Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Tema: "Ingatlah akan istri Lot!"
Lukas 17: 32
17:32.Ingatlah akan isteri Lot!

= merupakan peringatan yang tegas/kuat kepada ORANG YANG SUDAH SELAMAT, supaya tetap berjuang untuk mencapai kesempurnaan. Jangan seperti istri Lot yang menjadi tiang garam.

Kejadian 19: 26
19:26. Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.

Istri Lot menoleh kebelakang, sehingga menjadi tiang garam.
Tiang garam, artinya:
  • sesuatu yang tidak berguna bagi sesama dan bagi Tuhan,
  • tidak bisa lari ke pegunungan= tidak bisa sempurna= ketinggalan saat Yesus datang kedua kali (binasa selamanya, tidak bisa masuk Yerusalem Baru).
1 Timotius 3: 15
3:15. Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopangdan dasar kebenaran.

Supaya tidak menjadi tiang garam, kita harus meningkatkan kerohanian kita untuk menjadi TIANG PENOPANG DI RUMAH ALLAH.

Jadi, tinggal 2 pilihan, mau jadi tiang garam atau jadi tiang penopang.

3 macam tiang penopang di rumah Allah:
  1. dulu, rumah Allah dalam bentuk Tabernakel.
    Jadi, tiang penopang yang pertama adalah: tiang pada tabernakel.

    Ada 60 tiang pada halaman Tabernakel, terdiri dari 2 bagian:
    • 4 tiang pintu gerbang= 4 pribadi yang menulis 4 injil (Matius, Markus, Lukas dan Yohanes).
    • 56 tiang yang lain.
      Lukas 3: 23-34
      3:23. Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf(1), anak Eli,
      3:34. anak Yakub, anak Ishak, anak
      Abraham(56), anak Terah, anak Nahor,

      = 56 tiang ini menunjuk pada Abraham sampai Yusuf (ayahnya Yesus).

    60 orang ini adalah teladan iman bagi kita.
    Tiang pada halaman Tabernakel adalah tiang iman.
    Jadi, tiang penopang di rumah Allah sama dengan TIANG IMAN.

    Contohnya: Abraham.
    Praktik tiang iman dari Abraham:
    • Kejadian 14: 17-23
      14:17. Setelah Abram kembali dari mengalahkan Kedorlaomer dan para raja yang bersama-sama dengan dia, maka keluarlah raja Sodom menyongsong dia ke lembah Syawe, yakni Lembah Raja.
      14:18. Melkisedek, raja Salem, membawa roti dan anggur; ia seorang imam Allah Yang Mahatinggi.
      14:19. Lalu ia memberkati Abram, katanya: "Diberkatilah kiranya Abram oleh Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi,
      14:20. dan terpujilah Allah Yang Mahatinggi, yang telah menyerahkan musuhmu ke tanganmu." Lalu
      Abram memberikan kepadanya sepersepuluh dari semuanya.
      14:21. Berkatalah raja Sodom itu kepada Abram: "Berikanlah kepadaku orang-orang itu, dan ambillah untukmu harta benda itu."
      14:22. Tetapi kata Abram kepada raja negeri Sodom itu: "Aku bersumpah demi TUHAN, Allah Yang Mahatinggi, Pencipta langit dan bumi:
      14:23.
      Aku tidak akan mengambil apa-apa dari kepunyaanmu itu, sepotong benang atau tali kasutpun tidak, supaya engkau jangan dapat berkata: Aku telah membuat Abram menjadi kaya.

      Setelah selamat atau berhasil, kita tinggal pilih mau ikut raja Salem atau raja Sodom. Kalau tiang iman, kita akan memilih raja Salem.
      'sepotong benang atau tali kasutpun tidak'= bukti tiang iman dari Abraham yang tidak mau terikat sedikitpun dengan raja Sodom.

      ay. 21= raja Sodom menwarkan harta benda.

      Praktik tiang iman pertama: Abraham mengembalikan perpuluhanmilik Tuhan.

      Perpuluhan adalah:
      1. pengakuanbahwa Abraham hidup dari Tuhan.
        Jadi, perpuluhan ini bukan soal uang, melainkan soal pengakuan bahwa kita hidup dari Tuhan.

      2. buktibahwa kita terlepas dari ikatan Sodom Gomoro, tidak ada kaitan dengan Sodom Gomora. Kita hanya ada kaitan dengan Yerusalem Baru.

    • Roma 4:19-21
      4:19. Imannya tidak menjadi lemah, walaupun ia mengetahui, bahwa tubuhnya sudah sangat lemah, karena usianya telah kira-kira seratus tahun, dan bahwa rahim Sara telah tertutup.
      4:20. Tetapi
      terhadap janji Allah ia tidak bimbangkarena ketidakpercayaan, malah ia diperkuat dalam imannya dan ia memuliakan Allah,
      4:21. dengan penuh keyakinan, bahwa Allah berkuasa untuk melaksanakan apa yang telah Ia janjikan.


      Praktik tiang iman kedua: tidak bimbang terhadap janji Allah (Firman pengajaran yang benar), sekalipun menghadapi kemustahilan.

      Secara manusia, Abraham sudah mustahil punya anak, karena umurnya sekitar 100 tahun dan istrinya sudah mati haid. Tetapi iman Abraham tidak goyah.

      Kita yakin bahwa Allah sanggup menggenapi janjiNya dan menghapus segala kemustahilan.

    • Kejadian 22: 9-14
      22:9. Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api.
      22:10. Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.
      22:11. Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: "Abraham, Abraham." Sahutnya: "Ya, Tuhan."
      22:12. Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau
      tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."
      22:13. Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.
      22:14. Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "
      Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."

      Praktik tiang iman ketiga: Abraham mengorbankan Ishak di gunung Moria.
      Gunung Moria ini juga merupakan tempat Salomo membangun bait Allah.

      Jadi, tiang iman adalah tidak menolak apa yang Tuhan minta atau gerakan di hati kita untuk pembangunan tubuh Kristus.

      Semua harus dikorbankan untuk pembangunan tubuh Kristus, KECUALI Firman pengajaran JANGAN DIKORBANKAN.

      Pembangunan tubuh Kristus dimulai dari dalam nikah. Mau menikah atau fellowship, LIHAT PENGAJARANNYA.

      Jika kita mau berkorban sesuai dengan gerakan Tuhanuntuk pembangunan tubuh Kristus, kita akan bertemu dengan Jehova Jireh(Tuhan yang menyediakan yang di dunia sampai menjadikan kita sebagai mempelai yang siap sedia).

      Wahyu 19: 7
      19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

  2. setelah Tabernakel, ada bait Allah Salomo.
    Jadi, tiang penopang kedua adalah tiang bait Allah Salomo.

    2 Tawarikh 3: 17
    3:17. Tiang-tiang itu didirikannya di depan Bait Suci, yang satu di sebelah kanan dan yang lain di sebelah kiri; tiang kanan dinamainya Yakhin, dan tiang kiri Boas.

    2 tiang penopang pada bait Allah Salomo:
    • tiang Yakhin= Tuhan akan meneguhkan.
    • tiang Boas= dalam Tuhan ada kekuatan.

    Kalau digabung, tiang Yakhin dan Boas adalah kuat dan teguh hati.
    Jadi, tiang penopang kedua adalah KUAT DAN TEGUH HATI.

    Praktik kuat dan teguh hati:
    • tidak mau berbuat dosa, sekalipun ada kesempatan, keuntungan, dan ancaman= mempertahankan kebenaran.

    • tidak putus asa, kecewa dan tidak berharap pada yang lain saat menghadapi pencobaan apapun juga, tetapi hanya berharap Tuhan.

      Dulu, dari 12 pengintai, 10 pengintai tawar hati. HANYA 2 orang yang kuat dan teguh hati.
      Dalam pembangunan tubuh Kristus, kita memang seperti menghadapi raksasa, seperti 2 pengintai berhadapan dengan 10 pengintai. Tetapi, kalau Tuhan beserta kita, kita tidak akan tumbang.

    • tidak bimbang saat menghadapi ajaran-ajaran lain, tetapi tetap berpegang teguh pada ajaran yang benar, apapun resikonya.

      JANGAN INGIN TAHU SOAL AJARAN-AJARAN LAIN. Istri Lot hanya 1 kalimenoleh ke belakang. Dan ia menjadi tiang garam.
      Hawa hanya 1 kalimendengar suara ular dan ia diusir dari Taman Eden.

      Ajaran lain, itulah yang memecah belah kita.

      Roma 16: 17
      16:17. Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangandengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahandan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

      Orang yang mengajarkan ajaran lain= memecah belah.
      Mau datang pada ajaran lain= juga memecah belah.

      Yosua 1: 6-7, 9, 18
      1:6. Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka.
      1:7. Hanya,
      kuatkan dan teguhkanlah hatimu
      1:9. Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu:
      kuatkan dan teguhkanlah hatimu?
      1:18. Setiap orang yang menentang perintahmu dan tidak mendengarkan perkataanmu, apapun yang kauperintahkan kepadanya, dia akan dihukum mati. Hanya,
      kuatkan dan teguhkanlah hatimu!"

      Waktu Yosua mau memimpin Israel masuk Kanaan, yang dibutuhkan adalah kuat dan teguh hati(Tuhan pesankan sampai 4 kali).

      Matius 24: 3-5, 11, 24
      24:3. Ketika Yesus duduk di atas Bukit Zaitun, datanglah murid-murid-Nya kepada-Nya untuk bercakap-cakap sendirian dengan Dia. Kata mereka: "Katakanlah kepada kami, bilamanakah itu akan terjadi dan apakah tanda kedatangan-Mu dan tanda kesudahan dunia?"
      24:4. Jawab Yesus kepada mereka: "Waspadalah supaya
      jangan ada orang yang menyesatkan kamu!
      24:5. Sebab
      banyak orangakan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.
      24:11. Banyak nabi palsu akan muncul dan
      menyesatkan banyak orang.
      24:24. Sebab Mesias-mesias palsu dan nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka
      menyesatkan orang-orang pilihan juga.

      Tuhan mengatakan kuat dan teguh hati sampai 4 kali, untuk menghadapi 4 kali penyesatan.
      'angka 4'= penjuru bumi. Artinya: penyesatan sudah mendunia dan banyak yang disesatkan.
      ay. 24= 'orang-orang pilihan'= orang-orang dalam kabar mempelai.
      Artinya: SEDIKIT yang bertahan pada yang benar (kuat dan teguh hati).

      Pengajaran yang benar akan mendorong kita pada penyembahan dan pelayanan yang benar.
      Pengajaran sesat akan mendorong pada penyembahan dan pelayanan sesat.

      Wahyu 19: 1, 3-4, 6
      19:1. Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: "Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita,
      19:3. Dan untuk kedua kalinya mereka berkata: "
      Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya."
      19:4. Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: "Amin,
      Haleluya."
      19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "
      Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

      = penyembahan yang benar juga ada 4 kali disebutkan dengan kata 'Haleluya'.

      Kalau pengajarannya benar, kita akan mengarah pada 1suara penyembahan.
      Dulu, manusia diciptakan dengan 1 suara. Tetapi manusia dirusak, sehingga ada banyak suara.
      Dan lewat Firman pengajaran yang benar, kita akan kembali lagi pada 1 suara penyembahan kepada Tuhan.

      1 Timotius 4: 1
      4:1. Tetapi Roh dengan tegasmengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan

      Kita harus ada ketegasan. Kalau kita ada urapan Roh Kudus, kita akan memiliki ketegasan untuk berpegang pada Firman pengajaran yang benar dan menolak yang salah.

      Dengan kuat dan teguh hati, kita akan dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir.

    Jadi, ada kaitan antara tiang penopang dengan mempelai.
    Kalau masih ada kebimbangan, kita bisa datang pada 2 tiang di kuil Dagon.
    Salah satunya adalah Simson yang disuruh melawak di kuil Dagon.

    Hakim-hakim 16: 23-25, 27-29
    16:23. Sesudah itu berkumpullah raja-raja kota orang Filistin untuk mengadakan perayaan korban sembelihan yang besar kepada Dagon, allah mereka, dan untuk bersukaria; kata mereka: "Telah diserahkan oleh allah kita ke dalam tangan kita Simson, musuh kita."
    16:24. Dan ketika orang banyak melihat Simson, mereka memuji allah mereka, sambil berseru: "Telah diserahkan oleh allah kita ke dalam tangan kita musuh kita, perusak tanah kita, dan yang membunuh banyak teman kita."
    16:25. Ketika hati mereka riang gembira, berkatalah mereka: "
    Panggillah Simson untuk melawakbagi kita." Simson dipanggil dari penjara, lalu ia melawak di depan mereka, kemudian mereka menyuruh dia berdiri di antara tiang-tiang.
    16:27. Adapun gedung itu penuh dengan laki-laki dan perempuan; segala raja kota orang Filistin ada di sana, dan di atas sotoh
    ada kira-kira tiga ribuoranglaki-laki dan perempuan, yang menonton lawak Simson itu.
    16:28. Berserulah Simson kepada TUHAN, katanya: "Ya Tuhan ALLAH, ingatlah kiranya kepadaku dan buatlah aku kuat, sekali ini saja, ya Allah, supaya dengan satu pembalasan juga kubalaskan kedua mataku itu kepada orang Filistin."
    16:29. Kemudian Simson
    merangkul kedua tiangyang paling tengah, penyangga rumah itu, lalu bertopang kepada tiang yang satu dengan tangan kanannya dan kepada tiang yang lain dengan tangan kirinya.

    Banyak kali kita senang dengan ibadah yang penuh lawakan, padahal saat itu, kita sedang beribadah di kuil Dagon.
    Akibatnya, 3000 orang mati.

    2 tiang dagon= tiang hiburan dan tiang kemakmuran jasmani. Inilah yang dicari oleh banyak orang di dalam gereja.

    Jika kita beribadah melayani Tuhan untuk mencari hiburan dan kemakmuran jasmani, maka 3000 orang akan mati.
    '3000'= ruangan suci (10x10x20 hasta= 2000 hasta) dan ruangan maha suci (10x10x10 hasta= 1000 hasta).

    3000 mati, artinya: tidak bisa hidup suci dan tidak bisa sempurna.

  3. Tiang penopang yang ketiga adalah tiang YERUSALEM BARU= mempelai wanita atau kerajaan Surga.
    Kalau tidak jadi mempelai, kita tidak akan bisa masuk Surga.

    Wahyu 3: 12
    3:12. Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.

    'sokoguru'=tiang penopang.
    Ini janji Tuhan pada jemaat Filadelfia.

    Wahyu 3: 7-8
    3:7. "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.
    3:8. Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau
    menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

    Syarat menjadi tiang penopang di Yerusalem Baru:
    • menuruti Firman Tuhan= taat dengar-dengaranpada Firman pengajaran benar apapun resikonya.
    • tidak menyangkal Nama Tuhan= setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan dan menanti kedatangan Tuhan kedua kali.

      Jangan menyerah di tengah jalan! Ini sama artinya dengan menyangkal Tuhan.

    Keadaan jemaat Filadelfia adalah jemaat yang kecil dan tidak berdaya. Artinya: sekalipun kekuatan kita kecil, tetapi kalau taat dan setia, kita akan mendapatkan kunci Daud(kemurahan dan kebaikan Tuhan).

    Mazmur 23: 6
    23:6. Kebajikan dan kemurahanbelaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.
Kalau ada kunci Daud, hasilnya:
  1. menutup pintu yang tidak bisa dibuka oleh siapapun. Artinya: Tangan kemurahan kebaikan Tuhan sanggup melindungi kitadari segala pencobaan, marabahaya, sampai antikris dan hukuman Tuhan.

  2. membuka pintu yang tidak bisa ditutup oleh siapapun. Pintu-pintu itu adalah:
    • pintu pemeliharaan Tuhan. Artinya: Tangan kemurahan kebaikan Tuhan sanggup memelihara kehidupan kitasampai tidak kekurangan.

    • pintu kemenangan. Artinya: Tangan kemurahan kebaikan Tuhan memberi kemenanganatas musuh, pencobaan, dosa dan masalah.

    • pintu masa depan/pintu keberhasilan. Artinya: Tangan kemurahan kebaikan Tuhan mampu memberikan masa depan yang indah dan berhasil.

    • pintu pengangkatan/pemulihan. Artinya: Tangan kemurahan kebaikan Tuhan mampu memulihkan kitadari kejatuhan dosa dan kegagalan di dalam penggembalaan.
    • pintu Yerusalem Baru. Kalau pintu Yerusalem Baru terbuka bagi kita, kita mengalami pembaharuan.

      Wahyu 21: 8
      21:8. Tetapi orang-orang penakut(1), orang-orang yang tidak percaya(2), orang-orang keji(3), orang-orang pembunuh(4), orang-orang sundal(5), tukang-tukang sihir(6), penyembah-penyembah berhala(7) dan semua pendusta(8), mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

      = 8 dosa yang harus dibaharui, sebab 8 dosa ini membuat kita tidak bisa masuk Yerusalem Baru.

      Dusta= menimbulkan perkataan sia-sia.

      Kalau pintu Yerusalem terbuka, pintu yang lain juga akan terbuka. Kita menjadi tiang penopang di Yerusalem Barudan tidak akan keluar dari Yerusalem Baru untuk selama-lamanya.
Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Kaum Muda Remaja, 25 Agustus 2012 (Sabtu Sore)
    ... seperti carang melekat pada pokok anggur yang benar. Kalau tidak digembalakan maka kita akan tampil sebagai manusia darah daging yang liar dan buas. Ada macam penampilan manusia daging Seperti kuda terlepas dari kandang bangsa Israel . Keluaran Ketika Musa melihat bahwa bangsa itu seperti kuda terlepas dari kandang nbsp nbsp sebab ...
  • Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 14 September 2010 (Selasa Tengah Malam)
    ... kasih Allah Api kasih Allah memberi panas menghangatkan kehidupan rohani kita sehingga kita selalu setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan. Orang yang malas sama dengan dingin rohani. Kalau api kasih Allah padam maka kehidupan itu akan menjadi dingin rohani seperti Petrus. Prakteknya adalah Mengikut Tuhan dari jauh artinya tidak setia ...
  • Ibadah Doa Malang, 20 Oktober 2009 (Selasa Sore)
    ... kerja paksapembunuhan. Ada macam pembunuhan Pembunuhan pada waktu lahir menunjuk tentang kelahiran baru. Yang dipakai adalah bidan menunjuk hamba-hamba Tuhan orang yang dekat dengan kelahiran baru. Hati-hati banyak hamba Tuhan yang menjadi sandungan. Pembunuhan setelah lahir. Keluaran dilempar ke sungai Nil artinya kehidupan Kristen yang sudah lahir baru tetapi bisa mati rohani ...
  • Ibadah Raya Malang, 20 November 2016 (Minggu Pagi)
    ... hingga pada saat kamu berkata Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan Naungan sayap induk ayam menunjuk pada perlindungan dan pemeliharaan dari Tuhan. Sehebat apa pun manusia di dunia hanyalah seperti anak ayam yang tidak berdaya untuk mencari kebutuhan hidup sehari-hari. Juga tidak berdaya untuk menghadapi musuh-musuh celaka marabahaya. Kebutuhan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Agustus 2015 (Senin Sore)
    ... . Karena Dialah damai sejahtera kita yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah yaitu perseteruan . sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya dan dengan itu mengadakan damai ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 06 Januari 2016 (Rabu Sore)
    ... dalam hidup kita. Oleh sebab itu hari-hari ini kita harus menjaga saat-saat mendengar firman. Kita harus mendengar firman dengan sungguh-sungguh mengerti percaya sampai praktik firman. Ada jawaban dari pertanyaan 'Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu ' seputar kebutuhan jasmani keuangan. Kesehatan pekerjaan dan lain-lain. Kalau hanya sampai di sini saja ini ...
  • Ibadah Doa Malam Session II Malang, 01 September 2017 (Jumat Dini Hari)
    ... yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru. Ada dua macam dasar Yesus sebagai batu penjuru sama dengan korban Kristus. Petrus - Sebab ada tertulis dalam Kitab Suci Sesungguhnya Aku meletakkan di Sion sebuah batu yang terpilih sebuah batu penjuru yang mahal dan ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 21 Maret 2015 (Sabtu Sore)
    ... Tiga pribadi ini juga menunjuk pada ketekunan iman. Saat pembuatan Pelita Emas emas ditempa sampai berbentuk Pelita Emas yang indah. Kita mempelajari ketekunan iman yang ketiga ketekunan iman dari kaum muda. Lukas - Ketika Yesus masih berbicara datanglah seorang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata Anakmu sudah mati jangan ...
  • Ibadah Doa Malang, 07 Agustus 2012 (Selasa Sore)
    ... Anak Allah turunlah dari salib itu Demikian juga imam-imam kepala bersama-sama ahli-ahli Taurat dan tua-tua mengolok-olokkan Dia dan mereka berkata Orang lain Ia selamatkan tetapi diri-Nya sendiri tidak dapat Ia selamatkan Ia Raja Israel Baiklah Ia turun dari salib itu dan kami akan percaya kepada-Nya. Ia menaruh harapan-Nya pada Allah ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 30 September 2012 (MInggu Sore)
    ... engkau berbuat baik Tetapi jika engkau tidak berbuat baik dosa sudah mengintip di depan pintu ia sangat menggoda engkau tetapi engkau harus berkuasa atasnya. . Kata Kain kepada Habel adiknya Marilah kita pergi ke padang. Ketika mereka ada di padang tiba-tiba Kain memukul Habel adiknya itu lalu membunuh dia. Contohnya Kain. Kain ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.