English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 06 September 2011 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

ad. 3. Keluaran 31:18 mengenai MUSA MENERIMA DUA LOH...

Ibadah Persekutuan III di Square Ballroom Surabaya, 03 April 2019 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Jumat Agung Malang, 22 April 2011 (Jumat Sore)
Matius 26:6-13 adalah tentang PERSIAPAN PASKAH.

Matius 26:7,12
26:7...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Januari 2012 (Senin Sore)
Bersamaan dengan penataran II Imam-imam dan calon imam-imam Surabaya

Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

= 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus...

Ibadah Raya Surabaya, 12 Oktober 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 21 Juli 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 19:9
19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah:...

Ibadah Doa Surabaya, 10 Desember 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Februari 2019 (Jumat Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Raya Surabaya, 22 Agustus 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.

SIKAP TERHADAP TALENTA
Sikap ini ada yang...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 14 Februari 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 8 menunjuk pada Pelita Emas. Dalam...

Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 05 Mei 2016 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih...

Ibadah Raya Surabaya, 29 Januari 2012 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan penataran I Imam-imam dan calon imam-imam Surabaya

Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

= 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Januari 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 29
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua, yaitu terjadi kegoncangan dan kegelapan...

Ibadah Raya Malang, 27 Desember 2009 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK.
Mazmur 92:13, pohon aras adalah gambaran kekuatan,...

Ibadah Doa Surabaya, 19 Oktober 2011 (Rabu Sore)
Matius 26 : 47-56
YESUS DITANGKAP/PENANGKAPAN YESUS.

Matius 26 : 47-50
26:48 Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: "Orang yang...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 Januari 2012 (Senin Sore)

Bersamaan dengan penataran II Imam-imam dan calon imam-imam Surabaya

Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

= 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
  1. ay. 69-70= Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea (mulai diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Januari 2012).
  2. ay. 71-72= Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Nazaret.
  3. ay. 73-74= Petrus menyangkal Yesus sampai mengutuk dan bersumpah.
Malam ini, kita masih membahas bagian I: PETRUS MENYANGKAL YESUS SEBAGAI ORANG GALILEA
Matius 26: 69-70
26:69. Sementara itu Petrus duduk di luar di halaman. Maka datanglah seorang hamba perempuan kepadanya, katanya: "Engkau juga selalu bersama-sama dengan Yesus, orang Galilea itu."
26:70. Tetapi
ia menyangkalnya di depan semua orang, katanya: "Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud."

Matius 4: 18-20
4:18. Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
4:19. Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan
Kujadikan penjala manusia."
4:20. Lalu merekapun segera meninggalkan jalanya dan mengikuti Dia.


Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea, artinya: PETRUS MENYANGKAL PANGGILAN DAN PILIHAN TUHAN, sebab di danau Galilea, Yesus memanggil Petrus dari penjala ikan menjadi penjala manusia (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Januari 2012).

Sejak Adam dan Hawa berbuat dosa dan dibuang kedunia ini, semua manusia didunia, dari jaman ke jaman sudah berbuat dosa sampai sekarang. Ini artinya: kehilangan kemuliaan Allah dan harus binasa selama-lamanya.
Manusia berdosa tidak ada kemampuan untuk kembali kepada Tuhan. Sebab itu, Tuhan yang memanggil dan memilih manusia berdosa untuk dibenarkan, diselamatkan dan diangkat menjadi imam-imam dan raja-raja untuk bisa mewarisi kerajaan Surga.
Kita sudah mendengar bahwa panggilan dan pilihan Tuhan merupakan pintu masuk ke kerajaan Surga (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 29 Januari 2012).

Panggilan dan pilihan Tuhan kepada manusia dari jaman ke jaman:
  1. jaman Allah Bapa= dari Adam ssampai Abraham= diwakili oleh Abraham.
    Kejadian 12: 1-2
    12:1. Berfirmanlah TUHAN kepada Abram: "Pergilah dari negerimu dan dari sanak saudaramu dan dari rumah bapamu ini ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu;
    12:2. Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar,
    dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

    = panggilan Tuhan kepada Abraham dan ia diberkati sekalipun ada di dunia yang terkutuk.

    Disini, Abraham menerima panggilan Tuhan. Buktinya:
    • Abraham rela meninggalkan negerinya.
      Artinya: meninggalkan pergaulan dunia atau keduniawian.
      Kalau kita dipanggil Tuhan, jangan lagi bergaul seperti orang dunia.
      Dunia dengan segala kesibukannya, kesulitaannya, dsb, hanya membuat kita tidak setia.

      Yakobus 4: 4
      4:4. Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

      Kalau tidak setia, kehidupan itu merupakan musuh Tuhan, bukan pelayan Tuhan!

      Jadi, bukti menerima panggilan dan pilihan Tuhan adalah SETIA.

    • Abraham rela meninggalkan sanak saudaranya (saudara daging).
      Artinya: rela meninggalkan daging dengan segala hawa nafsu, emosi, ambisi dan keingainannya.

      Roma 8: 7
      8:7. Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

      Keinginan daging hanya membuat kehidupan itu tidak taat pada Tuhan dan menjadikan dirinya sebagai musuh Tuhan.

      Jadi, bukti menerima panggilan dan pilihan Tuhan adalah TAAT.
    • Abraham rela meninggalkan rumah bapa.
      Artinya: meninggalkan bapa yang lama (dosa-dosa).
      Meninggalkan dosa dimulai dengan tidak berdusta, sebab setan adalah bapa pendusta. Kalau masih berdusta, berarti masih ada dosa lainnya.

      Kehidupan yang berdusta bukan pelayan Tuhan, tetapi musuhnya Tuhan.

      Jadi, bukti menerima panggilan dan pilihan Tuhan adalah JUJUR.

    Kesimpulan: menerima panggilan dan pilihan Tuhan adalah menjadi pelayan Tuhan yang SETIA, TAAT DAN JUJUR.

    Hasilnya:
    Kejadian 12: 2
    12:2. Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.

    = Tuhan merubah kutukan menjadi berkat.

    Kejadian 24: 1
    24:1. Adapun Abraham telah tua dan lanjut umurnya, serta diberkati TUHAN dalam segala hal.

    Urusan kita hari-hari ini adalah setia, taat dan jujur. Dan Tuhan akan memberkati kita sampai ke anak cucu, bahkan sampai kehidupan kekal.

    Kalau tidak setia, tidak taat, dan tidak jujur, kehidupan itu bukan melayani Tuhan, tetapi memusuhi Tuhan.

    Rahasia berkat Abraham:
    • Kejadian 14:19-20
      14:19. Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi,
      14:20. dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu Abram
      memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.

      Rahasia pertama: setelah diberkati, Abraham ingat pada si Pemberi berkat, itulah Tuhan (Abraham mengembalikan perpuluhan milik Tuhan).
      Perpuluhan adalah pengakuan bahwa kita sudah diberkati Tuhan atau semua berkat yagn kita terima berasal dari Tuhan.

    • sesudah diberkati, ingat pada sesama yang membutuhkan (menjadi berkat bagi orang lain).

    Kalau ini dilupakan (melupakan perpuluhan dan persembahan khusus), maka kehidupan itu kembali terkutuk (kembali pada suasana kutukan dan berkat menjadi kutukan).

    Maleakhi 3: 8-9
    :8. Bolehkah manusia menipu Allah? Namun kamu menipu Aku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menipu Engkau?" Mengenai persembahan persepuluhan dan persembahan khusus!
    3:9.
    Kamu telah kena kutuk, tetapi kamu masih menipu Aku, ya kamu seluruh bangsa!

  1. jaman Anak Allah= dari Abraham sampai kedatangan Yesus pertama kali= diwakili oleh murid-murid.
    Matius 4: 18, 21-22
    4:18. Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan.
    4:21. Dan setelah Yesus pergi dari sana, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara, yaitu
    Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, bersama ayah mereka, Zebedeus, sedang membereskan jala di dalam perahu. Yesus memanggil mereka
    4:22. dan mereka segera meninggalkan perahu serta ayahnya, lalu mengikuti Dia.


    Panggilan dan pilihan Tuhan pada murid-murid diawali dengan 4 orang (Petrus, Andreas, Yakobus dan Yohanes).

    Mengapa dimulai dengan 4 murid? Sebab ini sama dengan pola kerajaan Surga.
    Wahyu 4: 6
    4:6. Dan di hadapan takhta itu ada lautan kaca bagaikan kristal; di tengah-tengah takhta itu dan di sekelilingnya ada empat makhluk penuh dengan mata, di sebelah muka dan di sebelah belakang.

    Jadi, PANGGILAN DAN PILIHAN HARUS SESUAI DENGAN POLA KERAJAAN SURGA (sesuai dengan Alkitab).
    Kalau melayani dengan pola dunia, kehidupan itu sedang tenggelam meskipun kelihatannya berhasil.

    4 orang murid ini adalah 4 orang penjala ikan yang dijadikan penjala manusia.

    Penjala ikan= mendapat uang untuk kepentingan sendiri dan keluarga.
    Penjala manusia= menangkap manusia untuk kepentingan kerajaan Surga (kepentingan tubuh Kristus).

    Jadi, bukti menerima panggilan dan pilihan Tuhan adalah MELEPAS SEGALA KEPENTINGAN DIRI SENDIRI DAN KELUARGA UNTUK MENGUTAMAKAN KEPENTINGAN KERAJAAN SURGA/TUBUH KRISTUS.

    Hati-hati! Setelah Petrus dipanggil jadi penjala manusia dan Yesus mati,ia kembali menjadi penjala ikan sampai telanjang.
    Artinya: banyak penjala ikan di dalam gereja= melayani, hanya untuk kepentingan sendiri. Akibatnya, kehidupan itu akan gagal dan telanjang.

    Sebab itu, kita harus serius dalam melayani Tuhan.

    Kalau kita melayani untuk kepentingan tubuh Kristus, Tuhan akan membereskan jala kita= Tuhan membereskan semuanya.

  2. jaman Allah Roh Kudus= dari kedatangan Yesus pertama kali sampai kedatangan Yesus kedua kali= diwakili oleh keledai muda.

    Saat ini merupakan jaman akhir. Kalau gagal atau menolak panggilan dan pilihan Tuhan, maka tidak ada lagi kesempatan.
    Kita harus sungguh-sungguh, karena jaman ini merupakan jaman penentuan!

    Markus 11: 1-2
    11:1. Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem, dekat Betfage dan Betania yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya
    11:2. dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Pada waktu kamu masuk di situ, kamu akan segera
    menemukan seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskan keledai itu dan bawalah ke mari.

    'telah dekat Yerusalem'= perjalanan terakhir dari Yesus dan setelah itu Ia disalibkan.

    'keledai muda'= bangsa kafir.
    Inimerupakan panggilan Tuhan untuk memakai bangsa kafir dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna untuk masuk Yerusalem Baru.

    Bukti bangsa kafir menerima panggilan dan pilihan Tuhan:
    • 'keledai harus tertambat pada pokok anggur pilihan'= TERGEMBALA PADA FIRMAN PENGAJARAN YANG BENAR.

      Kejadian 49: 11
      49:11. Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur.

      Tertambat pada pokok anggur pilihan= carang melekat pada Pokok Anggur yang benar. Dan ini yang menentukan mati hidupnya carang secara jasmani dan rohani.
      Kalau carang terlepas dari pokoknya, carang akan kering dan mati.

      Pokok anggur juga menentukan arah kegerakan.
      Kalau pokoknya salah, akan mengarah pada kegerakan pembangunan babel.
      Kalau pokoknya benar, akan mengarah pada pembangunan tubuh Kristus.

      Kalau keledai tidak tertambat, keledai akan menjadi keledai liar dan keledai jalang.

    • MENGALAMI PENYUCIAN.
      Yohanes 15: 3
      15:3. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

      = kita mengalami penyucian oleh Firman yang dikatakan oleh Tuhan sendiri.
      Jika kita melekat pada Pokok Anggur yang benar, kita akan mengalami penyucian secara terus menerus, terutama penyucian karakter bangsa kafir (karakter anjing dan babi).

      'anjing'= kembali menjilat muntahnya= perkataan sia-sia. Kalau lidah disucikan, kita bisa berkata benar dan menjadi berkat bagi orang lain. Ini juga menentukan pemakaian Tuhan atas hidup kita dan menentukan arah hidup kita.

      'babi'= sudah dimandikan tetapi kembali lagi ke kubangannya= perbuatan dosa yang diulang-ulang sampai puncaknya dosa.

      Matius 6: 31-34
      6:31. Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
      6:32. Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
      6:33. Tetapi
      carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
      6:34. Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."


      Karakter bangsa kafir yang juga disucikan adalah kekuatiran.

      Kalau ada kekuatiran, akibatnya:
      1. tidak bisa mengutamakan Tuhan, sehingga tidak bisa dipakai oleh Tuhan.
      2. tidak bisa hidup dalam kebenaran.

      Kalau Tuhan mau menunggangi keledai muda, itu adalah kemurahan Tuhan bagi kita yang tidak bisa datang terus menerus! Jangan main-main!

      Kalau sudah tidak ada kekuatiran, kita bisa mengutamakan Tuhan dan hidup benar.

      Selain oleh Firman (penyucian karakter), kita juga disucikan lewat percikan darah.

      Kejadian 49: 11
      49:11. Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur.

      Percikan darah= untuk membasuh pakaian yang seperti kain lara.
      Kain lara= kebenaran diri sendiri yang sering tidak disadari.

      Yesaya 64: 6
      64:6. Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin.

      Percikan darah berguna untuk menyucikan kita dari kebenaran diri sendiri.

      Kebenaran diri sendiri selalu diikuti dengan kepentingan dan kehendak sendiri yang membuat tidak bisa taat (memberontak seperti keledai liar dan keledai jalang).

      Kalau kita mau disucikan dengan percikan darah, kita bisa taat dengar-dengaran (percaya dan mempercayakan diri sepenuh pada Tuhan). Dan Tuhan sebagai Imam Besar akan mengulurkan Tangan untuk memegang dan memeluk kita. Kita hidup dalam Tangan Imam Besar.

      Kalau kita sengsara dalam pelayanan, kita sudah ada dalam Tangan Imam Besar, yang penting kita ada ketaatan.
Hasilnya:
  • Markus 6: 34, 36-37a
    6:34. Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal kepada mereka.
    6:36. Suruhlah mereka pergi, supaya mereka dapat membeli makanan di desa-desa dan di kampung-kampung di sekitar ini."
    6:37a. Tetapi jawab-Nya: "
    Kamu harus memberi mereka makan!"

    Hasil pertama: Tangan belas kasih Tuhan mampu memelihara kita (Tuhan yang bertanggung jawab atas hidup kita).
    Sekalipun dalam kemustahilan, Tuhan mampu memelihara kita (seperti 5 roti 2 ikan untuk 5000 orang).

  • Yeremia 29: 11
    29:11. Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

    = rancangan hidup kita ada dalam Tangan Tuhan (kita bisa mengatakan "terserah Kau, Tuhan"). Jangan sampai kita merancang-rancang sendiri kehidupan kita.

    Hasil kedua: Tangan belas kasih Tuhan mampu memberikan masa depan yang indah pada waktunya.

  • 'dimana ada percikan darah, disitu ada shekina glory'.
    Hasil ketiga: kita mengalami kemuliaan.
    Artinya: kita dipakai oleh Tuhan dalam pembangunan tubuh Kristus dan diubahkan dari buli-buli tanah liat menjadi buli-buli emas. Kita sempurna dan layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali sampai kita kembali ke kerajaan Surga yang kekal.

    Inilah arti dari panggilan dan pilihan Tuhan atas hidup kita, yaitu kita bisa dipeluk oleh Tangan Tuhan sampai masuk ke Surga. Karena itu, kita harus sungguh-sungguh dalam panggilan dan pilihan Tuhan!
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top