Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 4-5 dalam tabernakel menunjuk tabut perjanjian, sama dengan suasana kerajaan Surga.
Wahyu 4:1
4:1Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.

Ada dua orang yang melihat kerajaan Surga dengan jelas:
  1. Musa.
    Setelah berpuasa 40 hari 40 malam di gunung Sinai, kemudian Musa melihat kerajaan Surga dan Tuhan memerintahkan Musa untuk membuat kerajaan Surga di bumi, yaitu tabernakel.

  2. Rasul Yohanes.
    Dalam pembuangan di pulau Patmos, rasul Yohanes melihat kerajaan Surga seperti yang dilihat oleh Musa.
Baik Musa maupun Yohanes harus mengalami sengsara daging untuk bisa melihat kerajaan Surga secara jelas. Demikian juga jika kita mau mengerti pengajaran tabernakel, kita harus mengalami sengsara daging (salib) sehingga kita bisa mengalami suasana Surga di bumi.

Persamaan kerajaan Surga yang dilihat Rasul Yohanes (Wahyu 4-5) dan Musa (Keluaran 25):
  1. Pintu terbuka di Surga.
    Wahyu 4:1                             
    4:1Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.

    Yang dilihat Musa adalah pintu gerbang tabernakel.

  2. Tahta dengan pelangi (sinar kemuliaan)
    Wahyu 4:2-3                        
    4:2Segera aku dikuasai oleh Roh dan lihatlah, sebuah takhta terdiri di sorga, dan di takhta itu duduk Seorang.
    4:3Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya.

    Yang dilihat Musa adalah tabut perjanjian dengan shekinah glory (sinar kemuliaan)

  3. 24 tahta dan 24 tua-tua (12 rasul hujan awal dan 12 rasul hujan akhir).
    Wahyu 4:4
    4:4Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta, dan di takhta-takhta itu duduk dua puluh empat tua-tua, yang memakai pakaian putih dan mahkota emas di kepala mereka.

    Yang dilihat Musa adalah meja roti sajian dengan 12 roti.

  4. Tujuh obor menyala-nyala.  
    Wahyu 4:5
    4:5Dan dari takhta itu keluar kilat dan bunyi guruh yang menderu, dan tujuh obor menyala-nyala di hadapan takhta itu: itulah ketujuh Roh Allah.

    Yang dilihat oleh Musa adalah pelita emas dengan 7 lampu

  5. Lautan kaca bagaikan kristal.
    Wahyu 4:6
    4:6Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang.

    Yang dilihat Musa adalah bejana pembasuhan (=baptisan air).

    Wahyu 15:1-2

    15:1Dan aku melihat suatu tanda lain di langit, besar dan ajaib: tujuh malaikat dengan tujuh malapetaka terakhir, karena dengan itu berakhirlah murka Allah.
    15:2Dan aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur api, dan di tepi lautan kaca itu berdiri orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya. Pada mereka ada kecapi Allah.

    Di tepi lautan kaca berdiri orang-orang yang mengalahkan antikris

  6. Darah Anak Domba
    Wahyu 5:9
    5:9Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.

    Yang dilihat Musa adalah mezbah korban bakaran.

  7. Empat makhluk
    Wahyu 4:6
    4:6Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang.

    Yang dilihat Musa adalah 4 tiang pintu tirai.

Kita mempelajari yang pertama: sebuah pintu terbuka di Surga.
Wahyu 4:1
4:1Kemudian dari pada itu aku melihat: Sesungguhnya, sebuah pintu terbuka di sorga dan suara yang dahulu yang telah kudengar, berkata kepadaku seperti bunyi sangkakala, katanya: Naiklah ke mari dan Aku akan menunjukkan kepadamu apa yang harus terjadi sesudah ini.

Ada 3 macam pengertian pintu Surga atau pintu tabernakel terbuka:
  1. Pintu gerbang terbuka, masuk pintu gerbang (halaman).
    Keluaran 27:16
    27:16tetapi untuk pintu gerbang pelataran itu tirai dua puluh hasta dari kain ungu tua dan kain ungu muda, kain kirmizi dan dari lenan halus yang dipintal benangnya--tenunan yang berwarna-warna--dengan empat tiangnya dan empat alas tiang itu.

    Pintu gerbang terdiri dari 4 tiang yang digantungi tirai dengan 4 warna.
    Pintu gerbang terbuka artinya:
    1. Ditinjau dari 4 tiang.
      Roma 10:17
      10:17Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

      4 tiang sama dengan 4 Injil yaitu Matius, Markus, Lukas, Yohanes.
      Jadi pintu gerbang Surga terbuka, kita masuk pintu gerbang Surga, artinya kita bisa mendengar firman Allah dalam urapan Roh Kudus, sehingga kita bisa mengerti firman, percaya/ yakin pada firman, sehingga firman menjadi iman di dalam hati.

      Yeremia 15:16

      15:16Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam.

      Kita bisa bergemar/ menikmati firman.

    2. Ditinjau dari tirainya.
      Ada 4 warna tirai yaitu:
      • Warna putih (lenan) = Yesus sebagai Anak Allah.
      • Warna merah (kirmizi) = Yesus sebagai manusia.
      • Warna ungu = Yesus sebagai Raja. 
      • Warna biru = Yesus sebagai hamba.
      Empat warna ini jika ditarik garis, menunjuk salib.
      Jadi masuk pintu gerbang artinya kita harus mengalami sengsara daging bersama Yesus.

      Filipi 1:29

      1:29Sebab kepada kamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia,

    Jadi kita harus percaya Yesus dan menerima salib, rela sengsara bersama Yesus. Praktiknya:
    1. Mezbah korban bakaran (= bertobat).
      Yaitu mati terhadap dosa sendiri dan dosa orang lain (melupakan dosa orang lain, jangan mendukung dosa orang lain).

    2. Kolam pembasuhan (= baptisan air).
      Roma 6:4
      6:4Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

      Baptisan air yang benar yaitu orang yang sudah mati terhadap dosa, harus dikuburkan di dalam air bersama Yesus, untuk bangkit bersama Yesus dan menerima hidup baru, hidup Surgawi, hidup dalam kebenaran.

      Amsal 12:3

      12:3Orang tidak akan tetap tegak karena kefasikan, tetapi akar orang benar tidak akan goncang.

      Hasilnya adalah tidak akan jatuh, tidak akan goyah.

      Amsal 12:12

      12:12Orang fasik mengingini jala orang jahat, tetapi akar orang benar mendatangkan hasil (makin lama makin banyak buahnya, TL).

      Tetapi berbuah lebat, menghasilkan buah terang.

      Efesus 5:8-9

      5:8Memang dahulu kamu adalah kegelapan, tetapi sekarang kamu adalah terang di dalam Tuhan. Sebab itu hiduplah sebagai anak-anak terang,
      5:9karena terang hanya berbuahkan kebaikan dan keadilan dan kebenaran,

      Buah terang yaitu buah kebenaran, keadilan (tidak memihak, hanya memihak Tuhan) dan kebaikan (tidak merugikan sesama, sampai membalas kejahatan dengan kebaikan).

      Yesaya 32:17

      32:17Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

      Kita mengalami damai sejahtera di tengah badai lautan dunia sehingga semua enak dan ringan.

  2. Pintu kemah terbuka, masuk pintu kemah, sama dengan kepenuhan Roh Kudus.
    Artinya:
    1. kita mengalami urapan/ kepenuhan Roh Kudus sehingga daging tidak berkuasa lagi, ada penguasaan diri.
    2. Tidak liar, tidak bebas mengikuti keinginan dan hawa nafsu daging.
    Sehingga:

    1. Dalam urapan Roh Kudus, kita bisa tegas berpegang teguh pada firman pengajaran yang benar.
      1 Timotius 4:1-2
      4:1Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan
      4:2oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka.

      Dan tegas menolak ajaran lain. Ajaran sesat mempunyai cap/ stempel sehingga tidak bisa lepas dari ajaran palsu, dan justru membuang yang benar.

    2. Kita bisa masuk ruangan suci/ kandang penggembalaan.
      Kisah Rasul 2:41-42
      2:41Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
      2:42Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

      Ada 3 macam alat dalam ruangan suci, menunjuk ketekunan dalam 3 macam ibadah:
      • Pelita emas, ketekunan dalam ibadah raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam karunia-karunia. Dulu jaman rasul hujan awal menunjuk ketekunan dalam persekutuan.
      • Meja roti sajian, ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci, persekutuan dengan Anak Allah dalam firman dan korban Kristus. Dulu menunjuk ketekunan dalam pengajaran rasul-rasul dan pemecahan roti.
      • Mezbah dupa emas, ketekunan dalam ibadah doa penyembahan, persekutuan dengan Allah Bapa di dalam kasih. Dulu menunjuk ketekunan dalam doa.

    Kita tergembala dengan benar dan baik, tidak beredar-edar.
    Jadi pintu kemah terbuka, kita masuk pintu kemah (pintu sempit), praktiknya adalah tergembala dengan benar dan baik pada firman pengajaran yang benar, sehingga tubuh jiwa roh kita melekat pada Allah Tri Tunggal, seperti carang melekat pada pokok anggur yang benar.

    Hasilnya:
    1. Di balik pintu sempit ada hidup berkelimpahan.
      Yohanes 10:9-10
      10:9Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
      10:10Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

      Artinya kita dipelihara oleh Tuhan sampai mengucap syukur, sampai hidup kekal.

    2. Kita mengalami penyucian secara intensif.
      Yohanes 15:1-3
      15:1"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
      15:2Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
      15:3Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

      Penyucian oleh firman yang merupakan perkataan Yesus sendiri, firman yang dibukakan rahasianya, yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab, sama dengan firman pengajaran yang benar.

      Kita disucikan dari iri hati, termasuk benci, dendam, dll.
      Matius 20:15-16

      20:15Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?
      20:16Demikianlah orang yang terakhir akan menjadi yang terdahulu dan yang terdahulu akan menjadi yang terakhir."

      Juga disucikan dari bersungut-sungut kepada sesama, menghujat Tuhan (menyalahkan pengajaran yang benar, mendukung pengajaran yang salah), karena tidak puas di kebun anggur.

      Matius 20:9-12

      20:9Maka datanglah mereka yang mulai bekerja kira-kira pukul lima dan mereka menerima masing-masing satu dinar.
      20:10Kemudian datanglah mereka yang masuk terdahulu, sangkanya akan mendapat lebih banyak, tetapi merekapun menerima masing-masing satu dinar juga.
      20:11Ketika mereka menerimanya, mereka bersungut-sungut kepada tuan itu,
      20:12katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari.

      Mazmur 80:9, 14

      80:9Telah Kauambil pohon anggur dari Mesir, telah Kauhalau bangsa-bangsa, lalu Kautanam pohon itu.
      80:14Babi hutan menggerogotinya dan binatang-binatang di padang memakannya.

      Disucikan dari babi hutan, menunjuk dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) dan kawin-mengawinkan (dosa percabulan dengan berbagai ragamnya, nikah yang salah, perselingkuhan). Hidupnya rusak, nikah dan buah nikahnya rusak, sampai binasa.

      Jika disucikan, maka akan berbuah tetap, menghasilkan buah-buah Roh.
      Galatia 5:22-23
      5:22Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
      5:23kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

      Kasih, sukacita, damai sejahtera = gambar Allah Bapa.
      Kesabaran, kemurahan, kebaikan = gambar Anak Allah.
      Kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri = gambar Allah Roh Kudus.
      Makin disucikan, hidup kita lebih manis.

  3. Pintu tirai terbuka, masuk pintu tirai, tabut perjanjian kelihatan.
    Artinya mengalami sengsara/ perobekan daging/ percikan darah sampai daging tidak bersuara lagi. Seperti Yesus taat sampai mati di kayu salib.

    Filipi 2:8

    2:8Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

    Kita harus taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara. Contohnya adalah Nuh sekeluarga taat saat disuruh membuat bahtera oleh Tuhan.
    Taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara sama dengan mengulurkan tangan kepada Tuhan. Maka Tuhan mengulurkan tangan untuk menutup pintu bahtera sehingga air bah tidak bisa masuk.

    Kejadian 7:16

    7:16Dan yang masuk itu adalah jantan dan betina dari segala yang hidup, seperti yang diperintahkan Allah kepada Nuh; lalu TUHAN menutup pintu bahtera itu di belakang Nuh.

    Wahyu 3:7-8

    3:7"Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.
    3:8Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

    Akhir jaman kembali seperti jaman Nuh. Kita harus taat dan setia sampai daging tidak bersuara, sama dengan mengulurkan tangan kepada Tuhan. Maka Tuhan mengulurkan tangan kepada kita. Hidup kita tidak tergantung dari dunia, tetapi bergantung pada tangan anugerah Tuhan. Hasilnya:
    1. Tangan Tuhan menutup bahtera sehingga air bah tidak bisa masuk.
      Air bah menunjuk masalah/ pencobaan sampai yang mustahil, dosa-dosa sampai puncaknya dosa, kehancuran nikah dan buah nikah, ajaran palsu, hukuman Tuhan.
      Kita dilindungi dan ditolong oleh Tuhan, mujizat akan terjadi.

    2. Tangan Tuhan membuka pintu/ jalan baru bagi kita.
      Ibrani 10:19-21
      10:19Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus,
      10:20karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,
      10:21dan kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Allah.

      Tuhan memberi masa depan yang berhasil dan indah.
      Kita mengalami pembaharuan sampai sempurna, tidak salah dalam perkataan.

      Yakobus 3:2

      3:2Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

      Mulut hanya menyembah Tuhan dengan suara "Haleluya", sama dengan buah mempelai, buah yang kekal.



Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Malang, 02 Mei 2021 (Minggu Pagi)
    ... sebagai singa Yehuda yang mengaum-aum artinya menyampaikan firman pengajaran benar yang diulang-ulang firman penggembalaan. Untuk apa Untuk mengalahkan suara auman singa iblis yang beredar-edar sehingga kita tidak bimbang melainkan bisa tergembala dengan benar dan baik. Kita tidak gugur dari iman melainkan tetap pegang teguh firman pengajaran benar. Kita tetap percaya ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 26 Agustus 2015 (Rabu Sore)
    ... selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain. Jika kita tidak menjadi garam maka kita akan tersesat bahkan menjadi penyesat. Sebaliknya jika kita menjadi garam maka kita tidak akan tersesat. Malam ini kita akan belajar tentang garam. Bagaimana supaya kita bisa menjadi garam Ayat 'selalu hidup berdamai ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 12 Februari 2020 (Rabu Sore)
    ... Kanaan tanah perjanjian. Jadi doa penyembahan mampu menghapus segala kemustahilan. Biar ini menggairahkan kita untuk berdoa dan menyembah Tuhan--tahun ini adalah tahun penyembahan. Sungguh-sungguh Tuhan akan menghapus segala kemustahilan. Semoga lewat doa penyembahan malam ini kita juga mengalami kuasa untuk menghapus segala kemustahilan di manapun kita berada dan apapun keadaan kita. Syarat agar ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 17 Maret 2011 (Kamis Sore)
    ... waktu senja. Anak domba Paskah diambil dan dikurung tanggal sepuluh. Anak domba Paskah disembelih tanggal tanggal empat belas. Jadi anak domba Paskah dikurung selama hari sebagai persiapan. Petrus . Akan tetapi saudara-saudaraku yang kekasih yang satu ini tidak boleh kamu lupakan yaitu bahwa di hadapan Tuhan satu hari sama seperti seribu tahun ...
  • Ibadah Raya Malang, 03 November 2013 (Minggu Pagi)
    ... Domba. Tuhan mengundang kita dengan Kabar Mempelai. Matius Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru Mempelai datang Songsonglah dia Ada macam pemberitaan firman Kabar Baik firman penginjilan untuk menyelamatkan kehidupan yang berdosa lewat percaya Yesus bertobat baptisan air dan Roh Kudus. nbsp Kabar Mempelai firman pengajaran yang benar firman yang lebih ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 26 Januari 2014 (Minggu Sore)
    ... barangsiapa yang haus hendaklah ia datang dan barangsiapa yang mau hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma Roh Mempelai Pria Surga Yesus sebagai kepala. pengantin perempuan mempelai wanita tubuh. Marilah mengundang. Tugas terakhir dari gereja Tuhan kaki dian emas yang bercahaya yang merupakan kepercayaan Tuhan yaitu mengundang hamba Tuhan umat-umat ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 03 April 2013 (Rabu Sore)
    ... dalam cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus firman pengajaran untuk membawa orang-orang yang sudah selamat masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna mempelai wanita Tuhan . Kegerakan Roh Kudus hujan awal dan kegerakan Roh Kudus akhir digambarkan dalam cerita DUA KALI YESUS MENJAMAH ORANG BUTA. Markus - . Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 02 September 2012 (Minggu Sore)
    ... kepala dan orang-orang Farisi tidak eprcaya pada kebangkitan Yesus menolak kebangkitan Yesus dan menghalang-halangi kebangkitan Yesus dengan memeterai kubur Yesus dan menjaga kubur Yesus dengan penjaga-penjaga. Secara manusia tidak mungkin terjadi kebangkitan Yesus. Jadi percikan darah adalah penyucian terakhir terutama terhadap SESUATU YANG TIDAK BISA DIJANGKAU OLEH AKAL PIKIRAN MANUSIA sesuatu yang ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 26 Agustus 2012 (Minggu Sore)
    ... Dia lalu mengatakan kepada rakyat Ia telah bangkit dari antara orang mati sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama. . Kata Pilatus kepada mereka Ini penjaga-penjaga bagimu pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya. . Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka memeterai kubur ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 05 Februari 2012 (Minggu Sore)
    ... supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi-nabi bahwa Ia akan disebut Orang Nazaret. Lukas - . Lalu Ia pulang bersama-sama mereka ke Nazaret dan Ia tetap hidup dalam asuhan mereka. Dan ibu-Nya menyimpan semua perkara itu di dalam hatinya. . Dan Yesus makin bertambah besar dan bertambah hikmat-Nya dan besar-Nya dan ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.