Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus

Wahyu 16:1716:17 Dan malaikat yang ketujuh menumpahkan cawannya ke angkasa. Dan dari dalam Bait Suci kedengaranlah suara yang nyaring dari takhta itu, katanya: "Sudah terlaksana."

Penumpahan cawan murka Allah yang ke-7 ke angkasa.

‘Sudah terlaksana’ artinya pelaksanaan penghukuman Allah sudah selesai dan dunia sudah berakhir = kiamat. Pada saat itu Yesus datang kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, Mempelai Pria Surga untuk:
  1. Mengalahkan segala musuh yaitu setan tritunggal dan pengikutnya.
  2. Mengadakan pembalasan untuk orang yang tidak mengenal Tuhan, termasuk hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang bekerja tidak sesuai kehendak Tuhan, orang yang tidak mentaati Injil Kristus, orang-orang yang tidak percaya.
  3. Menghukum, memusnahkan dunia = kiamat.

2 Petrus 3:9-10
3:9 Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.
3:10 Tetapi hari Tuhan akan tiba seperti pencuri. Pada hari itu langit akan lenyap dengan gemuruh yang dahsyat dan unsur-unsur dunia akan hangus dalam nyala api, dan bumi dan segala yang ada di atasnya akan hilang lenyap.

Sekarang kita sudah berada pada akhir zaman = masa perpanjangan sabar Tuhan (artinya Tuhan belum datang kembali kedua kali dan kita masih diberi panjang umur), yang harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk bertobat dan beroleh selamat, tidak termasuk dalam golongan yang akan dihukum oleh Tuhan.

Dari mana kita mendapat keselamatan?
Kisah Para Rasul 4:12
4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

Yesus harus datang ke dunia untuk membawa nama Yesus, satu-satunya nama yang berkuasa untuk menyelamatkan manusia berdosa. Sebab Yesus satu-satunya manusia tidak berdosa tapi harus mati di kayu salib untuk menyelamatkan manusia berdosa.

Roma 10:13
10:13 Sebab, barangsiapa yang berseru kepada nama Tuhan, akan diselamatkan.

Jadi barangsiapa yang percaya dan berseru nama Yesus pasti diselamatkan, tidak mengalami hukuman Tuhan.
Contoh: penjahat yang disalib di sebelah Yesus bisa diselamatkan.

Yesaya 4:1
4:1 Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

Dalam Perjanjian Lama, nama Yesus masih samar dan belum jelas, merupakan nubuatnya.

Dalam Wahyu pasal 2-3, seorang laki-laki namanya Yesus, 7 perempuan adalah 7 sidang jemaat yang memegang Yesus = percaya dan berseru nama Yesus, sehingga mengalami penghapusan aib/ cacat cela/ dosa oleh kuasa nama Yesus, sehingga selamat, tidak dihukum, sampai sempurna seperti Yesus.

Yesaya 9:5
9:5 Sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita; lambang pemerintahan ada di atas bahunya, dan namanya disebutkan orang: (1)Penasihat (2)Ajaib (TL), (3)Allah yang Perkasa, (4)Bapa yang Kekal, (5)Raja Damai.

Dalam Perjanjian Lama, Yesus menubuatkan tentang kelahiran Yesus dengan namanya yang berkuasa: Penasihat, Ajaib, Allah yang Perkasa, Bapa yang Kekal, Raja Damai. Angka 5 menunjuk 5 luka Yesus.

Matius 1:18,21
1:18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.
1:21 Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."

Dalam Perjanjian Baru, kegenapan nubuat, kenyataan kelahiran seorang anak laki-laki dengan nama Yesus.

Matius 1:1,16
1:1 Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.
1:16 Yakub memperanakkan Yusuf suami Maria, yang melahirkan Yesus yang disebut Kristus.

Yesus adalah anak Daud (raja), anak Abraham (raja agung). Untuk mencapai nama Yesus dari Abraham sampai Yesus, harus melewati 40 generasi. Angka 40 = perobekan daging.
Hanya orang yang mengalami perobekan daging sepenuh yang bisa yakin menyeru nama Yesus, tidak ragu.

Kejadian 17:2-5
17:2 Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak."
17:3 Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya:
17:4 "Dari pihak-Ku, inilah perjanjian-Ku dengan engkau: Engkau akan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.
17:5 Karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham, karena engkau telah Kutetapkan menjadi bapa sejumlah besar bangsa.

Abram menjadi Abraham, ditambah ‘ah’ yang berasal dari nama Allah yaitu Yahweh, Yehovah.

Kejadian 17:15-16
17:15 Selanjutnya Allah berfirman kepada Abraham: "Tentang isterimu Sarai, janganlah engkau menyebut dia lagi Sarai, tetapi Sara (Sarah, TL), itulah namanya.
17:16 Aku akan memberkatinya, dan dari padanya juga Aku akan memberikan kepadamu seorang anak laki-laki, bahkan Aku akan memberkatinya, sehingga ia menjadi ibu bangsa-bangsa; raja-raja bangsa-bangsa akan lahir dari padanya."

Sarai menjadi Sarah (TL), ditambah ‘h’ yang berasal dari nama Allah yaitu Yahweh, Yehovah.

Jadi nikah Abraham dan Sarah disatukan dalam nama Allah dan menghasilkan keturunan yang baik, anak perjanjian.

Oleh sebab itu, biarlah setiap nikah harus dikaitkan dengan nama Yesus supaya mencapai keselamatan yang kekal, nikah yang sempurna, dan menghasilkan keturunan anak perjanjian. Demikian juga seluruh keluarga, keturunan harus berada dalam nama Yesus.

Kejadian 17:9-11,26-27
17:9 Lagi firman Allah kepada Abraham: "Dari pihakmu, engkau harus memegang perjanjian-Ku, engkau dan keturunanmu turun-temurun.
17:10 Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat;
17:11 haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu.
17:26 Pada hari itu juga Abraham dan Ismael, anaknya, disunat.
17:27 Dan semua orang dari isi rumah Abraham, baik yang lahir di rumahnya, maupun yang dibeli dengan uang dari orang asing, disunat bersama-sama dengan dia.

Dari pihak kita, harus berpegang teguh pada janji sunat.

Kolose 2:11-14
2:11 Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa,
2:12 karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati.
2:13 Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita,
2:14 dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib:

Dalam Perjanjian Lama, sunat bagi Abraham adalah sunat jasmani yang dilakukan manusia = dikerat kulit khatan, sehingga Abraham dan keturunannya mendapat nama Allah.

Dalam Perjanjian Baru, sunat bagi kita adalah sunat rohani, sunat Kristus lewat baptisan air yang benar, yaitu menanggalkan tubuh yang berdosa sehingga kita mendapatkan nama Yesus yang menyelamatkan.

Oleh sebab itu, dalam baptisan air harus disebutkan nama Allah Bapa, Anak Laki-laki dan Roh Kudus, yaitu Tuhan Yesus Kristus sehingga kita selamat sampai sempurna. Demikian juga dalam pemberkatan nikah, dalam penyerahan anak harus disebut dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

1 Petrus 2:1-2
2:1 Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.
2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

Syarat kelahiran baru (baptisan air yang benar) adalah kita harus mengalami sunat Kristus = menanggalkan tubuh yang berdosa:
  1. Kejahatan = keinginan akan uang.
  2. Tipu muslihat = dusta.
  3. Kemunafikan.
  4. Kedengkian = kebencian tanpa alasan.
  5. Fitnah = salah jadi benar, benar jadi salah.

Kita percaya Yesus dan bertobat, mati terhadap dosa. Iman = kekuatan Tuhan/ rem untuk tidak berbuat dosa.

Roma 6:4
6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

Pelaksanaan baptisan air yang benar adalah harus dikubur dalam air bersama Yesus dalam nama Bapa, Anak Laki-laki dan Roh Kudus, yaitu Tuhan Yesus Kristus, dan bangkit dari air bersama Yesus.

Hasilnya adalah langit (Surga) terbuka, kita mendapat hidup baru, hidup Surgawi, mengalami baptisan Roh Kudus. Kita hidup dalam urapan Roh Kudus, kepenuhan Roh Kudus, sebagai bukti bahwa segala hutang dosa sudah diselesaikan [Kolose 2:14]. Kita menjadi seperti bayi yang baru lahir, yaitu:
  • Tidak berbuat dosa, hidup dalam kebenaran.
  • Hanya ingin air susu yang murni dan rohani = menikmati firman Allah yang diulang-ulang, firman penggembalaan yang benar (sesuai Alkitab) dan murni (tidak dicampur logika, filsafat, pengetahuan, ajaran palsu, dll). Tergembala dengan benar dan baik, ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.
  • Kita bertumbuh ke arah keselamatan (tidak dihukum).

1 Petrus 2:5-6
2:5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.
2:6 Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci: "Sesungguhnya, Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih, sebuah batu penjuru yang mahal, dan siapa yang percaya kepada-Nya, tidak akan dipermalukan."

Kita menjadi batu hidup, imam dan raja = seorang yang suci (imamat kudus), seorang yang memangku jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus, seorang yang beribadah melayani Tuhan sesuai jabatan dan karunia yang Tuhan percayakan. Kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Kita tidak dipemalukan, tidak dihukum tetapi dipermuliakan bersama Yesus selama-lamanya.

1 Korintus 3:16
3:16 Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

Pembangunan tubuh Kristus secara pribadi adalah masing-masing harus tanggung jawab secara pribadi, hidup benar dan suci.

Efesus 2:19-22
2:19 Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,
2:20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
2:21 Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.
2:22 Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

Pembangunan tubuh Kristus secara berjemaah, mulai dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus sempurna.

1 Raja-raja 9:1-3
9:1 Ketika Salomo selesai mendirikan rumah TUHAN dan istana raja dan membuat segala yang diinginkannya,
9:2 maka TUHAN menampakkan diri kepada Salomo untuk kedua kalinya seperti Ia sudah menampakkan diri kepadanya di Gibeon.
9:3 Firman TUHAN kepadanya: "Telah Kudengar doa dan permohonanmu yang kausampaikan ke hadapan-Ku; Aku telah menguduskan rumah yang kaudirikan ini untuk membuat nama-Ku tinggal di situ sampai selama-lamanya, maka mata-Ku dan hati-Ku akan ada di situ sepanjang masa.

Salomo, anak Daud, membangun bait Allah sampai selesai, maka Tuhan memberikan mata, hati, dan namaNya.

Jika kita melayani pembangunan tubuh Kristus sampai selesai, hasilnya:
  1. Mata Tuhan = urapan Roh Kudus, yang membuat kita setia berkobar dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir di hadapan Tuhan.
    Filipi 2:12
    2:12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,

    Tuhan melindungi memelihara kita yang kecil, tidak berdaya, di tengah kesulitan dunia.

    Roh Kudus membuat kita segar, tidak kering rohani.

  2. Hati Tuhan = kasih Tuhan.
    Kita bisa mengasihi, mengutamakan Tuhan lebih dari semua. Kita bisa mengasihi sesama seperti diri sendiri sampai mengasihi musuh, hanya berbuat benar dan baik, jangan merugikan. Kita bisa berkata benar dan baik, menjadi saksi Tuhan. Sampai bisa membalas kejahatan dengan kebaikan.

    Maka Tuhan akan menjadikan semua baik, yang hancur menjadi baik, dan berguna bagi Tuhan dan sesama.

  3. Nama Tuhan.
    Filipi 2:8-10
    2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
    2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

    Yesus taat pada firman sampai mati di kayu salib untuk mendapatkan nama di atas segala nama. Nama Yesus = fiman Tuhan.

    Mazmur 138:2
    138:2 Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.

    Kalau kita taat pada firman pengajaran benar sampai daging tidak bersuara, maka kita bisa menyeru nama Yesus.

    1 Samuel 17:45
    17:45 Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu.

    Daud melawan Goliat dengan nama Yesus sehingga menjadi lebih dari pemenang, bisa mengalahkan musuh yang lebih kuat. Kuasa nama Yesus memberi kekuatan ekstra sehingga kita kuat teguh hati, tidak kecewa/ putus asa, tetap percaya berharap Tuhan sehingga damai sejahtera. Maka kita mendapat kuasa nama Yesus untuk menyelesaikan semua masalah yang mustahil.

    Matius 14:29-32
    14:29 Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
    14:30 Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"
    14:31 Segera Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"
    14:32 Lalu mereka naik ke perahu dan angin pun redalah.

    Petrus menyeru nama Yesus saat hampir tenggelam sehingga mengalami kuasa pengangkatan dalam nama Yesus. Kuasa nama Yesus mengangkat dari kemerosotan ekonomi, dll. Juga mengangkat dari kejatuhan dalam dosa menjadi hidup benar dan suci. Malas, tidak setia, tinggalkan ibadah pelayanan, diangkat menjadi setia berkobar dalam ibadah pelayanan. Juga mengangkat dari kegagalan menjadi berhasil dan indah.

    Yesaya 4:1
    4:1 Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

    Ada kuasa penyucian, pembaharuan dari tabiat bangsa kafir yang kuatir menjadi percaya dan mempercayakan hidup kepada Tuhan, hanya menyeru nama Yesus. Sampai kita diubahkan menjadi sempurna, nama Yesus dilekatkan pada nama kita.

    Yesaya 62:2-3
    62:2 Maka bangsa-bangsa akan melihat kebenaranmu, dan semua raja akan melihat kemuliaanmu, dan orang akan menyebut engkau dengan nama baru yang akan ditentukan oleh TUHAN sendiri.
    62:3 Engkau akan menjadi mahkota keagungan di tangan TUHAN dan serban kerajaan di tangan Allahmu.

    Nama baru, nama mempelai, ada mahkota mempelai untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali. Ada suara mempelai "Haleluya".


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Surabaya, 31 Mei 2009 (Minggu Sore)
    ... Korintus - pemberitaan firman pengajaran yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Laki-laki Surga untuk menyucikan dan menyempurnakan sidang jemaat menjadi sama dengan Dia jadi mempelai wanitaNya. Ini adalah makanan keras yang kita butuhkan untuk bisa bertumbuh ke arah Yesus sebagai Kepala. Mengapa ...
  • Ibadah Doa Malang, 15 September 2009 (Selasa Sore)
    ... kita sudah bisa mengerti firman. Kisah Rasul berdoa dan memberi sedekah kepada sesama juga bernilai rohani hasilnya adalah Tuhan mengingat kita Tuhan memelihara kita Mazmur membela dan melindungi kita. Matius orang muda yang kaya ini diberi kesempatan untuk bisa memberi pada Tuhan dan sesama. Tetapi sayang dia tidak bisa memberi. Tidak bisa ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 06 April 2019 (Sabtu Sore)
    ... harus dilepaskan dari ikatannya itu karena ia adalah keturunan Abraham . Dan waktu Ia berkata demikian semua lawan-Nya merasa malu dan semua orang banyak bersukacita karena segala perkara mulia yang telah dilakukan-Nya. Pada hari Sabat keledai dan lembu diberi minum tetapi saat orang sakit disembuhkan mereka marah. Sementara Yesus mengajar dan menyembuhkan ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 14 Januari 2009 (Rabu Sore)
    ... lagi maka manusia tidak bisa menyembah Tuhan lagi dan hanya akan menyembah antikris untuk kemudian di binasakan bersama dengan antikris. Apapun kelemahan kita Roh Kudus sanggup menolong kita untuk menyembah Tuhan. Wahyu - sama dengan Roma yaitu mengeluh dan mengerang dalam penyembahan. Jadi penyembahan yang diurapi Roh Kudus sama dengan keluhan dan erangan ...
  • Ibadah Doa Malang, 16 Agustus 2016 (Selasa Sore)
    ... yang percaya Matius - . Matius Jawab Yesus Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. Tetapi Yesus menjawab Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing. Sebenarnya Yesus diutus untuk bangsa Israel umat pilihan Tuhan. Kegerakan Roh Kudus hujan awal dan hujan akhir hanya ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 13 Maret 2020 (Jumat Sore)
    ... . Bukankah firman-Ku seperti api demikianlah firman TUHAN dan seperti palu yang menghancurkan bukit batu Api firman pengajaran yang benar menimbulkan dua hal Api penghukuman bagi yang menolak--kebinasaan. Api penyucian bagi yang menerima. Jadi ada penghukuman dan penyucian tergantung dari sikap kita. Ada tiga macam api penghukuman sekaligus api penyucian--kalau tidak ...
  • Ibadah Raya Malang, 24 Juli 2022 (Minggu Pagi)
    ... Kata Mikha Sebab itu dengarkanlah firman TUHAN. Aku telah melihat TUHAN sedang duduk di atas takhta-Nya dan segenap tentara sorga berdiri di dekat-Nya di sebelah kanan-Nya dan di sebelah kiri-Nya. Dan TUHAN berfirman Siapakah yang akan membujuk Ahab untuk maju berperang supaya ia tewas di Ramot-Gilead Maka yang seorang berkata ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 19 Oktober 2014 (Minggu Sore)
    ... suasana tanpa maut tidak ada perkabungan duka cita tangisan . ay. - suasana kepuasan oleh air kehidupan dari Surga orang yang haus akan Kuberi minum dengan cuma-cuma dari mata air kehidupan . ay. suasana kemenangan Barangsiapa menang ia akan memperoleh semuanya ini . ay. suasana kesucian dan kesempurnaan. Malam ini ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 17 Agustus 2021 (Selasa Sore)
    ... Setelah itu barulah kita berguna dan berharga. Jadi darah Yesus membuat kita berguna dan berharga di hadapan Tuhan dan sesama sehingga kita berbahagia. Firman pengajaran yang benar yang lebih tajam dari pedang bermata dua penyucian masa sekarang. Dalam Tabernakel menunjuk pada meja roti sajian ruangan suci . Setelah mengalami kelepasan dari dosa jangan ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 22 Agustus 2015 (Sabtu Sore)
    ... yang hidup Petrus juga mengenal Yesus sebagai Anak Allah. Mengenal Yesus sebagai raja hamba manusia dan Anak Allah artinya mengenal Yesus lewat salibnya. Praktik mengaku dan mengenal salib Yesus Mengaku dan mengenal Yesus sebagai Raja di atas segala raja dan sebagai Hamba. Artinya kita harus menjadi imam-imam dan raja-raja melayani Tuhan sesuai dengan ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.