English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 17 Januari 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 04 April 2017 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam II

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus...

Ibadah Raya Surabaya, 17 Agustus 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah...

Ibadah Raya Surabaya, 22 November 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 31 Agustus 2016 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Youpri Ardiantoro

Puji TUHAN, salam sejahtera, selamat malam, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita, Yesus...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 15 Oktober 2011 (Sabtu Sore)
Lukas 1:1-4
1:1. Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu...

Ibadah Persekutuan Jakarta II, 10 Agustus 2016 (Rabu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 01 Februari 2009 (Minggu Pagi)
Wahyu 22:20, 'Ya Aku datang segera!' menunjuk pada kesiapan Tuhan Yesus...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 29 Oktober 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:17-20
10:17 Kemudian ketujuh puluh murid itu...

Ibadah Doa Surabaya, 11 Januari 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Raya Surabaya, 25 Februari 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 12 Mei 2009 (Selasa Sore)
Digabung dengan Ibadah Doa Puasa Session III.

Keluaran 19 dalam susunan Tabernakel...

Ibadah Raya Surabaya, 21 Maret 2010 (Minggu Sore)
Matius 25:
= tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan berbuah= Roh Kudus yang permanen.
Tanpa Roh...

Ibadah Persekutuan Semarang III, 27 September 2013 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 06 Juni 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan I Tana Toraja, 11 Februari 2014 (Selasa Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Tema: 1 Petrus 2: 9
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

'Imamat yang rajani'= imam-imam dan raja-raja.
Malam ini kita pelajari pengertian imam.

Imam adalah:

  • seorang yan suci.
    Artinya: semua orang bisa menjadi imam. Ini merupakan keadilan Tuhan.


  • seorang yang memangku jabatan pelayanan dari Tuhan (seorang yang beribadah melayani Tuhan).
    Kalau sudah suci, pasti bisa memangku jabatan pelayanan dari Tuhan.

Mengapa disebut imam dan raja (tidak cukup imam saja)?
Mazmur 20: 7, 10
20:7 Sekarang aku tahu, bahwa TUHAN memberi kemenangan kepada orang yang diurapi-Nya dan menjawabnya dari sorga-Nya yang kudus dengan kemenangan yang gilang-gemilang oleh tangan kanan-Nya.
20:10 Ya TUHAN,
berikanlah kemenangan kepada raja! Jawablah kiranya kami pada waktu kami berseru!

'berilah kemenangan pada raja'= raja adalah orang yang diurapi Tuhan, sehingga selalu menang.
Jadi, disebut imam dan raja karena:

  • Tuhan menghendaki seorang imam (pelayan Tuhan) yang diurapi Roh Kudus= bekerja dengan kekuatan Roh Kudus.
    Untuk pekerjaan duniapun, daging tidak mampu dan masih harus di training atau sekolah lebih tinggi. Apalagi utnuk pekerjaan rohani, daging sama sekali tidak mampu, sehingga harus ada urapan Roh Kudus (tidak mengutamakan perkara-perkara jasmani).


  • Tuhan menghendaki seorang imam yang selalu menang, bukan imam yang selalu kalah.
    Terutama, imam harus menang atas dosa dan godaan-godaan atau halangan.

Jika kita menjadi imam yang diurapi Roh Kudus dan selalu menang, maka Tuhan selalu menjawab doa kita. Kita menjadi rumah doa dan semua masalah diselesaikan.
Jadi, kalau kita sudah tidak bisa apa-apa, kita hanya tinggal berdoa dan Tuhan menyelesaikan semua sampai yang mustahil sekalipun.

Siapa imamat rajani?
Keluaran 19: 6
19:6 Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."

'kerajaan imam'= imam dan raja.
'kepada orang Israel'= sebenarnya, yang berhak dan layak menjadi imam dan raja adalah bangsa Israel dan keturunannya.

Bagaimana dengan kita bagnsa kafir?
1 Petrus 2: 9-10
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
2:10 kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

'bukan umat Allah'= bangsa kafir.
'beroleh belas kasihan/anugerah'= secara jalur keturunan, bangsa kafir tidak boleh menjadi imam dan raja. Sebab itu, Tuhan buka jalur kemurahan belas kasihNya yang seharga Kurban Kristus (darah Yesus).

Jadi, sebenarnya, kita tidak layak untuk masuk dalam ibadah, sebab bangsa kafir adalah binatang haram yang tidak layak dihadapan Tuhan. Tetapi lewat belas kasih Tuhan, kita bisa menjadi imam dan raja.

Jadi, harga ibadah pelayanan (jabatan pelayanan) kita bangsa kafir adalah seharga darah Yesus. Dan ini tidak bisa dibeli dengan apapun didunia dan tidak bisa ditukar dengan apapun didunia.

Sebab itu, kita harus WASPADA! Kalau sudah menerima anugerah (pemberian terbesar), tetapi kita meinggalkan ibadah pelayanan, maka kita akan menerima hukuman terbesar, sebab dengan meninggalkan ibadah pelayanan (jabatan pelayanan), kita sama dengan menginjak-injak darah Yesus. Akibatnya, kita berhutang darah yang tidak bisa dibayar dengan apapun dan kebinasaan/ratapan selama-lamanya (seperti dulu kematian anak-anak sulung di Mesir karena tidak ada tanda darah pada rumahnya).

Malam ini, kita mempelajari syarat menjadi imam dan raja.
Keluaran 29: 1a
29:1 "Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku:

Syarat menjadi imam dan raja hanya satu, yaitu kekudusan/kesucian.

Bagaimana kita bisa suci?
Yohanes 15: 3
15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Kita bisa suci lewat Firman yang merupakan perkataan Yesus.
Firman yang dikatakan Yesus= Firman yang dibukakan rahasianya/diilhamkan oleh Tuhan, yaitu ayat yagn satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab (Firman pengajaran benar= Ibrani 4: 12-13).

Rasul Paulus membagi pemberitaan Firman menjadi 2:

  1. Efesus 1: 13
    1:13 Di dalam Dia kamu juga -- karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu -- di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

    Yang pertama: Firman penginjilan= susu= injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus pertama untuk mati dikayu salib dan menyelamatkan manusia berdosa (percaya Tuhan sampai diurapi Roh Kudus).

    Amsal 25: 25
    25:25 Seperti air sejuk bagi jiwa yang dahaga, demikianlah kabar baik dari negeri yang jauh.

    Firman penginjilan= kabar baik. Orang berdosa, seharusnya dihukum, tapi bisa diselamatkan (bisa selamat). Tetapi masih belum cukup, karena masih bisa berbuat dosa. Sebab itu perlu pemberitaan yang kedua.


  2. 2 Korintus 4: 3-4
    4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
    4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

    Yang kedua: Firman pengajaran= cahaya injil tentang kemuliaan Kristus= makanan keras.
    Kita perlu makanan keras supaya pertumbuhan rohani kita bisa normal.

    Firman pengajaran= injil yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja dan Mempelai Pria Surga untuk menyucikan kita sampai sempurna seperti Dia, tidak ada dosa lagi (tidak bercacat cela).
    Karena mempersiapkan ktia menjadi mempelai wanita, maka disebut juga dengan kabar mempelai.

    Matius 25: 6
    25:6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

    'mempelai datang'= kabar mempelai yang membuat kita hidup suci sampai sempurna dan kita siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.

    Kalau sudah menjadi mempelai (tubuh), kita tidak bisa terpisah lagi dengan Kepala.
    Kalau hanya jadi anak, masih ada anak yang terhilang.
    Jadi murid, juga masih belum cukup. Kita harus menjadi mempelai wanita Tuhan dan kita tidak terpisah selama-lamanya dengan Tuhan.

    Kabar mempelai ini bukan milik satu orang atau satu gereja, tetapi tertulis di Alkitab dan milik semua gereja, asal mau menerima wahyu dari Tuhan.

    Amsal 7: 2-3
    7:2 Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu.
    7:3
    Tambatkanlah semuanya itu pada jarimu, dan tulislah itu pada loh hatimu.

    Firman pengajaran yang benar sama dengan biji mata kita.
    Kalau menerima Firman pengajaran yang salah, berarti biji mata kita dicungkil.

Jika melayani tanpa pengajaran benar, kita sama seperti Bartimeus yang buta.
Tandanya:

  1. duduk dipinggir jalan untuk meminta-minta = beredar-edar untuk mencari kebutuhan jasmani tanpa memperdulikan perkara rohani/pengajaran benar.
    Keadaan ini sama seperti pohon ara di pinggir jalan yang keadaannya kering = kristen jalanan yang tidak punya pokok yang benar.
    Sekalipun banyak pelayanannya, tetapi tidak ada buahnya (tidak memuaskan Tuhan).
    Akibatnya: hidup dalam kutukan (kering dan mati rohaninya) sampai binasa.


  2. 'pelayanan buta'= tanpa arah= tanpa arah pada pembangunan tubuh Kristus yang sempurna= tanpa arah ke Yerusalem Baru.
    Mengarah pada pembangunan tubuh Kristus yang sempurna kalau menampilkan Pribadi Yesus sebagai Kepala.


  3. 'mengemis di pinggir jalan dengan mengenakan jubah kumal'= hidupnya tidak pernah benar dan suci, malah salah pilih (lebih memilih Yesus Barabas daripada Yesus Kristus).

Firman pengajaran benar menyucikan:

  1. Matius 5: 27-28
    5:27 Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
    5:28 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.

    = hati dan pikiran yang penuh keinginan jahat dan najis.
    Keinginan jahat= tertambat akan uang.
    Ini yang menentukan, yang tertambat di hati adalah pengajaran atau uang.
    Kalau sudah tertambat uang, akan kikir dan serakah.
    Kikir= tidak bisa memberi.
    Serakah= merampas hakNya Tuhan.

    Keinginan najis= dosa makan minum dan kawin mengawinkan, termasuk nikah yang salah.

    Kalau hati pikiran disucikan dari keinginan jahat dan najis, maka yang tertambat di dalam hati adalah pengajaran.
    Amsal 7: 3
    7:3 Tambatkanlah semuanya itu pada jarimu, dan tulislah itu pada loh hatimu.

    Tertambat dihati= menjadi iman.
    Tertambat di jari= dipraktikan.


  2. Matius 5: 29
    5:29 Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.

    = mata kanan disucikan supaya pandangan kita hanya tertuju pada Yesus Imam Besar yang duduk disebelah kanan Allah Bapa.
    Maka kita tidak akan pernah kecewa dan mundur selamanya.


  3. Matius 5: 30
    5:30 Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.

    = tangan kanan (perbuatan) disucikan menjadi perbuatan yang menyenangkan Tuhan, itulah perbuatan benar, suci dan baik.
    Jadi, harus benar dulu, baru baik.
    Kalau baik lebih dulu, bisa merupakan kepura-puraan.
    Kalau hanya baik, tetapi tidak benar, semuanya tidak ada artinya dan sia-sia saja.


  4. Matius 5: 31-32
    5:31 Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya.
    5:32 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

    = batin/ginjal (tabiat) disucikan agar tidak ada kebenaran diri sendiri (perceraian dalam rumah tangga terjadi karena kebenaran diri sendiri).
    Kebenaran sendiri=


    • kebenaran diluar Firman Allah. Dan inilah yang mencerai beraikan.
      Sebab itu, jangan dengarkan Firman yang ditambah dengan logika.


    • menutupi dosa dengan menyalahkan orang lain,
    • menutupi dosa dengan berpura-pura berbuat baik,
    • bahkan menyalahkan Tuhan (pengajaran benar).


    Inilah penyucian ginjal yang lebih dalam dari hati.
    Kebenaran sendiri inilah yang mencerai beraikan gereja dan nikah rumah tangga.


  5. Matius 5: 33-37
    5:33 Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.
    5:34 Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah,
    5:35 maupun demi bumi, karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem, karena Yerusalem adalah kota Raja Besar;
    5:36 janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu, karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambut pun.
    5:37
    Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

    = mulut disucikan (penyucian terakhir).
    Mulut disucikan= ya katakan ya, tidak katakan tidak= jujur.
    Kalau berdusta, kita sudah kontrak dengan maut.

    Yesaya 28: 15
    28:15 Karena kamu telah berkata: "Kami telah mengikat perjanjian dengan maut, dan dengan dunia maut kami telah mengadakan persetujuan; biarpun cemeti berdesik-desik dengan kerasnya, kami tidak akan kena; sebab kami telah membuat bohong sebagai perlindungan kami, dan dalam dusta kami menyembunyikan diri,"

    Orang berdusta tidak bisa dipegang orang lain dan Tuhan. Yang bisa memeang dan memeluk erat-erat adalah setan.
    Jangan main-main, terutama soal pengajaran!
    Kalau jujur, memang ada resiko besar, tetapi kita ada dalam Tangan Tuhan dan Tangan Tuhanlah yang menolong kita.

    Kita disucikan sampai tidak salah dalam perkataan.
    Yakobus 3: 2
    3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

    Tidak salah dalam perkataan = hanya berkata 'haleluya'.
    Mulut ini penentu apakah kita bisa terangkat ke awan-awan atau tidak.

Efesus 4: 11-12
4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

'Ialah' = yang memberi jabatan pelayanan kepada kita adalah Yesus.
'memperlengkapi orang-orang kudus'= kalau sudah suci, barulah kita bisa menerima jabatan pelayanan dan karunia-karunia Roh Kudus, sehingga kita diangkat menjadi imam dan raja yang dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
Semua pelayanan kita mengarah pada pembangunan tubuh Kristus.
Karunia Roh Kudus= kemampuan ajaib dari Roh Kudus yang lebih dari apapun. Inilah yang digali dalam persekutuan.
Persekutuan yang benar (berdasarkan pengajaran benar) adalah tempat persemaian yang subur bagi karunia-karunia.
Kalau persekutuan tidak benar, justru membuat karunia menjadi kering.

Jangan mengandalkan apapun, tetapi hanya mengandalkan kesucian dan karunia!

Sikap terhadap karunia dan jabatan:

  1. jangan tinggalkan jabatan pelayanan dan karunia seperti Yudas (karena uang, dsbnya).
    Meninggalkan jabatan= berhenti atau terlihata masih melayani tetapi sudah bukan jabatan pelayanan dari Tuhan, melainkan kekuatan sendiri atau dari setan.


  2. Yeremia 48: 10a
    48:10 Terkutuklah orang yang melaksanakan pekerjaan TUHAN dengan lalai

    Yang kedua: jangan lalai= tidak setia dalam ibadah pelayanan.
    Kalau lalai, akan terkutuk.


  3. 2 Timotius 1: 6
    1:6 Karena itulah kuperingatkan engkau untuk mengobarkan karunia Allah yang ada padamu oleh penumpangan tanganku atasmu.

    Yang ketiga: setia dan berkobar-kobar dalam jabatan pelayanan dan karunia-karunia.
    Sekalipun tubuh makin lemah, tetapi kalau ada urapan Roh Kudus, kekuaran akan bertambah.

    Ibrani 1: 7
    1:7 Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata: "Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api."

    Pelayan Tuhan yang suci dan setia berkobar-kobar= pelayan Tuhan bagaikan nyala api. Inilah yang dicari oleh Tuhan.
    Harus suci dulu. Kalau tidak suci, sekalipun muda, pasti lemah dan turun dari pelayanan.

    Daniel 7: 9
    7:9 Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;

    = tahta Tuhan dari nyala api.
    Jadi pelayan Tuhan bagaikan nyala api= tahta Tuhan.
    Mana yang kita tampilkan dalam pelayanan? Tahta Tuhan atau tahta setan?
    Kalau kita suci dan setia berkobar, kita menampilkan tahta Tuhan.
    Suci dan setia berkobar inilah yang menentukan Tuhan ada di tengah jemaat atau tidak.
    Tahta itu suci, mulia, bahagia dan berkelimpahan dan jemaat akan mendapatkan itu semua.

    Kalau dalam penggembalaan, kita tidak setia, apa yang mau ditampilkan dalam sidang jemaat?
    Tubuh Kristus dimulai dari dalam nikah. Dalam nikah juga harus suci dan setia berkobar-kobar.

    Wahyu 1: 14
    1:14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.

    'mata Yesus bagaikan nyala api'= kalau sudah tampil sebagai tahta Tuhan, kita menjadi biji mataNya Yesus sendiri.
    Biji mata Tuhan= hidup dari anugerah Tuhan yang tidak bisa ditandingi dengan apapun didunia.

Hasilnya:

  1. Mazmur 17: 7-8
    17:7 Tunjukkanlah kasih setia-Mu yang ajaib, ya Engkau, yang menyelamatkan orang-orang yang berlindung pada tangan kanan-Mu terhadap pemberontak.
    17:8 Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu

    (terjemahan lama)
    17:7. Jadikanlah
    segala kemurahanmu suatu keheranan, hai Engkau yang melepaskan segala orang yang percaya akan Dikau dari pada orang yang berani berbangkit akan melawan tangan-Mu kanan!

    Hasil pertama: anugerah Tuhan yang ajaib/heran memelihara dan melindungi kita dibawah naungan sayap Tuhan.
    Artinya:


    • sekalipun kecil, tidak berdaya, tetapi kita dipelihara oleh anugerah yang ajaib asalkan kita duduk dirumput seperti 5000 orang laki-laki (tergembala pada pengajaran benar).
      Laki-laki/suami harus bertahan dalam penggembalaan.
      Kalau keadaan belum baik, berarti roti masih dipecah-pecah atau Tuhan masih berdoa kepada Bapa. Kita harus sabar menanti dan sebentar lagi, roti akan dibagikan. Bukan hanya cukup, tetapi kita ikut membagikan.


    • Sekalipun kecil, tidak berdaya, kita dilindungi oleh anugerah yang ajaib. Sebutir pasirpun tidak boleh masuk, apalagi celaka marabahaya.
      Kita dipelihara dan dilindungi sampai terbebas dari antikris yang akan berkuasa di bumi selama 3,5 tahun.

      Kita jjuga dilindungi dari Babel (kejahatan dan kenajisan yagn sempurna).
      Zakharia 2: 7-8
      2:7 Ayo, luputkanlah dirimu ke Sion, hai, penduduk Babel!
      2:8 Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu -- sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya --:

      Hati-hati! Jangan menjamah hamba Tuhan yang suci dan setia berkobar. Kalau kita menjamah, berarti menjamah biji mata Tuhan (berhadapan dengan Tuhan sendiri).


    Khusus laki-laki malam ini, kalau dalam kesulitan, hiduplah tergembala.
    Dalam pengajaran, kita harus sabar menunggu sampai bisa menuai.


  2. Lukas 7: 12-14
    7:12 Setelah Ia dekat pintu gerbang kota, ada orang mati diusung ke luar, anak laki-laki, anak tunggal ibunya yang sudah janda, dan banyak orang dari kota itu menyertai janda itu.
    7:13 Dan ketika Tuhan melihat janda itu, tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan, lalu Ia berkata kepadanya: "Jangan menangis!"
    7:14 Sambil menghampiri usungan itu Ia menyentuhnya, dan sedang para pengusung berhenti, Ia berkata: "Hai anak muda, Aku berkata kepadamu,
    bangkitlah!"

    Hasil kedua: Tangan anugerah Tuhan membangkitkan apa yang sudah mati (bagi perempuan dan anak muda).
    Air mata ibu-ibu karena pencobaan, diubahkan menjadi menangis untuk mendapat anugerah Tuhan.

    Anak-anak mungkin sudah mati dan tidak ada masa depan. Malam ini ada jamahan Tangan Tuhan dan ada masa depan yang indah dan bahagia.


  3. Wahyu 22: 20-21
    22:20 Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
    22:21 Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

    Hasil ketiga: anugerah Tuhan menyucikan dan mengubahkan kita sedikit demi sedikit sampai saat Ia datang kembali, kita menjadi sempurna seperti Dia. Kita sampai di tahtaNya siang malam selama-lamanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top