English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 09 Mei 2012 (Rabu Sore)
Matius 27 secara keseluruhan menunjuk kepada 7 percikan darah diatas tabut perjanjian, artinya sekarang yaitu sengsara yang dialami oleh...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 Juli 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:3
4:3 Dan Dia yang duduk di...

Ibadah Raya Surabaya, 01 Maret 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus kedua kali:ay. 29= terjadi badai maut...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 05 Oktober 2016 (Rabu Malam)
Melanjutkan dari pemberitaan firman pada Ibadah Doa Surabaya, 05 Oktober 2016, ada lima tabiat daging yang harus...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 01 Februari 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran,...

Ibadah Paskah Persekutuan II Surabaya, 15 Mei 2014 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai sejahtera, kasih...

Ibadah Raya Surabaya, 27 November 2016 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 Februari 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 12
26:12. Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk...

Ibadah Raya Surabaya, 03 Februari 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 September 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 24 Februari 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 2-3 menunjuk 7 percikan...

Ibadah Kaum Muda Malang, 13 Juni 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.

Antikris ini berdiri di...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 09 Maret 2016 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 4:10-12
4:10 Lalu kata Musa kepada TUHAN:...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Juni 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:1-6 tentang sidang jemaat di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 15 Desember 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:36-46 berjudul DI TAMAN GETSEMANI.

Getsemani = pemerasan.


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 Februari 2013 (Senin Sore)

Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik kematian Yesus atau dibalik salib, ada kebangkitan dan kemuliaan Tuhan.
Matius 28 terbagi menjadi 3 bagian yaitu

  1. Matius 28 : 1-10 tentang "kebangkitan Yesus" = shekinah glory menyinari hati yang gelap (hati yang keras), sehingga terjadi pembaharuan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.


  2. Matius 28 : 11-15 tentang "dusta mahkamah agama" = penyebaran kegelapan (tentang dusta).
  3. Matius 28 :16-20 tentang "perintah untuk memberitakan Injil" = penyebaran Shekinah Glory/penyebaran terang.

Kita berada pada bagian yang ketiga yaitu PENYEBARAN TERANG SHEKINAH GLORY.

Penyebaran terang adalah kita dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan besar yang sesuai dengan amanat agung Tuhan.

Ini juga merupakan firman tutup buka tahun, bahwa tahun ini adalah "TAHUN KEGERAKAN".

Ada 2 macam kegerakan besar yang sesuai dengan amanat agung Tuhan yaitu

  1. Matius 28 : 18-19
    28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
    28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

    Kegerakan Roh Kudus hujan awal = kegerakan dalam injil keselamatan = firman penginjilan = kabar baik yaitu membawa orang berdosa untuk percaya Yesus dan diselamatkan.


  2. Matius 28 : 20
    28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

    Kegerakan Roh Kudus hujan akhir = kegerakan dalam cahaya injil kemuliaan Kristus = firman pengajaran = kabar mempelai yaitu membawa orang yang sudah selamat untuk disucikan dan disempurnakan menjadi mempelai wanita surga.
    = Kegerakan pembangunnan tubuh kristus yang sempurna lewat kekuatan firman pengajaran.

Kita berada pada bagian yang pertama yaitu KEGERAKAN ROH KUDUS HUJAN AWAL.

Matius 28 : 18-19
28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

Kegerakan Roh Kudus hujan awal
= kegerakan dalam injil keselamatan yaitu firman penginjilan untuk menyelamatkan manusia berdosa lewat baptisan air.
Jadi baptisan air adalah amanat agung Tuhan (perintah Tuhan) yang mengandung kuasa/memiliki kekuatan hukum di bumi dan di surga yang tidak bisa diganggu gugat (tidak bisa dibatalkan) oleh apapun juga.

Jika kita menolak perintah Tuhan (tidak mau dibaptis) berarti berbuat dosa dan akan dihukum dalam kebinasaan. Jika kita melakukan perintah Tuhan (mau dibabtis air), maka kita selamat bersama Tuhan.

1 Korintus 10 : 1-2
10:1. Aku mau, supaya kamu mengetahui, saudara-saudara, bahwa nenek moyang kita semua berada di bawah perlindungan awan dan bahwa mereka semua telah melintasi laut.
10:2 Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut.

Begitu Bangsa Israel keluar dari Mesir, mereka melintasi Laut Kolsom = Bangsa Israel dibaptis di Laut Kolsom.

Keluaran 13, Keluaran 14, Keluaran 15 : 1-21 ini terkena kepada KOLAM PEMBASUHAN, artinya searang adalah BAPTISAN AIR.

Ada 3 tahap dalam babtisan air yang benar
, antara lain:

  1. Keluaran 13
    Tahap persiapan.
  2. Keluaran 14
    Tahap pelaksanaan/pengalaman.
  3. Keluaran 15 : 1-21
    Tahap sesudah baptisan air = hasil.

Ad.1. Tahap Persiapan.
Keluaran 13 : 3
13:3 Lalu berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Peringatilah hari ini, sebab pada hari ini kamu keluar dari Mesir, dari rumah perbudakan; karena dengan kekuatan tangan-Nya TUHAN telah membawa kamu keluar dari sana. Sebab itu tidak boleh dimakan sesuatupun yang beragi.

"hari ini" = hari paskah.

Tahap persiapan yaitu merayakan paskah. Jadi sebelum masuk Laut Kolsom/baptisan mereka merayakan paskah dulu. Merayakan paskah itu tidak boleh makan sesuatu yang beragi.

Paskah artinya

  1. Yang pertama adalah bertobat (lepas dari dosa).

    Proses bertobat adalah


    • Percaya Yesus dan mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama ("hati percaya dan mulut mengaku"), sehingga diampuni oleh darah Yesus.
    • Berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan = mati bagi dosa.


    Keluaran 13 : 8-10
    13:8 Pada hari itu harus kauberitahukan kepada anakmu laki-laki: Ibadah ini adalah karena mengingat apa yang dibuat TUHAN kepadaku pada waktu aku keluar dari Mesir.
    13:9 Hal itu bagimu harus menjadi
    tanda pada tanganmu dan menjadi peringatan di dahimu, supaya hukum TUHAN ada di bibirmu; sebab dengan tangan yang kuat TUHAN telah membawa engkau keluar dari Mesir.
    13:10 Haruslah kaupegang ketetapan ini pada waktunya yang sudah ditentukan, dari tahun ke tahun.


    Paskah atau bertobat harus menjadi tanda yang nyata (yang bisa didengar dan dilihat) dalam hidup kita.

    Ada tiga tanda paskah yaitu

    • Di tangan ("hal itu bagimu harus menjadi tanda pada tanganmu").
      Tangan itu menunjuk perbuatan.
      Tanda ditangan artinya pertobatan dalam perbuatan-perbuatan atau tingkah laku. Jadi perbuatan dan tingkah laku dosa harus ditinggalkan.


    • Tanda di dahi ("menjadi peringatan di dahimu").
      Tanda didahi artinya pertobatan dalam pikiran dan batin (angan-angan hati) kita. Sebab apa yang tersembunyi dalam hati akan dihakimi juga oleh Tuhan.


    • Di bibir.
      Tanda di bibir artinya pertobatan dalam perkataan, sehingga kia bisa berkata benar (tidak ada dusta = jujur).
      Bila ada dusta berarti masih ada dosa-dosa yang lain.

      Bila sudah bertobat diperbuatan, dibatin (angan-angan), sampai bibir berkata benar, tidak ada dusta, tidak ada fitnah. Maka hukum Tuhan ada disitu ("supaya hukum TUHAN ada di bibirmu").

      Pertobatan itu TANDA DARAH = TANDA PASKAH.


    Malekahi 2 : 7
    2:7 Sebab bibir seorang imam memelihara pengetahuan dan orang mencari pengajaran dari mulutnya, sebab dialah utusan TUHAN semesta alam.

    "imam" itu hamba Tuhan, pelayan Tuhan.

    Bila bertobat sampai bibir bertobat, maka ada pembukaan firman pengajaran itulah ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab. Itu merupakan Ilham/Wahyu dari Tuhan, bukan ilmiah (jika ilmiah itu terbatas).

    Bibir para imam, pelayan Tuhan, hamba Tuhan harus dijaga supaya tidak saling menjelek-jelekkan. Tetapi yang ada dibibir adalah firman pengajaran, Contohnya : dengan bersaksi dan memberitakan firman.

    Kalau ada pembukaan firman, maka pasti ada pembukaan jalan dalam segala sesuatu. Bahkan jalan ke surgapun terbuka dan tidak bisa ditutup oleh apapun.

  1. Keluaran 13 : 5
    13:5 Apabila TUHAN telah membawa engkau ke negeri orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Hewi dan orang Yebus, negeri yang telah dijanjikan-Nya dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya kepadamu, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, maka engkau harus melakukan ibadah ini dalam bulan ini juga

    Paskah dikaitkan dengan Kanaan.

    Yang kedua adalah keluar dari Mesir menuju Kanaan, sehingga mengalami hidup berkelimpahan dalam susu dan madu.

    "susu" menunjuk pertumbuhan rohani.
    "madu" menunjuk kekuatan.

    Bila semakin membuang dosa, maka kita semakin bertumbuh.

    Keadaan orang bertobat (ada tanda darah) adalah tumbuh dan kuat secara rohani dan jasmani. Tidak bisa digulingkan, dijatuhkan oleh apapun termasuk setan.

    Jika mempertahankan dosa, baik dosa kejahatan (iri seperti kisah bekerja di kebun anggur, menjelek-jelekkan, memfitnah), dosa kenajisan dan dosa kebenaran sendiri (sudah berbuat dosa tetapi menunjuk/salahkan orang lain). Maka pasti lemah, bosan sampai hancur lebur.

    Jadi kalau hamba Tuhan/pelayan Tuhan bertobat maka pelayanannya selalu diperbaharui yaitu selalu setia, berkobar-kobar, bertanggung jawab dan tidak akan bosan. Sehingga sidang jemaat tumbuh dan kuat.

    Pertobatan para imam-imam/pelayan Tuhan ini menentukan jemaat mau hancur lebur atau tumbuh dan kuat !

Keluaran 12: 38

12:38 Juga banyak orang dari berbagai-bagai bangsa turut dengan mereka; lagi sangat banyak ternak kambing domba dan lembu sapi.

Bila tahap persiapannya salah, maka akibatnya fatal.

Waktu Bangsa Israel keluar dari Mesir menuju Laut Kolsom, banyak Bangsa Kafir yang tidak merayakan paskah tapi ikut masuk Laut Kolsom.
= melakukan baptisan tanpa bertobat (tidak siap/tidak bertobat tapi masuk baptisan).

Bilangan 11 : 4-6
11:4. Orang-orang bajingan yang ada di antara mereka kemasukan nafsu rakus; dan orang Israelpun menangislah pula serta berkata: "Siapakah yang akan memberi kita makan daging?
11:5 Kita teringat kepada ikan yang kita makan di Mesir dengan tidak bayar apa-apa, kepada mentimun dan semangka, bawang prei, bawang merah dan bawang putih.
11:6 Tetapi sekarang kita kurus kering, tidak ada sesuatu apapun,
kecuali manna ini saja yang kita lihat."

Jika persiapan baptisan air salah maka menghasilkan Bangsa bajingan yang mempunyai nafsu rakus = beribadah hanya untuk mencari kepentingan jasmani dan menolak manna (menghina firman penggembalaan).

Bilangan 11 : 33-34
11:33 Selagi daging itu ada di mulut mereka, sebelum dikunyah, maka bangkitlah murka TUHAN terhadap bangsa itu dan TUHAN memukul bangsa itu dengan suatu tulah yang sangat besar.
11:34 Sebab itu dinamailah tempat itu
Kibrot-Taawa, karena di sanalah dikuburkan orang-orang yang bernafsu rakus.

Akibatnya adalah mati.
Sepertinya dapat daging seperti Esau, tapi akhirnya kehilangan semuanya. Demikian juga Bangsa Israel sepertinya dapat daging, begitu mau dimakan/mulut sudah menganga tapi mati (dagingnya belum ditelan tapi mati).

Kalau sudah dibaptis air tapi persiapannya salah (tanpa bertobat, ditakut-takuti hamba Tuhan, hanya emosi), maka harus berdoa dan minta ampun kepada Tuhan.

Ad.2. Tahap Pelaksanaan = Tahap Pengalaman Baptisan Air.

Tahap pelaksanaan yaitu setelah merayakan paskah, Bangsa Israel masuk ke Laut Kolsom.

Sementara Israel ditepi Laut Kolsom maka Firaun mengejar, sehingga Israel ketakutan artinya setan mengejar orang yang mau masuk baptisan air sehingga takut dan batal.
Bila takut dan batal baptisan maka tidak selamat.

Bila sudah bertobat tapi tidak dibaptis air, bagaikan orang yang sudah mati tapi tidak dikubur jadi bertambah busuk.

Kalau kita bisa masuk baptisan air yang benar adalah kasih karunia Tuhan seharga keselamatan = seharga darah Yesus/Korban Kristus. Seperti 8 orang yang masuk bahtera Nuh.

Keluaran 14 : 10-12
14:10. Ketika Firaun telah dekat, orang Israel menoleh, maka tampaklah orang Mesir bergerak menyusul mereka. Lalu sangat ketakutanlah orang Israel dan mereka berseru-seru kepada TUHAN,
14:11 dan mereka berkata kepada Musa: "
Apakah karena tidak ada kuburan di Mesir, maka engkau membawa kami untuk mati di padang gurun ini? Apakah yang kauperbuat ini terhadap kami dengan membawa kami keluar dari Mesir?
14:12 Bukankah ini telah kami katakan kepadamu di Mesir:
Janganlah mengganggu kami dan biarlah kami bekerja pada orang Mesir. Sebab lebih baik bagi kami untuk bekerja pada orang Mesir dari pada mati di padang gurun ini."

Ada 3 alasan mengapa anak Tuhan takut dan batal baptisan air (tidak mau baptisan air), antara lain :

  1. Menoleh kebelakang artinya kembali kepada hidup yang lama yaitu mencari kebutuhan-kebutuhaan/keuntungan-keuntungan yang jasmani ("melihat ke Mesir").

    Kita yang sudah masuk dalam baptisan air, tetapi bila kita melihat kebelakang maka kita tidak bisa lahir baru = tidak berubah hidupnya, tetap manusia lama yaitu manusia darah daging yang berdosa dan binasa.

    Bagi yang belum masuk baptisan, jika menoleh kebelakang maka akan menjadi ragu-ragu.


  2. Ingat kuburan Mesir artinya menghargai kesukaan, kesenangan dunia lebih dari kelepasan/lebih dari perkara rohani. Sehingga mati rohaninya.

    Kuburan ini perpanjangan tangan maut.

    Kuburan modern contohnya : gedung biosksop, diskotik, internet bila digunakan untuk yang najis.
    Gereja dan Fellowship juga bisa jadi kuburan kalau tidak ada pembukaan firman. Yang ada hanya menggembar-gemborkan berkat jasmani, artis, uang, lawakan dll.


  3. Lebih senang bekerja di Mesir artinya lebih senang diperbudak/terikat oleh dosa sampai puncaknya dosa, daripada menjadi orang merdeka.

    Orang merdeka itu hamba Tuhan, pelayan Tuhan.

    Setelah lepas dari dosa, maka harus memilih salah satu yaitu melayani Tuhan atau melayani setan. Bila melayani setan maka kembali terikat oleh dosa.

Perjanjian Lama : Musa mau masuk Laut Kolsom, maka pengikut Musa/Bangsa Israel juga masuk ke Laut Kolsom.
Perjanjian Baru : Yesus masuk dalam babtisan air, maka pengikut Yesus harus masuk baptisan air yang sama dengan Yesus.

Kolose 2 : 11-12
2:11 Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa,
2:12 karena
dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati.

= Roma 6 : 4
6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

"kamu disunat" = kamu dikuburkan dalam baptisan.

Bagaimana masuk baptisan air yang sama dengan Yesus (menurut firman Allah) dan seperti Yesus dibaptis kita dibaptis = baptisan air yang benar.

Jadi pelaksanaan baptisan air yang benar adalah kita yang sudah bertobat (mati bagi dosa), dikuburkan bersama Yesus dalam baptisan air, didalam nama Bapa, anak laki-laki dan Roh kudus yaitu Tuhan Yesus Kristus. Sehingga kita keluar dari kuburan air/bangkit bersama Yesus untuk mendapatkan hidup baru = hidup surgawi (hidup yang cocok untuk Kerajaan Surga).

Babtisan air yang benar = sunat. Contohnya :
Dulu Abram disunat sehingga namanya berubah menjadi Abraham. Namanya berubah, ditambahkan "H" itu menunjuk namanya Allah/Tuhan = namanya Yahwe/Yehuwah ditambahkan.
Dan ada perjanjian. Perjanjian dari pihak Abram yang harus disunat dan perjanjian dari pihak Tuhan yaitu Abraham dan keturunannya akan masuk di Negeri Kanaan (Negeri Perjanjian).
Jadi baptisan air yang benar = sunat ini dikaitkan dengan janji dan nama Tuhan:

  1. Dikaitkan dengan janji = kita masuk baptisan air yaitu kita berjanji untuk menyerahkan hidup kepada Tuhan.
  2. Dikaitkan dengan nama = kita menerima materai nama Yesus, nama Allah tritunggal. Seperti Abram menjadi Abraham, sekarang kita menerima nama Allah Bapa, anak laki-laki dan Roh Kudus yaitu Tuhan Yesus Kristus.

Hasilnya bila mendapat materai nama Tuhan yaitu

  1. Wahyu 9 : 2-5
    9:2 Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.
    9:3 Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajeng di bumi.
    9:4 Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon,
    melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.
    9:5 Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia,
    melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.

    Hasil pertama adalah kita dilindungi dari hukuman Allah yang akan datang = dilindungi dari siksaan kalajengking 150 hari, seperti siksaan air bah 150 hari.


  2. Wahyu 14 : 1 ini inti mempelai
    14:1. Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.

    Hasil kedua adalah kita bisa menjadi mempelai wanita Tuhan dan menjadi milik Tuhan selama-lamanya.


  3. Hasil ketiga adalah kita menerima janji Tuhan yaitu untuk mewarisi Kanaan Samawi = Kerajaan surga yang kekal.

Ad.3. Tahap Sesudah Baptisan Air = Hasil Baptisan Air.

Hasil baptisan air adalah

  1. Keluaran 15 : 1-21 judulnya nyanyian Musa dan Israel.

    Hasil pertama adalah mengalami suasana kesukaan surga = suasana pesta surga.

    Jadi kesukaan di Gereja itu harus pantulan dari surga, bukan dari dunia.

    Kisah Para Rasul 2 : 41-42

    2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
    2:42. Mereka
    bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

    Suasana pesta surga dimulai dari ketekunan.
    Sesudah Halaman = Baptisan air, maka masuk ke Ruangan Suci.

    3 macam ketekunan Rasul-Rasul, bagi kita sekarang adalah ketekunan dalam 3 macam ibadah, antara lain:


    • Zaman Musa (hujan awal) : pelita emas.
      Zaman Rasul-Rasul : ketekunan dalam persekutuan.
      Zaman hujan akhir : ketekunan dalam ibadah raya.
      Ini merupakan persekutuan dengan Allah Roh Kudus = dalam Perjanjian Lama ini pesta buah bungaran = pesta pentakosta.


    • Zaman Musa : meja roti sajian.
      Zaman Rasul : ketekunan dalam pengajaran Rasul dan pemecahan roti.
      Zaman hujan akhir : ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci.

      Ini merupakan pesta paskah pada zaman dulu:


      1. Makan roti tidak beragi itu menunjuk firman pengajaran.
      2. Makan daging itu menunjuk perjamuan suci = darah Nya dioleskan.
        Jadi ada daging/roti dan ada darah.


      Meja roti = ada 12 roti, terdiri dari 2 susun, masing-masing 6. Angka 66 itu menunjuk Alkitab = pengajaran yang benar.


    • Zaman Musa : medzbah dupa emas.
      Zaman Rasul : ketekunan dalam doa.
      Zaman hujan akhir : ketekunan dalam ibadah doa penyembahan.
      Ini persekutuan di dalam Allah Bapa didalan kasih = pesta pondok daun.

      Penyembahan hubungan kepala dengan tubuh (kepala/suami itu mempelai pria, tubuh/istri itu memepelai wanita). Jadi leher itu menunjuk penyembahan. Pesta pondok daun itu cirinya dulu ada pernikahan. Penyembahan itu hubungan yang khusus.


    Jadi Tergembala itu pesta surga.

    Ibrani 10 : 35-37
    10:35 Sebab itu janganlah kamu melepaskan kepercayaanmu, karena besar upah yang menantinya.
    10:36 Sebab
    kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.
    10:37 "Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya.

    Kebutuhan kita yang terutama adalah ketekunan.
    Banyak kebutuhan kita, tetapi semua tercakup dalam ketekunan dalam 3 macam ibadah.

    Hasil ketekunan dalam kadang penggembalan adalah

    • Gembala Agung sudah menyediakan segala kebutuhan untuk sekarang dan masa depan, sampai hidup kekal.
    • Kita bisa mempersiapkan diri untuk menyambut kedatangan Yesus diawan-awan permai.


  1. Hasil kedua adalah menjadi hamba kebenaran.

    Roma 6 : 18
    6:18 Kamu telah dimerdekakan dari dosa dan menjadi hamba kebenaran.

    Hamba kebenaran adalah kehidupan yang beribadah melayani Tuhan dengan setia dan benar sampai garis akhir (meninggal dunia dan sampai Tuhan Yesus datang kembali kedua kali).

    Wahyu 20 : 6
    20:6 Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.

    Hamba kebenaran adalah imam-imam dan raja-raja.
    Yang tidak dapat dibatasi, setelah kita meninggal maka kita dibangkitkan dan tetap menjadi iman dan raja yang melayani Tuhan didalam kerajaan surga.

    Jadi jika kita melayani Tuhan dengan setia dan benar itu adalah suasana Firdaus.


  2. Hasil yang ketiga adalah taat dengar-dengaran.

    Roma 6 :17
    6:17 Tetapi syukurlah kepada Allah! Dahulu memang kamu hamba dosa, tetapi sekarang kamu dengan segenap hati telah mentaati pengajaran yang telah diteruskan kepadamu.

    Musa taat kepada Tuhan untuk berangkat melintasi Laut Kolsom. Bila tidak taat maka bertemu Firaun dan mati.

    Bial kita taat pada firman pengajaran yang benar, sampai daging tidak bersuara apapun resiko yang kita hadapi. Sekalipun kita mati, maka kita mati bersama Tuhan dan dipermuliakan.
    Bila kita tidak taat, maka kita mati bersama setan dan binasa.

    Saat kita taat maka tangan kanan Tuhan diulurkan untuk memengang kita.

    Keluaran 15 : 6
    15:6 Tangan kanan-Mu, TUHAN, mulia karena kekuasaan-Mu, tangan kanan-Mu, TUHAN, menghancurkan musuh
    Bila dipegang oleh tangan kanan Tuhan yang kuat maka hasilnya:


    • Mengadakan mujizat jasmani yaitu membelah laut kolsom, artinya :


      1. Bangsa Israel bisa berjalan = memelihara kehidupan kita ditengah kemustahilan.
      2. Tangan kanan Tuhan memberikan masa depan yang indah, berhasil
      3. Jika laut terbelah : ada gerakan.
        Tangan kanan Tuhan memakai kita dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir = pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
      4. Tangan kanan Tuhan menghancurkan musuh/Firaun = tangan kanan Tuhan menyelesaikan segala masalah kita, sampai yang mustahilpun diselesaikan.

        Firaun raja yang hebat, berkuasa, tapi diluar tangan Tuhan mati konyol. Tetapi Israel/Kita yang lemah bila berada dalam tangan kanan Tuhan, maka kita bisa hidup.


    • Mengadakan Mujizat rohani = mengubahkan hidup kita menjadi manusia rohani seperti Yesus. INI MERUPAKAN MUJIZAT TERBESAR.

      Terutama mulut diubahkan. Contohnya : Israel dulu sebelum masuk Laut Kolsom mengomel dan baersungut-sungut, tetapi setelah masuk Laut Kolsom bisa memuji dan menyembah Tuhan.

      Kita dibaharuhi terus menerus sampai mulut ini tidak salah dalam perkataan, jika Yesus datang kembali kedua kali maka kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Yesus.

      Yakobus 3 : 2
      3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

      Mulut tidak salah dalam perkataan = sempurna. Mulut digunakan untuk menyembah dengan suara "Halleluya" dari 4 penjuru bumi.

      Wahyu 15 : 2-3
      15:2 Dan aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur api, dan di tepi lautan kaca itu berdiri orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya. Pada mereka ada kecapi Allah.
      15:3 Dan
      mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: "Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa!

      Sesudah itu kita masuk ditahta melintasi dilaut kaca (akhir baptisan air) dan kita hanya memuji dan menyembah Tuhan selamanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top