suatu gua beserta kedua anaknya.

        = 'diamlah ia dalam suatu gua'= menutup diri/mengunci diri dari persekutuan yang benar= egois.
        Kalau kita tidak mendukung persekutuan yang benar, maka kita akan kering dan egois.

        Akibatnya: menghasilkan keturunan bani Amon dan Moab yang tidak bisa msuk bait Allah (tidak masuk pembangunan tubuh Kristus, tetapi masuk tubuh babel).

        Ulangan 23: 3
        23:3. Seorang Amon atau seorang Moab janganlah masuk jemaah TUHAN, bahkan keturunannya yang kesepuluhpun tidak boleh masuk jemaah TUHAN sampai selama-lamanya,

        Yohanes 10: 16
        10:16. Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

        = kita harus mengingat domba-domba di kandang lain (melawat dan mengunjungi) sampai menjadi 1 kawanan dengan 1 Gembala (1 tubuh dengan 1 Kepala).


    Untuk masuk penggembalaan, memang berat, tetapi di dalamnya kita bisa merasakan enak dan ringan.


  2. 1 Korintus 1: 18
    1:18. Sebab pemberitaan tentang salib memang adalah kebodohan bagi mereka yang akan binasa, tetapi bagi kita yang diselamatkan pemberitaan itu adalah kekuatan Allah.
    1:22. Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat,

    = salib.
    Dunia ini menolak dan mengecilkan salib, bahkan orang Yahudi dan orang Israel serta bangsa kafir juga mengecilkan salib, sehingga binasa.

Penggembalaan dan salib, tidak bisa dipisahkan.
Bagi kita, untuk bisa masuk penggembalaan, kita harus masuk pintu sempit.
Kalau kita sudah merasa tidak kuat, kita harus ingat bahwa Tuhan sudah berkorban nyawa untuk penggembalaan.

Kejadian 19: 22
19:22. Cepatlah, larilah ke sana, sebab aku tidak dapat berbuat apa-apa, sebelum engkau sampai ke sana." Itulah sebabnya nama kota itu disebut Zoar.

'aku tidak dapat berbuat apa-apa, sebelum engkau sampai ke sana'= tanpa salib, Tuhan tidak bisa berbuat apa-apa. Apalagi kalau kita tanpa salib, kita akan goncang dan tunggang balik sampai binasa.
Sebab itu, jangan menghindari salib, tetapi justru kita BERMEGAH DALAM SALIB.

Salib adalah:

  • tempat mengaku segala dosa, kelemahan, kegagalan dan kekurangan kita. Dan Tuhan akan mengampuni kita dan jangan kita berbuat lagi.
  • Kejadian 19: 23
    19:23. Matahari telah terbit menyinari bumi, ketika Lot tiba di Zoar.

    = tempat matahari terbit= tempat kita menerima kehangatan kasih Allah.

Mazmur 84: 12
84:12. Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela.

Hasilnya:

  • kasih matahari menjadi perisai= melindungi kita terutama dari dosa-dosa, sehingga kita hidup aman dan sejahtera,
  • kasih dan kebaikan Tuhan mampu menolong kita untuk menyelesaikan segala masalah sampai yang mustahil dan melakukan segala sesuatu yang tidak bisa kita lakukan sampai kita berhasil,


  • matahari adalah kemuliaan Tuhan yang mengubahkan kita sampai jadi sama mulia dengan Dia. Kita menjadi mempelai wanita yang siap menyambut kedatanganNya kembali di awan-awan yang permai dan kita bertemu Dia muka dengan muka.

    Dikayu salib, Yesus rela menjadi buruk mukaNya untuk bisa menyinarkan kemuliaanNya kepada kita dan kita bisa dipermuliakan bersama Dia.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top