English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 02 Juli 2014 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah...

Ibadah Raya Malang, 15 November 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:36-44 menunjuk pada nubuat ketujuh, yaitu tentang HUKUMAN ATAS DUNIA PADA SAAT...

Ibadah Doa Malang, 23 Agustus 2016 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:5
4:5...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Mei 2013 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Matius 28 :16-20 tentang “perintah untuk memberitakan Injil” = PENYEBARAN SHEKINAH GLORY/PENYEBARAN TERANG.

Penyebaran terang adalah kita dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan...

Ibadah Raya Surabaya, 27 November 2011 (Minggu Sore)
Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.
Kita harus menjadi saksi Tuhan. Kalau tidak, kita akan menyangkal Tuhan, bahkan menghujat Tuhan.

Kita sudah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 November 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:9-11
6:9 Dan...

Ibadah Pembukaan Lempin-El Angkatan Khusus, 23 September 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:14-30 adalah perumpamaan tentang talenta.

Matius 25:14
25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga...

Ibadah Raya Malang, 20 Desember 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:36-44 adalah nubuat tentang hukuman atas dunia saat kedatangan Tuhan...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Juni 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Paskah Kaum Muda Malang, 22 April 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:24-26
11:24 "Apabila roh jahat keluar...

Ibadah Doa Surabaya, 07 September 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 10 September 2009 (Kamis Malam)
Markus 14: 32-36
ada 3 tingkatan doa:kelompok 8 murid, dimana Yudas sudah keluar. Dalam Tabernakel ini...

Ibadah Doa Surabaya, 10 Juni 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 26 Maret 2013 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 12 dalam susunan Tabernakel terkena...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 Mei 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:1
4:1 Kemudian dari pada itu aku...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Januari 2012 (Senin Sore)

Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.

Kita sudah mempelajari 2 macam saksi dan kesaksian (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2011):
  1. ay. 59-62= saksi palsu/saksi dusta (mulai diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 November 2011).
  2. ay. 63-66= saksi yang benar (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 04 Desember 2011). Saksi yang benar, diwakili oleh Yesus sendiri.
 Yesus tetap bersaksi tentang kebenaran sekalipun menghadapi sengsara daging (ditangkap, disiksa sampai disalibkan).
Demikian juga gereja Tuhan akhir jaman akan mengalami sengsara daging bersama Yesus dalam bentuk kesulitan, siksaan, dsb. Ini merupakan masa pra aniaya antikris sampai masa aniaya antikris.

Untuk menghadapi suasana Getsemani, kita harus BERJAGA-JAGA DAN BERDOA SERTA MASUK SUASANA KEBANGUNAN ROHANI/PENGGEMBALAAN (sudah diterangkan pada ibadah-ibadah sebelumnya).

Jadi, kita harus berjaga dan berdoa serta tergembala dengan baik, supaya kita bisa tahan menghadapi Getsemani, bahkan bisa menjadi saksi yang benar, sehingga kita mengalami kemuliaan Tuhan (sesuai dengan tema pada tutup buka tahun, bahwa tahun 2012 merupakan tahun kesaksian dan tahun kemuliaan).

Matius 26: 67-68
26:67. Lalu mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya; orang-orang lain memukul Dia,
26:68. dan berkata: "Cobalah katakan kepada kami, hai Mesias, siapakah yang memukul Engkau?"


Jika tidak menjadi saksi yang benar, PASTI menjadi saksi palsu PLUS menghina Yesus bahkan menyalibkan Yesus untuk kedua kalinya ('mereka meludahi muka-Nya dan meninju-Nya')= sudah dijelaskan pada Ibadah Raya Surabaya, 08 Januari 2012.

Gereja Tuhan menghina Tuhan dan menyalibkan Yesus untuk kedua kali karena menolak 2 hal:
  1. Matius 26: 59-61
    26:59. Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian palsu terhadap Yesus, supaya Ia dapat dihukum mati,
    26:60. tetapi mereka tidak memperolehnya, walaupun tampil banyak saksi dusta. Tetapi akhirnya tampillah dua orang,
    26:61. yang mengatakan: "Orang ini berkata: Aku dapat merubuhkan Bait Allah dan membangunnya kembali dalam tiga hari."


    Yohanes 2: 19-21
    2:19. Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."
    2:20. Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
    2:21. Tetapi
    yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah tubuh-Nya sendiri.

    Hal pertama yang ditolak: pembangunan bait Allah rohani= pembangunan Tabernakel rohani= pembangunan tubuh Kristus.
    Bagi kita sekarang, artinya: menolak pengajaran Tabernakel.

  2. Matius 26: 64
    26:64. Jawab Yesus: "Engkau telah mengatakannya. Akan tetapi, Aku berkata kepadamu, mulai sekarang kamu akan melihat Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa dan datang di atas awan-awan di langit."

    'Anak Manusia duduk di sebelah kanan Yang Mahakuasa'= Yesus sebagai Imam Besar.
    'datang di atas awan-awan di langit'= Yesus sebagai Mempelai Pria Surga.

    Hal kedua yang ditolak: kesaksian Yesus bahwa Ia adalah Imam Besar, Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga yang akan datang kedua kali di awan-awan yang permai.

    Bagi kita sekarang, artinya: menolak pengajaran mempelai.
Jadi, gereja Tuhan yang tidak menjadi saksi benar (menghina Tuhan dan menyalibkan Tuhan untuk kedua kalinya) adalah gereja Tuhan yang menolak kabar mempelai dalam terang tabernakel= menolak Firman pengajaran yang benar.

Keadaan gereja Tuhan diakhir jaman yang MENOLAK kabar mepelai dalam terang tabernakel, sama dengan keadaan bangsa Israel yang MENOLAK Musa saat Musa naik ke gunung Sinai untuk mendapatkan petunjuk mendirikan Tabernakel (pengajaran tabernakel) dan menerima 2 loh batu (pengajaran mempelai).

Keluaran 32: 17-18
32:17. Ketika Yosua mendengar suara bangsa itu bersorak, berkatalah ia kepada Musa: "Ada bunyi sorak peperangan kedengaran di perkemahan."
32:18. Tetapi jawab Musa: "
Bukan bunyi nyanyian kemenangan, bukan bunyi nyanyian kekalahan--bunyi orang menyanyi berbalas-balasan, itulah yang kudengar."

= keadaan gereja Tuhan yang menolak kabar mempelai dalam terang tabernakel, yaitu tidak menang tidak kalah. Artinya: tidak bangkit dan tidak mati= suam-suam kuku. Kehidupan inilah yang nantinya akan menjadi saksi palsu.
Keadaan suam-suam kuku ini sama seperti keadaan jemaat Laodikia (jemaat terakhir diakhir jaman).

Praktik suam-suam rohani:
  1. Wahyu 3: 14-17
    3:14. "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:
    3:15. Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!
    3:16. Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.
    3:17.
    Karena engkau berkata: Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa, dan karena engkau tidak tahu, bahwa engkau melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang,

    ay. 14= terhadap Laodikia, Yesus tampil sebagai Saksi yang setia dan benar.
    ay. 17= Laodikia tampil sebagai saksi palsu, sebab mereka bersaksi hal yang berbeda dengan yang dikatakan oleh Tuhan.

    Praktik suam-suam rohani yang pertama: tidak dingin dan tidak panas.

    TIDAK DINGIN
    = tidak ada damai sejahtera, tetapi yang ada hanya dendam, kepahitan, ketakutan dan kekuatiran.
    Akibatnya: hidupnya letih lesu dan berbeban berat.

    TIDAK PANAS
    = tidak setia dan tidak berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.
    Artinya: kendor, merosot dalam ibadah pelayanan dan hanya kebiasaan belaka (tidak ada rasa apa-apa lagi).

    Kalau kita menolak Firman pengajaran yang benar, kehidupan kita akan mulai merosot.

    Tidak dingin dan tidak panas= tidak bangkit dan tidak mati= TIDAK MENGALAMI KEBUAHAN HIDUP, sebab keubahan hidup ditandai dengan mati dan bangkit.

    ay. 17= yang dipertahankan adalah "aku" (aku kaya, aku tidak kekurangan apa-apa), padahal "aku" ini merupakan buli-buli tanah liat yang pecah. Akibatnya, tidak bisa berubah menjadi buli-buli emas.
    "aku", artinya:
    • kehendak diri sendiri, sehingga tidak taat pada Firman,
    • kepentingan diri sendiri (egois), sehingga tidak bisa mengingat kepentingan orang lain dan kepentingan tubuh Kristus,
    • kebenaran diri sendiri yang membuat tidak bisa bertobat.
      Selama ada kebenaran diri sendiri, seumur hidupnya tidak akan bisa bertobat.

    Inilah yang harus dirubah hari-hari ini, supaya rohani kita tidak suam.

  2. Keluaran 32: 18
    32:18. Tetapi jawab Musa: "Bukan bunyi nyanyian kemenangan, bukan bunyi nyanyian kekalahan--bunyi orang menyanyi berbalas-balasan, itulah yang kudengar."

    Praktik suam-suam rohani yang kedua: menyanyi berbalas-balasan (ramai-ramai).
    Artinya:
    • menyanyi/melayani karena di dorong oleh gairah/kesukaan daging, sehingga saat melayani semangat, tetapi tidak semangat bahkan tertidur saat mendengar Firman.

    • menyanyi/melayani TANPA pembaharuan hidup (tetap manusia daging). Dan kehidupan ini akan mengarah pada antikris.

      Wahyu 13: 1-3
      13:1. Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.
      13:2. Binatang yang kulihat itu serupa dengan macan tutul, dan kakinya seperti kaki beruang dan mulutnya seperti mulut singa. Dan naga itu memberikan kepadanya kekuatannya, dan takhtanya dan kekuasaannya yang besar.
      13:3. Maka tampaklah kepadaku satu dari kepala-kepalanya
      seperti kena luka yang membahayakan hidupnya, tetapi luka yang membahayakan hidupnya itu sembuh. Seluruh dunia heran, lalu mengikut binatang itu.

      ay. 3= antikris ini tidak mati dan tidak bangkit (hanya luka dan sembuh)= tidak mengalami keubahan hidup.

      Wahyu 14: 3
      14:3. Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu.

      = inilah nyanyian yang benar, yaitu disertai dengan kebuahan hidup, sehingga menjadi nyanyian baru (nyanyian mempelai). Dan nyanyian inilah yang berkenan pada Tuhan.

    • kesukaan karena perkara-perkara jasmani= menonjolkan perkara-perkara jasmani, seperti jemaat Laodikia yang mengatakan "aku kaya, dsb".

  3. Keluaran 32: 6, 19
    32:6. Dan keesokan harinya pagi-pagi maka mereka mempersembahkan korban bakaran dan korban keselamatan, sesudah itu duduklah bangsa itu untuk makan dan minum; kemudian bangunlah mereka dan bersukaria.
    32:19. Dan ketika ia dekat ke perkemahan itu dan melihat anak lembu dan
    melihat orang menari-nari

    Praktik suam-suam rohani yang ketiga: 'makan, minum dan menari-nari'= perbuatan dosa yang memuncak pada dosa makan minum dan kawin mengawinkan (melarat, miskin, buta dan telanjang seperti jemaat Laodikia).
Kalau suam-suam rohani, akibatnya:
Keluaran 32: 10
32:10. Oleh sebab itu biarkanlah Aku, supaya murka-Ku bangkit terhadap mereka dan Aku akan membinasakan mereka, tetapi engkau akan Kubuat menjadi bangsa yang besar."

Wahyu 3: 16
3:16. Jadi karena engkau suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

Akibatnya: akan dimuntahkan oleh Tuhan= dibuang untuk selamanya= dibinasakan untuk selamanya.

Wahyu 3: 18-21
3:18. maka Aku menasihatkan engkau, supaya engkau membeli dari pada-Ku emas yang telah dimurnikan dalam api, agar engkau menjadi kaya, dan juga pakaian putih, supaya engkau memakainya, agar jangan kelihatan ketelanjanganmu yang memalukan; dan lagi minyak untuk melumas matamu, supaya engkau dapat melihat.
3:19. Barangsiapa Kukasihi, ia
Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah hatimu dan bertobatlah!
3:20. Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
3:21. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.


= cara Tuhan menolong jemaat Laodikia, yaitu lewat nasihat, tegoran dan hajaran.

2 Timotius 4: 2
4:2. Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

Nasihat dan tegoran= ada dalam Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

NASIHATNYA adalah:
  • 'membeli emas yang dimurnikan dalam api'= mendapatkan iman yang murni seperti emas murni (lewat ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci).

  • 'membeli minyak untuk melumas mata'= mendapatkan urapan Roh Kudus (lewat ketekunan dalam Ibadah Raya).
    Minyak urapan Roh Kudus untuk melumas mata kita supaya tidak buta (bisa melihat ladang Tuhan, kita bisa setia sungguh-sungguh dalam melayani Tuhan).

    Selain memberi urapan, Roh Kudus juga memberikan karunia-karunia, sehingga kita bisa melayani Tuhan sesuai dengan jabatan dan karunia yang Tuhan percayakan kepada kita.

    Semakin setia, hidup kita akan semakin indah.

  • 'membeli pakaian putih untuk menutupi ketelanjangan'= mendapatkan kasih Allah yang menutupi dosa-dosa kita (lewat ketekunan dalam Ibadah Doa).
Jadi, nasihat Tuhan adalah masuk dalam penggembalaan (ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok), supaya hidup kita tidak suam-suam, tetapi bisa meningkat sampai kesempurnaan.

Kalau diluar kandang, PASTI merosot.
Kalau sudah merosot, akan diikuti dengan telanjang dan buta.

TEGORAN TUHAN adalah Firman yang menyatakan dosa-dosa kita dan menegor kita supaya kita bisa meninggalkan dosa-odosa.

Kalau nasihat dan tegoran diabaikan, akan datang HAJARAN.
Hajaran ini masih merupakan uluran kasih Tuhan untuk menggairahkan kerohanian kita supaya tidak suam-suam.

KALAU HAJARAN DITOLAK, KEHIDUPAN ITU AKAN DIBIARKAN OLEH TUHAN (hanya disiapkan untuk dibinasakan).

Nasihat, tegoran dan hajaran Tuhan= Tuhan sedang mengetuk pintu hati kita. Kalau diketuk, kita akan merasakan getaran kasih Allah dan kita bisa membuka pintu hati kita.

Membuka pintu hati, artinya:
  • mengakui segala dosa, kekurangan kita dan keadaan kita pada Tuhan dan sesama dengan sejujur-jujurnya. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi (bertobat).
  • menyerahkan kekuatiran kita kepada Tuhan, sehingga kita bisa mengutamakan pelayanan pembangunan tubuh Kristus lebih dari segalanya.

    Matius 6: 27
    6:27. Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?

    Yesus mengetuk pintu hati kita= berarti jarak kita dengan Tuhan hanya sehasta.
    Hasta ini juga merupakan ukuran Tabernakel.

    Kalau kekuatiran sudah diserahkan pada Tuhan, kita bisa hidup dalam ketenangan.

  • membuka pintu hati sampai bisa menyerahkan diri sepenuh pada Tuhan= percaya dan mempercayakan diri sepenuh pada Tuhan.
Hasilnya:
  • Wahyu 3: 20
    3:20. Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.

    Hasil pertama: makan bersama Tuhan.
    Makan bersama Tuhan ini merupakan persekutuan yang indah bersama Tuhan, terutama saat Ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci.
    Saat Ibadah Pendalaman Alkitab dan perjamuan suci adalah saat bagi kita untuk bersandar di dada Tuhan (mati hidup kita ada dalam Tangan Tuhan dan kita bisa merasakan kasih Tuhan, sehingga kita bisa mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu).

    Mati hidup dalam Tangan Tuhan: Tuhan mampu menolong hidup kita dan memberikan masa depan yang indah, sampai memberikan hidup kekal kepada kita.

    Yohanes 13: 23
    13:23. Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya.

    Yohanes 21: 20-22
    21:20. Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
    21:21. Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"
    21:22. Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki,
    supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."

  • Wahyu 3: 21
    3:21. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

    Hasil kedua: duduk bersama Tuhan diatas TahtaNya= kita bersama Tuhan untuk selama-lamanya sebagai mempelai wanita Tuhan.
    Syaratnya: mengalami pemaharuan.

    Wahyu 22: 3
    22:3. Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,

    = kita dibaharui sampai tidak ada kutukan. Artinya: taat sampai daging tidak bersuara, sebab ketidak taatanlah yang membuat Adam dan Hawa masuk dalam kutukan.

    Kalau kita taat sampai daging tidak bersuara, kita bisa merasakan suasana Tahta di bumi ini. Sampai saat Tuhan datang, kita benar-benar sampai di tahta Yerusalem Baru.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top