English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 13 Mei 2012 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Markus 10:13-16
10:13 Lalu...

Ibadah Doa Malang, 28 Juni 2018 (Kamis Sore)
Rekaman dari Semarang

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Yohanes 15:7
15:7 Jikalau...

Ibadah Doa Surabaya, 18 Mei 2011 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Dadang

Matius 6: 33-34
6:33. Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
6:34....

Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 09 Mei 2013 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 22 September 2014 (Senin sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat sore, selamat bersekutu di dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Pada kesempatan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Maret 2010 (Kamis Sore)
Matius 25 dalam susunan Tabernakel terkena pada tongkat Harun yang bertunas, berbunga, dan...

Ibadah Raya Malang, 02 Juni 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28: 20b
28:20b ........

Ibadah Raya Malang, 24 Januari 2010 (Minggu Pagi)
Matius 24:45-51 adalah tentang BERJAGA-JAGA. Banyak hal secara jasmani yang harus kita jaga...

Ibadah Doa Malang, 20 September 2011 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Matius 26:26-29

Ibadah Raya Malang, 22 April 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:4-8
7:4 Dan aku mendengar...

Ibadah Doa Malang, 21 April 2015 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 14:14-21
14:14 Ketika Yesus mendarat, Ia melihat orang banyak...

Ibadah Raya Malang, 04 September 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:5
4:5 Dan dari takhta itu keluar...

Ibadah Doa Malang, 27 Maret 2012 (Selasa Sore)
Matius 26:69-75 adalah tentang "Petrus menyangkal Yesus."

Tiga kali Petrus...

Ibadah Doa Surabaya, 10 Desember 2008 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdp. Yakub

1 Tesalonika 5: 18
Mengapa kita harus bersyukur?Roma 6: 17-18 ->...

Ibadah Raya Surabaya, 21 November 2010 (Minggu Sore)
Matius 25:31-46 tentang Penghakiman yang Terakhir.

Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Natal Kunjungan di Sitiarjo, 13 Desember 2013 (Jumat Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera kasih karunia dan bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 24: 33
24:33. Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.

Tema: 'Waktunya sudah dekat, sudah diambang pintu'.
Kita berkumpul bersama-sama uuntuk memperingati natal.
Natal adalah Allah lahir menjadi manusia didalam pribadi Yesus untuk menyelamatkan manusia berdosa.
Natal merupakan mujizat terbesar PERTAMA yang sudah terjadi kurang lebih 2000 tahun yang lalu.

Sekarang, sedang terjadi mujizat terbesar KEDUA, yaitu manusia berdosa sedang dilahirkan kembali untuk menjadi sama dengan Allah.
Inilah mempelai wanita Surga yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai sebagai Mempelai Pria Surga.
Sesudah itu, kita masuk dalam perjamuan kawin Anak Domba.

Wahyu 19: 9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Setelah itu, kita masuk dalam kerajaan 1000 tahun damai (Firdaus yang akan datang).
Dulu, manusia ditempatkan di taman Eden. Dan sekarang, Tuhan ingin kembalikan kita ke Firdaus. Setelah itu, barulah kita masuk ke Yerusalem Baru (kerajaan Surga yang kekal).

'waktunya sudah dekat, sudah diambang pintu'= kedatangan Yesus kedua kali sudah dekat sekali. Sebab itu, kita harus mempersiapkan diri untuk menjadi mempelai wanita Surga yang sempruna dan layak menyambut kedatanganNya kedua kali. Kalau tertinggal, kita akan binasa bersama dunia ini untuk selamanya.

2 persiapan dalam waktu yang dekat supaya kita bisa menyambut kedatangan Yesus yang kedua kali:

  1. Wahyu 1: 3
    1:3. Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.

    Persiapan pertama: menggunakan waktu yang singkat untuk membaca, mendengar dan menuruti Firman Allah, sebab ada waktunya dimana kita tidak bisa mendengar dan membaca Alkitab.

    Malam ini, biarlah kita gunakan waktu untuk mendengar Firman.
    2 macam pemberitaan Firman:


    • Efesus 1: 13
      1:13. Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

      Yang pertama: injil keselamatan= firman penginijlan= susu= kabar baik, yaitu: injil yang memberitakan kedatangan Yesus pertama kali kedunia sebagai Juruselamat untuk menyelamatkan manusia berdosa.
      Yesus adalah satu-satunya Juruselamat, sebab hanya Dialah manusia yang tidak berdosa, sehingga bisa menyelamatkan manusia berdosa.

      Waktunya sudah dekat. Biarlah kita membaca, mendengar dan mempraktikan injil keselamatan, sehingga kita diselamaatkan oleh Tuhan.
      Tanda-tanda keselamatan:


      1. percaya kepada Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat,
      2. bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan, terutama mati terhadap dosa-dosa yang langsung membawa kita ke neraka.

        Wahyu 21: 8
        21:8. Tetapi orang-orang penakut(1), orang-orang yang tidak percaya(2), orang-orang keji(3), orang-orang pembunuh(4), orang-orang sundal(5), tukang-tukang sihir(6), penyembah-penyembah berhala(7)dan semua pendusta(8), mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

        = kita harus mati terhadap 8 dosa mulai malam ini sampai tidak ada dusta (dosa dusta adalah dosa yang paling dekat dengan neraka).
        Kalau mati dari 8 dosa, sama seperti 8 orang masuk bahtera Nuh (selamat).


      3. baptisan air yang benar (sesuai dengan Alkitab dan seperti Yesus dibaptis).
        Kalau sudah mati terhadap dosa, harus dikubur.
        Matius 3: 15-17
        3:15. Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
        3:16. Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga
        langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
        3:17. lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

        Sebenarnya, Yesus bukan manusia berdosa dan tidak mengenal dosa, sehingga tidak perlu dibaptis.
        Tetapi Yesus dibaptis untuk menuruti kehendak Bapa dan menjadi teladan baptisan air yang benar.

        Roma 6: 4
        6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

        Baptisan air yang benar= kita yang sudah mati terhadap dosa, harus dikubur dalam air bersama Yesus. Setelah itu, kita keluar dari air (bangkit bersama Yesus) untuk menerima hidup baru/hidup Surgawi.
        Kalau baptisan air kita benar, maka langit terbuka.
        Jadi, baptisan air menentukan apakah langit terbuka atau tidak.


      4. baptisan Roh Kudus= menjadikan kita anak-anak Allah, yaitu hidup dalam kebenaran.

        Kita harus lahir baru dari air dan Roh Kudus supaya kita bisa masuk dalam kerajaan Surga.
        Hidup dalam kebenaran= selamat.


    • 2 Korintus 4: 3-4
      4:3. Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
      4:4. yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya
      Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

      Yang kedua: injil tentang kemuliaan Kristus= Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua= makanan keras= kabar mempelai.

      Matius 25: 6
      25:6. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

      'Mempelai datang!'= kabar mempelai= injil yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga untuk menyucikan kehidupan kita sampai menjadi sempurna, tidak bercacat cela seperti Dia= menjadi mempelai wanita Tuhan yang sempruna dan siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali diawan-awan yang permai.

      Waktunya sudah dekat, artinya: kita menggunakan waktu yang sudah singkat untuk mendengar, membaca dan melakukan kabar mempelai.
      Hasilnya:


      1. kita mengalami penyucian oleh kabar mempelai mulai dari hati kita.
        Kalau hati kita suci, semua hidup kita juga suci.
        Yudas adalah contoh kehidupan yang munafik (hatinya tidak suci). Dia mencium Yesus tetapi untuk menjual Yesus.

        Matius 15: 19
        15:19. Karena dari hati timbul segala pikiran jahat(1), pembunuhan(2), perzinahan(3), percabulan(4), pencurian(5), sumpah palsu(6) dan hujat(7).

        = isi dari hati yang harus disucikan oleh Firman.
        'hujat'= memfitnah, menjelekan orang lain sampai menghujat Tuhan.
        7 keinginan jahat dan najis harus disucikan.
        Kalau 7 dosa ini ada, 7 lampu pada pelita akan padam, sehingga hidupnya membabi buta (seperti anjing dan babi).
        Perkataannya seperti anjing yang menjilat muntah, borok dan darah orang tak bersalah (kata-kata najis, menjelekkan orang).
        Perbuatannya seperti babi, yaitu perbuatan dosa sampai puncaknya dosa (makan minum dan kawin mengawinkan dengan berbagai macam ragamnya, penyimpangan seks sampai nikah yang salah), termasuk ikatan-ikatan dosa.

        Kalau hati disucikan, perbuatan dan perkataan kita juga disucikan. Seluruh hidup kita menjadi suci samai satu waktu sempurna seperti Yesus.


      2. Efesus 4: 11-12 4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
        4:12. untuk
        memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

        Hasil kedua: kalau sudah hidup suci, Tuhan akan memperlengkapi kita dengan jabatan-jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

        Karunia Roh Kudus= kemampuan ajaib dari Roh Kudus yang lebih dari apapun.

        Tubuh Kristus dimulai dari dalam nikah rumah tangga. Biarlah kita mulai melayani dalam nikah dengan baik.


      3. Firman pengajaran yang dipraktikan menjadi hikmat dari Tuhan.
        Wahyu 13: 16-18
        13:16. Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
        13:17. dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.
        13:18. Yang penting di sini ialah
        hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

        = kegunaan dari hikmat Tuhan, yaitu untuk melindungi kita dari celaka marabahaya, pencobaaan, dosa-dosa sampai melindungi kita dari antikris yang akan berkuasa dibumi.
        Kalau kita tidak mau firman, kita akan dicap 666 seperti perempuan bungkuk 18 tahun didalam bait Allah.

  1. Matius 24: 32-33
    24:32. Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.
    24:33. Demikian juga, jika kamu melihat semuanya ini, ketahuilah, bahwa
    waktunya sudah dekat, sudah di ambang pintu.

    Persiapan kedua: menggunakan wkatu yang singkat utnuk belajar pada pohon ara, yaitu: belajar melembut.
    Kalau ranting pohon ara terus keras, pohon ara tidak akan berbuah, hanya berdaun saja.
    Begitu juga dengan kita. Kalau kita keras hati, kita juga tidak pernah berbuah, hanya berdaun saja.

    3 kali kita belajar dari pohon ara yang melembut:


    • jaman Allah Bapa= di taman Eden.
      Adam berbuat dosa dan telanjang, lalu ia mengambil daun pohon ara (masih daun, belum ada buahnya).

      Kejadian 3: 6-7, 10-13
      3:6. Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.
      3:7. Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka
      menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.
      3:10. Ia menjawab: "Ketika aku mendengar, bahwa Engkau ada dalam taman ini, aku menjadi takut, karena aku telanjang; sebab itu aku bersembunyi."
      3:11. Firman-Nya: "Siapakah yang memberitahukan kepadamu, bahwa engkau telanjang? Apakah engkau makan dari buah pohon, yang Kularang engkau makan itu?"
      3:12. Manusia itu menjawab: "
      Perempuan yang Kautempatkan di sisiku, dialah yang memberi dari buah pohon itu kepadaku, maka kumakan."
      3:13. Kemudian berfirmanlah TUHAN Allah kepada perempuan itu: "Apakah yang telah kauperbuat ini?" Jawab perempuan itu: "Ular itu yang memperdayakan aku, maka kumakan."


      Daun pohon ara digunakan untuk menutupi ketelanjangan= menutupi dosa kebenaran diri sendiri.
      Waktu Tuhan bertanya pada Adam, ia malah menyalahkan Hawa dan Tuhan ('perempuan yang Kau berikan'= menyalahkan Tuhan yang memberikan Hawa kepada Adam).
      Inilah kebenaran diri sendiri, yaitu orang berdosa tetapi tidak mau mengaku dosa, malah menyalahkan orang lain dan Tuhan.
      Kalau sudah menyalahkan setan, berarti kehidupan itu tidak akan pernah bertobat.
      Inilah yang memecah belah dan mecerai beraikan tubuh Kristus.

      Yang benar adalah, kita mengaku kalau kita berbuat dosa.

      Akibatnya: Adam dan Hawa dibuang ke dunia (gagal total).

      Ayub juga hebat, tetapi masih ada kebenaran diri sendiri. Akibatnya: Ayub diijinkan mengalami ujian habis-habisan (gagal total).

      Ayub 32: 1-2
      32:1. Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar.
      32:2. Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena ia
      menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah,

      Ayub= gambaran dari laki-laki.
      Kalau suami/gembala keras hati, maka akan mengalami pengalaman habis-habisan.
      Malam ini, biarlah GEMBALA DAN SUAMI-SUAMI belajar melembut.

      Ayub 42: 5-6
      42:5. Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
      42:6. Oleh sebab itu aku
      mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

      Praktik melembut dari laki-laki:


      1. mengaku bahwa diri ini hanya tanah liat (tidak layak, banyak kelemahan, banyak dosa, sehingga kita harus mengaku dosa dan tidak mampu apa-apa, hanya diinjak-injak).
        Sebagai tanah liat, kita hanya bergantung pada kemurahan belas kasih Tuhan.


      2. mencabut perkataan yang banyak kasar dan salah (seperti Ayub yang mencabut perkataannya).


      Kalau sudah melembut, hasilnya: kita akan mengalami seperti Ayub yang dipulihkan dua kali lipat (pemulihan secara jasmani dan rohani).


    • jaman Anak Allah= saat Yesus berjalan dan mencari buah ara, tetapi yang ada hanya daun lebat saja.
      Matius 21: 18-19
      21:18. Pada pagi-pagi hari dalam perjalanan-Nya kembali ke kota, Yesus merasa lapar.
      21:19. Dekat jalan Ia melihat pohon ara lalu pergi ke situ, tetapi Ia tidak mendapat apa-apa pada pohon itu selain
      daun-daun saja. Kata-Nya kepada pohon itu: "Engkau tidak akan berbuah lagi selama-lamanya!" Dan seketika itu juga keringlah pohon ara itu.

      Karena tidak ada buahnya, pohon ara dikutuk oleh Tuhan.
      'pohon ara dipinggir jalan'= kristen jalanan yang aktif melayani Tuhan, tetapi tidak tergembala, sebab hanya mencari kebutuhan jasmani (banyak kegiatan tetapi tidak memuaskan Tuhan).
      Akibatnya: dikutuk oleh Tuhan (gagal total).

      Inilah pelajaran bagi KAUM MUDA yang banyak kali sombong, tidak mau tunduk dan tidak mau tergembala.

      1 Petrus 5: 5-6
      5:5. Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
      5:6. Karena itu
      rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

      = pasal penggembalaan.
      Praktik kaum muda melembut: mau tergembala dan tunduk/taat dengar-dengaran= hidup dalam Tangan Gembala dan hasilnya: Tangan Gembala Agung akan meninggikan kita pada waktuNya.

    • jaman Allah Roh Kudus= pohon ara yang melembut.
      Matius 24: 32
      24:32. Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara: Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.

      = 'kotbah akhir jaman'.
      Yang belajar melembut disini adalah WANITA (sebagai contoh: Maria).

      Maria gagal dan menghadapi Lazarus yang sudah mati 4 hari (busuk dan hancur).
      Inilah yang dihadapi oleh ibu-ibu.

      Yohanes 11: 31-32
      11:31. Ketika orang-orang Yahudi yang bersama-sama dengan Maria di rumah itu untuk menghiburnya, melihat bahwa Maria segera bangkit dan pergi ke luar, mereka mengikutinya, karena mereka menyangka bahwa ia pergi ke kubur untuk meratap di situ.
      11:32. Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia,
      tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati."

      'meratap'= praktik keras hati= menyalahkan orang lain dan Tuhan. Inilah yang banyak terjadi didunia ini.
      Seringkali, kita banyak memikirkan masalah kita sampai meratap (datang ke kubur). Akibatnya: hanya ada kegagalan yang tidak pernah terselesaikan (Lazarus tidak pernah bangkit).

      Jangan pikir percobaannya (datang ke kubur), tetapi lari pada Yesus sebagai sumber pertolongan!

      Praktik melembut dari wanita: tersungkur di bawah kaki Tuhan= menyembah dan berseru pada Tuhan dengan iman dan kepastian ('Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati')= percaya dan mempercayakan diri pada Yesus dan Yesus akan mengulurkan Tangan belas kasihNya pada kita.

      Iman ditambah belas kasih Tuhan akan menjadi mujizat.
      Secara jasmani: apa yang mustahil menjadi tidak mustahil.
      Secara rohani: kita yang busuk oleh dosa, diubahkan sedikti demi sedikit sampai jadi sama sempurna dengan Dia.
      Inilah keberhasilan selama-lamanya.

    Malam ini, Tuhan mengundang bapak-bapak, ibu-ibu dan kaum muda yang gagal dan mungkin direndahkan.
    Kembali pada Tuhan dan melembut. Dia sanggup membuat semua indah dan berhasil pada waktuNya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top