English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 06 November 2019 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Tentena, Poso

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 Januari 2010 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Dalam Matius 5-7 terdapat 10 hukum:
Matius 5:21-26, hukum damai.Matius 5:27-32, hukum...

Ibadah Doa Surabaya, 27 Januari 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 15 Maret 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada saat kedatangan Tuhan kedua kali.

Matius...

Ibadah Doa Malang, 29 Agustus 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:13-21 tentang sangkakala yang keenam,...

Ibadah Doa Surabaya, 12 Desember 2012 (Rabu Sore)
Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik kematian Yesus atau dibalik salib ada kebangkitan...

Ibadah Raya Malang, 02 Februari 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:8
1:8 ďAku adalah Alfa dan Omega,...

Ibadah Raya Surabaya, 14 November 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam...

Ibadah Doa Malam Session II Malang, 24 Oktober 2012 (Rabu Dini Hari)
Keluaran 1:1-4
1:1 Inilah nama para anak Israel yang datang ke Mesir bersama-sama dengan Yakub; mereka...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 04 Desember 2019 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Mei 2013 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat sore, selamat malam. Selamat bersekutu dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 13:...

Ibadah Raya Surabaya, 12 Mei 2019 (Minggu Siang)
Penyerahan Anak

Zakharia 1: 3=> seruan dari nabi Zakharia yang dipakai Tuhan untuk menyerukan satu hal yang sangat penting bagi...

Ibadah Doa Malang, 01 Desember 2009 (Selasa Sore)
Keluaran 17 dalam Tabernakel terkena pada Pelita Emas, yaitu Roh Kudus dengan segala aktivitasnya dalam...

Ibadah Doa Malang, 21 November 2019 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Wahyu...

Ibadah Raya Surabaya, 12 November 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Oktober 2011 (Senin Sore)

Matius 26: 47-56= PENANGKAPAN YESUS.
Malam ini, kita pelajari ayat 47-50 dengan titik berat di ayat 50.

Matius 26: 47-50
26:47. Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi.
26:48. Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: "Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia."
26:49. Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: "Salam Rabi," lalu mencium Dia.
26:50. Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Hai teman, untuk itukah engkau datang?" Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya.


Di taman Getsemani, Yesus mengalami sengsara daging sampai ditangkap.
Diakhir jaman, gereja Tuhan juga mengalami sengsara bersama Yesus dalam bentuk sengsara karena ibadah pelayanan, kesulitan-kesulitan, dsb.
Semua ini hanya bisa ditanggulangi dengan berjaga-jaga dan berdoa.

ay. 47-50= Yudas adalah salah seorang murid Yesus yang tidak mau berjaga-jaga dan berdoa. Artinya: tidak mau mengalami penyaliban daging.
Yudas juga tidak mau mengalami penyucian oleh pedang Firman.
Akibatnya, Yudas menangkap dan menyerahkan Yesus. Ini gambaran dari antikristus.

Jadi, seorang rasul bisa menjadi antikris kalau tidak mau berjaga-jaga dan berdoa.

Matius 47: 50
26:50. Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Hai teman,

(terjemahan lama)
26:50. Maka kata Yesus kepadanya, "Hai
Sahabat,

= yang menjadi antikris adalah SAHABAT Yesus.

Matius 9: 14-15
9:14. Kemudian datanglah murid-murid Yohanes kepada Yesus dan berkata: "Mengapa kami dan orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?"
9:15. Jawab Yesus kepada mereka: "Dapatkah
sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

= Yudas adalah sahabat Yesus= sahabat Mempelai.

Yohanes 3: 29
3:29. Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.
3:30. Ia harus makin besar, tetapi aku harus makin kecil.


= Yohanes Pembaptis juga sahabat Mempelai.
'sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu'= SAHABAT MEMPELAI adalah kehidupan yang bisa menikmati dan bersukacita mendengarkan suara Mempelai (Firman Mempelai)= mendengar dan dengar-dengaran pada suara Mempelai.
Hasilnya, Yohanes Pembaptis mengalami penyucian terhadap kesombongan (ay. 30).

Yesaya 14: 12-14
14:12. "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!
14:13. Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu:
Aku hendak(1) naik ke langit, aku hendak(2) mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak(3) duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.
14:14.
Aku hendak(4) naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak(5) menyamai Yang Mahatinggi!

= 5x 'aku hendak'= puncak kesombongan dari Lucifer.
Ini menentang 5 luka Yesus dikayu salib.
'5 luka Yesus'= puncak kerendahan hati dari Yesus.

Matius 11: 2-6
11:2. Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus,
11:3. lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "
Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
11:4. Yesus menjawab mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada Yohanes apa yang kamu dengar dan kamu lihat:
11:5. orang buta melihat, orang lumpuh berjalan, orang kusta menjadi tahir, orang tuli mendengar, orang mati dibangkitkan dan kepada orang miskin diberitakan kabar baik.
11:6. Dan berbahagialah orang yang tidak menjadi kecewa dan menolak Aku."


Yohanes Pembaptis sudah merendahkan diri sebagai sahabat Mempelai, tapi masih punya kekurangan, yaitu bimbang/ragu-ragu saat menghadapi Getsemani.
Tetapi OLEH KUASA KEBANGKITAN TUHAN, YOHANES BISA TERTOLONG DAN SELAMAT (ay. 6), sehingga ia rela dipancung kepalanya (mati untuk Yesus).

Yudas juga sahabat Mempelai. Pada mulanya, ia juga mendengar dan menikmati suara Mempelai. Tetapi, Yudas MEMPERTAHANKAN KEINGINAN AKAN UANG. Dan Yudas sering berfellowship dengan imam-imam kepala dan terpengaruh dengan ajaran asing. Akibatnya, IA MENOLAK KABAR MEMPELAI, sehingga ia tidak mengalami penyucian dan menyerahkan serta menangkap Yesus. Ia binasa untuk selama-lamanya.

Jelas disini, bahwa sahabat Mempelai-pun masih bisa binasa!

Jadi, menjadi sahabat Mempelai sudah baik, tetapi masih belum cukup, karena bisa terpisah. Karena itu harus ditingkatkan menjadi MEMPELAI WANITA Tuhan.

Proses peningkatan sahabat Mempelai menjadi mempelai wanita:
  1. menjadi tunangan Mempelai.
    2 Korintus 11: 2-3
    11:2. Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
    11:3. Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.


    'perawan suci'= kesucian yang meningkat.
    Pada masa tunangan, kita mengalami penyucian lebih mendalam oleh pedang yang dikaitkan dengan 'keperawanan'.

    Wahyu 14: 4
    14:4. Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.

    = inti dari mempelai wanita= perawan suci, yaitu kehidupan yang tidak mencemarkan diri dengan perempuan-perempuan.

    Ada 2 perempuan yang mencemarkan gereja Tuhan:
    • babel.
      Wahyu 17: 4-5
      17:4. Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.
      17:5. Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."


      Babel=
      1. pelacur besar= dosa kenajisan= dosa makan minum dan kawin mengawinkan.
        KITA HARUS LEPAS DARI DOSA INI!, supaya kita bisa masuk dalam pertunangan.

      2. dosa kejahatan= ikatan akan uang yang membuat kikir dan serakah.
        KITA JUGA HARUS DILEPASKAN DARI DOSA INI, sebab dosa inilah yang membuat Yudas binasa.

      3. tidak setia, seperti halnya seorang pelacur.
        Ini juga harus disucikan.
        TUNANGAN TUHAN HARUS SETIA, mulai dengan setia pada Firman pengajaran yang benar (setia pada Pribadi Yesus).
        Selain itu, juga setia dalam ibadah pelayanan dan setia dalam nikah.

      Jadi, tunangan Tuhan adalah kehidupan yang SUCI DAN SETIA, sehingga bebas dari dosa babel.

    • Izebel.
      Wahyu 2: 18-20
      2:18. "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:
      2:19. Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama.
      2:20. Tetapi
      Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.

      Izebel=
      1. menunjuk pada salah tahbisan.
        Disini, gereja Tiatira membiarkan wanita mengajar dan memerintah laki-laki= tidak menempatkan laki-laki sebagai kepala. Berarti Yesus tidak menjadi Kepala dan terjadi pemberhalaan disana.

        Keluaran 32: 2, 24
        32:2. Lalu berkatalah Harun kepada mereka: "Tanggalkanlah anting-anting emas yang ada pada telinga isterimu, anakmu laki-laki dan perempuan, dan bawalah semuanya kepadaku."
        32:24. Lalu aku berkata kepada mereka: Siapa yang empunya emas haruslah menanggalkannya. Mereka memberikannya kepadaku dan aku melemparkannya ke dalam api, dan
        keluarlah anak lembu ini."

        ay. 2= 'pada telinga isterimu'= INISIATIF PERTAMA DARI wanita dan akibatnya menimbulkan pemberhalaan (ay. 24).
        Kalau ada pemberhalaan, apa yang sudah baik, menjadi tidak baik.

        1 Timotius 2: 9, 11-14
        2:9. Demikian juga hendaknya perempuan. Hendaklah ia berdandan dengan pantas, dengan sopan dan sederhana, rambutnya jangan berkepang-kepang, jangan memakai emas atau mutiara ataupun pakaian yang mahal-mahal,
        2:11. Seharusnyalah perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh.
        2:12.
        Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.
        2:13. Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa.
        2:14. Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa.


        = perempuan tidak boleh mengajar dan memerintah laki-laki dalam rumah tangga dan sidang jemaat. Ini bukan berarti wanita tidak boleh melayani.
        Sama dengan perintah Tuhan pada Adam dan Hawa, dimana Tuhan mengijinkan mereka makan semua buah, HANYA 1 YANG TIDAK BOLEH DIMAKAN.
        Begitu juga dalam hal ini. Wanita boleh melayani semuanya, HANYA TIDAK BOLEH MENGAJAR DAN MEMERINTAH LAKI-LAKI.

        1 Korintus 14: 34-35
        14:34. Sama seperti dalam semua Jemaat orang-orang kudus, perempuan-perempuan harus berdiam diri dalam pertemuan-pertemuan Jemaat. Sebab mereka tidak diperbolehkan untuk berbicara. Mereka harus menundukkan diri, seperti yang dikatakan juga oleh hukum Taurat.
        14:35. Jika mereka ingin mengetahui sesuatu, baiklah mereka menanyakannya kepada suaminya di rumah. Sebab
        tidak sopan bagi perempuan untuk berbicara dalam pertemuan Jemaat.

        Kalau wanita berdiam diri, wanita menempatkan suami sebagai kepala dan menempatkan Yesus sebagai Kepala rumah tangga. Disanalah terjadi pembangunan tubuh Kristus.

        Keluaran 35: 22
        35:22. Maka datanglah mereka, baik laki-laki maupun perempuan, setiap orang yang terdorong hatinya, dengan membawa anting-anting hidung, anting-anting telinga, cincin meterai dan kerongsang, segala macam barang emas; demikian juga setiap orang yang mempersembahkan persembahan unjukan dari emas bagi TUHAN.

        ay. 22= 'baik laki-laki'= DIMULAI DARI LAKI-LAKI DULU dan membawa pada pembangunan tabernakel (pembangunan tubuh Kristus).

        Jika wanita tetap mengajar dan memerintah laki-laki, kehidupan itu tetap ada cela, tidak pernah menjadi sempurna.

      2. menunjuk pada ajaran palsu.
        Wahyu 2: 24
        2:24. Tetapi kepada kamu, yaitu orang-orang lain di Tiatira, yang tidak mengikuti ajaran itu dan yang tidak menyelidiki apa yang mereka sebut seluk-beluk Iblis, kepada kamu Aku berkata: Aku tidak mau menanggungkan beban lain kepadamu.

        Ajaran palsu Izebel adalah ajaran tentang seluk beluk iblis sampai rumahnya iblis juga dipelajari.
        Tiap pengajaran ada rohnya. Kalau mengikuti ajaran setan-setan, kehidupan itu akan diisi oleh roh setan dan diarahkan untuk menjadi antikristus seperti Yudas.

    Sudah menjadi tunangan Tuhan, masih belum cukup, karena masih bisa disesatkan.

    2 Korintus 11: 2-4
    11:2. Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
    11:3. Tetapi aku takut,
    kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
    11:4. Sebab
    kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

    ay. 4= 'kamu sabar saja'= tidak mau menolak ajaran lain.
    Hati-hati! Pada masa pertunangan, masih bisa diperdaya oleh ular dengan ajaran lain, yesus lain dan roh lain.

    Gereja Tuhan bisa dipercaya karena tidak tegas menolak ajaran yang lain.

    1 Timotius 4: 1
    4:1. Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan

    = TUNANGAN TUHAN HARUS PUNYA KETEGASAN untuk menerima 1 pengajaran yang benar dan menolak ajaran yang berbeda.
    Karena itu, dari tunangan mempelai harus ditingkatkan lagi ke point ke-2.

  2. menjadi mempelai wanita Tuhan.
    Efesus 5: 25-27
    5:25. Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya
    5:26. untuk menguduskannya, sesudah Ia
    menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,
    5:27. supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya
    jemaat kudus dan tidak bercela.

    Untuk menjadi mempelai wanita Tuhan, kita mengalami 2 hal:
    • penyucian secara dobel= penyucian lewat air dan Firman= penyucian lewat baptisan air dan lewat air hujan Firman pengajaran.

      Imamat 14: 8-9
      14:8. Orang yang akan ditahirkan itu haruslah mencuci pakaiannya, mencukur seluruh rambutnya dan membasuh tubuhnya dengan air, maka ia menjadi tahir. Sesudah itu ia boleh masuk ke dalam perkemahan, tetapi harus tinggal di luar kemahnya sendiri tujuh hari lamanya.
      14:9. Maka pada hari yang ketujuh ia harus mencukur seluruh rambutnya: rambut kepala, janggut, alis, bahkan segala bulunya harus dicukur, pakaiannya dicuci, dan tubuhnya
      dibasuh dengan air; maka ia menjadi tahir.

      Penyucian dobel adalah penyucian penyakit kusta.
      'kusta'= kebenaran diri sendiri= menutupi dosa dengan cara menyalahkan orang lain, menyalahkan Tuhan, pura-pura berbuat baik dan berdusta.
      Kalau sudah berdusta, kehidupan itu sudah tidak bisa tertolong lagi dan hanya bisa dijamah oleh setan.

      Kebenaran dari Tuhan adalah kebenaran karena mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Kalau diampuni, jangan berbuat dosa lagi.

    • dimandikan= pembaharuan.
      Markus 13: 28
      13:28. Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara. Apabila
      ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.

      Pembaharuan hari-hari ini adalah MELEMBUT. Jangan keras hati!
      Kalau sudah melembut, pasti berbuah, sampai buah mempelai (buah kesempurnaan).

      Melembut ini belajar dari pohon ara.
      Dulu, daun ara dipakai untuk menutupi ketelanjangan Adam dan Hawa.
      Melembut, artinya:
      1. bisa mengaku dosa sejujur-jujurnya pada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi,
      2. bisa mengampuni dosa orang lain dan melupakannya,
      3. berani mengaku kegagalan-kegagalan kita, seperti phon ara yang tidak berbuah,
      4. mengaku bahwa kita HANYA hidup dari belas kasih anugerah Tuhan.

      Dari sinilah, kita bisa menghasilkan buah-buah Roh sampai jadi sempurna sama seperti Yesus. Kita menjadi MEMPELAI WANITA yang siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.

      Kalau ada buah kesempurnaan, kita akan mencapai ruangan maha suci. Dalam ruangan maha suci, hanya ada 1 alat (tabut perjanjian).
      'tutup tabut'= Yesus.
      'peti'= mempelai wanita.

      Apapun keadaan kita, malam ini, biarlah kita kembali pada kemurahan Tuhan lewat perjamuan suci. Dan Tuhan sanggup memulihkan kita sampai pertemuan di udara.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top