English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 11 Agustus 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 November 2012 (Kamis Sore)
Disertai Penataran II Imam dan Calon Imam.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Januari 2017 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Doa Malang, 28 Februari 2017 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka...

Ibadah Raya Surabaya, 18 April 2010 (Minggu Sore)
Pembicara: Budiman Tampubolon

Matius 25: 1-13
= ada 2 pribadi disini: Mempelai Pria,...

Ibadah Doa Surabaya, 09 Desember 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 36-44
= nubuat ke-7 tentang hukuman Tuhan atas dunia pada saat kedatangan Tuhan...

Ibadah Raya Surabaya, 25 Maret 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 Maret 2012 (Kamis Sore)
Matius 26:57-68 adalah tentang SAKSI dan KESAKSIAN.

Ada 2 macam saksi dan...

Ibadah Natal Persekutuan di Square Ballroom Surabaya, 23 Desember 2016 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 15 Januari 2019 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Raya Malang, 24 Februari 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28 secara keseluruhan menunjuk tentang shekinah...

Ibadah Raya Malang, 28 Desember 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:9-10
2:9 Aku tahu kesusahanmu dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Maret 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua kali.
Kita masih membahas ayat 30...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Juli 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:3-4
6:3 Dan ketika...

Ibadah Raya Surabaya, 25 Juli 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 14-30 25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 September 2010 (Kamis Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 25:14-30 merupakan perumpamaan tentang talenta, harta Surga yang suci yaitu jabatan pelayanan.

Jika kita yang tadinya manusia berdosa, bisa menerima talenta, itu semua merupakan kemurahan dan keadilan Tuhan.
Kita berdoa supaya yang belum menerima talenta bisa menerima talenta/jabatan pelayanan. Yang sudah punya talenta, harus sungguh-sungguh.

Ada 2 sikap terhadap talenta.
Sikap positif diwakili oleh hamba yang memiliki 5 dan 2 talenta, disebut sebagai hamba yang setia dan baik sehingga mendapat upah untuk hidup sekarang sampai upah hidup kekal.
Sikap negatif diwakili oleh hamba yang menerima 1 talenta.

Matius 25:18, 24-26, 30

25:18 Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
25:24 Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.
25:25 Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
25:26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."


Hamba yang menerima 1 talenta menyembunyikan talentanya di dalam tanah sehingga disebut hamba yang jahat dan malas.

Hamba yang malas.
Amsal 18:9
18:9. Orang yang bermalas-malas dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si perusak.

Malas artinya tidak setia, lalai dalam pelayanan, tidak mau melayani. Sama dengan merusak, menyengsarakan tubuh Kristus, bukan membangun tubuh Kristus. Sama dengan melayani tanpa kasih/tanpa belas kasihan.

Hamba yang jahat.

Matius 18:28-30, 32-33
18:28 Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu!

18:29 Maka sujudlah kawannya itu dan memohon kepadanya: Sabarlah dahulu, hutangku itu akan kulunaskan.

18:30 Tetapi ia menolak dan menyerahkan kawannya itu ke dalam penjara sampai dilunaskannya hutangnya.
18:32 Raja itu menyuruh memanggil orang itu dan berkata kepadanya: Hai hamba yang jahat, seluruh hutangmu telah kuhapuskan karena engkau memohonkannya kepadaku.
18:33 Bukankah engkaupun harus mengasihani kawanmu seperti aku telah mengasihani engkau?

Mencekik leher sesama artinya suka menghakimi sesama, menuduh tanpa alasan, menjelekkan sesama, memfitnah (yang salah dikatakan benar, yang benar dikatakan salah). Bahkan menghakimi Tuhan, menuduh Tuhan tidak adil, kejam, dll, sebab mengecilkan pekerjaan Tuhan, mengecilkan berkat Tuhan.


Matius 25:24
25:24 Kini datanglah juga hamba yang menerima satu talenta itu dan berkata: Tuan, aku tahu bahwa tuan adalah manusia yang kejam yang menuai di tempat di mana tuan tidak menabur dan yang memungut dari tempat di mana tuan tidak menanam.


Kalau mencekik leher orang lain, maka akibatnya lehernya juga dicekik, artinya hubungan dengan Tuhan terganggu, penyembahannya terganggu, penyembahan tidak mencapai ukuran. Ibadah pelayanannya juga terganggu.


Kita mempelajari tentang leher.

Ada 3 kemungkinan tentang leher, yaitu:
  1. Leher dipatahkan.

    Keluaran 13:13
    13:13 Tetapi setiap anak keledai yang lahir terdahulu kautebuslah dengan seekor domba; atau, jika engkau tidak menebusnya, engkau harus mematahkan batang lehernya. Tetapi mengenai manusia, setiap anak sulung di antara anak-anakmu lelaki, haruslah kautebus.

    Sama dengan terpisah dari Tuhan, tidak ada hubungan dengan Tuhan, binasa untuk selamanya.

    Penyebab leher patah:

    1. Jika bangsa kafir tidak mengalami penebusan oleh darah Yesus/darah Anak Domba Allah. Sama dengan tidak ada hubungan dengan Yesus yang disalib/korban Kristus.

      Wahyu 1:5-6

      1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya--
      1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, --bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.


      Jika bangsa kafir menerima Yesus yang disalib, maka akan mengalami:

      • Darah Yesus menebus, melepaskan kita dari dosa-dosa sehingga kita bisa hidup benar, kita diselamatkan.
        Hidup dalam dosa sama seperti leher dipatahkan, mati secara rohani. Jangan pertahankan yang tidak benar.
      • Darah Yesus mengangkat kita menjadi imam-imam dan raja-raja, kehidupan yang melayani Tuhan, dipakai oleh Tuhan. 

    2. Jika tidak memiliki tabut perjanjian.
      1 Samuel 4:16-18
      4:16 Kata orang itu kepada Eli: "Aku datang dari medan pertempuran; baru hari ini aku melarikan diri dari medan pertempuran." Kata Eli: "Bagaimana keadaannya, anakku?"

      4:17 Jawab pembawa kabar itu: "Orang Israel melarikan diri dari hadapan orang Filistin; kekalahan yang besar telah diderita oleh rakyat; lagipula kedua anakmu, Hofni dan Pinehas, telah tewas, dan tabut Allah sudah dirampas."

      4:18 Ketika disebutnya tabut Allah itu, jatuhlah Eli telentang dari kursi di sebelah pintu gerbang, batang lehernya patah dan ia mati. Sebab telah tua dan gemuk orangnya. Empat puluh tahun lamanya ia memerintah sebagai hakim atas orang Israel.

      Tabut perjanjian menunjuk hubungan Mempelai Pria (tutup) dan mempelai wanita (peti) dalam kemuliaan.

      Batang leher patah artinya tidak ada hubungan dengan Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga.
      Sama dengan menolak kabar mempelai (Tabut perjanjian juga menunjuk kabar mempelai). Akan tertinggal saat Yesus datang kedua kali.

      Kabar mempelai adalah firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua, yang menyucikan pribadi kita, nikah rumah tangga kita, sampai sempurna seperti Yesus, menjadi mempelai wanita Tuhan.


      Wahyu 19:6-7

      19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

      19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

      Oleh karena itu, Paulus sebagai Rasul bagi bangsa kafir, memberitakan Yesus dalam 2 sudut pandang:
      1. Memberitakan Yesus yang disalibkan supaya bangsa kafir diselamatkan.
        1 Korintus 1:22-24
        1:22 Orang-orang Yahudi menghendaki tanda dan orang-orang Yunani mencari hikmat,

        1:23 tetapi kami memberitakan Kristus yang disalibkan: untuk orang-orang Yahudi suatu batu sandungan dan untuk orang-orang bukan Yahudi suatu kebodohan,

        1:24 tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah. 


      2. Memberitakan Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai, supaya bangsa kafir disempurnakan.
        Kolose 1:27-28
        1:27 Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan!

        1:28 Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus.


        Sama dengan firman pengajaran mempelai, untuk menyempurnakan bangsa kafir sampai menjadi mempelai wanita Tuhan. Tidak terpisahkan lagi dengan Tuhan, leher tidak bisa dipatahkan.


  2. Leher dicekik.
    Matius 18:28
    18:28 Tetapi ketika hamba itu keluar, ia bertemu dengan seorang hamba lain yang berhutang seratus dinar kepadanya. Ia menangkap dan mencekik kawannya itu, katanya: Bayar hutangmu!


    Artinya adalah penyembahan terganggu, penyembahan tidak mencapai ukuran.


    Wahyu 11:1
    11:1. Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.

    Ukuran penyembahan adalah perobekan daging dengan segala hawa nafsu, keinginan/kehendak daging, tabiat daging, sampai daging tidak bersuara. Sama dengan taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara (tirai terobek).


    Wahyu 11:19-12:1
    11:19 Maka terbukalah Bait Suci Allah yang di sorga, dan kelihatanlah tabut perjanjian-Nya di dalam Bait Suci itu dan terjadilah kilat dan deru guruh dan gempa bumi dan hujan es lebat.

    12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

    Jika penyembahan mencapai ukuran maka tirai terobek, kelihatan tabut perjanjian, sama dengan perempuan dengan matahari, bulan, bintang, sama dengan mempelai wanita Tuhan yang sempurna, tidak ada gelap sedikit pun. Jadi penyembahan yang memenuhi ukuran sama dengan penyembahan mempelai.

    Wahyu 11:2

    11:2 Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."

    Leher dicekik sama dengan penyembahan tidak mencapai ukuran, daging masih bersuara sehingga tidak taat dengar-dengaran.
    Akibatnya adalah masuk dalam aniaya antikris.


    Ada 2 kemungkinan saat jaman antikris:

    1. Kemungkinan terbesar yaitu daging tidak tahan menghadapi siksaan antikris sehingga menyangkal Yesus dan menyembah antikris, menerima cap 666. Maka secara daging akan enak, tidak disiksa, tetapi akan binasa saat Yesus datang kedua kali. 
    2. Kemungkinan yang kecil sekali yaitu tahan menghadapi siksaan antikris. Tetap percaya Yesus dan tidak mau menyembah antikris, maka akan disiksa sampai dipancung kepalanya. Ini juga merupakan kemurahan Tuhan supaya bisa memenuhi ukuran penyembahan, yaitu sampai daging tidak bersuara.


  3. Leher mempelai, seperti menara Daud.
    Kidung Agung 4:4
    4:4 Lehermu seperti menara Daud, dibangun untuk menyimpan senjata. Seribu perisai tergantung padanya dan gada para pahlawan semuanya.


    Artinya penyembahan yang memenuhi ukuran sampai taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.


    Jika leher seperti menara Daud, maka ada 2 hal yang kita terima:

    1. Perisai iman.
      Efesus 6:16
      6:16 dalam segala keadaan pergunakanlah perisai iman, sebab dengan perisai itu kamu akan dapat memadamkan semua panah api dari si jahat,

      Untuk melindungi kita dari panah api si jahat dalam bentuk:
      • Api pencobaan di segala bidang (nikah/rumah tangga, ekonomi, kesehatan, studi, dll).
      • Api dosa, sampai puncaknya dosa yaitu dosa makan-minum (merokok, mabuk, judi, narkoba) dan kawin-mengawinkan (dosa seks dengan berbagai ragamnya). 
      • Api pengajaran palsu.

      Tidak taat sama dengan melepaskan perisai, tidak akan mampu menghadapi panah api si jahat.
      Perisai iman memberikan kekuatan untuk bertahan,untuk tetap hidup benar, tetap melayani Tuhan dengan setia. Jangan kecewa/putus asa apa pun yang terjadi.


    2. Leher untuk tempat menyimpan senjata, tidak ada peperangan lagi, sama dengan hati damai sejahtera. Maka ada Allah damai sejahtera, Yesus Imam Besar dengan kuasaNya.

      Hasilnya:

      1. Ada kuasa kemenangan untuk menghancurkan musuh.
        Roma 16:20
        16:20 Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!


        • Menghancurkan dosa-dosa, kita tetap hidup benar dan suci.
        • Menghancurkan pencobaan, segala masalah diselesaikan oleh Tuhan. 
        • Menghancurkan kegagalan-kegagalan, sehingga menjadi berhasil tepat pada waktuNya. 

      2. Ada kuasa pemeliharaan.
        1 Tesalonika 5:23-24
        5:23. Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

        5:24 Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.

        Tuhan mampu memelihara tubuh, jiwa, roh kita ditengah dunia yang sulit/mustahil. 

      3. Ada kuasa penyucian.
        Tuhan menyucikan tubuh, jiwa, roh kita sampai sempurna, tak bercacat cela, sama mulia dengan Tuhan. Menjadi mempelai wanita Tuhan yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan, masuk pesta nikah Anak Domba Allah. Kita bersama Tuhan selama-lamanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Malang)

  • 25 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top