English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Malang, 23 Mei 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:9-13 adalah nubuat ketiga, yaitu tentang ANIAYA TERHADAP...

Ibadah Doa Malang, 29 Desember 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Mazmur 107:1
107:1 Bersyukurlah kepada TUHAN,...

Ibadah Raya Surabaya, 19 Februari 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Juni 2009 (Senin Sore)
Efesus 4: 15
Malam ini kita akan melihat ada 3 langkah untuk bertumbuh ke arah Yesus...

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 08 September 2011 (Kamis Malam)
KORBAN TAHBISAN.

Keluaran 29:29-30
29:29 Pakaian kudus kepunyaan Harun...

Ibadah Paskah Surabaya, 04 April 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 1
= penampilan Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga yang akan datang kedua...

Ibadah Raya Surabaya, 19 April 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 11 Mei 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 22 Maret 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 November 2018 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Desember 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 10 Januari 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:8-9
8:8 Lalu malaikat yang kedua...

Ibadah Raya Surabaya, 22 September 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 05 Juli 2015 (Selasa Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 12:49
12:49 Satu hukum saja akan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 21 Februari 2011 (Senin Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang

Roma 10:
10:21. Tetapi tentang Israel ia berkata: "Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 April 2013 (Senin Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 28= menunjuk pada Shekina Glory (sinar kemuliaan atau kuasa kebangkitan Tuhan).

Matius 28: 16-20= perintah untuk memberitakan injil= penyebaran terang atau shekina glory. Dunia ini sudah gelap dan membutuhkan terang kemuliaan.
Artinya: kita dipakai oleh Tuhan/dipercaya oleh Tuhan dalam kegerakan besar yang besar sesuai dengan amanat agung Tuhan.

Matius 28: 19-20
28:19. Karena itu
pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
28:20. dan
ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

2 macam kegerakan besar yang sesuai dengan amanat agung Tuhan:

  1. ay. 18-19= 'pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku'= kegerakan Roh Kudus hujan awal (Firman penginjilan/kabar baik)= membawa orang-orang berdosa diselamatkan oleh Tuhan lewat baptisan air.

    Sebenarnya, sasaran utama Tuhan adalah bangsa Israel. Tetapi karena sebagian besar Israel menolak Yesus, maka terbuka kesempatan bagi bangsa kafir, sehingga seluruh Israel rohani (bangsa kafir dan bangsa Israel) diselamatkan oleh Tuhan.


  2. ay. 20= 'ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu'= kegerakan Roh Kudus hujan akhir (Firman pengajaran/kabar mempelai)= membawa orang-orang yang sudah selamat untuk disucikan dan diubahkan sampai sempurna seperti Yesus (menjadi mempelai wanita Tuhan yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai).

Pertemuan Mempelai Pria Surga dan mempelai wanita digambarkan dengan tabut perjanjian.

Tabut perjanjian terdiri dari 2 bagian:

  1. tutup pendamaian.
    Keluaran 25: 17-18
    25:17. Juga engkau harus membuat tutup pendamaian dari emas murni, dua setengah hasta panjangnya dan satu setengah hasta lebarnya.
    25:18. Dan haruslah kaubuat
    dua kerub dari emas, kaubuatlah itu dari emas tempaan, pada kedua ujung tutup pendamaian itu.

    Tutup pendamaian terbuat dari emas murni dan terdiri dari:


    • kerub I= Allah Bapa= Tuhan,
    • tutup pendamaian= Anak Allah= Yesus,
    • kerub II= Allah Roh Kudus= Kristus.


    Jadi, Mempelai Pria Surga adalah Tuhan Yesus Kristus.


  2. tabut/petinya.
    Keluaran 25: 10-11
    25:10. "Haruslah mereka membuat tabut dari kayu penaga, dua setengah hasta panjangnya, satu setengah hasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya.
    25:11. Haruslah engkau
    menyalutnya dengan emas murni; dari dalam dan dari luar engkau harus menyalutnya dan di atasnya harus kaubuat bingkai emas sekelilingnya.

    Tabut terbuat dari kayu penaga yang disalut dengan emas murni luar dan dalam.

    'kayu penaga'= manusia daging yang berdosa.
    Kalau disalut dengan emas, maka tidak terlihat lagi kayunya. Inilah gereja Tuhan yang sempurna sebagai mempelai wanita Surga.

Jadi, kegerakan Roh Kudus hujan akhir adalah kegerakan untuk MENYALUT kayu penaga dengan emas murni luar dan dalam supaya menjadi tabut perjanjian.

Yohanes 14: (tentang tabut perjanjian)
= 3 murid yang mewakili gereja Tuhan (mempelai wanita Tuhan) dalam keadaan daging yang harus disalut dengan emas murni, yaitu:

  1. ay. 4-6= Tomas (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 07 April 2013)= menunjuk pada perjalanan hidup (melihat dulu baru percaya) yang harus disalut menjadi perjalanan IMAN (percaya dulu baru meliihat).


  2. ay. 8-10= Filipus= pandangan mata harus disalut menjadi pandangan rohani (PENGHARAPAN).
  3. ay. 22= Yudas (bukan Yudas Iskariot)= hati yang keras disalut untuk memiliki KASIH Allah.

Malam ini, kita pelajari mengenai FILIPUS.
Yohanes 14: 8-10
14:8. Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami."
14:9. Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa
telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
14:10. Tidak percayakah engkau, bahwa Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.

PANDANGAN Filipus harus disalut dengan emas murni menjadi pandangan rohani (PENGHARAPAN).

Matius 6: 22-23
6:22. Mata adalah pelita tubuh. Jika matamu baik, teranglah seluruh tubuhmu;
6:23. jika matamu
jahat, gelaplah seluruh tubuhmu. Jadi jika terang yang ada padamu gelap, betapa gelapnya kegelapan itu.

= mata ini menentukan nasib kita.
Mata yang gelap/jahat akan menuju ke neraka (kegelapan yang paling gelap).
Mata yang baik, akan menuju ke Surga dan bisa melihat Yesus yang akan datang kembali, sehinga kita diubahkan jadi sama mulia dengan Dia dan masuk dalam kerajaan Surga yang kekal.

1 Yohenes 3: 2
3:2. Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.

Sudah selamat, kita masih harus hati-hati dengan pandangan kita.
Dulu, Israel sudah selamat dari Mesir, tetapi tewas di padang gurun dan tidak masuk Kanaan.
Artinya: kita sudah selamat, tetapi nasib kita masih belum tentu.
Sebab itu, kita butuh kegerakan Roh Kudus hujan akhir.

4 kali Filipus melihat Yesus:

  1. Yohanes 1: 43-46
    1:43. Pada keesokan harinya Yesus memutuskan untuk berangkat ke Galilea. Ia bertemu dengan Filipus, dan berkata kepadanya: "Ikutlah Aku!"
    1:44. Filipus itu berasal dari Betsaida, kota Andreas dan Petrus.
    1:45. Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu
    Yesus, anak Yusuf dari Nazaret."
    1:46. Kata Natanael kepadanya: "Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?"

    Yang pertama: Filipus melihat Yesus sebagai anak Yusuf, orang Nazaret.

    Matius 1: 20-21
    1:20. Tetapi ketika ia mempertimbangkan maksud itu, malaikat Tuhan nampak kepadanya dalam mimpi dan berkata: "Yusuf, anak Daud, janganlah engkau takut mengambil Maria sebagai isterimu, sebab anak yang di dalam kandungannya adalah dari Roh Kudus.
    1:21. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan
    menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."

    Pandangan Filipus adalah pandangan jasmani (hanya melhiat Yesus sebagai anak Yusuf) dan harus disalut dengan pandangan rohani, yaitu Yesus sebagai juruselamat, sehingga Filipus mau mengikut Yesus.

    Jadi, pandangan rohani kita adalah melihat Yesus sebagai JURUSELAMAT dan kita akan diselamatkan.

    Tandanya:


    • percaya Yesus,
    • bertobat, berhenti berbuat dosa,
    • lahir baru dari air dan Roh, sehingga kita memiliki hidup baru, yaitu hidup dalam kebenaran dan ketulusan.

      Kalau tidak benar dan tidak tulus, hanya akan menjadi seperti ular.

      Hawa dilayani ular dan langsung kehilangan taman Eden dan telanjang.

      Kalau gembala benar dan tulus, maka sidang jemaat dilayani oleh malaikat.
      Kalau tidak benar dan tidak tulus, maka jemaat dilayani oleh ular.

      Sebaliknya, kalau jemaat tidak benar dan tidah tulus, maka gembala sedang melayani ular-ular.


    Malam ini, biarlah kita memandang Dia sebagai Juruselamat.
    Tetapi sudah selamat, masih harus ditingkatkan.


  2. Yohanes 6: 7
    6:7. Jawab Filipus kepada-Nya: "Roti seharga dua ratus dinar tidak akan cukup untuk mereka ini, sekalipun masing-masing mendapat sepotong kecil saja."

    Yang kedua: Filipus hanya berharap pada uang (pandangan pada uang, kekuatan sendiri, dll), sekalipun Filipus sudah selamat.
    Artinya: Filipus sudah selamat tetapi belum bisa melihat Yesus sebagai GEMBALA AGUNG.

    Kalau pandangan kita hanya pandangan jasmani (memandang uang, kekuatan sendiri, dll), kita justru kehilangan upah yang rohani.

    Banyak orang selamat tetapi belum tergembala.
    '5000 orang duduk di atas rumput'= soal penggembalaan.

    Kalau tidak tergembala, tidak akan bisa dipakai dalam kegerakan besar (kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna).

    '5000'= kelompok 50 dan 100= ukuran tabernakel (50 x 100 hasta)= tubuh Kristus yang sempurna.

    Jadi, pandangan orang yang sudah selamat, harus disalut emas lagi supaya bisa memandang Yesus sebagai Gembala Agung= kita masuk dalam penggembalaan.
    Setiap orang yang sudah selamat, HARUS digembalakan, supaya jangan kembali pada dosa dan disesatkan.

    Setiap orang yang mau masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, juga HARUS tergembala.

    Penggembalaan adalah tempat penyalutan kayu penaga dengan emas murni sampai menjadi mempelai wanita Tuhan yang sempurna (petinya dari tabut perjanjian).

    '5000 laki-laki'= untuk tergembala, dimulai dari laki-laki (gembala, suami).
    Kalau suami sudah duduk, maka istri dan anak juga akan ikut duduk.
    Kalau gembala tidak tergembala, domba-domba sudah tercerai berai.

    Syarat tergembala: berada di kandang penggembalaan (ruangan suci)= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:


    • pelita emas= ketekunan dalam ibadah raya,
    • meja roti sajian= ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci,
    • mezbah dupa emas= ketekunan dalam ibadah doa.


    Kalau tergembala, kita seperti domba yang duduk di atas rumput (hidup kita terpelihara oleh pemecahan roti= pembukaan Firman).

    Ulangan 8: 2-3
    8:2. Ingatlah kepada seluruh perjalanan yang kaulakukan atas kehendak TUHAN, Allahmu, di padang gurun selama empat puluh tahun ini dengan maksud merendahkan hatimu dan mencobai engkau untuk mengetahui apa yang ada dalam hatimu, yakni, apakah engkau berpegang pada perintah-Nya atau tidak.
    8:3. Jadi Ia merendahkan hatimu, membiarkan engkau lapar dan memberi engkau makan manna, yang tidak kaukenal dan yang juga tidak dikenal oleh nenek moyangmu, untuk membuat engkau mengerti, bahwa manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi
    manusia hidup dari segala yang diucapkan TUHAN.

    Seringkali, Tuhan membawa kita pada suasana padang gurun (suasana kematian) dengan maksud supaya kita mengerti bahwa kita hidup dari Firman Allah yang dipraktikkan.

    Matius 15: 26-28
    15:26. Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
    15:27. Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun
    anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."
    15:28. Maka Yesus menjawab dan berkata kepadanya: "Hai ibu, besar imanmu, maka jadilah kepadamu seperti yang kaukehendaki." Dan seketika itu juga anaknya sembuh.

    Israel adalah dombaNya Tuhan, sedangkan bangsa kafir hanya seharga anjing.

    Anjing= hanya menjilat muntah (perkataan yang tidak baik, dusta, najis, menghakimi orang, dsb).
    Kalau kata-katanya jahat dan najis, hidupnya juga jahat dan najis.

    Perempuan Kanaan ini seperti anjing yang menjilat remah-remah roti (menghargai pembukaan Firman Allah).
    Hasilnya: ia mengalami pemeliharaan hidup (nikah dan buah nikah dipulihkan), kebahagiaan (anaknya bisa tidur) dan penyucian (dari anjing menjadi domba-domba yang digembalakan).

    Kalau kata-kata jahat dan najis, akibatnya: sangat menderita dan nikah buahnya hancur, bahkan hidupnya menuju babel.


  3. Yohanes 12: 20-24
    12:20. Di antara mereka yang berangkat untuk beribadah pada hari raya itu, terdapat beberapa orang Yunani.
    12:21. Orang-orang itu pergi kepada
    Filipus, yang berasal dari Betsaida di Galilea, lalu berkata kepadanya: "Tuan, kami ingin bertemu dengan Yesus."
    12:22. Filipus pergi memberitahukannya kepada Andreas; Andreas dan Filipus
    menyampaikannya pula kepada Yesus.
    12:23. Tetapi Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Telah tiba saatnya Anak Manusia dimuliakan.
    12:24. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi
    jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.

    'Yunani'= bangsa kafir.
    'Tuan, kami ingin bertemu dengan Yesus'= kalau sudah tergembala, kerinduan kita adalah bertemu Yesus (pengajaran benar).

    Yang ketiga: pandangan Filipus disalut dengan emas, sehingga ia bisa melihat Yesus yang mati, bangkit dan naik ke Surga sebagai IMAM BESAR yang duduk di sebelah kanan Allah Bapa dengan percikan darah.

    'jatuh ke tanah dan mati'= Yesus yang mati dan bangkit= Imam Besar dengan percikan darah melayani ibadah bangsa kafir.
    Ibadah bangsa kafir yang ditandai percikan darah PASTI dilayani oleh Imam Besar.

    Ibrani 9: 14
    9:14. betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

    Dulu, Tuhan membela ibadah bangsa Israel lewat menghukum bangsa Mesir.
    Tetapi untuk ibadah bangsa kafir, Tuhan membela lewat mati dikayu salib.

    Kalau tidak ada percikan darah, tidak mungkin ada Imam Besar.

    Hasil ibadah yang dilayani Imam Besar dengan tanda percikan darah:
    kita mengalami pelayanan pendamaian.

    Ibrani 2: 17-18
    2:17. Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.
    2:18. Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat
    menolong mereka yang dicobai.

    Pelayanan pendamaian=


    • ay. 17= segala dosa disucikan oleh percikan darah Yesus Imam Besar. Dosa harus diperdamaikan, sebab dosa merupakan pemisah antara kita dengan Tuhan dan sesama.
      Semua dosa harus diperdamaikan sampai dengan dosa kebenaran sendiri (kebenaran diluar Firman).

      Dalam ibadah, biarlah kita berdoa supaya kita mengalami pelayanan pendamaian sampai dosa yang tidak disadari dan puncaknya dosa.


    • ay. 18= kalau semua dosa sudah diselesaikan, maka Imam Besar dapat menolong kita (tidak ada pemisah lagi antara kita dengan Tuhan).


    • Keluaran 32: 30-33
      32:30. Keesokan harinya berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Kamu ini telah berbuat dosa besar, tetapi sekarang aku akan naik menghadap TUHAN, mungkin aku akan dapat mengadakan pendamaian karena dosamu itu."
      32:31. Lalu kembalilah Musa menghadap TUHAN dan berkata: "Ah, bangsa ini telah berbuat dosa besar, sebab mereka telah membuat allah emas bagi mereka.
      32:32. Tetapi sekarang, kiranya Engkau mengampuni dosa mereka itu--dan jika tidak,
      hapuskanlah kiranya namaku dari dalam kitab yang telah Kautulis."
      32:33. Tetapi TUHAN berfirman kepada Musa: "Siapa yang berdosa kepada-Ku, nama orang itulah yang akan Kuhapuskan dari dalam kitab-Ku.

      = Imam Besar menuliskan nama kita dalam kitab kehidupan.
      Hati-hati! Jangan pertahankan dosa.


  4. Yohanes 14: 8-10
    14:8. Kata Filipus kepada-Nya: "Tuhan, tunjukkanlah Bapa itu kepada kami, itu sudah cukup bagi kami.
    14:9. Kata Yesus kepadanya: "Telah sekian lama Aku bersama-sama kamu, Filipus, namun engkau tidak mengenal Aku? Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa; bagaimana engkau berkata: Tunjukkanlah Bapa itu kepada kami.
    14:10. Tidak percayakah engkau, bahwa
    Aku di dalam Bapa dan Bapa di dalam Aku? Apa yang Aku katakan kepadamu, tidak Aku katakan dari diri-Ku sendiri, tetapi Bapa, yang diam di dalam Aku, Dialah yang melakukan pekerjaan-Nya.

    Yang keempat: pandangan Filipus disalut dengan emas, sehingga bisa melihat Bapa, Anak dan Roh Kudus didalam pribadi Tuhan Yesus Kristus sebagai MEMPELAI PRIA SURGA.
    Inilah puncak pandangan rohani kita.

    Praktik melihat Yesus sebagai Mempelai Pria Surga: kita mengalami hubungan dengan Mempelai Pria Surga= hubungan penyembahan yang benar.

    Amsal 3: 3
    3:3. Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu,

    'leher'= penyembahan.
    Saat kita bisa menyembah Tuhan, kita bisa merasakan kasih setia Tuhan.

    Hasilnya:


    • Yesaya 54, 5, 8, 10
      54:5. Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.
      54:8. Dalam murka yang meluap Aku telah menyembunyikan wajah-Ku terhadap engkau sesaat lamanya, tetapi dalam
      kasih setia abadi Aku telah mengasihani engkau, firman TUHAN, Penebusmu.
      54:10. Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi
      kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.

      = kita mendapatkan kasih setia Tuhan yang abadi.
      Artinya: kasih setia yang tidak berubah dan tidak beranjak, sekalipun segala sesuatu didunia ini mengarah pada kehancuran.

      Kasih setia yang abadi berguna untuk:


      1. menebus dosa-dosa sampai puncaknya dosa (jangan berbuat dosa lagi),
      2. mmeberikan kekuatan dan keteguhan hati ditengah kegoncangan dunia secara jasmani dan rohani (dosa-dosa dan ajaran-ajaran palsu).


    • Mazmur 17: 7-8
      17:7. Tunjukkanlah kasih setia-Mu yang ajaib, ya Engkau, yang menyelamatkan orang-orang yang berlindung pada tangan kanan-Mu terhadap pemberontak.
      17:8.
      Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu

      = kita meerima kasih setia Tuhan yang ajaib untuk:


      1. memelihara dan melindungi hidup kita secara ajaib ditengah dunia yang dalam kesulitan (kita dipelihara bagaikan biji mataNya sendiri) sampai jaman antikris (kita dinaungi dengan 2 sayap burung nazar yang besar).

        Sebagai biji mata Tuhan, rohani kita tidak akan pernah kering (selalu ada hubungan dengan Tuhan).


      2. melakukan keajaiban-keajaiban.

        Secara jasmani: dari musathil menjadi tidak mustahil, dari tidak ada menjadi ada, dari gagal menjadi berhasil.

        Secara rohani: menyalut kita dengan emas sampai sama mulia dengan Yesus. Kita menjadi mempelai wanita yang siap menyambut Dia di awan-awan yang permai.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top