Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 19:9
19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."


Perjamuan kawin Anak Domba adalah pertemuan antara Yesus yang datang kembali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, Mempelai Pria Surga, dengan sidang jemaat yang sempurna, mempelai wanita Surga di awan-awan yang permai, masuk Firdaus, masuk Yerusalem baru.

Perkataan ini adalah benar dari Allah artinya kita harus percaya/ yakin bahwa perjamuan kawin Anak Domba pasti terjadi, tidak bisa dihalangi/ digagalkan oleh apa pun. Kita tinggal menunggu waktu Tuhan.

Matius 22:14
22:14 Sebab banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih."

Banyak yang diundang, tapi sedikit yang bisa masuk perjamuan kawin Anak Domba.
Pada zaman Nuh, dari seluruh dunia, hanya 8 orang yang selamat dari air bah.
Pada zaman Israel, dari 603.550 orang laki-laki dewasa, hanya 2 orang yang masuk Kanaan.

Oleh sebab itu, kita harus berusaha sungguh-sungguh untuk bisa terpilih masuk perjamuan kawin Anak Domba. Langkah-langkah untuk terpilih masuk perjamuan kawin Anak Domba:
  1. Kita harus dipilih menjadi imamat rajani, imam dan raja.
    1 Petrus 2:9-10
    2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
    2:10 kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

    Prosesnya adalah:
    • Dipanggil oleh Tuhan. Orang berdosa dipanggil oleh Tuhan untuk dibenarkan. Tandanya adalah percaya Yesus, bertobat, baptisan air dan baptisan Roh Kudus. Kita selamat dan diberkati Tuhan.

    • Dipilih menjadi imam dan raja.
      Keluaran 29:1
      29:1 "Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku: Ambillah seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak bercela,

      Ini sama dengan disucikan dan diperlengkapi dengan jabatan dan karunia sehingga kita bisa beribadah melayani Tuhan sesuai jabatan dan karunia yang Tuhan percayakan.

    Sebenarnya yang layak menjadi imam dan raja adalah bangsa Israel asli dari suku Lewi. Secara keturunan, bangsa kafir tidak boleh dan tidak bisa menjadi imam dan raja. Oleh sebab itu, Tuhan membuka jalur kemurahan/ belas kasih lewat korban Kristus di kayu salib sehingga bangsa kafir bisa menjadi imam dan raja.

    Markus 3:13-14
    3:13 Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan mereka pun datang kepada-Nya.
    3:14 Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil

    Lukas 6:12-13
    6:12 Pada waktu itu pergilah Yesus ke bukit untuk berdoa dan semalam-malaman Ia berdoa kepada Allah.
    6:13 Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul:

    Harga panggilan pilihan kita adalah seharga bukit Golgota/ korban Kristus di kayu salib, kemurahan Tuhan dan kehendak Tuhan.

    Jika panggilan pilihan kita karena kemurahan dan kehendak Tuhan, maka pasti akan meningkat (= naik bukit). Kita mengalami peningkatan kerohanian, ibadah pelayanan. Kita bisa mengatasi segala tantangan/ rintangan oleh doa Yesus Imam Besar, ditambah doa penyahutan seorang gembala di dunia.

    Doa semalam suntuk penting untuk menetapkan jabatan pelayanan, supaya jangan sampai gugur.

    1 Korintus 12:4-6
    12:4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.
    12:5 Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.
    12:6 Dan ada berbagai-bagai perbuatan ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.

    Seorang imam dan raja diperlengkapi dengan 3 hal:
    • [ayat 5] Jabatan pelayanan oleh Anak Allah = Yesus.
      Efesus 4:8-12
      4:8 Itulah sebabnya kata nas: "Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia."
      4:9 Bukankah "Ia telah naik" berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah?
      4:10 Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu.
      4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
      4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

      Untuk memberi jabatan pelayanan kepada kita, Yesus harus turun ke alam maut = mati di kayu salib. Ini supaya jabatan pelayanan dengan dasar korban Kristus menjadi sangat kokoh. Kita tidak pernah kecewa, putus asa, tinggalkan jabatan pelayanan apapun yang dihadapi.

    • [ayat 4] Karunia Roh Kudus oleh Allah Roh Kudus = Kristus.
      Karunia/ charis = kemampuan ajaib dari Roh Kudus, lebih dari kekayaan/ kepandaian/ kedudukan, dll, supaya kita bisa melayani Tuhan sesuai jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan.

      Mengapa kita butuh karunia Roh Kudus?
      • Supaya kita mampu melayani Tuhan sesuai jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan dan berhasil, sebab karunia Roh Kudus yang bekerja. Jika tidak, pasti gagal.
      • Supaya kita tidak menolak pelayanan yang Tuhan percayakan kepada kita.

    • [ayat 6] Perbuatan ajaib/ kasih dari Allah Bapa = Tuhan.
      Motor penggerak pelayanan kita adalah kasih, bukan uang. Kasih itu kekal, maka pelayanan kita kekal.

    Jadi seorang imam dan raja diperlengkapi dengan pribadi Allah Tritunggal.

    Matius 28:19-20
    28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
    28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

    Tanpa penyertaan Tuhan, maka semua sia-sia. Bahkan Surga tanpa Tuhan, semua tidak berarti.

    Kalau Tuhan beserta kita, siapa lawan kita? Dia yang berperang ganti kita untuk menghadapi segala halangan/ rintangan. Jangan menjadi hamba Tuhan yang tidak disertai Tuhan, hanya mengandalkan kekayaan, kepandaian, dll.

    Yohanes 12:26
    12:26 Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.

    Kita disertai Tuhan sampai penyertaan Mempelai, tidak bisa terpisahkan.

    Oleh sebab itu, dalam melayani Tuhan harus suami istri, jangan sendiri-sendiri.
  2. Kita harus menjadi imam dan raja/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang setia dalam ibadah pelayanan.
    Wahyu 17:14
    17:14 Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilihdan yang setia."

    Keluaran 4:22-23
    4:22 Maka engkau harus berkata kepada Firaun: Beginilah firman TUHAN: Israel ialah anak-Ku, anak-Ku yang sulung;
    4:23 sebab itu Aku berfirman kepadamu: Biarkanlah anak-Ku itu pergi, supaya ia beribadah kepada-Ku; tetapi jika engkau menolak membiarkannya pergi, maka Aku akan membunuh anakmu, anakmu yang sulung."

    Setia = menyulungkan/ mengutamakan Tuhan/ ibadah pelayanan lebih dari semua.

    Jika hamba Tuhan/ pelayan Tuhan tidak setia dalam ibadah pelayanan, maka anak sulung akan mati, artinya sesuatu yang dibanggakan/ diharapkan akan hilang.

    Amsal 20:6
    20:6 Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah menemukannya?

    Hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang setia sangat langka/ terbatas di akhir zaman.

    Oleh sebab itu, kita harus berusaha sungguh-sungguh menjadi hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang setia dan baik.

    Matius 25:21
    25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

    Maka kita dipercaya pekerjaan yang lebih besar (meningkat) dan kita merasa kebahagiaan Surga sekalipun masih hidup di dunia yang penuh kutukan.

    Kesetiaan menutupi segala kelemahan.
    Jika setia dalam perkara kecil, akan meningkat sampai Tuhan percayakan perkara besar.

    Kolose 3:1
    3:1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.

    Kita mengalami kuasa kebangkitan untuk membenarkan kita.

    Roma 4:25
    4:25 yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.

    Kita hidup benar (tidak berbuat dosa) dan ibadah pelayanan benar sesuai Alkitab, sehingga kita menjadi hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang setia dan benar.

    Yesaya 11:5
    11:5 Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.

    Ini sama dengan memakai ikat pinggang kebenaran dan kesetiaan, kita mengalami kuasa kebangkitan, sehingga:
    • Kita menang atas antikris dengan kekuatan mamon/ keuangan, menang atas pencobaan/ masalah mustahil, menang atas maut.
      Wahyu 17:14
      17:14 Mereka akan berperang melawan Anak Domba. Tetapi Anak Domba akan mengalahkan mereka, karena Ia adalah Tuan di atas segala tuan dan Raja di atas segala raja. Mereka bersama-sama dengan Dia juga akan menang, yaitu mereka yang terpanggil, yang telah dipilih dan yang setia."

      Kita menang atas Babel/ gereja palsu yang hanya mengutamakan kemakmuran dan hiburan, tanpa penyucian, sehingga percabulan tumbuh subur di dalamnya. Kita tetap dalam kesucian.

    • Kita memberi makan minum Tuhan, mengenyangkan/ menyenangkan/ memuaskan hati Tuhan.
      Lukas 17:8
      17:8 Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.

      Maka kita juga dipuaskan oleh Tuhan. Urusan makan minum sampai masa depan kita adalah urusan Tuhan. Urusan kita adalah menjadi hamba Tuhan yang setia dan benar.

  3. Kita harus memakai pakaian pesta.
    Matius 22:11-12
    22:11 Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.
    22:12 Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.

    Wahyu 19:8
    19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar (kebajikan, TL) dari orang-orang kudus.]

    Pakaian pesta = pakaian putih bersih, berkilau.

    Putih bersih = mengalami penyucian oleh pedang firman terutama terhadap perbuatan dosa sampai puncak dosa, yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan, perkataan dosa/ sia-sia, dusta, gosip, fitnah, hujat.

    Berkilau-kilau = mengalami penyucian hati nurani oleh pedang firman dari segala keinginan najis, kepahitan (iri, benci, dendam), keinginan jahat (keinginan akan uang, membuat kikir dan serakah). Kita disucikan sampai lebih bahagia memberi daripada menerima.

    Markus 12:41-42
    12:41 Pada suatu kali Yesus duduk menghadapi peti persembahan dan memperhatikan bagaimana orang banyak memasukkan uang ke dalam peti itu. Banyak orang kaya memberi jumlah yang besar.
    12:42 Lalu datanglah seorang janda yang miskin dan ia memasukkan dua peser, yaitu satu duit.

    Janda = orang yang terpisah dari suami/ kepala. Secara rohani artinya terpisah dari Yesus/ Kepala sehingga banyak masalah. Namun masih bisa datang ke bait Allah, mendengar firman. Ini keuntungan besar sebab kita mengalami penyucian sampai ke dalam hati, terutama dari keinginan najis, kepahitan hati, keinginan jahat. Sehingga bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan.

    Markus 12:44
    12:44 Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."

    Kita bisa memberi waktu, tenaga, pikiran, keuangan sampai bisa memberi seluruh hidup kepada Tuhan.

    Roma 12:1-2
    12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
    12:2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

    Syaratnya adalah:
    • Tubuh yang hidup = dikuasai Roh Kudus, lewat ketekunan dalam kebaktian umum (pelita emas) sehingga kita bisa hidup benar.
    • Tubuh yang kudus = dikuasai firman, lewat ketekunan dalam kebaktian Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci (meja roti sajian) sehingga kita bisa hidup suci.
    • Tubuh yang berkenan = dikuasai kasih, lewat ketekunan dalam kebaktian doa (mezbah dupa emas).

    Jadi persembahan hidup yang berkenan kepada Tuhan lewat kandang penggembalaan, ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.

    Kita harus menjadi hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara, seperti Yesus taat sampai mati di kayu salib, menjadi korban persembahan berbau harum di hadapan Tuhan.

    Efesus 5:1-2
    5:1 Sebab itu jadilah penurut-penurut Allah, seperti anak-anak yang kekasih
    5:2 dan hiduplah di dalam kasih, sebagaimana Kristus Yesus juga telah mengasihi kamu dan telah menyerahkan diri-Nya untuk kita sebagai persembahan dan korban yang harum bagi Allah.

    Keluaran 29:22-25
    29:22 Dari domba jantan itu haruslah kauambil lemaknya, ekornya yang berlemak, lemak yang menutupi isi perutnya, umbai hatinya, kedua buah pinggangnya, lemak yang melekat padanya, paha kanannya — sebab itulah domba jantan persembahan pentahbisan —
    29:23 kauambillah juga satu keping roti, satu roti bundar yang berminyak dan satu roti tipis dari dalam bakul berisi roti yang tidak beragi, yang ada di hadapan TUHAN.
    29:24 Haruslah kautaruh seluruhnya ke atas telapak tangan Harun dan ke atas telapak tangan anak-anaknya dan haruslah kaupersembahkan semuanya sebagai persembahan unjukan di hadapan TUHAN.
    29:25 Kemudian haruslah kauambil semuanya dari tangan mereka dan kaubakar di atas mezbah, yaitu di atas korban bakaran, sebagai persembahan yang harum di hadapan TUHAN; itulah suatu korban api-apian bagi TUHAN.

    Kita menjadi persembahan timangan/ unjukan, posisi kita seperti bayi dalam gendongan tangan Tuhan.

    Mata Tuhan selalu tertuju pada kita. Tuhan memperhatikan, mempedulikan, bergumul untuk kita.
    Hasilnya adalah:
    • Tuhan sanggup melindungi, memelihara kita secara ajaib di tengah kesulitan dunia.
      Filipi 4:18-19
      4:18 Kini aku telah menerima semua yang perlu dari padamu, malahan lebih dari pada itu. Aku berkelimpahan, karena aku telah menerima kirimanmu dari Epafroditus, suatu persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah.
      4:19 Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.

    • Tangan belas kasih Tuhan sanggup menghapus segala kutukan dosa.
      Kejadian 8:21
      8:21 Ketika TUHAN mencium persembahan yang harum itu, berfirmanlah TUHAN dalam hati-Nya: "Aku takkan mengutuk bumi ini lagi karena manusia, sekalipun yang ditimbulkan hatinya adalah jahat dari sejak kecilnya, dan Aku takkan membinasakan lagi segala yang hidup seperti yang telah Kulakukan.

      Letih lesu, beban berat, susah payah, air mata diganti damai sejahtera, semua enak dan ringan.

      Tangan belas kasih Tuhan sanggup menghapus segala kemustahilan, menyelesaikan semua masalah yang mustahil dalam hidup kita.

    • Tangan Tuhan menggendong, menggerakkan. Kita dipakai dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus sempurna.
      Wahyu 19:8
      19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]

      Sampai kita mendapat pakaian mempelai. Kita disucikan diubahkan sampai sempurna seperti Yesus untuk layak masuk perjamuan kawin Anak Domba, Firdaus, Yerusalem baru.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Maret 2014 (Senin Sore)
    ... dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas permata dan mutiara dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya. Dan pada dahinya tertulis suatu nama suatu rahasia Babel besar ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi. Yang kedua perempuan Babel pelacur besar gereja palsu. Wahyu ...
  • Ibadah Doa Malang, 12 Maret 2024 (Selasa Sore)
    ... yang sempurna. ayat Kota di atas gunung yang besar lagi tinggi. ayat Kota penuh kemuliaan Allah. Petrus - Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus sebagai raja tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya. Kami menyaksikan bagaimana Ia ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 06 Juni 2012 (Rabu Sore)
    ... mentaati penguasa kerajaan angkasa yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka. Kalau manusia dikuasai oleh roh jahat dan roh najis maka manusia akan menjadi MANUSIA DURHAKA. Prakteknya manusia durhaka adalah Durhaka kepada Tuhan. Ibrani - Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita seperti dibiasakan oleh beberapa orang tetapi marilah ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 31 Agustus 2019 (Sabtu Sore)
    ... yaitu biarpun ibadah tetapi tidak puas karena bukan mencari Tuhan sehingga masih mencari kepuasan lain di dunia. Bahaya Mari kita beribadah sampai bertemu Yesus yaitu kita sungguh-sungguh mendengarkan firman. Waspada ada ibadah yang lain yaitu mengerumuni Harun. Keluaran - . Ketika bangsa itu melihat bahwa Musa mengundur-undurkan turun dari gunung itu maka ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 22 Desember 2017 (Jumat Sore)
    ... minyak gaharu kira-kira lima puluh kati beratnya. . Mereka mengambil mayat Yesus mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. . Dekat tempat di mana Yesus disalibkan ada suatu taman dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah ...
  • Ibadah Doa Malang, 10 Maret 2015 (Selasa Sore)
    ... roti malaikat yaitu firman penggembalaan firman pengajaran yang benar yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala untuk disampaikan kepada sidang jemaat dengan setia teratur berkesinambungan dan diulang-ulang sehingga menjadi makanan rohani bagi sidang jemaat. Sidang jemaat akan mengalami pertumbuhan rohani ke arah kedewasaan rohani. Ada macam kegunaan Manna Keluaran - Manna ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Januari 2017 (Senin Sore)
    ... Mengapa Karena tidak ada wahyu dari TUHAN tidak ada pembukaan firman . Tidak kuat kalau kena situasi dunia. Anak-anak TUHAN mungkin pekerjaan dan studinya maju lalu tinggalkan TUHAN apalagi kalau gagal akan jadi malas. Tetapi mari malam ini kita mohon pembukaan firman Allah supaya kita tetap tinggal di dalam Yesus. Praktik tetap ...
  • Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 03 Juni 2014 (Selasa Malam)
    ... Kudus kepada kita. Jika kita mengalami salib sengsara tanpa dosa maka Roh Kudus akan datang. Yohanes Dan kalau Ia datang Ia akan menginsafkan dunia akan dosa kebenaran dan penghakiman Roh Kudus sama dengan Roh Penolong artinya Menolong manusia supaya sadar akan dosa sehingga bisa mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 04 November 2015 (Rabu Sore)
    ... dingin tidak panas. Ini sama dengan keadaan bangsa Israel ketika di kaki gunung Sinai sementara Musa naik ke gunung Sinai untuk menerima loh batu dan Tabernakel saat itu keadaan bangsa Israel juga suam-suam kuku yaitu menyembah lembu emas sama dengan tidak kalah tidak menang 'bukan nyanyian kemenangan bukan bunyi nyanyian ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 Agustus 2015 (Kamis Sore)
    ... sesuatu yang baik. Menyangkal Yesus dengan perkataan dan perbuatan yang jahat dan najis. Membenci sesama sampai kebencian tanpa alasan. Yohanes Jikalau seorang berkata Aku mengasihi Allah dan ia membenci saudaranya maka ia adalah pendusta karena barangsiapa tidak mengasihi saudaranya yang dilihatnya tidak mungkin mengasihi Allah yang tidak dilihatnya. Ini sama dengan ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.