English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 19 Maret 2013 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding

Selamat malam dan salam sejahtera bagi kita sekalian.

Matius 10:34-42
10:34 “Jangan kamu menyangka,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 Januari 2011 (Kamis Sore)
Dari siaran tunda Ibadah Medan

Wahyu 19:9
19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah:...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 20 Agustus 2012 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera Tuhan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Juli 2009 (Kamis Sore)
Matius 24: 32-35 = NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman...

Ibadah Raya Surabaya, 16 Januari 2011 (Minggu Sore)
Matius 26:
= secara keseluruhan (ay. 1-75), dalam susunan Tabernakel, terkena pada buli-buli emas berisi manna.

Kita sudah mempelajari,...

Ibadah Doa Surabaya, 12 November 2014 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan, kiranya kasih karunia dan berkat dari Tuhan senantiasa...

Ibadah Persekutuan Ambon II, 13 November 2013 (Rabu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 11 Desember 2010 (Sabtu Sore)
Markus 15 menunjuk pada tujuh percikan darah di atas tabut perjanjian, yaitu sengsara Tuhan Yesus untuk menyelamatkan,...

Ibadah Raya Malang, 12 Agustus 2012 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

2 Korintus 6:14-17
6:14 Janganlah kamu merupakan pasangan yang tidak seimbang dengan orang-orang yang...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Desember 2008 (Rabu Sore)
Matius 24: 29
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus kedua kali, yaitu terjadi goncangan-goncangan...

Ibadah Natal Malang, 25 Desember 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:9-10
2:9 Aku tahu kesusahanmu dan kemiskinanmu--namun...

Ibadah Doa Malang, 23 April 2013 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Keluaran 13:17-18
13:17. Setelah Firaun membiarkan bangsa itu pergi, Allah tidak menuntun mereka...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 15 Januari 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:29-31 "Keadaan Pada Waktu Kedatangan Yesus Ke-2x"
Ay. 29, terjadi badai yang...

Ibadah Retreat Family III Malang, 05 Maret 2011 (Sabtu Pagi)
Yesaya 6:1
6:1. Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk...

Ibadah Raya Malang, 19 Oktober 2008 (Minggu Pagi)
Matius 24:26-31 adalah nubuat yang kelima tentang kedatangan Yesus yang kedua kali, dibagi...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 April 2012 (Rabu Sore)

Ibadah Doa dialihkan pada hari Senin sebelumnya
Dari siaran tunda Ibadah Persekutuan Medan I (24 April 2012 Pagi)
Wahyu 19: 9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba= perjamuan kawin Anak Domba sama dengan nikah yang rohani atau nikah yang sempurna.
Oleh sebab itu, kita harus menjaga kebenaran dan kesucian nikah kita secara jasmani mulai dari permulaan nikah, perjalanan nikah sampai mencapai kesempurnaan nikah.

Perjamuan kawin Anak Domba adalah pertemuan antara Yesus yang datang kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga dengan sidang jemaat yang sempurna (mempelai wanita Surga) di awan-awan yang permai.
Sesudah itu, kita masuk kerajaan 1000 tahun damai (Firdaus yang akan datang) dan masuk Yerusalem Baru (kerajaan Surga yang kekal).

Mengapa Tuhan mengundang kita untuk masuk perjamuan kawin Anak Domba?
  1. sebab Tuhan mau memberikan kebahagiaan kepada kita mulai sekarang didunia yang sudah dikutuk sampai pertemuan di awan-awan ('Berbahagialah mereka').

  2. jika tidak masuk perjamuan kawin Anak Domba atau ketinggalan dibumi saat Yesus datang kedua kali, maka kita akan hancur dan binasa bersama dunia ini.
Syarat untuk masuk perjamuan kawin Anak Domba:
  1. kita harus menerima undangan dari Tuhan.
    Matius 25: 6
    25:6. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

    'Mempelai datang!'= kabar mempelai.
    Artinya: kita harus menerima undangan lewat kabar mempelai (Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua).
    Kabar mempelai berguna untuk mempersiapkan dan menyucikan kita sampai sempurna seperti Yesus.

  2. kita harus menjadi mempelai wanita Surga (kehidupan yang sempurna sama seperti Yesus).
Kidung Agung 2: 14
2:14. Merpatiku di celah-celah batu, di persembunyian lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu! Sebab merdu suaramu dan elok wajahmu!"

= Mempelai Pria Surga memanggil mempelai wanitaNya dengan sebutan 'merpatiku'.

Jadi, mempelai wanita Surga sama dengan MERPATI. Yaitu: kehidupan yang selalu dipenuhkan dan diurapi oleh Roh Kudus bahkan meluap-luap dalam Roh Kudus.

Langkah-langkah untuk menjadi mempelai wanita Tuhan atau menjadi MERPATI Tuhan:
  1. harus memiliki hati merpati (hati mempelai).
    Matius 3: 15-16
    3:15. Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
    3:16. Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat
    Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

    Untuk memiliki hati merpati, prosesnya:

    • percaya/iman kepada Yesus lewat mendengar Firman Kristus (Firman yang diurapi Roh Kudus).

      Roma 10: 17
      10:17. Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

      Seorang hamba Tuhan harus mengandalkan urapan Roh Kudus dalam menyampaikan Firman Tuhan.

      Kalau bergantung pada Roh Kudus, kita tidak terbatas oleh apapun dan Firman yang disampaikan bisa menjadi iman yang menyelamatkan di dalam sidang jemaat.

      Sidang jemaat juga harus bergantung pada Roh Kudus dalam mendengar Firman, sehingga tidak terbatas oleh apapun. Dan inilah yang membuat kita bisa mengerti, percaya dan yakin pada Firman (Firman menjadi iman didalam hati yang menyelamatkan).

    • bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan.
    • baptisan air.
      Hati-hati! Baptisan air menentukan, apakah kita memiliki hati merpati atau tidak.
      Sebab itu, kita harus masuk dalam baptisan air yang benar dan menyelamatkan.

      Baptisan air yang benar= baptisan air seperti Yesus dibaptis dan menurut kehendak Allah.

      Baptisan air yang benar, dikaitkan dengan Yesus keluar dari air dan langit terbuka (menentukan nasib kita).

      Roma 6: 2, 4
      6:2. Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?
      6:4. Dengan demikian kita telah
      dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

      Syarat baptisan air yang benar: bertobat (mati terhadap dosa).
      Pelaksanaan baptisan air yang benar: kita yang sudah mati terhadap dosa, harus dikuburkan dalam air bersama Yesus dan sesudah itu kita keluar dari air untuk mendapatkan hidup baru (hidup yang berkenan pada Tuhan), yaitu hidup dalam kebenaran.
      Kalau sudah hidup dalam kebenaran, langit akan terbuka. Artinya: pintu Surga terbuka bagi kita dan kita menerima berkat dari Surga.

      Kalau menolak baptisan air yang benar atau dibaptis dengan tidak benar, langit akan terbuka untuk menurunkan hukuman-hukuman sampai kebinasaan.

    • baptisan Roh Kudus ('Roh bagaikan burung merpati turun keatasNya')=MEMBERIKAN HATI MERPATI.

      Hati merpati adalah hati yang damai sejahtera dan tulus ikhlas seperti bayi.

      1 Petrus 2: 1-2
      2:1. Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.
      2:2. Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang
      selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

      Menjadi seperti bayi, artinya:

      1. membuang kejahatan,
      2. tidak ada dusta,
      3. tidak munafik,
      4. tidak ada kedengkian,
      5. tidak ada fitnah,
      6. ay. 2= hanya merindukan air susu yang murni dan rohani= hanya membutuhkan Firman pengajaran yang murni dan diurapi Roh Kudus.

        Firman yang paling murni adalah Firman penggembalaan.

        Yesaya 49: 14-16
        49:14. Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
        49:15. Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
        49:16. Lihat, Aku telah
        melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.

        Kalau kita menikmati Firman penggembalaan dan taat, kita berada dalam tangan ibu (Tangan Gembala Agung).
        Artinya: Tuhan selalu mengingat dan mempedulikan kita. Dan dalam Tangan Gembala Agung, kita menjadi tenang dan kenyang (dipelihara oleh Tuhan).

  1. Langkah kedua untuk menjadi merpati Tuhan: harus memiliki sayap merpati.

    Mazmur 55: 7
    55:7. Pikirku: "Sekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan mencari tempat yang tenang,

    Mazmur 68: 15
    68:14. Maukah kamu berbaring di antara kandang-kandang? Sayap-sayap merpati bersalut dengan perak, bulu kepaknya dengan emas berkilau-kilauan.

    Sayap merpati= emas dan perak secara rohani.

    2 Timotius 2: 20-25
    2:20. Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.
    2:21. Jika seorang
    menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.
    2:22. Sebab itu
    jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.
    2:23. Hindarilah soal-soal yang dicari-cari, yang bodoh dan tidak layak. Engkau tahu bahwa soal-soal itu menimbulkan pertengkaran,
    2:24. sedangkan seorang hamba Tuhan
    tidak boleh bertengkar, tetapi harus ramah terhadap semua orang. Ia harus cakap mengajar, sabar
    2:25. dan dengan
    lemah lembut dapat menuntun orang yang suka melawan, sebab mungkin Tuhan memberikan kesempatan kepada mereka untuk bertobat dan memimpin mereka sehingga mereka mengenal kebenaran,

    Secara rohani, perak dan emas adalah anak Tuhan/hamba Tuhan yang mengalami penyucian untuk dipakai Tuhan lewat Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua (kabar mempelai).

    Penyucian ini meliputi:

    • penyucian dari nafsu orang muda, termasuk di dalamnya tidak boleh ada hawa nafsu untuk berpacaran, sebab pacaran bertujuan untuk menikah.
      Kalau merupakan hawa nafsu, pacarannya akan bermasalah, juga bermasalah pada orang tua dan gembala.
      Kalau permulaannya sudah salah, seluruh perjalanan nikahnya juga salah dan tidak bisa mencapai perjamuan kawin Anak Domba, kecuali kalau memperoleh kemurahan Tuhan.

      Secara umum, nafsu orang muda adalah keinginan jahat dan najis.

      Keinginan jahat= keinginan akan uang yang membuat kikir (tidak bisa memberi) dan serakah (merampas haknya orang lain, terutama haknya Tuhan).

      Keinginan najis= dosa makan minum dan kawin mengawinkan sampai puncaknya dosa.

      Kalau tidak ada sayap merpati, kehidupan itu tidak bisa dipakai oleh Tuhan.

      Kalau disucikan dari nafsu orang muda, kita memiliki keadilan, kesetiaan, kasih dan damai dan hati yang murni.

    • ay. 24= penyucian dari pertangkaran/perselisihan.
      Kalau berselisih karena dosa, kita harus berdamai.

      Kalau perselisihan karena pelayanan atau pengajaran, kita harus kembali pada Alkitab.

      Kalau disucikan dari pertengkaran, kita bisa menjadi ramah, cakap mengajar sampai lemah lembut (bisa dipakai untuk membawa jiwa-jiwa kepada Tuhan).

      Selama ada perselisihan, sayap tidak ada dalam hidup kita.

    Anak Tuhan/hamba Tuhan yang mengalami penyucian, akan memiliki sayap merpati.
    Praktiknya:

    • Amsal 10: 20
      10:20. Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya.

      'perak'= memiliki lidah yang benar.

    • 'emas'= taat dengar-dengaran samapi daging tidak bersuara.

    Hasilnya:

    • kita dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna (emas dan perak dibawa masuk dalam rumah Allah).

      Hagai 2: 8-9
      2:8. Aku akan menggoncangkan segala bangsa, sehingga barang yang indah-indah kepunyaan segala bangsa datang mengalir, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam.
      2:9. Kepunyaan-Kulah
      perak dan kepunyaan-Kulah emas, demikianlah firman TUHAN semesta alam.

      Kalau pelayan Tuhan menjadi emas dan perak, maka rumah Allah akan menjadi megah dan mulia sampai sempurna.

      Hati-hati! Banyak hamba Tuhan yang seperti rumput dan kayu. Yang dipentingkan hanya berkat jasmani, malah dosa-dosa dipelihara.

    • menjadi hamba Tuhan yang tahan uji (melintasi badai).
      Mazmur 55: 7-8
      55:7. Pikirku: "Sekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan mencari tempat yang tenang,
      55:8. bahkan aku akan lari jauh-jauh dan bermalam di padang gurun. Sela


      Emas dan perak akan tahan uji menghadapi apapun, sehingga tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.

    • 'Kepunyaan-Kulah perak dan kepunyaan-Kulah emas'= menjadi milik Tuhan dan tidak bisa diganggu gugat.
      Kita diingat dan diperhatikan Tuhan (menjadi biji mata Tuhan).

  1. Langkah ketiga untuk menjadi merpati Tuhan: harus memiliki suara merpati.

    Kidung Agung 2: 14
    2:14. Merpatiku di celah-celah batu, di persembunyian lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu! Sebab merdu suaramu dan elok wajahmu!"

    Suara merpati= suara penyembahan mempelai.

    'gunung'= Firman pengajaran yang benar.

    2 Samuel 22: 31-32
    22:31. Adapun Allah, jalan-Nya sempurna; sabda TUHAN itu murni; Dia menjadi perisai bagi semua orang yang berlindung pada-Nya.
    22:32. Sebab siapakah Allah selain dari TUHAN, dan siapakah
    gunung batu selain dari Allah kita?

    'celah-celah batu'= ayat-ayat dalam Alkitab.
    Gunung batu juga berarti Kurban Kristus.

    Jadi, penyembahan yang benar harus berdasarkan pengajaran yang benar dan Kurban Kristus.

    Wahyu 19: 6-7
    19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
    19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.


    'Haleluya'= suara merpati. Dan inilah penyembahan yang benar.

    2 macam suara merpati:

    • Kidung Agung 2: 14
      2:14. Merpatiku di celah-celah batu, di persembunyian lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu! Sebab merdu suaramu dan elok wajahmu!"

      = suara merdu= dalam pengalaman kebangkitan.

    • Nahum 2: 7
      2:7. Permaisuri dibawa ke luar dan ditelanjangi dan dayang-dayangnya mengerang, mengaduh seperti suara merpati sambil memukul-mukul dada.

      = suara mengerang= dalam pengalaman kematian.

    2 suara inilah yang merupakan nyanyian baru (suara pergumulan). Dan nyanyian baru ini berbeda-beda setiap orang.
    Tetapi yang terpenting adalah bergumul sampai menjadi mempelai Tuhan (menjadi merpati Tuhan).

    Biarlah kita memandang wajah Tuhan sambil berseru dan bergumul. Dan Ia juga ikut bergumul bersama kita, sebab Ia ingat dan peduli pada kita, sampai Ia meminum cawan dan berseru 'sudah selesai'.
    Artinya: segala pergumulan kita diselesaikan oleh Tuhan.

    Dikayu salib, Tuhan juga bergumul sampai wajahNya menjadi buruk, sebab Ia ingin menolong kita yang sudah hancur dan menjadi seperti setan.

    Zefanya 3: 16-18a
    3:16. Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem: "Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu.
    3:17. TUHAN Allahmu ada di antaramu
    sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,
    3:18a. seperti pada
    hari pertemuan raya."

    'hari pertemuan raya'= perjamuan kawin Anak Domba.

    Kegunaan kasih Tuhan yang dipancarkan dikayu salib:
    • 'Janganlah tanganmu menjadi lemah lesu'= kasih Tuhan membuat kita kuat dan teguh hati.

    • 'sebagai pahlawan yang memberi kemenangan'= kasih Tuhan memberikan kemenangan atas segala masalah.

    • 'membaharui engkau dalam kasih-Nya'= kasih Tuhan membaharui kita dari manusia daging menjadi mansua rohani, mulai dari wajah yang menjadi berseri.
      Wajah berseri ditentukan dari panca indera. Salah duanya yaitu telinga dan mulut.

      Telinga diubahkan untuk bisa mendengar dan taat dengar-dengaran.

      Mulut dibaharui menjadi mulut yang jujur.

      Kalau telinga dan mulut baik, Tuhan bisa jadikan semua baik, bahkan sempurna seperti Dia.

      Markus 7: 37
      7:37. Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18-20 Juni 2019
    (Ibadah Kunjungan di Bagan Batu)

  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top