English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 14 Mei 2015 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 06 Desember 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 09 Agustus 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman Allah...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 21 Januari 2014 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita mempelajari Keluaran 3. Ada 3 pengalaman...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 04 April 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9 dalam susunan Tabernakel menunjuk pada...

Ibadah Doa Malang, 21 Juni 2011 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang
Mazmur 103:8-10
103:8 TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
103:9 Tidak selalu Ia menuntut,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Agustus 2015 (Senin Sore)
Bersamaan dengan penataran imam-imam dan calon imam V

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Raya Malang, 24 Maret 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 adalah perintah untuk memberitakan injil, sama...

Ibadah Doa Surabaya, 02 Desember 2009 (Rabu Sore)
Keluaran 3:
= sebagai pelayan Tuhan, perlu 3 pengalaman utama:
penyucian dengan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 03 Februari 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12
Dalam susunan Tabernakel, Lukas 12 terkena pada...

Ibadah Raya Malang, 30 Juni 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20...

Ibadah Doa Surabaya, 28 November 2012 (Rabu Sore)
Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.
Matius 28 terbagi menjadi 3 bagian yaitu

Matius 28 : 1-10 ini...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 30 Juli 2016 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Baptisan Air

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:57
9:57 Ketika...

Ibadah Doa Malang, 14 Desember 2017 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Doa Malang, 28 Mei 2013 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28: 20b
28:20b ..... Dan ketahuilah,...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 25 Agustus 2020 (Selasa Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 11:15-19 bicara tentang bunyi sangkakala yang ketujuh atau nafiri yang terakhir.

Sangkakala ketujuh menampilkan tiga hal:
  1. Ayat 15-17 = pribadi Yesus yang datang kembali kedua kali di awan-awan yang permai dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Sorga untuk menegakkan kerajaan Sorga di bumi, itulah kerajaan seribu tahun damai (Firdaus yang akan datang), sampai Yerusalem baru selamanya (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Malang, 05 Juli 2020 sampai Ibadah Raya Malang, 02 Agustus 2020).

  2. Ayat 18 = murka Allah atas dunia (diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Agustus 2020).

  3. Ayat 19 = Tabut Perjanjian, gereja yang sempurna, mempelai wanita Sorga.

ad. 2.
Wahyu 11:18
11:18. dan semua bangsa telah marah, tetapi amarah-Mu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi dan orang-orang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi."

Sangkakala ketujuh menampilkan hukuman Allah atas dunia dan orang-orang yang layak menerimanya dalam bentuk tiga kali tujuh penghukuman, kiamat, sampai neraka selamanya.
Tetapi Tuhan juga memberikan upah kepada orang-orang yang layak menerimanya.

Jadi, sangkakala ketujuh menampilkan pribadi Yesus sebagai Hakim yang adil.

Siapa yang layak untuk menerima upah dari Tuhan?
  1. 'hamba-hamba-Mu' = hamba Allah (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Agustus 2020 sampai Ibadah Doa Malang, 13 Agustus 2020).

  2. 'nabi-nabi' = kehidupan yang mendengar dan taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar (diterangkan pada Ibadah Raya Malang, 16 Agustus 2020).

  3. 'orang-orang kudus' = menjadi orang kudus (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Agustus 2020 sampai Ibadah Raya, 23 Agustus 2020).

  4. 'mereka yang takut akan nama-Mu' = mereka yang takut akan Tuhan.

ad. 4.
Orang yang takut akan Allah sudah berlangsung dari zaman ke zaman sampai sekarang:
  1. Zaman Allah Bapa/ zaman permulaan, dihitung mulai dari Adam sampai Abraham, kurang lebih dua ribu tahun, diwakili oleh Abraham.
    Kejadian 22:10-14
    22:10. Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.
    22:11. Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: "Abraham, Abraham." Sahutnya: "Ya, Tuhan."
    22:12. Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa
    engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."
    22:13. Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.
    22:14. Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."

    Abraham takut akan Tuhan artinya hidup dari iman dan perbuatan iman. Di dalam Tabernakel terkena pada tudung Tabernakel.
    Iman dan perbuatan dituliskan di dalam kitab Yakobus.

    Praktik iman dan perbuatan iman:
    • Melakukan kehendak Tuhan/ taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi.

    • Rela memberikan apa pun yang Tuhan minta/ rela berkorban sesuai dengan kehendak Tuhan atau dorongan firman untuk pembangunan tubuh Kristus.
      Kejadian 22:2
      22:2. Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."

      2 Tawarikh 3:1
      3:1. Salomo mulai mendirikan rumah TUHAN di Yerusalem di gunung Moria, di mana TUHAN menampakkan diri kepada Daud, ayahnya, di tempat yang ditetapkan Daud, yakni di tempat pengirikan Ornan, orang Yebus itu.

      Di gunung Moria, Abraham mempersembahkan Ishak, Daud mempersembahkan korban, dan Salomo mendirikan rumah Tuhan. Bagi kita sekarang artinya pembangunan tubuh Kristus.
      Pada zaman Daud, bangsa kafir juga mendapat bagian (Ornan adalah bangsa kafir).

      Jadi, semua harus dikorbankan untuk pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, mulai dari nikah, yaitu berkorban waktu, tenaga, perasaan, pikiran, uang dan sebagainya, kecuali firman pengajaran yang benar tidak boleh dikorbankan.

      Mengapa begitu? Pembangunan tubuh Kristus yang sempurna mulai dari nikah. Tanpa firman pengajaran yang benar, maka nikah akan dikepalai oleh serigala dan burung (roh jahat dan najis), yang mengarah pada pembangunan tubuh Babel, mempelai wanita setan yang sempurna dalam kejahatan dan kenajisan untuk dibinasakan selamanya.

      Oleh sebab itu, jangan ragu dalam berkorban apa pun jika didorong oleh firman pengajaran yang benar untuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, karena kita akan bertemu dengan Jehovah Jireh. Yesus yang mati di bukit Tengkorak bertanggung jawab untuk menyediakan segala sesuatu yang kita butuhkan di dunia, sampai hidup kekal di Sorga.

      Roma 8:32
      8:32. Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

      Yohanes 14:1-2
      14:1. "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
      14:2. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.

  2. Zaman Anak Allah/ zaman pertengahan, dihitung mulai dari Abraham sampai kedatangan Yesus pertama kali, kurang lebih dua ribu tahun, diwakili oleh Ayub.
    Ayub 1:1
    1:1. Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.

    Ayub takut akan Allah, artinya hidup dalam pengharapan dan perbuatan pengharapan (kesucian). Dalam Tabernakel terkena pada tudung bulu kambing.
    Ini diterangkan dalam surat Petrus.

    Praktik hidup dalam pengharapan dan perbuatan pengharapan:
    • Menjauhi kejahatan, membenci dosa, sama dengan hidup benar, suci, dan jujur.

    • Saleh = setia dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.
      Ayub 29:4
      29:4. seperti ketika aku mengalami masa remajaku, ketika Allah bergaul karib dengan aku di dalam kemahku;

      Abraham, Ishak, dan Yakub tinggal di kemah, dan Ayub mengikuti untuk tinggal di kemah.
      Kemah menunjuk pada kandang penggembalaan dan rumah masing-masing (bergaul erat dengan Allah Tritunggal dan orang tua).
      Tidak senang tinggal di rumah adalah gejala tidak tergembala.

      Ayub bergaul erat dengan Allah di dalam kemah sejak remaja.
      Masa remaja adalah masa kuat-kuatnya daging dengan segala keinginan, hawa nafsu, dan tabiatnya yang mendorong untuk berbuat dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba), dan kawin-mengawinkan.
      Ini bukan hanya melanda remaja secara usia tetapi juga orang tua yang dagingnya masih kuat.

      Oleh sebab itu, kita harus bergaul erat dengan Allah di dalam kandang penggembalaan, ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok:
      1. Pelita emas = ketekunan dalam ibadah raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan karunia-Nya.
      2. Meja roti sajian = ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci, persekutuan dengan Anak Allah di dalam firman pengajaran dan korban Kristus.
      3. Mezbah dupa emas = ketekunan dalam Ibadah doa, persekutuan dengan Allah Bapa di dalam kasih-Nya sampai hidup kekal.

      Di dalam kandang penggembalaan, tubuh, jiwa, dan roh kita melekat/ bergaul erat dengan Allah Tritunggal, sehingga tidak bisa dikuasai oleh daging yang liar (musuh dari dalam). Daging sudah dibendung dalam kandang penggembalaan sehingga kita tenang dan tidak berbuat dosa.
      Kita juga tidak bisa dijamah oleh setan tritunggal, sehingga tidak bisa dijatuhkan dalam dosa dan disesatkan. Kita tetap hidup dalam kesucian, ada harapan untuk bertunas, berbunga, dan berbuah sampai buah tertinggi yaitu buah mempelai.

    Hasilnya adalah diberkati secara jasmani, rohani, dan rumah tangga, sehingga berbahagia.
    Ayub 1:2-3
    1:2. Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan.
    1:3. Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.

    Tetapi Ayub dizinkan Tuhan mengalami ujian habis-habisan/ percikan darah.
    Mengapa begitu?
    • Untuk menghadapi tuduhan Iblis.
      Ayub 1:9
      1:9. Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?

      Iblis menuduh bahwa Ayub takut akan Tuhan hanya karena berkat jasmani.
      Buktikan kita tetap takut akan Tuhan saat menghadapi ujian.

    • Untuk menghadapi tuduhan sesama.
      Ayub 4:1-6
      4:1. Maka berbicaralah Elifas, orang Teman:
      4:2. "Kesalkah engkau, bila orang mencoba berbicara kepadamu? Tetapi siapakah dapat tetap menutup mulutnya?
      4:3. Sesungguhnya, engkau telah mengajar banyak orang, dan tangan yang lemah telah engkau kuatkan;
      4:4. orang yang jatuh telah dibangunkan oleh kata-katamu, dan lutut yang lemas telah kaukokohkan;
      4:5. tetapi sekarang, dirimu yang tertimpa, dan engkau kesal, dirimu terkena, dan engkau terkejut.
      4:6. Bukankah takutmu akan Allah yang menjadi sandaranmu, dan kesalehan hidupmu menjadi pengharapanmu?

      Buktikan pada sesama bahwa kita takut akan Tuhan bukan karena berkat jasmani.

    • Untuk penyucian terakhir dari Tuhan.
      Ayub 32:1-2
      32:1. Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar.
      32:2. Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah,

      Ayub 42:5-6
      42:5. Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
      42:6. Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

      Ayub mengalami penyucian dari dosa yang sering tidak disadari yaitu kebenaran sendiri, egois, suka bersungut, dan bertengkar.
      Kebenaran sendiri artinya menyalahkan orang lain dan firman pengajaran yang benar.

      Ayub disucikan sampai ia duduk di debu. Artinya mengaku sebagai tanah liat yang tidak layak dan tidak mampu tetapi hanya hidup dari belas kasih Tuhan.

      Hasilnya adalah pemulihan dua kali lipat, jasmani dan rohani.

  3. Zaman Allah Roh Kudus/ zaman akhir, dihitung mulai dari kedatangan Yesus pertama kali sampai kedatangan Yesus kedua kali, kurang lebih dua ribu tahun, diwakili oleh Kornelius, bangsa kafir. Ini adalah pembukaan pintu bagi bangsa kafir.
    Kisah Rasul 10:1-4
    10:1. Di Kaisarea ada seorang yang bernama Kornelius, seorang perwira pasukan yang disebut pasukan Italia.
    10:2. Ia saleh, ia serta seisi rumahnya takut akan Allah dan ia memberi banyak sedekah kepada umat Yahudi dan senantiasa berdoa kepada Allah.
    10:3. Dalam suatu penglihatan, kira-kira jam tiga petang, jelas tampak kepadanya seorang malaikat Allah masuk ke rumahnya dan berkata kepadanya: "Kornelius!"
    10:4. Ia menatap malaikat itu dan dengan takut ia berkata: "Ada apa, Tuhan?" Jawab malaikat itu: "Semua doamu dan sedekahmu telah naik ke hadirat Allah dan Allah mengingat engkau.

    Kornelius takut akan Tuhan artinya mengasihi sesama seperti diri sendiri sampai mengasihi musuh (memberi sedekah), dan mengasihi Tuhan lebih dari semua (suci dan setia beribadah sampai gemar menyembah Tuhan). Dalam Tabernakel terkena pada tudung kulit domba jantan celupan merah. Ini dijelaskan dalam injil Yohanes, surat 1, 2, 3 Yohanes.

    Memberi sedekah dan menyembah Tuhan sama dengan menaikkan bau harum di hadapan Tuhan. Kornelius selalu ingat Tuhan dan sesama, sama dengan ingat salib/ korban Kristus, hanya mengulurkan tangan kepada Tuhan, menyerah sepenuh kepada Tuhan. Dan Tuhan mengingat Kornelius. Dia memperhatikan, memonitor, mempedulikan, dan bergumul, sehingga sekeluarga selamat bahkan sempurna.

Jadi, pelayan Tuhan yang takut akan Tuhan memiliki iman dan perbuatan iman (tudung Tabernakel), pengaharapan dan perbuatan pengharapan (tudung bulu kambing), dan kasih dan perbuatan kasih (tudung kulit domba jantan celupan merah).
Kalau sudah ada tiga tudung, Tuhan pasti memberikan tudung keempat, yaitu tudung kulit mina gajah (tudung penghukuman). Ini yang menahan angin, badai, panas, dingin dan sebagainya.

Keluaran 26:1-14
26:1. "Kemah Suci itu haruslah kaubuat dari sepuluh tenda dari lenan halus yang dipintal benangnya dan dari kain ungu tua, kain ungu muda dan kain kirmizi; dengan ada kerubnya, buatan ahli tenun, haruslah kaubuat semuanya itu.
26:2. Panjang tiap-tiap tenda haruslah dua puluh delapan hasta dan lebar tiap-tiap tenda empat hasta: segala tenda itu harus sama ukurannya.
26:3. Lima dari tenda itu haruslah dirangkap menjadi satu, dan yang lima lagi juga harus dirangkap menjadi satu.
26:4. Pada rangkapan yang pertama, di tepi satu tenda yang di ujung, haruslah engkau membuat sosok-sosok kain ungu tua dan demikian juga di tepi satu tenda yang paling ujung pada rangkapan yang kedua.
26:5. Lima puluh sosok harus kaubuat pada tenda yang satu dan lima puluh sosok pada tenda yang di ujung pada rangkapan yang kedua, sehingga sosok-sosok itu tepat berhadapan satu sama lain.
26:6. Dan haruslah engkau membuat lima puluh kaitan emas dan menyambung tenda-tenda Kemah Suci yang satu dengan yang lain dengan memakai kaitan itu, sehingga menjadi satu.
26:7. Juga haruslah engkau membuat tenda-tenda dari bulu kambing menjadi atap kemah yang menudungi Kemah Suci, sebelas tenda harus kaubuat.
26:8. Panjang tiap-tiap tenda harus tiga puluh hasta dan lebar tiap-tiap tenda empat hasta: yang sebelas tenda itu harus sama ukurannya.
26:9. Lima dari tenda itu haruslah kausambung dengan tersendiri, dan enam dari tenda itu dengan tersendiri, dan tenda yang keenam haruslah kaulipat dua, di sebelah depan kemah itu.
26:10. Haruslah engkau membuat lima puluh sosok pada rangkapan yang pertama di tepi satu tenda yang di ujung dan lima puluh sosok di tepi satu tenda pada rangkapan yang kedua.
26:11. Haruslah engkau membuat lima puluh kaitan tembaga dan memasukkan kaitan itu ke dalam sosok-sosok dan menyambung tenda-tenda kemah itu, supaya menjadi satu.
26:12. Mengenai bagian yang berjuntai itu, yang berlebih pada tenda kemah itu, haruslah setengah dari tenda yang berlebih itu berjuntai di sebelah belakang Kemah Suci.
26:13. Sehasta di sebelah sini dan sehasta di sebelah sana pada bagian yang berlebih pada panjang tenda-tenda kemah itu haruslah berjuntai pada sisi-sisi Kemah Suci, di sebelah sini dan di sebelah sana untuk menudunginya.
26:14. Juga haruslah engkau membuat untuk kemah itu tudung dari kulit domba jantan yang diwarnai merah, dan tudung dari kulit lumba-lumba di atasnya lagi.

Ayat 1-6= tudung Tabernakel.
Ayat 7-13= tudung bulu kambing.
Ayat 14a= tudung kulit domba jantan yang diwarnai merah.
Ayat 14b= tudung kulit lumba-lumba (tudung kulit mina gajah)/tudung penghukuman.

Untuk apa tudung penghukuman? Untuk melindungi kita dari penghukuman Tuhan atas dunia.
Contoh: Nuh.

Kejadian 6:7-8
6:7. Berfirmanlah TUHAN: "Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka."
6:8. Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

Nuh mendapat tudung penghukuman sama dengan mendapat kasih karunia di mata Tuhan. Artinya Dia memperhatikan sampai kedalaman hati kita, mempedulikan, dan bergumul bagi kita yang memiliki tiga tudung.
Kasih karunia Tuhan tidak terukur oleh apa pun. Di luar kasih karunia, kita akan hancur dan binasa oleh neraka selamanya.

Hasilnya:
  • Zaman permulaan: tangan kasih karunia Tuhan sanggup untuk memelihara kita secara jasmani di tengah kesulitan dunia (seperti di tengah air bah), sampai masa antikris berkuasa di bumi.
    Ini sudah dialami oleh Nuh.

    Apa yang sulit hari-hari ini, pertahankan iman, pengharapan, dan kasih, sampai mata kita hanya memandang Tuhan, dan kita mendapat kasih karunia di mata-Nya.

    Tangan kasih karunia Tuhan juga melindungi kita secara rohani dari dosa-dosa sampai puncaknya dosa. Kita tetap hidup benar dan suci. Kita dilindungi dari ajaran palsu, sehingga tetap berpegang teguh pada firman pengajaran yang benar. Kita dilindungi dari nikah yang salah, sehingga nikah menjadi satu, benar, dan bahagia.
    Kita juga dilindungi dari hukuman Allah, sehingga kita bisa hidup kekal.

  • Zaman pertengahan: tangan kasih karunia Tuhan sanggup untuk membuat semua berhasil dan indah pada waktuNya, sekalipun kita sangat terbatas dan mungkin dalam kegagalan.
    Kejadian 39:21,23
    39:21. Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu.
    39:23. Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.

    Tuhan juga menghapus kemustahilan.

    Markus 5:21-23,25-28,37,41-43
    5:21. Sesudah Yesus menyeberang lagi dengan perahu, orang banyak berbondong-bondong datang lalu mengerumuni Dia. Sedang Ia berada di tepi danau,
    5:22. datanglah seorang kepala rumah ibadat yang bernama Yairus. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya
    5:23. dan memohon dengan sangat kepada-Nya: "Anakku perempuan sedang sakit, hampir mati, datanglah kiranya dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, supaya ia selamat dan tetap hidup."
    5:25. Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
    5:26. Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.
    5:27. Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.
    5:28. Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."
    5:37. Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut serta, kecuali Petrus, Yakobus dan Yohanes, saudara Yakobus.
    5:41. Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: "Talita kum," yang berarti: "Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"
    5:42. Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.
    5:43. Dengan sangat Ia berpesan kepada mereka, supaya jangan seorangpun mengetahui hal itu, lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan.

    Ayat 21-23 = suami ada masalah.
    Ayat 25 = istri ada masalah.
    Ayat 37 = anak muda ada masalah juga, yaitu sakit sampai mati.
    ''Petrus, Yakobus dan Yohanes' = ada iman, pengharapan, dan kasih, dan di situ ada Yesus.

    Tidak mau makan firman adalah masalah besar.

  • Zaman akhir: tangan kasih karunia Tuhan sanggup untuk mempersiapkan mempelai yang siap sedia untuk menyambut kedatangan Yesus di awan-awan yang permai.
    Wahyu 22:20-21
    22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
    22:21. Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top