English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 13 Agustus 2014 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita masih mempelajari tentang pelita/ lampu....

Ibadah Doa Surabaya, 30 Maret 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 Maret 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 2-3 merupakan 7 kali percikan...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 22 November 2019 (Jumat Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih...

Ibadah Raya Malang, 07 Februari 2010 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK
Matius 6:31-34, banyak kekuatiran, kesusahan, penderitaan dari anak-anak Tuhan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 September 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 20 Februari 2012 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab dialihkan pada hari Rabu
Pembicara: Pdm. Gideon

Matius 26: 69-75
PETRUS MENYANGKAL YESUS.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus yaitu:
Petrus menyangkal...

Ibadah Doa Malang, 24 Januari 2017 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 17:14-21
17:14 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya kembali kepada orang banyak itu,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 September 2009 (Sabtu Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

MARKUS 11:9

Ibadah Raya Malang, 31 Juli 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:4
4:4 Dan sekeliling takhta itu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 29 November 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 03 Desember 2014 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang Hadi Santoso

Selamat sore, salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Kiranya damai...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 17 Agustus 2016 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Firaun menjadi marah menubuatkan bahwa jika bumi...

Ibadah Raya Surabaya, 24 Februari 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 01 September 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 14-30
ay. 14= Tuhan mempercayakan harta Surga kepada manusia berdosa= KEMURAHAN TUHAN.
ay. 15= Tuhan...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 Juni 2020 (Selasa Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 11:13-14
11:13. Pada saat itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan sepersepuluh bagian dari kota itu rubuh, dan tujuh ribu orang mati oleh gempa bumi itu dan orang-orang lain sangat ketakutan, lalu memuliakan Allah yang di sorga.
11:14. Celaka yang kedua sudah lewat: lihatlah, celaka yang ketiga segera menyusul.

Ini adalah celaka kedua, sama dengan bunyi sangkakala yang keenam, yaitu terjadi gempa bumi yang dahsyat karena menolak suara sangkakala, firman pengajaran yang keras, yang diulang-ulang.
Gempa bumi menunjuk pada kegoncangan jasmani dan rohani yang melanda dunia tetapi juga melanda gereja Tuhan, karena gereja Tuhan juga banyak yang menolak firman pengajaran yang keras.

Kegoncangan atau gempa rohani dan jasmani mengakibatkan tiga hal:
  1. Sepersepuluh bagian dari kota suci rubuh (diterangkan pada Ibadah Raya Malang, 14 Juni 2020).
  2. Tujuh ribu orang mati oleh gempa.
  3. Orang-orang lain sangat ketakutan, lalu memuliakan Allah di sorga.

ad. 1.
Sepersepuluh mengingatkan kita pada persepuluhan, milik Tuhan yang terkecil, yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun juga.

Sebenarnya ada tiga milik Tuhan:
  1. Persepuluhan, dikaitkan dengan gempa yang membuat sepersepuluh bagian kota suci rubuh.
  2. Rumah Tuhan, dikaitkan dengan gempat yang membuat tujuh ribu orang mati.
  3. Mempelai wanita Sorga, dikaitkan dengan gempa yang membuat orang-orang lain asngat ketakutan, lalu memuliakan Allah di sorga.


Persepuluhan adalah pengakuan bahwa kita sudah diberkati oleh Tuhan, bahwa kita hidup dari Tuhan baik hidup sekarang sampai hidup kekal.

Keluaran 16:36

16:36. Adapun segomer ialah sepersepuluh efa.

Manna ditaruh di buli-buli emas, kekal selamanya. Ini gambaran dari persepuluhan.
Kalau hidup dari uang, saat tua, bisa habis.

Rumus persepuluhan adalah 10 - 1 = 9.
10= hukum Tuhan; berkat Tuhan.
1= persepuluhan.
9= kasih karunia.

Jadi, yang menentukan adalah angka 1, itulah persepuluhan. Kalau tidak ada persepuluhan, maka 10-0= 10, artinya 10 berkat Tuhan menjadi 10 hukuman/ kutukan seperti terjadi di Mesir.
Tetapi kalau persepuluhan dibawa ke rumah Tuhan, akan menjadi kasih karunia Tuhan. Ini yang menjamin kita untuk hidup sekarang sampai hidup kekal.

Jadi, gembala bukan hidup dari persepuluhan yang diterima, tetapi yang dikembalikan kepada Tuhan. Begitu juga bagi kita, kita hidup dari persepuluhan yang kita kembalikan kepada Tuhan.

Mengapa kita harus mengembalikan persepuluhan milik Tuhan?
  1. Supaya kita terlepas dari keinginan akan uang, ikatan terakhir dari gereja Tuhan, sehingga kita bisa mengasihi Tuhan lebih dari semua, kita hidup dari kasih dan karunia Tuhan.
    Kalau ada keinginan akan uang, kita akan mengasihi uang, dan tidak ada kasih kepada Tuhan.

    Dulu, saat Israel mau keluar dari Mesir, yang terakhir adalah diperbolehkan keluar tetapi ternaknya tidak boleh. Ternak adalah gambaran dari kekayaan.
    Kita harus terlepas dulu dari uang, baru kita bisa terlepas dari dunia dan terangkat di awan-awan.

  2. Supaya kita mendapatkan makanan rohani/ firman Allah yang membawa kita pada hidup kekal.
    Maleakhi 3:10-12
    3:10. Bawalah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan, supaya ada persediaan makanan di rumah-Ku dan ujilah Aku, firman TUHAN semesta alam, apakah Aku tidak membukakan bagimu tingkap-tingkap langit dan mencurahkan berkat kepadamu sampai berkelimpahan.
    3:11. Aku akan menghardik bagimu belalang pelahap, supaya jangan dihabisinya hasil tanahmu dan supaya jangan pohon anggur di padang tidak berbuah bagimu, firman TUHAN semesta alam.
    3:12. Maka segala bangsa akan menyebut kamu berbahagia, sebab kamu ini akan menjadi negeri kesukaan, firman TUHAN semesta alam.

    Kalau hidup kekal kita terima, apalagi makanan jasmani, pasti Tuhan berikan.
    Kita hidup di dunia tetapi kita hidup dalam siklus kerajaan Sorga yang tidak bisa diganggu gugat dan digoncang oleh apapun.



    Sekarang pintu dibuka, dari Sorga ke bumi diturunkan. Suatu waktu dari bawah ke atas, kita naik untuk masuk kerajaan Sorga selamanya.

  3. Karena persepuluhan dikaitkan dengan pembangunan rumah Allah.
    Kejadian 28:16-22
    28:16. Ketika Yakub bangun dari tidurnya, berkatalah ia: "Sesungguhnya TUHAN ada di tempat ini, dan aku tidak mengetahuinya."
    28:17. Ia takut dan berkata: "Alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga."
    28:18. Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu dan menuang minyak ke atasnya.
    28:19. Ia menamai tempat itu Betel; dahulu nama kota itu Lus.
    28:20. Lalu bernazarlah Yakub: "Jika Allah akan menyertai dan akan melindungi aku di jalan yang kutempuh ini, memberikan kepadaku roti untuk dimakan dan pakaian untuk dipakai,
    28:21. sehingga aku selamat kembali ke rumah ayahku, maka TUHAN akan menjadi Allahku.
    28:22. Dan batu yang kudirikan sebagai tugu ini akan menjadi rumah Allah. Dari segala sesuatu yang Engkau berikan kepadaku akan selalu kupersembahkan sepersepuluh kepada-Mu."

    Dulu pembangunan rumah Allah secara jasmani, sekarang pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, mempelai wanita Sorga, kota Yerusalem baru yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali. Tingkap langit terbuka dan kita masuk kerajaan Sorga selamanya..
    Kalau tidak ada persepuluhan, maka sepersepuluh bagian kota suci rubuh. Tetapi kalau ada persepuluhan justru membangun kota Yerusalem baru.

    Hati-hati, kalau tidak masuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, akan dipakai dalam tubuh Babel sampai dibinasakan.

Dasar persepuluhan adalah kebenaran, yaitu mengembalikan sepersepuluh dari berkat yang kita terima.

Siapa yang boleh masuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, kota Yerusalem baru?
  1. Yakub, mewakili bangsa Israel.
  2. Batu, mewakili bangsa kafir yang adalah batu keras/ batu hitam.

Yerusalem Baru adalah batu permata.
Wahyu 21:9-11,18-19
21:9. Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."
21:10. Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.
21:11. Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal.
21:18. Tembok itu terbuat dari permata yaspis; dan kota itu sendiri dari emas tulen, bagaikan kaca murni.
21:19. Dan dasar-dasar tembok kota itu dihiasi dengan segala jenis permata. Dasar yang pertama batu yaspis, dasar yang kedua batu nilam, dasar yang ketiga batu mirah, dasar yang keempat batu zamrud,

Hanya oleh kemurahaan Tuhan yang seharga korban Kristus di kayu salib, maka bangsa kafir, batu yang keras bisa menjadi batu permata untuk masuk Yerusalem Baru, menjadi mempelai wanita sorga.
Apapun keadaan kita, selama masih ada perjamuan suci, masih ada kesempatan untuk menjadi batu permata.

Langkah-langkah batu keras menjadi batu permata:
  1. Batu keras harus dituangi minyak, artinya bangsa kafir harus diurapi Roh Kudus, supaya menjadi keturunan Abraham secara rohani.
    Kejadian 28:18
    28:18. Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil batu yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi tugu dan menuang minyak ke atasnya.

    Matius 3:9
    3:9. Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini!

    Proses menjadi keturunan Abraham secara rohani:
    • Percaya Yesus dan bertobat, mati terhadap dosa.
      Matius 3:8
      3:8. Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan.

      Percaya Yesus = dosa diampuni.
      1 Petrus 2:1
      2:1. Karena itu buanglah segala kejahatan(1), segala tipu muslihat(2) dan segala macam kemunafikan(3), kedengkian(4) dan fitnah(5).

      Bertobat = membuang lima dosa utama yang melawan lima luka Yesus:
      1. Kejahatan = akar kejahatan.
      2. Tipu muslihat, kemunafikan, kedengkian = tunas dosa.
      3. Fitnah, sampai menghujat Tuhan = buah dosa, yaitu maut.

    • Baptisan air dan Roh Kudus, lahir baru dari air dan Roh, supaya kita menjadi bayi-bayi rohani yang baru lahir, yaitu anak-anak Abraham secara rohani.
      Matius 3:11
      3:11. Aku membaptis kamu dengan air sebagai tanda pertobatan, tetapi Ia yang datang kemudian dari padaku lebih berkuasa dari padaku dan aku tidak layak melepaskan kasut-Nya. Ia akan membaptiskan kamu dengan Roh Kudus dan dengan api.

      1 Petrus 2:2-3
      2:2. Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,
      2:3. jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan.

      Baptisan air yang benar adalah orang yang sudah percaya Yesus dan bertobat, mati terhadap dosa, harus dikuburkan dalam air bersama Yesus, dan bangkit keluar dari dalam air bersama Yesus, sehingga mendapatkan hidup baru/ hidup Sorgawi, yaitu baptisan Roh Kudus. Kita mengalami urapan Roh Kudus, sehingga kita hidup dalam ketaatan dan kebenaran. Inilah bayi rohani yang baru lahir/ anak Allah.

      Kalau kita yang seharusnya tenggelam di lautan api neraka bisa tenggelam di dalam air bersama Yesus, itu merupakan kebaikan Tuhan. Kalau tidak mau tenggelam di dalam air, harus tenggelam di lautan api neraka.

      Hidup dalam ketaatan dan kebenaran sama dengan hidup dari iman, itulah anak Allah/ anak-anak Abraham.
      Galatia 3:7
      3:7. Jadi kamu lihat, bahwa mereka yang hidup dari iman, mereka itulah anak-anak Abraham.

      Hasilnya adalah selamat dan menerima berkat Abraham sampai anak cucu, dan menjadi berkat bagi orang lain.
      1 Petrus 2:2
      2:2. Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

    Kesalahan kita adalah berhenti sampai di sini, padahal keturunan Abraham ada dua macam, yaitu bagaikan tanah dan bintang.
    Sudah selamat dan diberkati, itu adalah keturunan Abraham yang berkualitas tanah, yang masih bisa dimakan ular.

    Kejadian 3:14
    3:14. Lalu berfirmanlah TUHAN Allah kepada ular itu: "Karena engkau berbuat demikian, terkutuklah engkau di antara segala ternak dan di antara segala binatang hutan; dengan perutmulah engkau akan menjalar dan debu tanahlah akan kaumakan seumur hidupmu.

    Selamat dan diberkati juga sama seperti anjing dan babi menjadi domba, tetapi kualitasnya masih sama seperti tanah, artinya domba tidak tergembala, masih bisa terlantar, tidak ada yang bertanggung-jawab atas keselamatannya.
    Oleh karena itu, perlu ditingkatkan.

    Amsal 12:26
    12:26. Orang benar mendapati tempat penggembalaannya, tetapi jalan orang fasik menyesatkan mereka sendiri.

    Orang benar dan taat pasti tergembala dengan benar dan baik, artinya selalu berada di kandang penggembalaan atau ruangan suci, yaitu ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok. Di sinilah kita bisa bertumbuh:
    • Pelita emas = ketekunan dalam ibadah raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan karunia-Nya.
    • Meja roti sajian = ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci, persekutuan dengan Anak Allah di dalam firman pengajaran dan korban Kristus.
    • Mezbah dupa emas = ketekunan dalam ibadah doa, persekutuan dengan Allah Bapa di dalam kasih-Nya.

    Mulai dari gembala harus tergembala.
    Di dalam kandang penggembalaan, tubuh, jiwa, dan roh kita melekat pada Allah Tritunggal, seperti domba dalam pelukan tangan Gembala Agung, sehingga tidak bisa dijamah oleh setan tritunggal. Kita tidak bisa dijatuhkan dalam dosa dan tidak bisa disesatkan, kecuali mengikuti keinginan sendiri. Tetapi kita selalu disucikan oleh Allah Tritunggal lewat firman penggembalaan/ firman pengajaran yang diulang-ulang/ firman kasih karunia, dan kita bertumbuh ke arah kedewasaan rohani.

    Kisah Rasul 20:28,32-33,35
    20:28. Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.
    20:32. Dan sekarang aku menyerahkan kamu kepada Tuhan dan kepada firman kasih karunia-Nya, yang berkuasa membangun kamu dan menganugerahkan kepada kamu bagian yang ditentukan bagi semua orang yang telah dikuduskan-Nya.
    20:33. Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku ingini dari siapapun juga.
    20:35. Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah
    lebih berbahagia memberi dari pada menerima."

    Di dalam penggembalaan, kita disucikan sampai kita lebih bahagia memberi daripada menerima, berarti kita sudah tidak ada keinginan lagi.
    Kita bisa mengembalikan persepuluhan milik Tuhan, memberi untuk pekerjaan Tuhan dan sesama yang membutuhkan, sampai memberikan seluruh hidup kepada Tuhan.

    Kalau sudah disucikan, ada bagian yang diberikan Tuhan bagi kita, yaitu jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus. Kita diangkat menjadi imam-imam dan raja (batu hidup) untuk dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    Efesus 4:11-12

    4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12. untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    Ayat 11 = lima jabatan pokok bisa dijabarkan menjadi pemain musik, tim doa dan sebagainya.

    1 Petrus 2:4-5
    2:4. Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.
    2:5. Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

    Ayat 4 = Yesus sebagai batu hidup, rela dibuang oleh tukang bangunan, artinya rela mati disalib, supaya kita batu keras bisa menjadi batu hidup.
    Mari, berdoa sungguh-sungguh, supaya mendapatkan jabatan pelayanan.

    Imam dan raja juga merupakan keturunan Abraham yang berkualitas bintang di langit. Tugasnya adalah bercahaya, artinya bersaksi di mana-mana.
    Keluaran 19:3,6
    19:3. Lalu naiklah Musa menghadap Allah, dan TUHAN berseru dari gunung itu kepadanya: "Beginilah kaukatakan kepada keturunan Yakub dan kauberitakan kepada orang Israel:
    19:6. Kamu akan menjadi bagi-Ku
    kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."

    'kepada orang Israel' = keturunan Abraham.
    Hati-hati, ada bintang yang redup, yaitu bukan bersaksi, malah menjadi sandungan.

    Mari bersaksi tentang Kabar Baik bagi orang yang belum percaya Yesus, dan Kabar Mempelai bagi yang sudah percaya Yesus.
    Kalau menjadi bintang, kita akan berada di tangan kanan Tuhan. Hidup kita diatur dan dijadikan indah oleh Tuhan pada waktunya.

    Tetapi jangan bangga, karena kita belum sampai di Yerusalem baru.

  1. Batu hidup harus menjadi batu permata.
    Maleakhi 3:1-4
    3:1. Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.
    3:2. Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu.
    3:3. Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.
    3:4. Maka persembahan Yehuda dan Yerusalem akan menyenangkan hati TUHAN seperti pada hari-hari dahulu kala dan seperti tahun-tahun yang sudah-sudah.

    'mentahirkan orang Lewi' = mentahirkan imam-imam.

    Batu hidup menjadi batu permata lewat:
    • Sabun tukang penatu = firman pengajaran yang keras, yang diulang-ulang untuk menyucikan pakaian imam-imam dan raja-raja, baik secara jasmani maupun rohani:
      1. Pakaian jasmani:
        1. Penampilan.
          Imamat 21:10
          21:10. Imam yang terbesar di antara saudara-saudaranya, yang sudah diurapi dengan menuangkan minyak urapan di atas kepalanya dan yang ditahbiskan dengan mengenakan kepadanya segala pakaian kudus, janganlah membiarkan rambutnya terurai dan janganlah ia mencabik pakaiannya.

          'janganlah membiarkan rambutnya terurai' = perempuan jangan berambut pendek, dan pria jangan berambut panjang.
          'janganlah ia mencabik pakaiannya' = memperhatikan cara berpakaian. Fungsi pakaian yang benar adalah bersih dan menutupi daging.

        2. Pergaulan.
          Imamat 21:11

          21:11. Janganlah ia dekat kepada semua mayat, bahkan janganlah ia menajiskan diri dengan mayat ayahnya atau ibunya.

          Mayat = perkara-perkara yang membuat mati rohani.
          Kita harus dalam pergaulan yang suci. Kita mengorbankan yang jasmani untuk yang rohani, jangan dibalik.

      2. Pakaian rohani.
        Jangan menjadi pelayan yang malas, tidak setia dan jahat. Kalau dalam nikah tidak setia, pasti jahat.
        Contoh:
        1. Kain jahat.
        2. Korah menuntut hak, sehingga tidak melakukan kewajiban, mulai bersungut, menyalahkan orang lain, memfitnah.
        3. Bileam ada keinginan akan uang, tanpa iman. Semua diukur dengan uang.
        4. Orang Farisi, yaitu munafik, tidak jujur/ tulus.
        5. Yudas Iskariot juga munafik, tidak jujur/ tulus.

        Semua noda ini harus disucikan sampai pakaian imam dan raja menjadi putih berkilau-kilauan, pakaian mempelai, berarti kita sudah dapat kilauan batu permata.

      Kita harus menjaga pakaian sampai mencapai pakaian mempelai.

    • Api tukang pemurni logam = nyala api siksaan, percikan darah, salib.
      1 Petrus 4:12-14
      4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
      4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
      4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

      Kita harus menghadapi sengsara daging karena Yesus.
      Mengapa? Supaya ada Roh kemuliaan untuk:
      1. Memberikan kebahagiaan dalam pelayanan di rumah tangga, gereja, yang ditandai dengan penderitaan bersama Yesus. Sehingga kita tidak kecewa, putus asa, dan meninggalkan Tuhan. Jangan mundur! Kita tetap melayani nikah dan melayani Tuhan sampai garis akhir.

        Ini adalah masa pertunangan rohani. Hati-hati! Kalau mengikuti keinginan daging, akan jatuh seperti Hawa, tetapi kalau menyalibkan daging, akan ada Roh kemuliaan.

      2. Mengubahkan kita menjadi sama mulia dengan Tuhan. Kita benar-benar menjadi batu permata.
        Wahyu 21:11
        21:11. Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal.

        Batu permata itu jernih seperti kristal, artinya tulus, kembali menjadi seperti bayi. Kita menjadi rumah doa, banyak menyembah Tuhan, suka bergumul dengan Tuhan. Itulah Yerusalem baru.

        Contoh: Yakub. Sejak muda ia bergumul, ia meninggalkan rumah bapa ibunya hanya membawa tongkat, gambaran salib.

        Kejadian 32:24
        32:24. Lalu tinggallah Yakub seorang diri. Dan seorang laki-laki bergulat dengan dia sampai fajar menyingsing.

        Fajar menyingsing = kedatangan Yesus kedua kali.
        Yakub tetap bergumul saat ia berangkat sampai pulang, sekalipun sudah banyak hartanya.
        Singkat cerita, Yakub bergumul sampai ia mendapat nama baru yaitu Israel, dari penipu menjadi pahlawan.

        Amsal 16:32
        16:32. Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.

        Pahlawan artinya sabar dalam penderitaan dan sabar menunggu waktu Tuhan, tenang di tengah gelombang.
        Tenang artinya mengoreksi diri, mengaku kalau ditemukan dosa, berdiam diri kalau tidak ada dosa. Jangan membela diri. Kita berdoa, berseru kepada Tuhan.

        Pergumulan kita adalah sabar, tenang, dan taat.
        Mazmur 103:20
        103:20. Pujilah TUHAN, hai malaikat-malaikat-Nya, hai pahlawan-pahlawan perkasa yang melaksanakan firman-Nya dengan mendengarkan suara firman-Nya.

        Taat sama dengan mengulurkan tangan kepada Tuhan.

        Hasilnya adalah:
        1. Kuasa kemenangan:
          • Tadinya Yakub berangkat tidak membawa apa-apa kecuali tongkat, dan saat akan pulang ia mau dibunuh oleh Esau. Tetapi lewat pergumulan, ia mengalami perlindungan dan pemeliharaan Tuhan secara ajaib.

          • Masalah yang mustahil diselesaikan.

          • Ada masa depan yang berhasil dan indah.
            Kejadian 32:10
            32:10. sekali-kali aku tidak layak untuk menerima segala kasih dan kesetiaan yang Engkau tunjukkan kepada hamba-Mu ini, sebab aku membawa hanya tongkatku ini waktu aku menyeberangi sungai Yordan ini, tetapi sekarang telah menjadi dua pasukan.

            Tongkat = salib.
            Untuk menyembah dan hidup benar, memang harus sengsara, tetapi ada keberhasilan dan keindahan.

        2. Keselamatan dan kebahagiaan keluarga.

        3. Kuasa pembaharuan, dari Yakub menjadi Israel.
          Kita mengalami pembaharuan sampai memperolah nama baru, yaitu nama mempelai wanita Sorga. Kita layak untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali, dan masuk kota Yerusalem baru, batu permata. Kita tidak keluar lagi dari situ.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top