English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 22 Januari 2014 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 11 Januari 2017 (Rabu Malam)
Lukas 22: 39-43 => doa di taman Getsemani--termasuk doa malam.
22: 39 Lalu pergilah Yesus ke luar kota...

Ibadah Raya Surabaya, 19 Juni 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kunjungan di Jayapura III, 18 Oktober 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 22:20
22:20 Ia yang memberi kesaksian...

Ibadah Doa Surabaya, 09 November 2018 (Jumat Sore)
Bersamaan dengan doa puasa

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN....

Ibadah Doa Surabaya, 29 Juni 2011 (Rabu Sore)
Pembicara: Sdr. Gideon
Matius 26: 21-25
26:21 Dan ketika mereka sedang makan, Ia berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di...

Ibadah Natal Malang, 25 Desember 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:9-10
2:9 Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu--namun...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Juni 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 November 2014 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat sore, selamat bersekutu di dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 6:...

Ibadah Doa Malang, 17 Agustus 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:14-15
25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 April 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 penglihatan Rasul Yohanes di pulau...

Ibadah Doa Surabaya, 21 Maret 2018 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Manokwari, Papua

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Di manapun kita...

Ibadah Persekutuan Jakarta III, 10 Agustus 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 April 208 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Januari 2019 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 24 September 2012 (Senin Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan ditengah-tengah kita sekalian.

Matius 28= menunjuk pada Shekina Glory (sinar kemuliaan atau kuasa kebangkitan Tuhan).

Matius 28 terbagi menjadi 3 bagian:

  1. ay. 1-10= tentang kebanggkitan Yesus atau sinar kemuliaan menyinari hati yang keras (batu yang besar terguling), sehingga terjadi pembaharuan (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 23 September 2012).


  2. ay. 11-15= dusta mahkamah agama= penyebaran kegelapan.
    Sementara ada sinara kemuliaan, kegelapan menyusup di dalamnya.


  3. ay. 16-20= perintah untuk memberitakan injil= penyebaran terang shekina glory atau sinar kemuliaan.

Malam ini, kita masih membahas bagian pertama.
Matius 28: 3
28:3. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.

ay. 3= begitu batu tergulinig (ay. 2), nampaklah malaikat= shekina glory menyinari hati yang keras, sehingga terjadi pembaharuan.
Dalam tabernakel, awal pembaharuan adalah baptisan air.

Roma 6: 4
6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

= baptisan air yang benar, yaitu kita yang sudah mati terhadap dosa, dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit dalam hidup baru (hidup dalam kebenaran).

Akhir pembaharuan adalah shekina glory.

Matius 28: 3
28:3. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.

= pembaharuan dari manusia daging menjadi manusia rohani, yaitu mulai dari WAJAHNYA BAGAIKAN KILAT.
Ini menunjuk pada pembaharuan panca indera.

Pada saat pembangunan tabernakel, dimulai dengan mengunmpulkan bahan-bahan. Bahan-bahan ini kalai di kelompokan menjadi 5 bagian, yaitu:


  1. Keluaran 25: 3
    25:3. Inilah persembahan khusus yang harus kamu pungut dari mereka: emas, perak, tembaga;

    'emas, perak, tembaga'= rangka dari tabernakel supaya kuat dan teguh= menunjuk pada iman (hati percaya, mulut mengaku= pengakuan iman).


  2. Keluaran 25: 4
    25:4. kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi, lenan halus, bulu kambing;

    'kaiin-kain'= untuk dipandang lewat mata.


  3. Keluaran 25: 5
    25:5. kulit domba jantan yang diwarnai merah, kulit lumba-lumba dan kayu penaga;

    'kulit'= indera peraba.


  4. Keluaran 25: 6
    25:6. minyak untuk lampu, rempah-rempah untuk minyak urapan dan untuk ukupan dari wangi-wangian,

    'rempah-rempah'= untuk dicium melalui hidung.


  5. Keluaran 25: 7
    25:7. permata krisopras dan permata tatahan untuk baju efod dan untuk tutup dada.

    'permata'= untuk ditaruh di telinga, sebagai perhiasan.

Jadi, pembaharuan panca indera sama dengan pembaharuan bait Allah.

Yohanes 10: 22-23
10:22. Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.
10:23. Dan Yesus berjalan-jalan di Bait Allah, di serambi Salomo.

= bait Allah ditahbiskan setelah selesai dibangun.
Bait Allah harus sudah selesai pada waktu memasuki musim dingin.

Begitu juga dengan pembaharuan rohani kita harus sudah selesai ketika memasuki musim dingin rohani.

Matius 24: 12
24:12. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

'musim dingin rohani'= akhir jaman, dimana kasih menjadi dingin (krisis kasih).
Kalau kasih menjadi dingin, manusia termasuk anak Tuhan/hamba Tuhan menjadi durhaka.
Praktik manusia durhaka:

  1. Ibrani 10: 25-27
    10:25. Janganlah kita menjauhkan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang, tetapi marilah kita saling menasihati, dan semakin giat melakukannya menjelang hari Tuhan yang mendekat.
    10:26. Sebab jika kita
    sengaja berbuat dosa, sesudah memperoleh pengetahuan tentang kebenaran, maka tidak ada lagi korban untuk menghapus dosa itu.
    10:27. Tetapi yang ada ialah kematian yang mengerikan akan penghakiman dan api yang dahsyat yang akan menghanguskan semua
    orang durhaka.

    Praktik pertama: tidak setia sampai tinggalkan ibadah pelayanan.
    Hal ini dimulai dengan biasa tinggalkan ibadah sampai sengaja tinggalkan ibadah.


  2. Matius 10: 21
    10:21. Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.

    Praktik kedua: kedurhakaan dalam rumah tangga, yaitu terjadi pertengkaran, kekerasan, perselingkuhan, perceraian, dll.


  3. Efesus 2: 2
    2:2. Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.

    Praktik ketiga: mengikuti penguasa angkasa, sehingga tidak taat dengar-dengaran pada Tuhan.

Kita tinggal pilih, mau dibaharui (shekina glory) atau masuk musim dingin. KALAU SUDAH MASUK MUSIM DINGIN, TIDAK AKAN BISA DIBAHARUI LAGI.

Sebab itu, kita harus mengalami pembaharuan SEBELUM masuk musim dingin.

Diatas sudah diterangkan bahwa pembaharuan bait Allah sama dengan pembaharuan panca indera, yaitu:


  1. Yohanes 10: 24
    10:24. Maka orang-orang Yahudi mengelilingi Dia dan berkata kepada-Nya: "Berapa lama lagi Engkau membiarkan kami hidup dalam kebimbangan? Jikalau Engkau Mesias, katakanlah terus terang kepada kami."

    Pembaharuan pertama: kulit/perasaan harus dibaharui.
    Yang dibaharui adalah seringkali kita bimbang terutama dalam 2 hal:


    • bimbang terhadap kuasa Allah saat menghadapi masalah/pencobaan, sehingga kita sering berharap pada yang lain dan memakai jalan sendiri diluar Firman.


    • bimbang terhadap pengajaran benar, karena dioambang ambingkan ajaran lain.


    1 Timotius 4: 1
    4:1. Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan

    Kalau bimbang, akibatnya:

    • murtad (gugur dari iman).
      Artinya: tinggalkan ajaran benar dan ikuti ajaran setan-setan.

      Sebab itu, dalam urapan Roh Kudus, kita harus tegas untuk menolak ajaran palsu dan berpegang pada ajaran benar.


    • tidak percaya Yesus.
      Sebab itu, hari-hari ini kita harus tegas untuk percaya dan berharap pada Tuhan.


  2. Yohaens 10: 31
    10:31. Sekali lagi orang-orang Yahudi mengambil batu untuk melempari Yesus.

    Pembaharuan kedua: hidung/penyembahan.
    'penyembahan'= mengangkat tangan untuk menyembah Tuhan, bukan untuk melempari Tuhan dengan batu= menyerah sepenuh pada Tuhan= memeriksa diri sendiri. Kalau ada dosa, kita harus saling mengaku dan mengampuni, sehingga kita bisa menjadi satu kesatuan tubuh Kristus.

    Kalau melempar batu, akan terjadi perpecahan (merusak tubuh Kristus).


  3. Yohanes 10: 27-28
    10:27. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
    10:28. dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan
    seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

    Pembaharuan ketiga: telinga dibaharui untuk mendengar dan dengar-dengaran pada suara Gembala dan tidak mendengar
    suara asing, bahkan lari dari padanya.

    Yohanes 10: 5
    10:5. Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal."

    Jadi, ukuran tergembala dengan baik adalah bisa mendengar dan dengar-dengaran pada suara gembala, bahkan lari saat mendengar suara asing (tidak mau mendengar suara asing).

    'suara asing':

    • ajaran palsu/gosip-gosip yang tidak dapat dipertanggung jawabkan,
    • suara daging sendiri.


    Kalau tergembala dengan benar, hasilnya: kita berada dalam Tangan Gembala Agung untuk mengalami jaminan kepastian untuk pemeliharaan hidup sekarang sampai hidup kekal.

    Jadi, telinga ini menentukan kita berada dalam Tangan Gembala Agung atau diluar Tangan Gembala Agung.


  4. Yohanes 10: 32
    10:32. Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"

    2 Korintus 4: 3-4
    4:3. Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
    4:4. yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka
    tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

    Pembaharuan keempat: mata dibaharui supaya bisa melihat cahaya injil tentang kemuliaan Kristus (Firman pengajaran benar).
    'Firman pengajaran benar'= untuk membawa orang-orang yang sudah selamat supaya disucikan sampai sempurna seperti Yesus (menjadi mempelai wanita Tuhan).

    Setelah melihat penginjilan, mata yang dibaharui bisa melihat Firman pengajaran.
    Artinya:

    • mengerti saat Firman diberitakan,
    • melihat wujud Firman pengajaran dalam kehidupan kita, yaitu kesucian dan keubahan hidup.
      Kalau masih belum berubah, kita harus terus melihat Firman dengan sungguh-sungguh sampai keubahan itu menjadi wujud nyata bagi kita.
      JANGAN PUTUS ASA!


    Sayangnya, ada kesalahan yang sering terjadi, yaitu:

    • orang yang sudah selamat, tidak mau mendengar Firman pengajaran, sehingga ia menjadi buta (hidup dalam kegelapan dosa sampai kegelapan paling gelap).
    • orang yagn sudah mengerti Firman pengajaran benar, tetapi tidak bisa melihat wujud Firman pengajaran dalam hidupnya (tidak ada sinar kesucian dan sinar keubahan hidup), sehingga tetap buta (hidup dalam kegelapan sampai kegelapan yang paling gelap).


    Yohanes 10: 32
    10:32. Kata Yesus kepada mereka: "Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapa-Ku yang Kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari Aku?"

    Kalau mata kita bisa melihat Firman pengajaran sampai melihat wujudnya, maka kita bisa melihat pekerjaan Tuhan (ladang Tuhan)= kita bisa melayani Tuhan.

    Amsal 20: 12
    20:12. Telinga yang mendengar dan mata yang melihat, kedua-duanya dibuat oleh TUHAN.

    Kalau mata dan telinga kita dibaharui, kita menjadi ciptaan khusus yang dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus (menjadi pelayan khusus).

    PELAYAN KHUSUS DILENGKAPI DENGAN KUASA PENCIPTAAN TUHAN, terutama menciptakan air menjadi anggur.
    Kuasa penciptaan air menjadi anggur untuk menghadapi 2 masalah besar:


    • Yohanes 2:
      = 'nikah yang kekurangan air anggur'= masalah nikah yang tawar dan pahit, sehingga terjadi kawin cerai.


    • Wahyu 17: 5
      17:5. Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."

      = masalah nikah yang najis (dikuasai oleh babel). Ini mengarah pada dosa makan minum dan kawin mengawinkan.


    Keluaran 12: 21-22
    12:21. Lalu Musa memanggil semua tua-tua Israel serta berkata kepada mereka: "Pergilah, ambillah kambing domba untuk kaummu dan sembelihlah anak domba Paskah.
    12:22. Kemudian kamu harus
    mengambil seikat hisop dan mencelupkannya dalam darah yang ada dalam sebuah pasu, dan darah itu kamu harus sapukan pada ambang atas dan pada kedua tiang pintu; seorangpun dari kamu tidak boleh keluar pintu rumahnya sampai pagi.

    'hisop'= sebangsa lumut yang paling kecil, dan tidak berdaya dan harus seikat. Kalau hanya sendiri, tidak berguna.
    'pintu rumahnya'= rumah tangga.
    Disini, pelayan khusus juga digambarkan sebagai hisop yang kecil dan tidak berguna, tetapi mau dipakai Tuhan untuk menolong nikah dan buah nikah yang hancur.

    Syaratnya:

    • 'hisop harus seikat'= harus bekerjasama.
    • 'dicelup dalam darah'= mengalami sengsara daging bersama Tuhan.
      Setelah dicelup,barulah hisop bisa digunakan utnuk menyapu pintu-pintu rumah dan rumah itu dilindungi dari kehancuran nikah dan buah nikah (dilindungi dari kebinasaan).

      Inilah tugas kita hari-hari ini, mulai dari nikah rumah tangga kita sendiri.


    Kalau ada kuasa penciptaan dari air menjadi anggur, maka kita juga mengalami pertolongan Tuhan dalam hidup kita. Apa yang mustahil menjadi tidak mustahil dan apa yang tidak ada menjadi ada. SEGALA YANG KITA PERSEMBAHKAN UNTUK TUHAN, TIDAK AKAN HILANG.

    1 Raja-raja 4: 33
    4:33. Ia bersajak tentang pohon-pohonan, dari pohon aras yang di gunung Libanon sampai kepada hisop yang tumbuh pada dinding batu; ia berbicara juga tentang hewan dan tentang burung-burung dan tentang binatang melata dan tentang ikan-ikan.

    Sebagai hisop, kita bisa hidup dimana saja. Artinya: kita hidup dari kemurahan Tuhan, sampai bisa mencapai hidup kekal.


  5. Yohanes 10: 35-36
    10:35. Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah--sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan--,
    10:36. masihkah
    kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah?

    Pembaharuan kelima: mulut.
    Mulut yang tidak dibaharui, dikuasai 3 binatang buas (setan, antikris dan nabi palsu).

    Praktik lidah yang dikuasai 3 binatang buas:

    • Yakobus 3: 5-6
      3:5. Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapapun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar.
      3:6.
      Lidahpun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.

      = 'lidah bagaikan api'= lidah dikuasai oleh setan (binatang buas di udara)= perkataan-perkataan yang menimbulkkan pertengkaran, perpecahan, dsb.


    • Yakobus 3: 7-8
      3:7. Semua jenis binatang liar, burung-burung, serta binatang-binatang menjalar dan binatang-binatang laut dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh sifat manusia,
      3:8. tetapi tidak seorangpun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah
      sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan.

      = 'sesuatu yang buas, yang tak terkuasai'= dikuasai oleh antikris (binatang buas yang keluar dari dalam laut)= perkataan-perkataan yang menjelek-jelekkan orang lain, memfitnah, dsb, bahkan sampai menghujat Tuhan.


    • Yakobus 3: 9
      3:9. Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah,

      = 'lidah yang palsu'= dikuasai oleh nabi palsu (binatang buas di darat)= perkataan-perkataan palsu.


    Filipi 2: 8-11
    2:8. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    2:9. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
    2:10.
    supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
    2:11. dan
    segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

    Untuk menghadapi lidah yang dikuasai setan tritunggal, Yesus harus mati dikayu salib, sehingga lidah/mulut kita diubahkan.

    Lidah yang dibaharui, digunakan untuk:

    • mengaku dosa,
    • bersaksi,
    • memuji dan menyembah Tuhan.


    Kalau lidah kita sudah benar, berarti kita sudah dilepaskan dari 3 binatang buas.

    Yakobus 3: 2
    3:2. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

    = pembaharuan terakhir, yaitu tidak salah dalam perkataan (sempurna seperi Yesus)= pembangunan bait Allah selesai.
    Kalau sudah selesai, barulah bait Allah di tahbiskan. Dan saat itulah, ada hadirat Tuhan dalam hidup kita= SHEKINA GLORY TURUN dan Nama, hati serta mata Tuhan ada disana.

    1 Raja-raja 9: 1-3
    9:1. Ketika Salomo selesai mendirikan rumah TUHAN dan istana raja dan membuat segala yang diinginkannya,
    9:2. maka TUHAN menampakkan diri kepada Salomo untuk kedua kalinya seperti Ia sudah menampakkan diri kepadanya di Gibeon.
    9:3. Firman TUHAN kepadanya: "Telah Kudengar doa dan permohonanmu yang kausampaikan ke hadapan-Ku; Aku telah
    menguduskan rumah yang kaudirikan ini untuk membuat nama-Ku tinggal di situ sampai selama-lamanya, maka mata-Ku dan hati-Ku akan ada di situ sepanjang masa.

    Kalau ada shekina glory, hasilnya:

    • ada nama Tuhan= kuasa Tuhan untuk menyelesaikan segala masalah sampai masalah yang mustahil dan kita menjadi milik Tuhan.
    • ada mata Tuhan= kuasa perlindungan dan pemeliharaan Tuhan, mulai sekarang sampai jaman antikris.
    • ada hati Tuhan= kuasa kasih Tuhan yang diwujudkan malam ini lewat perjamuan suci.

      Yohanes 6: 55-56
      6:55. Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.
      6:56. Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku,
      ia tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia.

      Setiap kita makan minum perjamuan, terjadi kesatuan kita dengan Tuhan (kesatuan tubuh dengan Kepala)= seperti rasul Yohanes yang bersandar di dada Tuhan.

      Malam ini, biarlah kita kembali bersandar di dada Tuhan untuk menikmati kasih yang tidak pernah berubah.

      Kalau kita bersandar di dada Tuhan, mati hidup kita ada dalam Tangan Tuhan. Masa depan kita juga ada dalam Tangan Tuhan. Segala sesuatu dalam hidup kita ada dalam kasih Tuhan. Sampai yang terakhir, kesempurnaan kita ada dalam Tangan kasih Tuhan.
      Biarkan Tuhan yang bekerja dalam hidup kita!
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top