English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 01 Maret 2011 (Selasa Pagi)
Kebenaran hanya di dalam Firman dan di dalam Tuhan. Siapapun yang berbicara tetapi tidak sesuai Firman, bukanlah...

Ibadah Doa Malang, 29 Maret 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:21-22
3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 03 Desember 2011 (Sabtu Sore)
Lukas 1:13-17
1:13 Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu...

Ibadah Raya Surabaya, 28 Agustus 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 30-31
26:30. Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun.
26:31. Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Malam...

Ibadah Raya Malang, 07 Juli 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20 ... Dan...

Ibadah Raya Malang, 27 November 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:30-35 adalah tentang PERINGATAN KEPADA PETRUS.

Sebelumnya, Yudas Iskariot diperingatkan...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 05 Juli 2015 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 12:43-51 tentang syarat-syarat Paskah bagi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 17 Juli 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Empat wujud pribadi Yesus dalam kemuliaan [Wahyu 1:13-16]:
[ayat...

Ibadah Doa Malang, 05 Juli 2011 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Sesi 3.

Matius 26:17-19

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 01 September 2015 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 30:22-25
30:22 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
30:23 "Ambillah...

Ibadah Raya Surabaya, 02 Juni 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 13 Januari 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:9-10
2:9 Aku...

Ibadah Raya Surabaya, 15 Mei 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di...

Ibadah Doa Malang, 28 Maret 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 5:1-24 tentang kebenaran hanya ada di dalam...

Ibadah Paskah Persekutuan II di Hotel Tunjungan Surabaya, 09 Mei 2015 (Sabtu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera,...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 09 September 2012 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27:

= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib, untuk menyelamatkan, menyucikan, bahkan menyempurnakan kita semua.

7X percikan darah= penyucian terakhir sampai sempurna.

7x percikan darah di atas tabut perjanjian/7 sengsara yang dialami oleh Yesus dalam Matius 27:
  1. ay. 1-10= Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 18 Maret 2012).

  2. ay. 11-26= Yesus di hadapan Pilatus untuk menghadapi tuduhan-tuduhan sampai ketidak adilan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 15 April 2012).

  3. ay. 27-31= Yesus diolok-olok (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Mei 2012).

  4. ay. 32-50= Yesus disalibkan sampai mati (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 27 Mei 2012).

  5. ay. 51-56= mujizat-mujizat pada kematian Yesus (sudah diteragnkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Juli 2012).

  6. ay. 57-61= Yesus dikuburkan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Agustus 2012).

  7. ay. 62-66= kubur Yesus dijaga (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 26 Agustus 2012).
Malam ini kita masih mempelajari sengsara Yesus yang ketujuh: KUBUR YESUS DIJAGA.

Matius 27: 62-66
27:62. Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus,
27:63. dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa
si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit.
27:64. Karena itu
perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama."
27:65. Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya."
27:66. Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka
memeterai kubur itu dan menjaganya.

= imam-imam kepala dan orang-orang Farisi memeterai kubur Yesus dan menjaga kubur Yesus dengan penjaga-penjaga.

Secara manusia, sulit bahkan tidak mungkin terjadi kebangkitan Yesus.

Jadi, percikan darah menyucikan PIKIRAN kita terhadap sesuatu yang mustahil, supaya kita yakin bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Kita sudah mendengarkan bahwa imam-imam kepala mengatakan bahwa Yesus adalah penyesat= membolak-balikan pengajaran. Pengajaran yang benar dikatakan sesat dan pengajaran sesat dikatakan benar (mulai diterangkan pada Ibadah Penddalaman Alkitab Surabaya, 03 September 2012).
Akibatnya: banyak orang yang terkecoh dan gugur oleh penyesat dan gugur dari iman.

Jadi, percikan darah menyucikan kita dari PENYESATAN.

Matius 24: 3-5, 11, 24
24:3. Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"
24:4. Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya
jangan ada orang yang menyesatkan kamu!(1)
24:5. Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan(2) banyak orang.
24:11.
Banyak nabi palsu akan muncul dan menyesatkan(3) banyak orang.
24:24. Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka
menyesatkan(4) orang-orang pilihan juga.

'bercakap-cakap sendirian '= percakapan secara mendalam/secara khusus.
Tanda utama kedatangan Yesus kedua kali adalah penyesatan.

4X ditulis tentang penyesatan, artinya: penyesatan ini melanda 4 penjuru bumi dan sampai menyesatkan orang-orang pilihan (orang-orang yang berada dalam pengajaran yang benar).

Kita sudah mendengar bahwa ajaran sesat seperti angin (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 September 2012).

Malam ini, kita mempelajari ajaran sesat yang digambarkan seperti ragi.

Matius 16: 6-7, 12
16:6. Yesus berkata kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki."
16:7. Maka mereka
berpikir-pikir dan seorang berkata kepada yang lain: "Itu dikatakan-Nya karena kita tidak membawa roti."
16:12. Ketika itu barulah mereka mengerti bahwa bukan maksud-Nya supaya mereka waspada terhadap ragi roti, melainkan terhadap
ajaran orang Farisi dan Saduki.

ay. 7= pikiran manusia selalu mengarah pada perkara jasmani. Inilah logika kita yang harus disucikan supaya bisa menerima yang rohani.

RAGI SADUKI
Matius 22: 23-24, 26-30

22:23. Pada hari itu datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang berpendapat, bahwa tidak ada kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya:
22:24. "Guru, Musa mengatakan, bahwa jika seorang mati dengan tiada meninggalkan anak, saudaranya harus kawin dengan isterinya itu dan membangkitkan keturunan bagi saudaranya itu.
22:26. Demikian juga yang kedua dan yang ketiga sampai dengan yang ketujuh.
22:27. Dan akhirnya, sesudah mereka semua, perempuan itupun mati.
22:28. Siapakah di antara ketujuh orang itu yang
menjadi suami perempuan itu pada hari kebangkitan? Sebab mereka semua telah beristerikan dia."
22:29. Yesus menjawab mereka: "Kamu sesat, sebab kamu tidak mengerti Kitab Suci maupun kuasa Allah!
22:30. Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.

Ragi Saduki mengajarkan bahwa tidak ada kebangkitan orang mati, sehingga sesudah mati, habis perkara (seperti binatang).

1 Korintus 15: 32
15:32. Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati tidak dibangkitkan, maka "marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati".

Kalau tidak ada kebangkitan, maka akan memicu anak Tuhan/hamba Tuhan dalam 3 hal:
  • tampil seperrti binatang buas (beredar-edar hanya untuk mencari perkara daging), sehingga kehilangan segala-galanya.
  • memicu untuk berbuat dosa sampai dengan puncaknya dosa (dosa makan minum dan kawin mengawinkan).
  • memicu nikah hawa nafsu daging (seperti pertanyaan orang Saduki diatas, dimana 7 laki-laki dengan 1 wanita).
Pada saat kedatangan Yesus kedua kali, orang-orang mati dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan, sehingga nikah yang jasmani sudah harus mencapai nikah yang rohani (perjamuan kawin Anak Domba Allah).

Matius 22: 30
22:30. Karena pada waktu kebangkitan orang tidak kawin dan tidak dikawinkan melainkan hidup seperti malaikat di sorga.

= Firman pengajaran benar mengarahkan kita pada hidup rohani dan nikah rohani (nikah yang suci dan sempruna).

Nikah suci/sempurna, digambarkan dengan 7 perempuan memegang 1 laki-laki, bukan 7 laki-laki memegang 1 wanita seperti orang Saduki.

Yesaya 4: 1
4:1. Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

'1 laki-laki'= Yesus sebagai Mempelai Pria Surga.
'7 wanita'= 7 sidang jemaat bangsa kafir yang disempurnakan menjadi mempelai wanita Tuhan.

Proses untuk masuk nikah rohani:
  1. Yesaya 4: 1
    4:1. Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

    'ambillah aib yang ada pada kami'= wanita-wanita ini sadar akan kekurangannya.

    Proses pertama: penyucian (PENYUCIAN MEMPELAI).

    Hari-hari terakhir ini, kebutuhan kita yang utama adalah aib kita harus diambil. Kalau hari-hari ini kita masih berpikir soal berkat jasmani, maka kita akan tertinggal. Tetapi yang penting adalah kita harus mengalami penycuian dan berkat-berkat jasmani akan mengikutinya.

    Yesaya 54: 4-5
    54:4. Janganlah takut, sebab engkau tidak akan mendapat malu, dan janganlah merasa malu, sebab engkau tidak akan tersipu-sipu. Sebab engkau akan melupakan malu keremajaanmu, dan tidak akan mengingat lagi aib kejandaanmu.
    54:5. Sebab
    yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.

    = kita disucikan dari:

    • aib masa muda, yaitu:

      1. Yeremia 22: 21
        22:21. Aku telah berbicara kepadamu selagi engkau sentosa, tetapi engkau berkata: "Aku tidak mau mendengarkan!" Itulah tingkah langkahmu dari sejak masa mudamu, sebab engkau tidak mau mendengarkan suara-Ku!

        = tidak taat dengar-dengaran (keangkuhan).
        Hati-hati! Saat semua sudah lancar, kita bisa mulai tidak taat dengar-dengaran.

      2. perbuatan dosa sampai puncaknya dosa.

    • aib kejandaan. 'janda'= putus hubungan dengan suami.
      Secara rohani, artinya:

      1. putus hubungan dengan Yesus= tidak ada pembukaan Firman Allah, bosan terhadap Firman.

      2. 1 Timotius 5: 11
        5:11. Tolaklah pendaftaran janda-janda yang lebih muda. Karena apabila mereka sekali digairahkan oleh keberahian yang menceraikan mereka dari Kristus, mereka itu ingin kawin
        5:12. dan dengan
        memungkiri kesetiaan mereka yang semula kepada-Nya, mereka mendatangkan hukuman atas dirinya.
        5:13. Lagipula dengan keluar masuk rumah orang, mereka membiasakan diri
        bermalas-malas dan bukan hanya bermalas-malas saja, tetapi juga meleter dan mencampuri soal orang lain dan mengatakan hal-hal yang tidak pantas.

        = tidak setia dalam ibadah pelayanan.

      3. ay. 13= mulut juga mengelurkan perkataan sia-sia.
      4. tidak bisa menyembah Tuhan (hubungan kepala dan tubuh terputus)= penyembahan palsu.

        Wahyu 19: 1, 3-4, 6
        19:1. Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: "Haleluya!(1) Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita,
        19:3. Dan untuk kedua kalinya mereka berkata: "
        Haleluya!(2) Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya."
        19:4. Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: "Amin,
        Haleluya(3)."
        19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "
        Haleluya!(4) Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

        = 4x 'Haleluya' untuk melawan 4x penyesatanyang mengarah pada penyembahan palsu.

      Kalau hidup seperti janda, maka kita akan menghadapi masalah yang tidak pernah selesai.

    Efesus 5: 25-27
    5:25. Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya
    5:26. untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,
    5:27. supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi
    supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

    Yesus harus mati dikayu salib untuk menyucikan sidang jemaat dari aib keremajaan dan aib kejandaan, sampai sidang jemaat sempurna, tak bercacat cela.

    Malam ini, kita memang belum sempurna, tetapi kalau kita mau disucikan, maka Tuhan akan tampil sebagai Pencipa yang menciptakan dari tidak ada menjadi ada.
    DIBALIK PENYCUIAN, ADA PEMELIHARAAN TUHAN.

  2. Yesaya 4: 1
    4:1. Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

    Proses kedua: 'Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri'= tidak ada kekuatiran (PENYERAHAN MEMPELAI).

    Lukas 12: 29-33
    12:29. Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu.
    12:30. Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu tahu, bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu.
    12:31. Tetapi
    carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu.
    12:32. Janganlah takut,
    hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.
    12:33.
    Juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat.

    Praktik tidak ada kekuatiran (menyerah sepenuh pada Tuhan):
    • ay. 31= 'carilah Kerajaan-Nya'= setia dan benar, serta setia dan tanggung jawab kepada Tuhan yang tidak bisa dipengaruhi oleh apapun di dunia ini.

      Untuk itu, perlu pengorbanan waktu, tenaga, uang dan sebagainya, bahkan sampai korban nyawa.

    • ay. 32= 'hai kamu kawanan kecil'= menjadi kehidupan yang tergembala (ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok).

      1 Petrus 2: 25
      2:25. Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

      Kalaut idak tergembala, satu waktu kita akan tersesat dan jatuh dalam dosa.
      Tetapi, dalam penggembalaan, tujbuh, jiwa dan roh kita terpelihara oleh Gembala Agung.

    • ay. 33= 'Juallah segala milikmu'= bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan sesama yang membutuhkan= kegerakan iman (kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna).

      SEBERAPA FIRMAN YANG KITA GENGGAM DAN KITA PRAKTIKAN, DISITULAH IDUP KITA.

  1. Yesaya 4: 1
    4:1. Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

    Proses ketiga: 'biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami'= nama Yesus dilekatkan pada kita.

    Filipi 2: 8-9
    2:8. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    2:9. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,

    Yesus mendapatkan Nama diatas nama lewat ketaatan sampai mati dikayu salib.
    Begitu juga dengan kita. Kalau kita ingin mendapatkan nama Yesus, kita harus taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi (pintu tirai terobek).

    Wahyu 3: 7-8, 10, 12
    3:7. "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.
    3:8. Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa
    kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.
    3:10. Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka
    Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.
    3:12. Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan
    padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.

    Jemaat Filadelphia kekuatannya kecil, tetapi memiliki ketaatan dan karena itulah Tuhan memberikan kunci Daud.

    Apapun yang kita hadapi hari-hari, mungkin kekuatan kita kecil, tetapi yang terutama adalah kita memiliki kekuatan.

    'kunci Daud'= kemurahan dan kebajikan Tuhan. Inilah kunci keberhasilan Daud, yaitu KEMURAHAN DAN KEBAJIKAN TUHAN.
    TUHAN HANYA MENUNGGU KETAATAN KITA.

    Hasilnya:

    • membuka pintu-pintu yang tertutup bagi kita didunia, yaitu:

      1. pintu pemeliharaan Tuhan secara ajaib,
      2. pintu pertolongan (jalan keluar dari segala masalah sampai masalah yang mustahil),
      3. pintu masa depan yang indah.

    • ay. 10= perlindungan terhadap pencobaan terbesar yang melanda seluruh dunia sampai masa aniaya antikris (Tangan kemurahan Tuhan menutup pintu bagi kita untuk melindungi kita).

    • ay. 12= kemurahan Tuhan melekatkan Nama Yesus kepada nama kita= memberi nama baru (NAMA MEMPELAI WANITA SURGA).

      Nama baru= tertulis dalam kitab kehidupan supaya layak untuk masuk ke dalam Yerusalem Baru (pintu Yerusalem Baru terbuka).

      Prosesnya: lewat pembaharuan.

      Wahyu 21: 27
      21:27. Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

      Pembaharuan= tidak boleh ada dusta= mengakui dosa dan segala kekurangan kita kepada Tuhan. Inilah yang mampu membuka pintu-pintu bagi kita sampai membuka pintu Yerusalem Baru.
Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 11-12 Februari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 29 April 2020 - 01 Mei 2020
    (Ibadah Persekutuan di Square Ballroom Surabaya)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top