English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 10 Februari 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:14-15
2:14 Tetapi Aku mempunyai beberapa keberatan terhadap...

Ibadah Raya Malang, 17 Maret 2013 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Lukas 2:12
2:12 Dan inilah tandanya bagimu: Kamu akan menjumpai seorang bayi dibungkus dengan...

Ibadah Doa Malang, 16 April 2019 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:1-12, tentang peniupan sangkakala yang kelima/ hukuman...

Ibadah Doa Surabaya, 19 Desember 2012 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 26 Oktober 2011 (Rabu Sore)
Ibadah Doa dipindahkan pada hari Senin sebelumnya.
Dari siaran tunda Ibadah Kunjungan di Medan (25 Oktober 2011 Pagi)

Wahyu 19:...

Ibadah Doa Malang, 09 Juni 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:1-6 tentang sidang jemaat di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Januari 2012 (Senin Sore)
Bersamaan dengan penataran II Imam-imam dan calon imam-imam Surabaya

Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

= 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 07 Mei 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:46-48
9:46 Maka timbullah pertengkaran di antara...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 17 Juni 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang...

Ibadah Doa Malang, 26 Juni 2012 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Matius 27 secara...

Ibadah Raya Malang, 03 Januari 2010 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK
Penyerahan anak bukan sekedar peraturan, tetapi lebih dari itu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Desember 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 2 dan 3 menunjuk 7 kali...

Ibadah Doa Malang, 03 Mei 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:1
4:1 Kemudian dari pada itu aku...

Ibadah Doa Surabaya, 18 Februari 2009 (Rabu Sore)
Kebaktian Penataran Imam-Imam III SurabayaMatius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua...

Ibadah Doa Surabaya, 11 Agustus 2010 (Rabu Sore)
Disertai dengan doa puasa

Matius 25: 16-17, 20-23
25:16. Segera pergilah hamba yang menerima lima talenta itu. Ia menjalankan uang...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Maret 2009 (Senin Sore)

Matius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua kali.

Kita membahas ayat. 31 (keadaan yang ketiga)
= terdengar tiupan sangkakala yang dasyat bunyinya untuk mengumpulkan orang-orang pilihan (menampilkan gereja Tuhan dalam kemuliaan di awan-awan yang permai sebagai mempelai wanita Tuhan).
Sangkakala yang dasyat bunyinya, itu adalah Firman pengajaran yang keras, yang lebih tajam dari pedang bermata dua manapun.

Jadi, hidup kita jangan ikut kiamat bersama dengan dunia. Sementara dunia ini hancur bersama isinya, biar kita terangkat ke awan-awan yang permai bersama dengan Yesus.
Dan untuk bisa terangkat ke awan-awan, jelas dibutuhkan Firman Pengajaran yang kuat/keras. Tidak cukup hanya Firman Penginjilan saja.

Wahyu 1: 10, 12
= bunyi sangkakala disini didengar dan dilihat. Jadi bunyi sangkakala adalah Firman Pengajaran yang bisa didengar dan dilihat.

Lukas 2: 20
= mendengar dan melihat Firman, itu adalah pengalaman dari gembala. Jadi, Firman pengajaran yang bisa di lihat dan di dengar, itu adalah Firman Penggembalaan. Artinya, Firman pengajaran yang kuat yang dipercayakan kepada seorang gembala (1 malaikat, 1 sangkakala) untuk disampaikan kepada sidang jemaat secara terus menerus dan diulang-ulang untuk jadi makanan bagi sidang jemaat dan sekaligus menyucikan/mengubahkan sidang jemaat sampai jadi sama mulia dengan Tuhan, jadi mempelai wanita Tuhan yang sempurna untuk ditampilkan di awan-awan yang permai.

Kegunaan dari sangkakala yang dasyat atau firman penggembalaan:

  1. Bilangan 10: 1-3, 9-10:
    1. memanggil untuk memberangkatkan laskar
    2. memanggil untuk berkumpul
    3. untuk berperang
    4. untuk hari raya
    5. untuk bulan baru
    6. pada waktu mempersembahkan korban

    Dari gunung Sinai sampai tapal batas Kanaan dipimpin oleh 2 nafiri perak (perjanjian lama dan perjanjian baru= Alkitab).
    Jadi, firman penggembalaan itu diambil dari Alkitab dan dibukakan rahasianya oleh Tuhan, yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain.

    Kalau Firman yang kita dengar benar, arahnya jelas menuju pada pembangunan tubuh Kristus. Kalau Firman di ilmiahkan, maka arahnya tidak menuju pada pembangunan tubuh Kristus.

    1 Tawarikh 28: 19
    = Daud juga mengakui bahwa pembangunan bait Allah Salomo, itu dari ilham, bukan dari ilmiah.

    Arti rohaninya dari kegunaan sangkakala yang dasyat sekarang adalah
    : untuk membendung dan mematikan daging (angka 6 adalah angka daging), sehingga kita menjadi taat dengar-dengaran pada Tuhan.

    Kalau sudah taat dengar-dengaran, akan bisa diarahkan dan hasilnya
    :
    1. Yehezkiel 20: 37 = domba-domba yang sudah taat, akan dituntun masuk dalam kandang penggembalaan (ruangan suci) -> ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.
      Untuk masuk kandang penggembalaan, itu harus lewat pintu sempit, sehingga butuh pengorbanan.

      Namun, kalau sudah ada dalam kandang, maka kita akan dihitung oleh Tuhan. Artinya:
      • tidak akan tercerai berai atau terhilang
      • mendapat perhatian/pemeliharaan dari Tuhan
      • sampai dimiliki oleh Tuhan

    2. Yohanes 10: 3, 16 = dituntun keluar dari kandang untuk masuk dalam pembangunan tubuh Kristus dengan kandang yang lain yang berdasarkan Firman Pengajaran yang benar. Firman yang benar ini merupakan pokok dari persekutuan yang benar.

      Persekutuan antar penggembalaan ini arahnya menuju pada satu tubuh Kristus dengan satu Kepala.

      Dan untuk masuk dalam persekutuan tubuh Kristus ini juga perlu pengorbanan. Semua harus dikorbankan, bahkan sampai nyawa sekalipun, kecuali 1 hal yaitu Firman Pengajaran yang benar. Jangan korbankan Firman ini, sebab Firman ini adalah Yesus sendiri.

      Hati-hati! Saat dalam persekutuan, jangan sampai pasif. Nasibnya akan seperti Daud yang pasukannya berperang, namun ia bersantai-santai diatas sotoh rumah. Dan akibatnya adalah ia jatuh dengan Bersyeba.

  2. Yosua 6: 1-5, 20 = untuk menghadapi Yerikho, saat Yosua sudah masuk Kanaan.
    Kanaan= kegerakaan Roh Kudus hujan akhir.
    Yerikho= lembah harum. Ini gambaran dunia yang ingin menandingi bau dupa.

    7 hal di Yerikho yang merupakan gambaran dunia dengan pengaruhnya:
    1. Yosua 2: 1 = ada persundalan/perzinahan.
    2. Yosua 7: 11 = mencuri milik Tuhan, perpuluhan dan persembahan khusus.
    3. 2 Raja-raja 2: 19 = aliran-aliran dunia, membuat manusia tidak bisa lahir baru, tidak bisa jadi manusia rohani.
    4. Matius 20: 29-30 = buta, tidak bisa melihat Firman pengajaran yang benar (2 Korintus 4: 3-4).
    5. Lukas 19: 1-10 = mencuri milik sesama.
    6. Lukas 10: 30 = merosot kerohanian, tidak setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan, bahkan sampai tinggalkan ibadah pelayanan. Dan ini sama artinya dengan setengah mati (susah hidupnya).
    7. Yosua 6: 26-27 = ada dalam suasana kutukan.

    Yosua 6: 4
    = ada 7 sangkakala dan tabut perjanjian yang mendahului suara sorak-sorai untuk meruntuhkan tembok Yerikho. Kalau hanya sorak-sorai, tapi tidak ada tabut perjanjian, maka tembok Yerikho tidak akan bisa runtuh.

    Tabut perjanjian= Firman pengajaran Mempelai.
    Sangkakala didepan tabut perjanjian= Firman penggembalaan yang dibina oleh kabar mempelai.

    2 hal inilah yang membuat Israel bisa bersorak-sorai. Dan sorak-sorai ini bukan yang sembarangan, tapi merupakan sorak-sorai penyembahan (Wahyu 19: 6).

    Jadi, Firman penggembalaan dalam kabar mempelai, itu bisa meningkatkan kerohanian kita sampai bisa masuk dalam penyembahan mempelai dengan sorakan HALELUYA.

    Dan ini mulai dari sekarang. Untuk melawan 7 dosa dari Yerikho, hanya bisa dilawan dengan HALELUYA dan kita bisa mencium bau dupa, tidak akan pernah mencium bau harum Yerikho. Dan ini yang menarik kuasa Tuhan untuk menghancurkan Yerikho.

    Kalau bersorak tanpa Firman, itu sama dengan Israel yang bersorak-sorai untuk menyembah anak lembu emas. Hanya ada pemberhalaan dan persundalan.

    Keluaran 32: 18
    Di akhir jaman, banyak orang akan justru lari ke Yerikho.
    Kalau kita mau seperti Rahab yang memegang tali kirmizi (mengaku dosa dan tidak melakukannya lagi), kita masih bisa ditolong oleh Tuhan dan kita bisa dipakai oleh Tuhan.

  3. Wahyu 1: 12 = menampilkan sidang jemaat yang sempurna. Ini sama seperti terang dari 7 kaki dian emas.
    Artinya: Firman penggembalaan ini menyucikan dan mengubahkan kita sampai tidak bercacat cela, sempurna, sama dengan Yesus.

    Matius 5: 27-28
    = hati dahulu yang harus disucikan dari keinginan jahat dan keinginan najis.
    Kalau diperinci, jahat dan najis ini ada 7 hal. Ini yang membuat 7 pelita menjadi mati.

    Matius 15: 19
    = 7 dosa.
    Kalau 7 dosa ini disucikan, maka 7 pelita bisa menyala.

    Matius 5: 29-32, 37
    = kalau hati sudah disucikan, maka mata kanan akan disucikan, supaya hanya memandang Yesus Imam Besar.
    ay. 30= tangan disucikan, supaya perbuatan berkenan pada Yesus.
    ay. 31-32= tabiat dosa disucikan (kebenaran diri sendiri yang membuat perceraian).
    ay. 37= mulut disucikan (jujur), merupakan penyucian terakhir dan kita bisa disempurnakan.

    Yakobus 3: 2

Kalau kita mengikuti bunyi sangkakala (3 point diatas), maka kita akan diubahkan jadi sama mulia dengan Yesus dan akan diangkat diawan-awan yang permai, bertemu dengan Yesus dengan sorak-sorai HALELUYA (tidak salah lagi dalam berkata-kata).

Wahyu 19: 6-7
Sementara diawan-awan terjadi sorakan Haleluya, dibumi terjadi seruan yang hebat yang belum pernah terjadi dan tidak akan pernah terjadi lagi (seperti seruan Mesir saat Israel keluar dari Mesir).
Tinggal pilih, mau sorak sorai yang hebat di awan-awan atau sorak sorai karena terkena kiamat.

Hasil berseru Haleluya:

  1. 1 Korintus 15: 25 = kita mengalami kuasa Raja untuk mengalahkan maut, sehingga memberi kehidupan kepada kita sampai pada hidup kekal. Hati-hati! Hanya 1 langkah jarak kita dengan maut. Karena itu harus banyak menyembah Tuhan. Bahkan mungkin maut rohani, berpikir dan berperasaan atau perbuatan dosa.

  2. Yesaya 43: 15 = sang Raja punya kuasa penciptaan untuk menciptakan yang tidak ada menjadi ada, yang mustahil menjadi tidak mustahil, untuk menolong kita hari-hari ini tepat pada waktunya. Dan secara rohani, menciptakan kita menjadi ciptaan semula yang sama mulia dengan Tuhan.

  3. Lukas 23: 40-43 = kita mengalami kuasa pengangkatan mulai di bumi ini, sampai nanti pengangkatan untuk masuk ke dalam Firdaus.

Menyebut Haleluya, bukan sembarangan, tapi didasari dengan

  • pengakuan dosa.
  • pengakuan bahwa Yesus yang tidak berdosa, rela menanggung dosa kita di kayu salib.
  • dikaitkan dengan kedatangan Tuhan ("Ingat aku bila Engkau datang kembali").

Sehancur apapun hidup kita, tapi kalau ada penyembahan, kita bisa mengalami pengangkatan sampai mengalami suasana Firdaus.

Tuhan memberkati.



kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top