English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Persekutuan Kartika Malang III, 01 Juli 2009 (Rabu Sore)
Lukas 23:43.
Tema kebaktian persekutuan tubuh Kristus kali ini adalah KEMBALI KE...

Ibadah Doa Malang, 27 Maret 2012 (Selasa Sore)
Matius 26:69-75 adalah tentang "Petrus menyangkal Yesus."

Tiga kali Petrus...

Ibadah Raya Surabaya, 05 Juni 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di...

Ibadah Doa Surabaya, 08 Januari 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.
Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, bahagia...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 22 Juni 2016 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 24 Mei 2019 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 30 November 2008 (Minggu Pagi)
Matius 24: 29-31 adalah keadaan pada masa kedatangan Yesus yang kedua kali, yaitu...

Ibadah Raya Malang, 28 Februari 2010 (Minggu Pagi)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga.
Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 15 Oktober 2011 (Sabtu Sore)
Lukas 1:1-4
1:1. Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu...

Ibadah Pendalaman Alkitab, 03 September 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah. Ini dikaitkan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 22 Oktober 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:17-20
10:17 Kemudian ketujuh puluh murid itu...

Ibadah Doa Malang, 23 Juli 2013 (Selasa Sore)
(bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 30 dalam...

Ibadah Ucapan Syukur Surabaya, 26 Desember 2012 (Rabu Sore)
1 Tesalonika 5: 18
5:18 Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.

Kehendak Tuhan adalah kita...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 November 2015 (Senin Sore)
Pembicara: Pdm. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat malam, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita, Yesus Kristus. Kiranya...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 Februari 2015 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan di Sidikalang.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Desember 2013 (Senin Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Wahyu 1:9
1:9 Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus, berada di pulau yang bernama Patmos oleh karena firman Allah dan kesaksian yang diberikan oleh Yesus.

Rasul Yohanes berada di Pulau patmos bukan karena melakukan kejahatan, tetapi karena Firman Allah dan kesaksian Yesus.
Jadi, Rasul Yohanes mengalami sengsara daging karena Firman Allah dan kesaksian Yesus sehingga mendorong untuk masuk persekutuan yang benar dengan Tuhan dan sesama ('saudara dan sekutumu').
Sengsara daging karena Firman dan Roh Kudus akan menyatukan kita, tetapi sengsara daging karena berbuat dosa akan mencerai-beraikan.

Kita sudah mempelajari 3 macam persekutuan yang benar (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Desember 2013).

Malam ini, kita masih mempelajari 3 hal penting dalam persekutuan:
Wahyu 1: 9
1:9 Aku, Yohanes, saudara dan sekutumu dalam kesusahan, dalam Kerajaan dan dalam ketekunan menantikan Yesus...

  1. Persekutuan dalam kesusahan.
  2. Persekutuan dalam kerajaan.
  3. Persekutuan dalam ketekunan untuk menantikan Yesus.

PERSEKUTUAN DALAM KESUSAHAN
= tanda kematian/jalan kematian= HIDUP BENAR.
Dalam persahabatan, nikah rumah tangga, pelayanan sesama hamba Tuhan, persekutuan yang sejati justru saat dalam masa-masa kesusahan.

PERSEKUTUAN DALAM KERAJAAN
= tanda kebangkitan/jalan kebangkitan.
Kerajaan Surga adalah kerajaan dari imam-imam dan raja-raja. Jadi kita harus menjadi imam-imam dan raja-raja yang melayani dengan PENUNDUKAN.
Kita berdoa supaya dalam rumah tangga dan penggembalaan jangan ada orang asing (orang yang tidak menjadi imam dan raja). Semua harus menjadi imam-imam dan raja-raja yang melayani dalam penundukan kepada tuan yang begis apalagi kepada Tuhan yang berkorban nyawa.
Kalau ada orang asing maka akan terpisah.
Hanya imam dan raja yang berhak masuk dalam kerajaan Surga.

Dua persekutuan ini sudah diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, Minggu, 15 Desember 2013.

Malam ini kita mempelajari yang ketiga.
PERSEKUTUAN DALAM KETEKUNAN UNTUK MENANTIKAN YESUS
= tanda kemuliaan/jalan kemuliaan.
Markus 13:33-37
13:33 "Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bilamanakah waktunya tiba.
13:34 Dan
halnya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga.
13:35 Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta,
13:36 supaya
kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur.
13:37 Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah!"

Dalam Markus 13:33-37 menceritakan tentang ketekunan dalam menantikan Yesus yang datang kedua kali.
'halnya sama seperti seorang yang bepergian'= menunjukkan tentang pribadi Yesus sendiri yang harus mati dikayu salib, bangkit, naik ke Surga dan akan datang kembali kedua kali
'kalau ia tiba-tiba datang'= kedatangan yesus kedua kali tidak diketahui waktunya seperti pencuri yang datang.
Sikap kita bagaimana? Kita harus BERTEKUN untuk menantikan kedatangan Yesus kedua kali = BERJAGA-JAGA, supaya tidak tidur rohani, tetapi tetap dalam suasana kebangunan rohani.
Ada 2 kemungkinan yang terjadi:

  • kalau tidak berjaga-jaga (tertidur), maka kedatangan Yesus akan seperti pencuri dan kita tertinggal saat kedatangan Yesus kedua kali.
    JANGAN LENGAH SEDIKITPUN! Lengah sedikit saja sudah bisa membuat kita tertinggal.


  • Kalau kita berjaga-jaga (dalam suasana kebangunan rohani), maka kita akan melihat kedatangan Yesus kedua kali dan kita akan terangkat bersama-sama dengan Dia di awan-awan yang permai.

Bagaimana kita berjaga-jaga?
Markus 13:35
3:35 Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu bilamanakah tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta,

Ada 4 macam waktu berjaga:

  1. menjelang malam (jam 18:00 - 21:00).
    Lukas 24:28-32
    24:28 Mereka mendekati kampung yang mereka tuju, lalu Ia berbuat seolah-olah hendak meneruskan perjalanan-Nya.
    24:29 Tetapi mereka sangat mendesak-Nya, katanya: "Tinggallah bersama-sama dengan kami, sebab hari telah
    menjelang malam dan matahari hampir terbenam." Lalu masuklah Ia untuk tinggal bersama-sama dengan mereka.
    24:30 Waktu Ia duduk makan dengan mereka, I
    a mengambil roti, mengucap berkat, lalu memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada mereka.
    24:31 Ketika itu
    terbukalah mata mereka dan merekapun mengenal Dia, tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah mereka.
    24:32 Kata mereka seorang kepada yang lain: "Bukankah hati kita berkobar-kobar, ketika Ia berbicara dengan kita di tengah jalan dan ketika Ia menerangkan Kitab Suci kepada kita?"
    Yang harus dijaga: tetap berkobar-kobar dalam pembukaan rahasia Firman Allah dan perjamuan suci.
    'tetap berkobar-kobar'= memiliki mata terbuka terhadap Firman dan perjamuan suci.

    Supaya tetap berkobar-kobar, caranya: lewat ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci (meja roti sajian).

    Mengapa kita harus tekun ibadah pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci?
    Sebab kita menghadapi kegelapan malam yang semakin meningkat= kegelapan dosa-dosa yang semakin meningkat sampai puncaknya dosa, yaitu


    • Dosa kejahatan= keinginan akan uang yang membuat kita:


      1. kikir (tidak bisa memberi),
      2. serakah (merampas milik Tuhan dan sesama),
      3. boros= menggunakan sesuatu diluar kebutuhan, hanya untuk memuaskan daging,
      4. mendapatkan uang dengan menghalalkan segala cara.


    • Dosa kenajisan, yaitu:


      1. Dosa makan minum (merokok, narkoba),
      2. dosa kawin-mengawinkan (dosa percabulan, penyimpangan sex, nikah yang salah, kawin campur, dan kawin-cerai).


    Firman Pengajaran yang benar dan Perjamuan Suci adalah rem supaya kita tidak jatuh dalam dosa kejahatan dan kenajisan diakhir jaman.
    Waktu makan perjamuan suci, tiba-tiba Yesus lenyap ('tetapi Ia lenyap dari tengah-tengah').
    Artinya: Firman dan perjamuan suci membuat tabiat Yesus mendarah daging didalam diri kita (tabiat benar dan suci).


  2. tengah malam (jam 21:00 - 00:00).
    Matius 25:1-7
    25:1 "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
    25:2 Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.
    25:3 Gadis-gadis yang bodoh itu membawa pelitanya, tetapi tidak membawa minyak,
    25:4 sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya
    dan juga minyak dalam buli-buli mereka.
    25:5 Tetapi karena mempelai itu lama tidak datang-datang juga, mengantuklah mereka semua lalu tertidur.
    25:6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!
    25:7 Gadis-gadis itupun bangun semuanya lalu membereskan pelita mereka.

    Yang harus dijaga: harus meluap-luap/melimpah dalam minyak Roh Kudus= memiliki minyak persediaan supaya pelita tetap menyala.

    Supaya memiliki minayk persediaan, caranya: lewat ketekunan dalam ibadah raya, termasuk ibadah-ibadah kunjungan (pelita emas)= persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam urapan Roh Kudus dan karunia-karunia Roh Kudus.

    Hanya minyak urapan Roh Kudus yang sanggup membuat pelita tetap menyala sampai saat kedatangan Yesus kedua kali, artinya:


    • Saat ada pelita, maka akan ada terang, sehingga kita menjadi kesaksian/terang di dalam rumah tangga, didepan semua orang, sampai satu waktu menjadi terang dunia untuk menghadapi kegelapan dunia yang semakin meningkat.
    • Roh Kudus memberi karunia-karunia Roh Kudus (kemampuan ajaib dari Roh Kudus supaya kita bisa melayani sesuai jabatan pelayanan yang Tuhan berikan kepada kita sampai garis akhir).

      Ibadah persekutuan adalah tempat persemaian yang subur bagi karunia-karunia Roh Kudus.
      Kalau ikut persekutuan yang tidak benar, justru membuat kering dan roboh.


  3. larut malam (jam 00:00-03:00)= waktu ayam berkok.
    Matius 26:74
    26:74 Maka mulailah Petrus mengutuk dan bersumpah: "Aku tidak kenal orang itu." Dan pada saat itu berkokoklah ayam.

    Waktu ayam berkokok= waktu paling dingin= keadaan tanpa kasih.

    Yang harus dijaga: jangan menyangkal Tuhan seperti Petrus, tetapi kita tetap hidup dalam kasih Allah lewat perkataan dan lewat perbuatan.

    HATI-HATI! Banyak kita menyangkal bukan lewat perkataan tapi lewat perbuatan. Sering kali mulut mengaku Tuhan tapi perbuatan tidak sesuai, bahkan sampai membalas kejahatan dengan kejahatan.

    Titus 1:16
    1:16 Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. Mereka keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat sesuatu yang baik.

    Supaya tetap hidup dalam kasih Allah, caranya: lewat ketekunan dalam ibadah doa penyembahan (mezbah dupa emas).
    Doa penyembahan adalah proses perobekan daging dengan segala hawa nafsu, keinginan, dan ambisinya, sehingga kita menerima kasih Allah, sehingga:


    • kita bisa mengasihi sesama seperti diri sendiri, yaitu tidak membalas kejahatan dengan kejahatan tapi selalu berbuat baik, tidak merugikan sesama, bahkan sampai membalas kejahatan dengan kebaikan.


    • kita bisa mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu bahkan diri sendiri sehingga kita tidak menyangkal Tuhan.
      Dulu, Petrus mengasihi dirinya sendiri lebih dari Tuhan, sehingga ia menyangkal Tuhan. Tetapi setelah masuk penggembalaan, ia tidak menyangkal Tuhan lagi, bahkan rela mati untuk Tuhan.
      Kalau dari perkara kecil saja kita lebih memilih perkara dunia daripada Tuhan, itulah yang akan membuat kita jadi penyangkal Tuhan.

Jadi kalau disimpulkan dari jaga 1-3, maka tempat berjaga-jaga adalah ruangan suci (kandang penggembalaan= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok). Tinggal kita mau atau tidak!
Mazmur 23:6
23:6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

Jika kita tekun dalam kandang penggembalaan, kita akan mengalami kemurahan dan kebajikan Tuhan. Langkah hidup kita adalah langkah kemurahan dan kebajikan Tuhan= setiap denyut nadi kita adalah kemurahan dan kebajikan dari Tuhan.
Kita hanya menunggu waktu Tuhan dan dalam sekejab Tuhan sanggup bekerja.

Hasilnya:

  • Yehezkiel 20:37
    20:37 Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu.

    Hasil pertama: Tangan kemurahan dan kebajikan Tuhan menghitung domba-domba yang ada dikandang penggembalaan, artinya


    • Tangan Tuhan sanggup memelihara hidup kita sekalipun kita tidak berdaya,
    • Tangan Tuhan melindungi hidup kita dari celaka marabahaya dan ajaran palsu, sehingga kita tidak jatuh dalam dosa-dosa dan pencobaan.
    • Tangan Tuhan sanggup memberi kemenangan kepada kita tepat pada waktuNya= menyelesaikan masalah kita tepat pada waktuNya bahkan memiliki kita untuk selama-lamanya.


  • Tangan kemurahan dan kebajikan Tuhan membangunkan kerohanian kita sehingga kita hidup dalam kebangunan rohani dan siap menanti kedatangan Yesus kedua kali.
  • Tangan kemurahan dan kebajikan Tuhan sanggup mengangkat kita untuk memulihkan kita (hidup benar), sekalipun kita sudah jatuh dalam puncaknya dosa.
    Daud yang hebat bisa jatuh tetapi saat ia mengaku dosanya, ia diangkat oleh Tuhan dan bisa hidup dalam kebenaran.
    Begiut juga dengan kita. Kalau kita sudah jatuh dalam dosa, tetapi kita mau mengaku, kita akan diangkat dari kegagalan-kegagalan secara jasmani dan yang rohani, sehingga kita memiliki masa depan yang indah dan berhasil pada waktuNya.


  • Wahyu 7:17
    7:17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."

    Hasil ketiga: Tangan kemurahan dan kebajikan Tuhan menuntun kita ke kandang penggembalaan terakhir/Yerusalem Baru, artinya Tangan Tuhan mampu membaharui kita sedikit demi sedikit sampai sempurna seperti Dia.

    Permulaan pembaharuan dimulai dari 'tidak ada laut lagi;= percaya/tidak bimbang, tetapi percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan, sehingga air mata mulai dihapuskan. Makin dibaharui air mata makin dihapus, sampai puncak kebahagiaan, tidak ada lagi air mata. Kita bisa masuk Yerusalem Baru, kandang penggembalaan yang terakhir.

    Sekalipun kita hanya seperti sehelai rambut yang tak berharga, tetapi kalau kita mau berada dalam kandang penggembalaan, maka hidup kita berarti bagi Tuhan.

Tuhan Memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top