Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 17:13-14
17:13 Mereka seia sekata, kekuatan dan kekuasaan mereka mereka berikan kepada binatang itu.
17:14 Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia.”

Siapa yang menang bersama Yesus?
Mereka yang dipanggil, dipilih, dan yang setia.
  1. Dipanggil menunjuk halaman tabernakel.
    Sejak manusia jatuh dalam dosa di taman Eden, maka manusia terpisah dari Tuhan dan tidak ada kemampuan untuk kembali kepada Tuhan, malah semakin jauh dari Tuhan sampai terpisah selamanya di neraka.

    Oleh sebab itu, Tuhan memanggil manusia berdosa mulai di taman Eden. Tetapi Adam dan Hawa tidak mau mengaku dosa, malah menyalahkan orang lain dan setan, sehingga diusir ke dunia.

    Semua manusia yang dilahirkan di dunia sudah berbuat dosa dan terpisah dari Tuhan, hanya menuju kebinasaan.

    Oleh sebab itu, Tuhan harus datang ke dunia untuk memanggil manusia berdosa untuk diselamatkan, tidak binasa.

    Kisah Rasul 2:36-40
    2:36 Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus.”
    2:37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: “Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?”
    2:38 Jawab Petrus kepada mereka: “Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
    2:39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita.”
    2:40 Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: “Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini.”

    Proses panggilan Tuhan:
    • Kita harus beriman/ percaya kepada Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat = masuk pintu gerbang.
      Roma 10:17
      10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

      Ini lewat mendengar firman dalam urapan Roh Kudus, sampai mengerti, percaya/ yakin pada firman = firman menjadi iman dalam hati, hati bisa terharu.
      Saat hati percaya, mulut bisa mengaku dosa.

    • Bertobat (mezbah korban bakaran) = berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan. terutama dosa dusta dan kebencian.

    • Baptisan air (kolam pembasuhan) dan baptisan Roh Kudus (pintu kemah).

    Hanya ada satu baptisan air yang benar, yaitu menurut kehendak Allah dan seperti Yesus dibaptis. Baptisan air yang benar adalah orang yang sudah mati terhadap dosa dikuburkan dalam air bersama Yesus, dan bangkit bersama Yesus untuk menerima hidup baru, hidup Surgawi. Hidup baru yaitu hidup dalam urapan Roh Kudus, hidup benar dan taat dengar-dengaran. Ini sama dengan membangun rumah di atas dasar yang kuat.

    Matius 7:24
    7:24 “Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.

    Sehingga tahan uji, tidak rubuh = selamat = melarikan diri dari murka Allah.

    Hagai 2:19-20
    2:19 Perhatikanlah mulai dari hari ini dan selanjutnya--mulai dari hari yang kedua puluh empat bulan kesembilan. Mulai dari hari diletakkannya dasar bait TUHAN perhatikanlah
    2:20 apakah benih masih tinggal tersimpan dalam lumbung, dan apakah pohon anggur dan pohon ara, pohon delima dan pohon zaitun belum berbuah? Mulai dari hari ini Aku akan memberi berkat!”

    Kita diberkati Tuhan dan menjadi berkat bagi orang lain.

  2. Dipilih = masuk ruangan suci.
    Amsal 12:26
    12:26 Orang benar mendapati tempat penggembalaannya, tetapi jalan orang fasik menyesatkan mereka sendiri.

    Kita digembalakan dengan benar dan baik, yaitu selalu berada dalam kandang penggembalaan (ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok) dan taat dengar-dengaran pada firman penggembalaan.

    Posisi kita adalah seperti ranting melekat pada pokok anggur yang benar = tubuh, jiwa, roh kita melekat pada Allah Tritunggal, sehingga tidak bisa dijamah oleh setan tritunggal, tidak berbuat dosa sampai puncak dosa, tidak disesatkan oleh ajaran palsu. Kita mantap dalam kebenaran/ keselamatan, mantap dalam ketaatan, mantap dalam berkat Tuhan

    Dipilih = disucikan. untuk diperlengkapi dengan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus. Kita diangkat menjadi imam dan raja, hamba Tuhan/ pelayan Tuhan.

    Keluaran 28:1,3,4,41
    28:1 “Engkau harus menyuruh abangmu Harun bersama-sama dengan anak-anaknya datang kepadamu, dari tengah-tengah orang Israel, untuk memegang jabatan imam bagi-Ku--Harun dan anak-anak Harun, yakni Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar.
    28:3 Haruslah engkau mengatakan kepada semua orang yang ahli, yang telah Kupenuhi dengan roh keahlian, membuat pakaian Harun, untuk menguduskan dia, supaya dipegangnya jabatan imam bagi-Ku.
    28:4 Inilah pakaian yang harus dibuat mereka: tutup dada, baju efod, gamis, kemeja yang ada raginya, serban dan ikat pinggang. Demikianlah mereka harus membuat pakaian kudus bagi Harun, abangmu, dan bagi anak-anaknya, supaya ia memegang jabatan imam bagi-Ku.
    28:41 Maka semuanya itu haruslah kaukenakan kepada abangmu Harun bersama-sama dengan anak-anaknya, kemudian engkau harus mengurapi, mentahbiskan dan menguduskan mereka, sehingga mereka dapat memegang jabatan imam bagi-Ku.

    Keluaran 29:1,9,44
    29:1 “Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku: Ambillah seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak bercela,
    29:9 Kauikatkanlah ikat pinggang kepada mereka, kepada Harun dan anak-anaknya, dan kaulilitkanlah destar itu kepada kepala mereka, maka merekalah yang akan memegang jabatan imam; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya. Demikianlah engkau harus mentahbiskan Harun dan anak-anaknya.
    29:44 Aku akan menguduskan Kemah Pertemuan dan mezbah itu, lalu Harun dan anak-anaknya akan Kukuduskan supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku.

    Dituliskan 6 kali. Angka 6 = angka manusia. Jadi yang disucikan dan diangkat menjadi imam dan raja adalah manusia darah daging yang banyak kekurangan, kelemahan, dosa-dosa, untuk ditebus dan disucikan.

    Setelah disucikan, jangan bangga/ merasa hebat, sebab bisa jatuh. Sikap yang benar adalah mengucap syukur kepada Tuhan. Jangan lalai, tetapi tetap setia dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir.

    Yeremia 48:10a
    48:10 Terkutuklah orang yang melaksanakan pekerjaan TUHAN dengan lalai, ...

    Jika lalai, maka akan terkutuk dan binasa.

    Jika suci, setia, berkobar, maka cepat atau lambat pasti berbuah manis dan indah pada waktunya. Tuhan yang bekerja, kita tinggal menunggu waktu Tuhan.

  3. Setia = masuk ruangan maha suci.
    Hanya ada satu alat yaitu tabut perjanjian, terdiri dari 2 bagian:
    • Tutup pendamaian = Yesus dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, Mempelai Pria Surga, Kepala
    • Tabut dari kayu dilapis emas = gereja Tuhan/ tubuh Kristus yang sempurna.

    Kesetiaan sama dengan hubungan antara tutup pendamaian (Kepala) dengan tabut (tubuh) yang tidak boleh bergeser, tidak boleh terpisah sedikitpun.

    2 Korintus 11:2-4
    11:2 Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
    11:3 Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
    11:4 Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

    Pokok kesetiaan kita adalah kesetiaan yang sejati kepada satu Laki-laki, pribadi Yesus, satu firman pengajaran benar. Ini akan menghasilkan kesetiaan sejati dalam nikah rumah tangga, dalam ibadah pelayanan, dalam segala hal.

    Dulu di taman Eden, Hawa kehilangan kesetiaan sejati pada pribadi Tuhan. Hawa mengurangi dan menambah perkataan Tuhan = mengubah firman pengajaran benar, sehingga Hawa tidak taat dan makan buah terlarang = berbuat dosa dan diusir dari taman Eden ke dunia yang bersuasana kutukan.

    Di masa pertunangan, masa terakhir pada akhir zaman, akan terjadi lagi hamba Tuhan/ pelayan Tuhan disesatkan/ diperdaya oleh naga merah seperti Hawa di taman Eden. Mulai dari sabar saja jika ada yang memberitakan ajaran lain = tanpa urapan Roh Kudus, sehingga tidak ada kemampuan untuk menolak ajaran asing. Tidak bisa membedakan ajaran benar dan ajaran palsu, semua dianggap sama.

    Ada 3 hal yang dipakai oleh naga merah padam untuk menyesatkan/ memperdaya hamba Tuhan/ pelayan Tuhan:
    1. Injil yang lain.
      Bertentangan dengan Injil yang benar = Injil sepenuh, Injil yang kekal. Injil yang benar yang terdiri dari dua bagian:
      • Injil keselamatan/ firman penginjilan/ kabar baik/ susu.
        Efesus 1:13
        1:13 Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

        Yaitu Injil yang memberitakan kedatangan Yesus pertama kali ke dunia, mati di kayu salib, untuk menyelamatkan manusia berdosa lewat iman/ percaya kepada Yesus, bertobat, baptisan air, baptisan Roh Kudus = masuk halaman tabernakel.

      • Cahaya Injil kemuliaan Kristus/ firman pengajaran/ kabar mempelai
        2 Korintus 4:3-4
        4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
        4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

        Yaitu Injil yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, Mempelai Pria Surga, untuk menyucikan orang-orang yang sudah selamat (= masuk ruangan suci) sampai sempurna, menjadi mempelai wanita yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan permai (= masuk ruangan suci).

      Galatia 1:6-7
      1:6 Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,
      1:7 yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.

      Injil yang lain adalah Injil yang memutarbalikkan Injil Kristus, Injil yang benar.

      Contohnya adalah mulai halaman Tabernakel diputar balik, dibongkar-bangkir:
      • iman/ percaya karena melihat
      • sekali selamat tetap selamat, tidak perlu bertobat
      • mengajarkan berbagai macam baptisan
      • bahasa Roh diajarkan oleh manusia

      Atau melawan ruangan suci, contohya tidak perlu ada gembala, semua orang boleh berkhotbah. Gembala dibunuh rohaninya, jabatannya, sehingga tidak bisa memberi makan sidang jemaat. Sehingga domba-domba tercerai berai, tidak tergembala, kering rohani.

      Ajaran yang lain, terutama tentang nikah adalah ajaran nikah yang salah, kawin campur, kawin cerai, penyimpangan dan percabulan. Ini melawan ruangan maha suci.

      Roma 16:17
      16:17 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

      Sikap kita adalah menghindar, jangan bersekutu dalam ibadah pelayanan.
    2. Yesus yang lain.
      1 Petrus 4:1
      4:1 Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, --karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa--,

      Yesus yang lain adalah Yesus tanpa salib. Salib adalah senjata untuk menang atas dosa. Kalau menolak salib, pasti berbuat dosa

      Praktik Yesus tanpa salib adalah:
      • Menolak salib.
        2 Timotius 2:16-18
        2:16 Tetapi hindarilah omongan yang kosong dan yang tak suci yang hanya menambah kefasikan.
        2:17 Perkataan mereka menjalar seperti penyakit kanker. Di antara mereka termasuk Himeneus dan Filetus,
        2:18 yang telah menyimpang dari kebenaran dengan mengajarkan bahwa kebangkitan kita telah berlangsung dan dengan demikian merusak iman sebagian orang.

        Sehingga akan mengalami kanker mulut = perkataan sia-sia, dusta, gosip, fitnah. Juga kanker hati = kepahitan, kejahatan, kenajisan.

      • Seteru salib
        Filipi 3:18-19
        3:18 Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.
        3:19 Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

        Bertuhankan perut = beribadah melayani Tuhan hanya untuk mencari perkara jasmani (uang, kedudukan, jodoh, dll). Tidak setia sampai tinggalkan ibadah pelayanan karena mengejar perkara jasmani.

        Cinta akan uang tersembunyi paling dalam di hati kita, seperti Yudas Iskariot. Akhirnya perutnya pecah, isi perutnya terburai. Suatu waktu akan dinyatakan dan tidak ada pengampunan. Lebih baik sekarang firman pengajaran benar menusuk hati sampai bagian paling dalam untuk disucikan.

    3. Roh yang lain.
      1 Yohanes 4:1-3
      4:1 Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
      4:2 Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,
      4:3 dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.

      Adalah roh yang tidak mengaku bahwa Yesus datang sebagai manusia/ daging.

      Roh yang benar, Roh Kudus ,adalah Roh yang mengaku bahwa Yesus sebagai daging/ manusia. Artinya:
      • Yesus sebagai Penebus dosa-dosa.
        Jika ada Roh Kudus/ Roh Yesus dalam hidup kita, maka kita berusaha untuk mengalami kelepasan dari dosa, sedangkan roh yang lain mempertahankan dosa.

      • Roh yang mengaku Yesus sebagai Imam Besar. Jika ada Roh Kudus, kita bisa setia berkobar dalam ibadah pelayanan.

      • Roh yang mengaku Yesus sebagai Mempelai Pria Surga. Maka kIta harus rela disucikan, diubahkan sampai sempurna, menjadi mempelai wanita Surga, menjadi terang dunia seperti Yesus.

      Wahyu 12:1-3
      12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
      12:2 Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.
      12:3 Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.

      Tetapi keadaannya seperti perempuan mengandung hendak melahirkan = sangat tidak berdaya, sangat menderita, sehingga hanya bisa mengeluh mengerang kepada Tuhan = penyembahan dengan hancur hati.
      Kita masih menghadapi musuh dari luar, yaitu naga merah padam, menunjuk dosa-dosa sampai puncak dosa, ajaran palsu, masalah/ pencobaan yang mustahil. Juga musuh dari dalam, yaitu daging yang liar/ jalang.

      Roma 8:22-23
      8:22 Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.
      8:23 Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita.

      Kita mengeluh dan mengerang terutama untuk mengalami pembaharuan hidup = pembebasan tubuh. KIta menjadi seperti bayi yang baru lahir, yaitu hati yang tulus, jujur, menjadi tempat Roh Kudus. Kita mengaku apa adanya. Maka Roh Kudus yang akan bekerja.

      Hasilnya adalah:
      • Roh Kudus = Roh Penghibur.
        Roma 5:5
        5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

        Artinya Roh Kudus mencurahkan kasih Allah sehingga kita menjadi kuat teguh hati. Kita tidak kecewa/ putus asa/ tinggalkan Tuhan menghadapi apa pun.

      • Roh Kudus = Roh Penolong.
        Roma 8:11
        8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

        Roh Kudus dengan kuasa kebangkitan sanggup melindungi, memelihara kehidupan kita yang kecil, tidak berdaya, di tengah kesulitan dunia.

        Roh Kudus sanggup menghapus kemustahilan, menyelesaikan segala masalah yang mustahil.

      • Roh Kudus = Roh Kemuliaan.
        1 Petrus 4:1
        4:1 Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, --karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa--,

        Roh Kudus membuat kita bahagia di tengah penderitaan.
        Roh Kudus mengubahkan dari manusia daging menjadi manusia rohani, sampai sempurna seperti Yesus.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Kunjungan Jakarta III, 18 November 2015 (Rabu Sore)
    ... dan kesempurnaan. AD. . Wahyu - suasana kepuasan sorga. . Ia yang duduk di atas takhta itu berkata Lihatlah Aku menjadikan segala sesuatu baru Dan firman-Nya Tuliskanlah karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar. . Firman-Nya lagi kepadaku Semuanya telah terjadi. Aku adalah Alfa dan Omega Yang Awal dan ...
  • Ibadah Raya Malang, 10 Maret 2019 (Minggu Pagi)
    ... manusia lima bulan lamanya. Dan raja yang memerintah mereka ialah malaikat jurang maut namanya dalam bahasa Ibrani ialah Abadon dan dalam bahasa Yunani ialah Apolion. Celaka yang pertama sudah lewat. Sekarang akan menyusul dua celaka lagi. Yesaya Wah engkau sudah jatuh dari langit hai Bintang Timur putera Fajar engkau sudah ...
  • Ibadah Doa Malang, 17 Desember 2013 (Selasa Sore)
    ... Bapa Anak Allah dan Allah Roh Kudus Allah Tritunggal dalam pribadi Tuhan Yesus Kristus sebagai Mempelai Pria Surga. Jadi menyampaikan salam dalam ibadah mengandung pengertian rohani yang sungguh-sungguh yaitu Salam adalah pembuka dari suatu pengajaran. Salam menentukan isi pengajaran. Jika salam berubah-ubah isi pengajaran bisa berubah-ubah. Doa selamat dari seorang ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 09 September 2009 (Rabu Sore)
    ... proses pembaharuan perhatian sehingga perhatian kita yang utama pada perkara Tuhan perkara kekal yaitu firman pengajaran. kemurahan Tuhan. kerajaan Surga. Kita masih membahas bagian yang ketiga. Petrus Jadi perhatian kita terutama adalah untuk masuk Kerajaan Sorga. Bagaimana kita bisa masuk kerajaan Surga Markus - Untuk masuk kerajaan Surga kita harus menjadi ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 10 Agustus 2018 (Jumat Sore)
    ... kita ke takhta sorga di mana tidak ada air mata dan maut lagi berarti kita hidup kekal selamanya. Ini gunanya firman penggembalaan yang diulang maju diulang lagi maju sampai tidak ada air mata lagi. Di mana tempat yang tidak ada maut di dunia ini--kita dituntun mulai dari sekarang-- Di bawah kaki Yesus. ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Oktober 2019 (Rabu Sore)
    ... meterainya. Di sini Yesus tampil sebagai singa dari suku Yehuda dan tunas Daud yang mampu membukakan rahasia firman Allah--'Ia dapat membuka gulungan kitab itu'-- dan Ia berseru dengan suara nyaring sama seperti seperti singa yang mengaum. YESUS SEBAGAI SINGA DARI SUKU YEHUDAAmos - . Sungguh Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa ...
  • Ibadah Kunjungan di Jayapura I, 17 Oktober 2018 (Rabu Sore)
    ... ada dua macam pemberitaan firman seperti yang diteladankan oleh Yesus sendiri dan diajarkan oleh Rasul Paulus Injil keselamatan firman penginjilan Kabar Baik susu. Efesus Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga ketika kamu percaya dimeteraikan dengan Roh Kudus yang dijanjikan-Nya ...
  • Ibadah Kunjungan di Manokwari V, 21 Maret 2013 (Kamis Sore)
    ... sebab itu murka TUHAN bangkit terhadap umat-Nya sehingga tidak mungkin lagi pemulihan. Tetapi kalau firman yang diulang-ulang ini ditolak maka akan berada dalam murka Allah dan tidak mungkin mengalami pemulihan lagi. Untuk memberi kepastian dan keteguhan iman sehingga kita tidak mudah diombang-ambing oleh ajaran palsu. Filipi b - b Menuliskan hal ini ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 14 Desember 2013 (Sabtu Sore)
    ... Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya lalu memilih dari antara mereka dua belas orang yang disebut-Nya rasul Simon yang juga diberi-Nya nama Petrus dan Andreas saudara Simon Yakobus dan Yohanes Filipus dan Bartolomeus Matius dan Tomas Yakobus anak Alfeus dan Simon yang disebut orang Zelot Yudas anak Yakobus dan Yudas Iskariot yang ...
  • Ibadah Raya Malang, 23 November 2014 (Minggu Pagi)
    ... Percaya dan bertobat. Ini dimulai dari mendengar firman Allah dengan berkobar-kobar sampai mengerti firman percaya dan yakin akan firman maka firman menjadi iman di dalam hati. Kalau hati percaya maka mulut mengaku Yesus yaitu mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni jangan berbuat dosa lagi sama dengan bertobat mati ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.