English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 21 Juni 2009 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK
Mazmur 128:1-6, ada 3 oknum yang menentukan...

Ibadah Pendalaman Alktiab Surabaya, 21 November 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Doa Surabaya, 04 Desember 2013 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Wahyu 1: 8
1:8 "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 24 Februari 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12: 4-5
12:4. Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kamu...

Ibadah Raya Malang, 19 Juli 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24: 32-35 = NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman:...

Ibadah Doa Surabaya, 24 Juli 2013 (Rabu Sore)
Matius 28: 20b
Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Penyertaan Tuhan sampai kepada akhir zaman artinya penyertaan Tuhan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Juli 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 16 Januari 2013 (Rabu Sore)
disertai dengan puasa

Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik kematian Yesus atau dibalik salib, ada kebangkitan dan kemuliaan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Desember 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Februari 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:20
3:20 Lihat, Aku berdiri di muka...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 Juni 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20 ... Dan ketahuilah, Aku...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Agustus 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Oktober 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14-23 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.

Sebelum kedatangan Yesus kedua kali, akan...

Ibadah Raya Surabaya, 01 Agustus 2010 (Minggu Sore)
Wahyu 21: 5
21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!"...

Ibadah Doa Surabaya, 11 Februari 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada masa kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Kita masih membahas ayat...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 12 Februari 2017 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.

Gulungan kitab yang dipegang di tangan kanan Tuhan yang duduk di takhta sama dengan Kitab Suci yang kita miliki, yaitu firman Allah yang ditulis dalam Alkitab lewat wahyu/ ilham kepada hamba-hamba Tuhan yang dipakai oleh Tuhan.

Dalam Keluaran 20-23, firman Allah ditulis pada dua tempat:
  1. Keluaran 20:1-17, firman Allah ditulis pada dua loh batu, sekarang pada hati dan pikiran kita.
  2. Keluaran 20:22 - Keluaran 23, firman Allah ditulis pada gulungan surat-surat, sekarang pada lembaran hidup kita, solah tingkah laku kita.
Jadi, firman Allah ditulis pada seluruh hidup kita.

Keluaran 21:1-2
21:1 "Inilah peraturan-peraturan yang harus kaubawa ke depan mereka.
21:2 Apabila engkau membeli seorang budak Ibrani, maka haruslah ia bekerja padamu enam tahun lamanya, tetapi pada tahun yang ketujuh ia diizinkan keluar sebagai orang merdeka, dengan tidak membayar tebusan apa-apa.

Hasil penulisan firman Allah pada lembaran hidup kita, solah tingkah laku kita adalah kita mengalami kemerdekaan dari dosa. Sebab dosa adalah beban terberat manusia. Kalau sudah merdeka dari dosa, maka kita akan merdeka dari beban-beban yang lain.

Siapa yang bisa memerdekakan kita dari dosa?
Galatia 5:1
5:1 Supaya kita sungguh-sungguh merdeka, Kristus telah memerdekakan kita. Karena itu berdirilah teguh dan jangan mau lagi dikenakan kuk perhambaan.

Hanya Yesus satu-satunya yang mampu memerdekakan kita dari dosa, sebab hanya Yesus satu-satunya manusia yang tidak berdosa, yang rela mati di kayu salib untuk memerdekakan kita dari dosa.

Mengapa kita harus merdeka dari dosa?
Sebab upah dosa adalah maut, sengsara, susah payah, letih lesu, beban berat, sampai kebinasaan selamanya di neraka.

Bagaimana caranya Yesus memerdekakan kita dari dosa?
  1. Lewat darah Yesus atau korban Kristus di kayu salib.
    1 Yohanes 1:7-9
    1:7 Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.
    1:8 Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.
    1:9 Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.


    Dari pihak kita, kita harus mengaku dosa kita sejujur-jujurnya kepada Tuhan dan sesama. Maka darah Yesus aktif dalam dua hal:
    1. Mengampuni segala dosa kita, menutupi segala dosa kita sampai tidak ada bekasnya lagi, seperti kita tidak pernah berbuat dosa.
    2. Mencabut akar-akar dosa, sehingga kita tidak berbuat dosa lagi, sama dengan bertobat dan hidup dalam kebenaran.

    Dosa adalah pemisah antara kita dengan Tuhan, antara kita dengan sesama. Tetapi jika sudah mengaku dosa, bertobat, dan hidup benar, maka kita akan menyatu dengan yang lain, mulai dari dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai tubuh Kristus yang sempurna.

  2. Lewat kebenaran.
    Yohanes 8:31-32
    8:31 Maka kata-Nya kepada orang-orang Yahudi yang percaya kepada-Nya: "Jikalau kamu tetap dalam firman-Ku, kamu benar-benar adalah murid-Ku
    8:32 dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."


    Yohanes 17:17
    17:17 Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

    Kebenaran sama dengan firman Allah.
    Kebenaran adalah sesuatu yang menyucikan.
    Jadi, kebenaran adalah firman Allah yang menyucikan, yaitu firman pengajaran yang benar yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

    Efesus 5:25-27
    5:25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya
    5:26 untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,
    5:27 supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.


    Yesus menyucikan kita secara dobel, supaya kita mengalami kemerdekaan yang sempurna. Penyucian dengan air yaitu lewat baptisan air. Lanjut penyucian dengan firman pengajaran yang benar.

    1 Petrus 3:20-21
    3:20 yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
    3:21 Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,


    Baptisan air yang benar adalah untuk menyucikan dan membaharui hati nurani yang jahat dan najis, menjadi hati nurani yang baik, hati nurani yang taat dengar-dengaran. Baptisan air bukan sekedar tata cara gereja, tetapi menentukan nasib hidup kita:
    1. Apakah mempertahankan hati yang jahat dan najis sehingga membuahkan perbuatan jahat dan najis, sehingga dihukum oleh Tuhan.
      Kejadian 6:5-6
      6:5 Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,
      6:6 maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.

    2. Atau mau mengalami hidup baru, memiliki hati nurani yang taat dengar-dengaran, sehingga masuk bahtera Nuh dan mengalami perlindungan dari air bah. Air bah menunjuk pada dosa-dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan. Air bah juga menunjuk pada ajaran palsu, gosip, pencobaan yang mustahil. Sampai terakhir, air bah menunjuk hukuman Tuhan berupa hujan api dari langit, sampai neraka selamanya.

    Semua yang masuk bahtera Nuh adalah suami-istri, ini menunjuk pada keselamatan mempelai, kebahagiaan mempelai.

    Ibrani 4:12
    4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

    Ulangan 32:1-2
    32:1 "Pasanglah telingamu, hai langit, aku mau berbicara, dan baiklah bumi mendengarkan ucapan mulutku.
    32:2 Mudah-mudahan pengajaranku menitik laksana hujan, perkataanku menetes laksana embun, laksana hujan renai ke atas tunas muda, dan laksana dirus hujan ke atas tumbuh-tumbuhan.


    Firman pengajaran yang benar sama dengan air hujan yang lebat.

    Yohanes 15:3
    15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

    Firman yang dikatakan Yesus menunjuk pada firman yang dibukakan rahasianya, ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab.
    Bagaimana kita bisa disucikan oleh firman pengajaran yang benar? Kita harus menjadi ranting yang melekat pada pokok anggur yang benar, yaitu tergembala pada firman pengajaran yang benar.

    Apa yang harus disucikan oleh pedang firman? Yaitu hati dan pikiran yang berisi kejahatan dan kenajisan.
    1. Kejahatan.
      Kidung Agung 2:15
      2:15 Tangkaplah bagi kami rubah-rubah itu, rubah-rubah yang kecil, yang merusak kebun-kebun anggur, kebun-kebun anggur kami yang sedang berbunga!

      Akar segala kejahatan adalah cinta akan uang, melekat pada uang. Inilah rubah-rubah kecil, perkara kecil yang merusak kebun anggur. Keinginan akan uang mengakibatkan kikir dan serakah. Kikir adalah tidak bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan untuk sesama yang membutuhkan. Serakah adalah merampas milik Tuhan dan sesama.
      Jika disucikan dari keinginan jahat, maka buktinya adalah bisa mengembalikan milik Tuhan, dan bisa memberi untuk sesama yang membutuhkan. Jika rubah kecil disucikan, maka hidup kita akan tetap berbunga sampai berbuah. Sampai kita mendapatkan keuntungan besar, yaitu dua sayap burung nasar yang besar, untuk menyingkirkan kita ke padang gurun yang jauh dari mata antikris.

      Filipi 4:17
      4:17 Tetapi yang kuutamakan bukanlah pemberian itu, melainkan buahnya, yang makin memperbesar keuntunganmu.

      Rubah kecil juga menunjuk pada lidah, yaitu bersungut, bergosip, memfitnah, menghasut, mencerai-beraikan. Lidah harus disucikan sehingga bisa bersaksi. Kita juga harus disucikan dari iri hati.

    2. Kenajisan.
      Keinginan najis mengarah pada dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan. Inilah babi hutan.

      Mazmur 80:9,14
      80:9 Telah Kauambil pohon anggur dari Mesir, telah Kauhalau bangsa-bangsa, lalu Kautanam pohon itu.
      80:14 Babi hutan menggerogotinya dan binatang-binatang di padang memakannya.

      Jika ada dosa dipertahankan, maka tidak ada kemuliaan Tuhan. Yang terjadi adalah Ikabod. Kita harus disucikan dari dosa kenajisan supaya kemuliaan Tuhan nyata.

    Jika disucikan dari kejahatan dan kenajisan (rubah kecil dan babi hutan), maka kita akan mendapat buah kesucian mempelai. Hasilnya:
    1. "Bapa-kulah pengusahanya". Kita dipelihara secara langsung oleh anugerah Tuhan yang besar. Kita bisa hidup di mana pun, kapan pun, situasi apa pun.
    2. Tuhan membela, sehingga kita tidak pernah gugur di tengah jalan, tetapi kita tetap melekat pada pokok anggur yang benar, tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir, sampai Tuhan datang kedua kali.

    Tetapi masih ada penyucian terakhir, yaitu buah anggur harus diperas menjadi air anggur. Inilah percikan darah, sengsara daging karena Yesus.
    Wahyu 14:1-5
    14:1 Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.
    14:2 Dan aku mendengar suatu suara dari langit bagaikan desau air bah dan bagaikan deru guruh yang dahsyat. Dan suara yang kudengar itu seperti bunyi pemain-pemain kecapi yang memetik kecapinya.
    14:3 Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu.

    14:4 Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
    14:5 Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

    Pemerasan adalah pada masing-masing pribadi, sampai tidak ada dusta, sama dengan jujur dalam segala hal. Inilah air anggur yang manis.

    Amsal 15:8
    15:8 Korban orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya.

    Doa orang jujur akan berkenan kepada Tuhan. Kita menjadi rumah doa, bisa menyembah Tuhan dengan hancur hati, dengan kata-kata iman, sampai berbahasa roh. Maka Tuhan akan menjawab semua doa kita dan mengadakan mujizat bagi kita.

    Markus 7:27-30
    7:27 Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
    7:28 Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak."
    7:29 Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu."
    7:30 Perempuan itu pulang ke rumahnya, lalu didapatinya anak itu berbaring di tempat tidur, sedang setan itu sudah keluar.


    Keadaan anak ini adalah stres, gelisah, tidak tenang, menghadapi kehancuran nikah dan buah nikah, dosa-dosa sampai puncaknya dosa. Ini terjadi karena lidahnya menjilat muntah. Tetapi jika mau disucikan sehingga lidah menjilat remah-remah roti, sehingga keluar perkataan iman, maka Yesus akan memulihkan semuanya.

    Markus 5:25-28
    5:25 Adalah di situ seorang perempuan yang sudah dua belas tahun lamanya menderita pendarahan.
    5:26 Ia telah berulang-ulang diobati oleh berbagai tabib, sehingga telah dihabiskannya semua yang ada padanya, namun sama sekali tidak ada faedahnya malah sebaliknya keadaannya makin memburuk.
    5:27 Dia sudah mendengar berita-berita tentang Yesus, maka di tengah-tengah orang banyak itu ia mendekati Yesus dari belakang dan menjamah jubah-Nya.
    5:28 Sebab katanya: "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh."

    Perempuan ini menghadapi persoalan jasmani, yaitu penyakit, masalah ekonomi, dll. Mengapa terjadi demikian? Sebab berharap pada sesuatu di dunia, yaitu kekayaan, kepandaian, kedudukan, orang lain, dll. Tetapi lewat perkataan iman "Asal kujamah saja jubah-Nya, aku akan sembuh.", maka mujizat terjadi, yang mustahil menjadi tidak mustahil.
    Sampai jika Tuhan datang kedua kali, maka kita tidak lagi salah dalam perkataan. Kita hanya menyembah "Haleluya" di awan-awan yang permai, dan duduk di takhta Sorga bersama Dia selamanya.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 25-26 September 2018
    (Ibadah Kunjungan di Sidikalang)

  • 17-18 Oktober 2018
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 30 Oktober 2018 - 01 November 2018
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-14 November 2018
    (Ibadah Kunjungan di Jakarta)

  • Februari 2019
    (Ibadah Kunjungan di Chennai, India)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top