English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 30 Maret 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 10-13 => menyembuhkan orang sakit pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Februari 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 23 Desember 2014 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita...

Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 30 Mei 2019 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:13-21 tentang hukuman Anak Allah...

Ibadah Persekutuan di Ciawi II, 18 November 2009 (Rabu Pagi)
Tema: Wahyu 21:5
"Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!"

Pada mulanya Tuhan sudah menciptakan manusia yang sama...

Ibadah Doa Surabaya, 04 Februari 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.Kita masih membaca ayat...

Ibadah Doa Surabaya, 28 Januari 2015 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang Hadi Santoso

Selamat malam, salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Kiranya damai...

Ibadah Doa Malang, 20 Januari 2015 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 19 Maret 2011 (Sabtu Sore)
Hal ke-6 yang kena mengena dengan sengsara Yesus: sengsara salib mengenai kematian-Nya

Markus 15:38
15:38 Ketika itu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Juli 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 16 Juni 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:32-35 = NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman: jaman Allah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 April 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:4-8
7:4 Dan aku mendengar jumlah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Juni 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 03 September 2014 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tabut Perjanjian terbuat dari kayu penaga,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Juni 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:33-36
11:33 "Tidak seorangpun yang menyalakan pelita...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan Ambon I, 12 November 2013 (Selasa Malam)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera kasih karunia dan bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Tema: Yohanes 10:10b
10:10b. Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

Secara umum, ini berarti Yesus datang kedunia untuk memberi hidup dalam kelimpahan.
Secara khusus, Yesus datang di Ambon untuk memberikan hidup dalam kelimpahan.

Mengapa Yesus harus datang untuk memberi hidup dalam kelimpahan?

  1. Yesaya 14: 12-15, 17
    14:12. "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!
    14:13. Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.
    14:14. Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!
    14:15. Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.
    14:17. yang telah
    membuat dunia seperti padang gurun, dan menghancurkan kota-kotanya, yang tidak melepaskan orang-orangnya yang terkurung pulang ke rumah?

    Yang pertama: sebab setan sudah memporak porandakan dunia ini menjadi bagaikan padang gurun, sehingga sulit untuk menabur dan menuai, bahkan sulit untuk hidup di dunia secara jasmani. Sampai satu waktu mustahil untuk hidup didunia saat antikris berkuasa didunia.


  2. ay. 17b= 'tidak melepaskan orang-orangnya'= sebab setan sudah mengurung manusia dalam dosa sampai puncaknya dosa, sehingga manusia mati rohani dan binasa selama-lamanya.


  3. 1 Yohanes 2: 17
    2:17. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

    Yang ketiga: sebab dunia ini sedang hancur, bukan akan hancur.

Jadi, didalam dunia tidak ada kehidupan jasmani dan rohani, tetapi yang ada hanya kehancuran menuju kebinasaan.
Itu sebabnya Yesus harus datang kedunia ini.

Hidup dalam kelimpahan=

  • hidup yang dipelihara oleh Tuhan sampai selalu mengucap syukur kepada Tuhan.
    Kelimpahan bukan diukur dari jumlahnya, tetapi bagaimana kita mengucap syukur pada Tuhan apapun yang kita peroleh dan berapapun jumlahnya.


  • hidup dalam suasana kebangunan rohani. Ini suatu kegerakan besar.
    Artinya: berkobar-kobar dalam perkara rohani (mengutamakan perkara rohani).


  • hidup kekal selama-lamanya.

Bagaimana Yesus bisa memberikan hidup dalam kelimpahan?
Dalam injil Yohanes 10, ada 3 kali penampilan Yesus untuk memberikan hidup dalam kelimpahan:

  1. Yohanes 10: 9
    10:9. Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.

    Yang pertama: Yesus sebagai pintu. Kalau tidak ada pintu, tidak ada jalan keluar bagi kita (sudah diterangkan pada ibadah persekutuan sebelumnya).


  2. Yohanes 10: 11
    10:11. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

    Yang kedua: Yesus sebagai Gmbala yang baik.
    Gembala yang baik memberikan nyawaNya supaya kita hidup (sudah diterangkan pada ibadah persekutuan sebelumnya).


  3. Yohanes 10: 35-26
    10:35. Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah--sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan--,
    10:36. masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata:
    Aku Anak Allah?

    Yang ketiga: Yesus sebagai Anak Allah.

Malam ini kita bahas yang ketiga: YESUS SEBAGAI ANAK ALLAH.
Yohanes 10: 33
10:33. Jawab orang-orang Yahudi itu: "Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari Engkau, melainkan karena Engkau menghujat Allah dan karena Engkau, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan diri-Mu dengan Allah."

Anak Allah adalah manusia yang sama dengan Allah.

1 Yohanes 4: 8-9
4:8. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tidak mengenal Allah, sebab Allah adalah kasih.
4:9. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia,
supaya kita hidup oleh-Nya.

= Allah adalah kasih. Jadi Anak Allah juga adalah kasih, supaya kita bisa hidup olehNya.
Jadi, kita bisa menerima hidup berkelimpahan lewat kasih Allah yang dinyatakan lewat Yesus AnakNya yang tunggal.
Dari pihak Allah sudah jelas bagaimana membawa kasih pada manusia.

Sekarang, bagaimana kita bisa menerima kasih Allah supaya memperoleh hidup dalam kelimpahan?

  1. berdamai dengan Allah dan manusia (KASIH MULA-MULA).
    Prosesnya: saling mengaku dan saling mengampuni.
    1 Yohanes 4: 10
    4:10. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

    Kasih Allah diwujudkan lewat mengutus Yesus Anak Allah sebagai korban penebus dosa.

    Kalau salah tetapi tidak mau mengaku, maka ia akan menerima kebencian dari setan.
    Jika kita berdamai, saat itu dosa diselesaikan oleh darah Yesus dan kasih Allah dicurahkan kepada kita, sehingga kita bisa hidup benar.
    Bukti bahwa dosa sudah diampuni adalah hidup benar.
    Kalau kita tetap berbuat dosa, berarti kita belum diampuni.

    Kalau hidup benar, hasilnya:


    • Mazmur 37: 25-26
      37:25. Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti
      37:26. tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.

      Hasil pertama: kita hidup dalam kelimpahan= diberkati sampai anak cucu dan menjadi berkat bagi orang lain.


    • Amsal 10: 2
      10:2. Harta benda yang diperoleh dengan kefasikan tidak berguna, tetapi kebenaran menyelamatkan orang dari maut.

      Hasil kedua: menyelamatkan dari maut= hidup kekal selama-lamanya.


  2. Yohanes 14: 15
    14:15. "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

    Cara menerima kasih Allah yang kedua: menuruti segala perintah Allah= taat dengar-dengaran pada Firman Allah.
    Jangan menambah dan mengurangi perintah Tuhan untuk disesuaikan dengan kebutuhan daging!

    Proses untuk taat:
    Roma 10: 17-21
    10:17. Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.
    10:18. Tetapi aku bertanya: Adakah mereka tidak mendengarnya? Memang mereka telah mendengarnya: "Suara mereka sampai ke seluruh dunia, dan perkataan mereka sampai ke ujung bumi."
    10:19. Tetapi aku bertanya:
    Adakah Israel menanggapnya? Pertama-tama Musa berkata: "Aku menjadikan kamu cemburu terhadap orang-orang yang bukan umat dan membangkitkan amarahmu terhadap bangsa yang bebal."
    10:20. Dan dengan berani Yesaya mengatakan: "Aku telah berkenan ditemukan mereka yang tidak mencari Aku, Aku telah menampakkan diri kepada mereka yang tidak menanyakan Aku."
    10:21. Tetapi tentang Israel ia berkata: "Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah."


    • ay. 17= mendengar Firman Kristus (Firman yang diurapi Roh Kudus).
      Roh Kudus tidak terbatas oleh waktu atau apapun.
      Roh Kudus mendorong kita untuk mendengarkan Firman Tuhan dengan sungguh-sungguh dan dengan suatu kebutuhan, sehingga kita bisa menikmati Firman (bergemar dalam Firman), berkobar-kobar saat Firman disampaikan (kita bisa mengerti Firman).

      Mazmur 119: 92
      119:92. Sekiranya Taurat-Mu tidak menjadi kegemaranku, maka aku telah binasa dalam sengsaraku.

      Sikap kita terhadap Firman menentukan nasib kita!
      Seringkali, kita mengabaikan Firman dan hanya berkobar-kobar saat menyanyi. Padahal, menyanyi digunakan untuk menurunkan urapan Roh Kudus yang berguna saat kita mendengar Firman.

      Begitu ibu Kanani menghargai Firman, anaknya disembuhkan.
      Artinya: masalah berat (nikah dan buah nikah) bisa diselesaikan kalau mau menghargai Firman.

    • ay. 19= 'Adakah Israel menanggapnya?'= menanggapi Firman.
      Israel tidak menanggapi Firman dengan baik, malah menanggapi dengan negatif.
      Roh Kudus mengurapi hati dan pikiran kita, sehingga kita percaya dan yakin akan Firman (Firman menjadi iman yang menyelamatkan kita).

      Sebenarnya, yang boleh mendengar Firman Allah hanya Israel. Tetapi, karena orang Israel menanggapi dengan negatif, maka bangsa kafir mendapat kesempatan dan kemurahan Tuhan untuk mendengar Firman, percaya sampai diselamatkan.

      Kisah Rasul 13: 46
      13:46. Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: "Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.

      Hati-hati! Kalau Israel saja dibiarkan saat menolak Firman sekalipun mereka berhak, apalagi kalau kita yang tidak layak menerima Firman justru menolak Firman. Hal ini hanya akan meembawa kita pada celaka dan kebinasaan.
      Pergunakan kesempatan untuk mendengar Firman!

    • ay. 21= 'Tetapi tentang Israel ia berkata: "Sepanjang hari Aku telah mengulurkan tangan-Ku kepada bangsa yang tidak taat dan yang membantah." '= Roh Kudus mengurapi kita sehingga kita bisa melakukan Firman Allah sekalipun bertentangan dengan logika dan menanggung resiko apapun.
      Kalau taat, kita sedang mengulurkan tangan pada Tuhan dan Tuhan mengulurkan tangan pada kita, sehingga kita akan mengalami mujizzat.

      Seringkali, saat Tuhan mengulurkan tangan, kita tidak mau mengulurkan tangan kepada Tuhan (tidak mau taat), sehingga kita tidak tertolong.

      Yohanes 10: 27
      10:27. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,

      Hanya domba-domba yang tergembala yang bisa taat dengar-dengaran pada Firman Tuhan (mengulurkan tangan pada Gembala yang baik).

      Dalam penggembalaan, Tuhan memberikan nyawaNya. Inilah KASIH YANG TERBESAR.
      Yohanes 10: 11
      10:11. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

      Yohanes 15: 13
      15:13. Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya.

      Jadi, hanya kehidupan yang tergembala yang bisa taat dengar-dengaran dan Gembala yang baik mengulurkan tangan dengan kasih yang terbesar kepada kita.
      Kasih mula-mula berguna utnuk mengampuni dosa.

      Yohanes 10: 27-28
      10:27. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
      10:28. dan Aku
      memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

      Hasilnya:


      1. kasih yang terbesar mengalahkan musuh-musuh sampai musuh yang lebih besar dari kita.
      2. Tangan Gembala yang baik dengan kasih yang terbesar sanggup memberikan jaminan kepastian untuk hidup sekarang, masa depan dan hidup kekal selama-lamanya.
        Kalau tidak tergembala, tidak ada jaminan atas hidup kita, sehingga saat tidak berbuah, akan langsung dihukum oleh Tuhan.

  1. Matius 17: 1-2
    17:1. Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
    17:2. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

    Cara menerima kasih Allah yang ketiga: lewat doa penyembahan.
    Doa penyembahan= memandang wajah Yesus yang bersinar bagaikan matahari.
    Hari-hari ini, biarlah kita banyak menyembah Tuhan.
    Matahari= gambaran KASIH YANG SEMPURNA.

    Matius 5: 43-45, 48
    5:43. Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia dan bencilah musuhmu.
    5:44. Tetapi Aku berkata kepadamu: Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.
    5:45. Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.
    5:48. Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna."

    Kita bisa mengalami kasih matahari lewat doa penyembahan. Inilah hidup dalam kelimpahan.
    Banyak menyembah Tuhan! Jangan melihat orang. Dan Dia akan menyinarkan matahari kepada kita.

    Kegunaan kasih matahari:


    • Kejadian 19: 23-24
      19:23. Matahari telah terbit menyinari bumi, ketika Lot tiba di Zoar.
      19:24. Kemudian
      TUHAN menurunkan hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit;

      Kegunaan pertama: untuk menghadapi Sodom Gomoro yang dibinasakan.
      Artinya: kasih matahari melindungi kita dari dosa Sodom Gomora (dosa yang sempurna, yaitu: dosa makan minum dan kawin mengawinkan), sehingga kita tetap hidup benar dan suci.

      Kita tinggal pilih, mau kasih matahari atau hujan api dan belerang!


      Kasih sempurna juga melindungi kita dari kiamat sampai hukuman neraka selamanya.


    • Bilangan 6: 26
      6:26. TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera.

      Kegunaan kedua: kasih matahari memberikan damai sejahtera kepada kita.
      Artinya: tidak ada kesedihan, kekuatiran, kepahitan, keinginan, dan sebagainya.

      Damai sejahtera= tidak merasakan lagi apa-apa yang daging rasakan, tetapi yang ada hanya mengasihi Tuhan.
      Kalau ada damai, semua menjadi enak dan ringan.
      Apapun yang kita hadapi, pandang Tuhan sampai hati kita damai!

      Kalau semua enak dan ringan, hidup kita mulai terangkat sampai saat Tuhan datang kembali, kita terangkat bersama-sama dengan Dia.


    • kegunaan ketiga: kasih matahari mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Bapa di Surga.
      Keubahan dimulai dari mengasihi musuh dan berdoa baginya (Matius 5: 44).
      Dalam satu tubuh Kristus, tidak ada musuh, mulai dari rumah tangga.
      Siapapun yang membuat kita sengsara, kasihilah dia dan berdoa untuk dia.

      Kasih matahari juga rela berkorban, tidak menuntut apa-apa.
      Matahari juga terang (jujur). Kalau ya, katakan ya, tidak katakan tidak.
      Kejujuran dimulai soal Tuhan (pengajaran).
      Kalau sudah jujur soal pengajaran, kita bisa jujur dalam segala hal.
      Kalau jujur, doa kita berkenan pada Tuhan. Apa yang mustahil menjadi tidak mustahil (mujizat jasmani).

      Sampai satu waktu, jika Yesus datang kembali kita diubahkan jadi sama mulia dengan Dia (tidak salah dalam perkataan).

      Yakobus 3: 2
      3:2. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

      Tidak salah dalam perkataan= hanya berkata 'Haleluya' saat Yesus datang kembali.

      Wahyu 19: 1, 3-4, 6-7
      19:1. Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: "Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita,
      19:3. Dan untuk kedua kalinya mereka berkata: "
      Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya."
      19:4. Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: "Amin,
      Haleluya."
      19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "
      Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
      19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.


Selama mata kita masih melihat matahari terbit, masih ada kasih Allah untuk menolong kita.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top