English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 02 Agustus 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:7-13 tentang sidang jemaat di...

Ibadah Raya Surabaya, 22 November 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 18 Desember 2012 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:1-2
28:1 Setelah hari Sabat lewat, menjelang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Januari 2020 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 10:8-11
10:8 Dan suara yang telah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 November 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 15 Januari 2011 (Sabtu Sore)
Markus 15 menunjuk pada sengsara Tuhan Yesus untuk menyelamatkan, memberkati, sampai menyempurnakan kita, umatnya. 
Markus 15:1-20a menunjuk...

Ibadah Raya Malang, 13 Agustus 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:5-6
6:5 Dan ketika Anak Domba itu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 24 November 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 28 -> sikap gereja Tuhan untuk menanti kedatangan Yesus kedua kali,...

Ibadah Doa Surabaya, 08 Oktober 2014 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 Oktober 2014 (Kamis Sore)
Siaran tunda Ibadah Kunjungan Jakarta.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 03 Juni 2014 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 17-18 dalam susunan tabernakel terkena pada pelita emas.
Pelita...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus di Kartika Graha III, 17 Juli 2013 (Rabu Sore)
Tema:
Matius 25:6
25: 6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

Satu-satunya kabar...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 03 November 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12: 54-56; perikop: Menilai zaman
12:54. Yesus berkata pula...

Ibadah Raya Surabaya, 21 Maret 2010 (Minggu Sore)
Matius 25:
= tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan berbuah= Roh Kudus yang permanen.
Tanpa Roh...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 21 Februari 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 8 menunjuk pada Pelita Emas. Dalam...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 Agustus 2018 (Selasa Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:15-16
7:15 Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya. Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka.
7:16 Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi.

Aktivitas Tuhan di takhta Sorga adalah membentangkan kemah atau menaungi hidup kita.

Naungan Tuhan di takhta Sorga:
  1. Naungan/ pemeliharaan oleh firman Allah.
  2. Naungan/ pemeliharaan oleh Roh Kudus.
Jadi, naungan Tuhan adalah firman Allah dan Roh Kudus yang akan menjadi dua sayap burung nasar yang besar.

Keluaran 19:4-6
19:4 Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.
19:5 Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.
19:6 Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."

Kegunaan dua sayap burung nasar yang besar adalah:
  1. Membawa kita mendekat kepada Tuhan.
    Artinya:
    1. Kita hidup dalam ketenangan = hidup dalam kebenaran = selamat, sehingga tidak dihukum dan tidak binasa.
      Mazmur 62:2
      62:2 Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.

      Yesaya 32:17
      32:17 Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

      Proses manusia berdosa bisa hidup benar dan tidak binasa:
      • Percaya Yesus.
      • Bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan, mati terhadap dosa.
      • Baptisan air yang benar.
        Kehidupan yang sudah bertobat harus dikuburkan dalam air bersama Yesus, untuk bangkit bersama Yesus dalam hidup baru. Hidup baru adalah hidup Sorgawi, yaitu hidup dalam urapan dan kepenuhan Roh Kudus. Kita selamat dan diberkati oleh Tuhan.

    2. Kita mengalami penyucian.
      Yakobus 4:8
      4:8 Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu. Tahirkanlah tanganmu, hai kamu orang-orang berdosa! dan sucikanlah hatimu, hai kamu yang mendua hati!

      Apa yang disucikan?
      Mulai dari hati disucikan dari keinginan dalam hati, yaitu:
      • Keinginan jahat/ keinginan akan uang yang mengakibatkan kikir dan serakah. Kita disucikan sehingga bisa mengembalikan milik Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusus), bisa memberi untuk Tuhan dan untuk sesama. Sampai kita bisa lebih berbahagia memberi daripada menerima.
      • Keinginan najis.
      • Kepahitan hati, iri, benci tanpa alasan.
      • Kebimbangan, mendua hati.
        Terutama dalam hal makanan rohani atau firman pengajaran yang benar. Jika bimbang, berarti sedang merosot dan tenggelam.
        Kalau percaya pada firman pengajaran/ pribadi Tuhan, maka pasti percaya kuasa Tuhan. Hati-hati sebaliknya! Kalau tidak percaya firman pengajaran/ pribadi Tuhan, pasti tidak percaya kuasa Tuhan.

      Lanjut mulut harus disucikan dari perkataan sia-sia.
      Mazmur 149:6
      149:6 Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,

      Lanjut perbuatan disucikan, sampai kita bisa membalas kejahatan dengan kebaikan.

      Jika mau mengalami penyucian hati, mulut, tangan dan seluruh hidup, maka kita dekat dan melekat kepada Tuhan.

      Keluaran 19:4-6
      19:4 Kamu sendiri telah melihat apa yang Kulakukan kepada orang Mesir, dan bagaimana Aku telah mendukung kamu di atas sayap rajawali dan membawa kamu kepada-Ku.
      19:5 Jadi sekarang, jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan firman-Ku dan berpegang pada perjanjian-Ku, maka kamu akan menjadi harta kesayangan-Ku sendiri dari antara segala bangsa, sebab Akulah yang empunya seluruh bumi.
      19:6 Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."

      Efesus 4:11-12
      4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
      4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

      Jika sudah hidup dalam kesucian, kita akan diperlengkapi dengan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus. Ini sama dengan diangkat menjadi imam dan raja, dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

      1 Timotius 4:14
      4:14 Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua.

      Cara Tuhan memberikan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus adalah lewat pemberitaan firman dan lewat penumpangan tangan gembala.

      Sesudah melayani, jangan lalai. Kita harus tetap setia dan berkobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan sampai garis akhir, yaitu sampai meninggal dunia dan sampai Tuhan datang kedua kali.

  2. Untuk menyingkirkan kita ke padang gurun yang jauh dari mata antikris yang berkuasa di bumi selama 3.5 tahun.
    Wahyu 12:14
    12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

    Daniel 9:24,27
    9:24 Tujuh puluh kali tujuh masa telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus.
    9:27 Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu."

    Daniel menubuatkan akhir jaman tentang datangnya antikris.
    1. 3.5 tahun pertama.
      Ada 3 hal yang kita alami:
      • Untuk melenyapkan kefasikan.
      • Untuk mengakhiri dosa.
      • Untuk menghapuskan kesalahan.

      Ini sama dengan penebusan/ penyucian terakhir bagi gereja Tuhan, lewat dua cara:
      • Tuhan membukakan rahasia firman Allah yang melimpah-limpah = memberikan firman pengajaran yang benar yang lebih tajam dari pedang bermata dua secara dobel.
      • Tuhan mengijinkan kita mengalami percikan darah/ sengsara daging bersama Yesus, untuk menyucikan dosa-dosa yang seringkali tidak disadari, terutama kebenaran diri sendiri.
        Kebenaran diri sendiri adalah menutupi dosa dengan menyalahkan orang lain, menutupi dosa dengan pura-pura berbuat baik.
        Ciri orang benar adalah tidak perlu membela diri, banyak berdiam diri.

      Waspada, waktu untuk penyucian terakhir adalah sangat singkat. Oleh sebab itu, kita harus menggunakan waktu yang singkat ini dengan sebaik-baiknya untuk disucikan lewat pedang firman Di mana?
      • Di kandang penggembalaan yang benar. Maka kita mengalami penyucian secara intensif dan terus-menerus.
      • Fellowship antar penggembalaan.
        Kalau hanya di kandang saja, maka akan dimakan oleh gembala yang lebih kejam daripada serigala.
        Dalam fellowship, ada penyucian yang lebih mendalam.
      Kita disucikan terus-menerus sampai menjadi sempurna seperti Yesus.

    2. 3.5 tahun kedua.
      Gereja Tuhan mengalami penyingkiran ke padang belantara selama 3.5 tahun.

      Titik tengah dari 3.5 tahun pertama dan 3.5 tahun kedua adalah Wahyu 12:1.
      Wahyu 12:1,14
      12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
      12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

      Penampilan gereja Tuhan yang sempurna sebagai terang dunia seperti Yesus Terang Dunia. Tidak ada lagi sedikit pun dosa, kefasikan, kesalahan, kejahatan, yang bisa didakwa oleh setan.

      Kepada gereja yang sempurna, dikaruniakan dua sayap burung nasar yang besar, untuk disingkirkan ke padang belantara yang jauh dari mata ular/ antikris.
      Sementara itu, antikris berkuasa di bumi selama 3.5 tahun, dan akan memancung kepala hamba Tuhan/ pelayan Tuhan/ anak Tuhan yang tertinggal. Ini terjadi karena tidak mau memanfaatkan waktu yang singkat untuk penyucian.

      Daniel 9:24
      9:24 Tujuh puluh kali tujuh masa telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapuskan kesalahan, untuk mendatangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapkan penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang maha kudus.

      Apa yang kita alami di padang belantara?
      • Untuk mendatangkan keadilan yang kekal, yang tidak bisa diganggu-gugat.
        Bagi yang tidak adil di dunia, akan mendapat pembalasan dari Tuhan.
        Oleh sebab itu, kita tidak boleh memihak manusia, hanya boleh memihak Tuhan/ firman pengajaran yang benar. Maka pasti adil.

      • Untuk penggenapan pembukaan rahasia firman Allah, yang belum dibukakan bagi kita sekarang.

      • Untuk mengurapi yang maha kudus, sama dengan kita mengalami urapan Roh Kudus dengan 7 manifestasinya.
        Yesaya 11:1-3
        11:1 Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.
        11:2 Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;
        11:3 ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.

        1. Roh Kudus ialah Roh Tuhan. Buktinya adalah tertib dan teratur.
        2. Roh hikmat.
        3. Roh pengertian.
        4. Roh nasihat.
        5. Roh keperkasaan.
        6. Roh pengenalan.
        7. Roh takut akan Tuhan. Roh Tuhan membuat kita takut akan Tuhan.

          Praktek takut akan Tuhan adalah:
          • Membenci dosa sampai membenci dusta. Kita mengasihi Tuhan lebih dari semua, mengasihi sesama, sampai mengasihi musuh.
            Amsal 8:13
            8:13 Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.

            Jika membenci orang, berarti mengasihi dosa/ ada dosa.

          • Memuliakan Tuhan dengan harta, dengan tubuh.
            Wahyu 14:7
            14:7 dan ia berseru dengan suara nyaring: "Takutlah akan Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya, dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air."

            Kita bisa beribadah melayani Tuhan dengan setia dan berkobar-kobar sampai garis akhir.
            Kita bisa menyembah Tuhan, mata memandang Tuhan, tangan diulurkan kepada Tuhan, mulut menyeru nama Tuhan. Kita berserah dan berseru kepada Tuhan. Maka Tuhan juga akan mengulurkan tanganNya kepada kita.

        Praktek menyembah Tuhan sebagai Sang Pencipta:
        1. Kita mengaku hanya tanah liat yang lemah, tidak berharga, hanya diinjak-injak. Maka tangan Sang Penjunan diulurkan untuk menciptakan kita menjadi bejana kemuliaan. Kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus, untuk memuliakan Tuhan.
          Roma 9:22-24
          9:22 Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda kemurkaan-Nya, yang telah disiapkan untuk kebinasaan--
          9:23 justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan,
          9:24 yaitu kita, yang telah dipanggil-Nya bukan hanya dari antara orang Yahudi, tetapi juga dari antara bangsa-bangsa lain,


          Bejana kemuliaan = bejana belas kasih/ kemurahan Tuhan.
          Kita hidup dalam tangan kemurahan/ belas kasih Tuhan yang besar dan tidak ada habis-habisnya.

          Tetapi kalau memilukan Tuhan, maka hanya menjadi bejana kemurkaan yang akan dibinasakan selamanya.

        2. Kita mengaku hanya domba sembelihan yang lemah dan tak berdaya, hanya satu langkah jaraknya dengan maut.
          Mazmur 95:6
          95:6 Masuklah, marilah kita sujud menyembah, berlutut di hadapan TUHAN yang menjadikan kita.

          Roma 8:35-37
          8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
          8:36 Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan."
          8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

          Tangan Tuhan diulurkan untuk memberi kekuatan ekstra kepada kita, sehingga kita tidak terpisah dari Tuhan apa pun yang kita hadapi. Kita tetap setia dan berkobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan, sampai garis akhir. Kita merasakan damai sejahtera, semua enak dan ringan.

        3. Kita mengaku hanya tunggul yang tidak ada harapan lagi.
          Yesaya 43:15
          43:15 Akulah TUHAN, Yang Mahakudus, Allahmu, Rajamu, yang menciptakan Israel."

          Yesaya 11:1
          11:1 Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.

          Lukas 23:40-43
          23:40 Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?
          23:41 Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."
          23:42 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
          23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

          Menyembah Yesus = mengaku dosa. Maka penjahat bisa menjadi imam dan raja. Kita mengalami suasana Firdaus.
          Sampai kita menyambut kedatangan Tuhan kedua kali di awan-awan yang permai, masuk Firdaus, masuk takhta Sorga dan mengalami naungan Tuhan yang kekal selamanya.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top