English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Februari 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat di...

Ibadah Raya Surabaya, 13 Januari 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 23 April 2013 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Keluaran 13:17-18
13:17. Setelah Firaun membiarkan bangsa itu pergi, Allah tidak menuntun mereka...

Ibadah Raya Surabaya, 19 Oktober 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 17 Mei 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:31 adalah keadaan ketiga pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu terdengar...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 27 Oktober 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12: 54-56; perikop: Menilai zaman
12:54. Yesus berkata pula kepada...

Ibadah Kunjungan Mangkutana V, 27 Juni 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 4:19b
4:19 ... kamu akan...

Ibadah Doa Malang, 30 Oktober 2012 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding (Palangkaraya)

Salam sejahtera dalam kasih Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 10:1-4

Ibadah Doa Malang, 28 Oktober 2014 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Wahyu pasal 2-3 terkena pada 7 percikan darah, sama dengan penyucian terakhir pada...

Ibadah Raya Malang, 10 Februari 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28 secara keseluruhan menunjuk pada...

Ibadah Doa Malang, 24 November 2009 (Selasa Sore)
Pelayan Tuhan harus tergembala dalam Ruangan Suci (3 macam ibadah) supaya: Mengalami penyucian Mendapat...

Ibadah Doa Surabaya, 09 November 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Doa Surabaya, 02 Maret 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Mei 2019 (Kamis Sore)
Rekaman Ibadah Kunjungan di Malaka

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Raya Malang, 13 November 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:30-35 adalah peringatan kepada Petrus.
Yudas diperingatkan oleh Tuhan, Petrus juga diperingatkan oleh...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Natal Mojoagung, 09 Desember 2011 (Jumat Sore)

Tema: 1 Yohanes 4: 8
4:8. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.

"ALLAH ADALAH KASIH"
Rasul Yohanes menampilkan Pribadi Allah secara lengkap:
  • Yohanes 1: 1= Allah adalah Firman.
  • Yohanes 4: 24= Allah adalah Roh.
  • 1 Yohanes 4: 8= Allah adalah kasih.
Mengapa Allah menampilkan DiriNya sebagai kasih?:
  1. untuk memberikan kasihNya kepada manusia.
    Manusia darah daging tidak punya kasih. Hanya punya ambisi, emosi, keinginan dan hawa nafsu yang membuahkan dosa emata-mata.

    1 Korintus 13: 1-2
    13:1. Sekalipun aku dapat berkata-kata dengan semua bahasa manusia dan bahasa malaikat, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama dengan gong yang berkumandang dan canang yang gemerincing.
    13:2. Sekalipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat dan aku mengetahui segala rahasia dan memiliki seluruh pengetahuan; dan sekalipun aku memiliki iman yang sempurna untuk memindahkan gunung, tetapi jika aku tidak mempunyai kasih, aku sama sekali tidak berguna.


    Sehebat apapun manusia di dunia ini, secara jasmani dan rohani, tetapi jika tidak mempunyai kasih, semuanya tidak berguna.

  2. 1 Korintus 13: 8
    13:8. Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.

    Jawaban kedua: untuk memberikan hidup kekal kepada manusia, seperti kasih Allah yang kekal.
Jadi, Allah menampilkan DiriNya sebagai kasih, supaya manusia bisa berguna dan hidup kekal selama-lamanya.

Bagaimana Allah menyatakan/memberikan kasihNya kepada manusia?
Yaitu: lewat natal= kelahiran Yesus sebagai Anak Allah.

Yohanes 3: 16
3:16. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

1 Yohanes 4: 9-10
4:9. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.
4:10. Inilah kasih itu:
Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

'Bukan kita yang telah mengasihi Allah'= bukti bahwa manusia tidak punya kasih.
Allah mengutus AnakNya yang tunggal untuk mati dikayu salib sebagai korban pendamaian yang menghapus dosa manusia, sehingga manusia berdosa bisa diselamatkan dan mendapat hidup kekal.

HANYA DARAH MANUSIA YANG TIDAK BERDOSA YANG BISA MENGHAPUS DOSA MANUSIA.

Semua manusia sudah berbuat dosa. Hanya Yesus satu-satunya manusia yang TIDAK berdosa, sehingga bisa menyelamatkan manusia berdosa.
Ini harus menjadi keyakinan penuh bagi kita!
Jangan sampai kita menukarkan Yesus dengan yang lain.

Jadi, perwujudan kasih Allah kepada manusia, HANYA lewat Pribadi Yesus, TIDAK ADA JALAN LAIN!
Tanpa Yesus/tanpa kasih Allah, manusia tidak berguna dan binasa.

Kita berguna atau tidak, tidak bergantung dari perkara-perkara jasmani, tetapi bergantung ada kasih atau tidak.

Tuhan sudah memberikan kasihNya. Dari pihak kita, kita tinggal menerima kasih Allah.

Proses menerima kasih Allah:
  1. berdamai, sebab Allah mengutus AnakNya sebagai korban pendamaian.
    Matius 5: 23-25
    5:23. Sebab itu, jika engkau mempersembahkan persembahanmu di atas mezbah dan engkau teringat akan sesuatu yang ada dalam hati saudaramu terhadap engkau,
    5:24. tinggalkanlah persembahanmu di depan mezbah itu dan
    pergilah berdamai dahulu dengan saudaramu, lalu kembali untuk mempersembahkan persembahanmu itu.
    5:25. Segeralah berdamai dengan lawanmu selama engkau bersama-sama dengan dia di tengah jalan,
    supaya lawanmu itu jangan menyerahkan engkau kepada hakim dan hakim itu menyerahkan engkau kepada pembantunya dan engkau dilemparkan ke dalam penjara.

    Kalau ada dosa, jangan buang pelayanannya, tetapi buang dosanya.
    'lawanmu'= Tuhan adalah lawan dari orang yang berdosa.

    Jadi, kita harus berdamai dengan Tuhan dan sesama.
    Tidak lama lagi, Tuhan datang kembali. Kita berada di ujung jalan.
    Di ujung jalan ini, jangan digunakan untuk menambah dosa, tetapi digunakan untuk menyelesaikan dosa.

    Berdamai, artinya:
    • menyadari dosa lewat pekerjaan Firman, menyesali dosa-dosa, dan mengaku dosa dengan sungguh-sungguh dan penuh penyesalan kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi dan dosa dipakukan dikayu salib, sehingga dosa tidak berkuasa lagi.

    • mengampuni dosa orang lain yang sudah mengaku dengan sungguh-sungguh dan melupakannya.

    Dengan demikian, dosa kita selesai dan dosa orang lain juga selesai.

    Jadi, berdamai adalah hancur hati karena mengaku dosa dan mengampuni dosa.

    Amsal 28: 13
    28:13. Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.

    Apapun dosa kita, kalau kita mau kembali pada kayu salib, kasih Allah akan dicurahkan pada kita dan kita menjadi orang yang berhasil.
    Mengaku dosa adalah jalan tersingkat supaya kita ditolong Tuhan.
    Kalau dosa diselesaikan Tuhan, segala masalah kita juga pasti diselesaikan oleh Tuhan.

    Seringkali, kita menyembunyikan dosa dengan cara:
    • menyalahkan orang lain,
    • menutupi dibalik ayat-ayat Firman yang diputar balik,
    • pura-pura berbuat baik.

    Akibatnya: kehidupan itu gagal, menderita dan binasa untuk selama-lamanya.

  2. lewat sistem penggembalaan.
    Yohanes 21: 15-19
    21:15. Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
    21:16. Kata Yesus pula kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."
    21:17. Kata Yesus kepadanya
    untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.
    21:18. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua,
    engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."
    21:19. Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku."


    Dulu, Petrus menarik tangan Tuhan saat Tuhan mengatakan bahwa Ia akan disalib. Setelah itu, Petrus menyangkal Tuhan.
    Inilah bukti bahwa Petrus tidak punya kasih dan tidak berguna.
    Sebab itu, kita harus hati-hati! Kita harus memeriksa, apakah kita punya kasih atau tidak.

    Petrus menerima kasih Allah lewat sistem penggembalaan (Yesus bertanya kepada Petrus sebanyak 3 kali).
    Kalau tidak tergembala, hidup itu tidak punya kasih.

    Syarat tergembala:
    • ada kandang secara jasmani (organisasi masing-masing) dan secara rohani (ruangan suci).
      Kita sudah selamat (pelataran tabernakel), tapi belum sempurna (ruangan maha suci), sebab itu kita harus berada dalam ruangan suci.

      Kisah Rasul 2: 41-42
      2:41. Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
      2:42. Mereka
      bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

      = tergembala artinya ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.
      Kita semua harus tergembala, supaya kita bisa bertumbuh secara rohani sampai kedewasaan rohani.

    • ada suara gembala= Firman penggembalaan.
      Kita sebagai domba-domba, harus taat dengar-dengaran pada suara gembala. Jangan mendengar suara asing!

      3 macam ibadah= ibadah pada Allah Tritunggal.
      Petrus juga ditanya Tuhan 3 kali. Dan dari 3 kali pertanyaan, Petrus sadar dan sedih.
      Artinya: lewat Firman penggembalaan dalam 3 macam ibadah pokok, kita dikoreksi sampai kedalaman hati kita yang tersembunyi.

      SASARAN PENGGEMBALAAN ADALAH HATI KITA.

      Petrus merasa sedih, karena ia sadar bahwa ia pernah menyangkal Tuhan (tidak bisa mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu= tidak taat dengar-dengaran).

    Kalau sudah bisa mengasihi Tuhan, kita juga bisa mengulurkan tangan kepada Tuhan. Dan Tangan kasih Tuhan diulurkan kepada kita.

    Biarlah malam ini, kita mengakui kesalahan-kesalahan kita sampai kita mengulurkan tangan kepada Tuhan.
    Setelah bisa mengulurkan tangan pada Tuhan, Petrus dipakai oleh Tuhan dan berbuah-buah.

    Kalau kita mau mengulurkan tangan pada Tuhan, kita pasti berbuah-buah.
    Kalau kita taat dengar-dengaran, Tuhanlah yang bertanggung jawab atas hidup kita.


  3. lewat Roh Kudus, sehingga kita tidak kecewa= kuat dan teguh hati.
    Roma 5: 5
    5:5. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

    Kalau ada kasih Allah, kita pasti kuat dan teguh hati. Praktiknya:
    • tetap berpegang teguh pada pengajaran yang benar, apapun resikonya,
    • tidak putus asa/kecewa saat menghadapi pencobaan, tetapi selalu mengucap syukur,
    • selalu bergumul dengan Tuhan sampai menang (tidak ada istilah menyerah kalah), bahkan sampai kedatangan Yesus kedua kali (fajar menyingsing). Dan Tuhan juga bergumul bersama kita.

    Contohnya: Yakub.
    Kejadian 32: 24, 28
    32:24. Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing.
    32:28. Lalu kata orang itu: "
    Namamu tidak akan disebutkan lagi Yakub, tetapi Israel, sebab engkau telah bergumul melawan Allah dan manusia, dan engkau menang."

    Penjelasan mengenai pergumulan:
    • Yakub: gambaran suami (LAKI-LAKI) yang harus punya pergumulan sendiri.
      Yakub bergumul untuk nikah dan buah nikahnya, sebab ia takut pada Esau.
      Yakub juga bergumul untuk mendapat nama baru.

      Kita juga bergumul sampai menang dan mendapat nama baru.
      Natal adalah Allah yang lahir menjadi sama dengan manusia.
      Sekarang, kita bergumul supaya kita menjadi sama dengan Allah.

      Puncak pergumulan adalah sampai kita mendapat nama baru.
      Manusia baru dimulai dari tidak berdusta (seperti nama Yakub yang artinya penipu, diganti menjadi Israel).
      Hari-hari ini, KITA HARUS JUJUR DIHADAPAN TUHAN.

      Selain laki-laki yang diberi kesempatan bergumul, wanita juga diberi kesempatan bergumul.

    • Yohanes 11: 32
      11:32. Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati."

      Maria: gambaran WANITA yang juga bergumul karena menghadapi dosa dan kemustahilan (kebusukan).
      Saat menghadapi kebusukkan, untunglah Maria bergumul dibawah kaki Tuhan dan tidak menyalahkan siapapun.
      Dan Tuhan menjadikan apa yang busuk menjadi baik, yang mustahil menjadi tidak mustahil.

    • 1 Petrus 5: 5-6
      5:5. Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
      5:6. Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat,
      supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

      = pergumulan ORANG-ORANG MUDA supaya ditinggikan Tuhan pada waktunya.
      Mungkin kita banyak kegagalan. Tapi biarlah kita bergumul dan tunduk, supaya kita bisa diangkat.
      Kita tunduk pada orang tua jasmani, gembala dan Tuhan.
      Kita bagaikan mengulurkan tangan pada Tuhan dan Tuhan akan mengangkat kita untuk membuat masa depan kita indah. Sampai satu waktu, kita diangkat ke awan-awan yang permai. Inilah pengangkatan terakhir, dimana baik ayah, ibu, maupun anak muda, akan terangkat di awan-awan. Kita bersama Dia untuk selama-lamanya (menerima mahkota kemuliaan).
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top