English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 September 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 27 November 2016 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 Januari 2010 (Senin Sore)
Matius 23: 43-44
2 peristiwa besar saat Tuhan datang: ...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 Juni 2016 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Peneguhan dan Pemberkatan Nikah

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas...

Ibadah Jumat Agung Malang, 10 April 2020 (Jumat Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus...

Ibadah Raya Malang, 25 Agustus 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20 .... Dan ketahuilah,...

Ibadah Raya Malang, 30 Desember 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita membahas dalam Wahyu 8:6-13.
Ada dua kesempatan peniupan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 April 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 tentang perintah untuk memberitakan injil, sama...

Ibadah Doa Surabaya, 28 September 2016 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Selamat malam dan salam sejahtera bagi kita sekalian. Biarlah damai sejahtera dari TUHAN Yesus...

Ibadah Raya Malang, 22 Maret 2020 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 11:3,1
11:3. Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya...

Ibadah Doa Surabaya, 26 Maret 2012 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab dialihkan pada hari Rabu.
Pembicara: Pdp. Youpri
Matius 27:
= terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara daging...

Ibadah Raya Surabaya, 01 September 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Juni 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kunjungan di Palangkaraya III, 29 Juni 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: 20 (ulang tahun ke-20 penggembalaan...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 16 Maret 2010 (Selasa Siang)
Keluaran 17-18 dalam Tabernakel menunjuk pada Pelita Emas, yaitu Roh Kudus dengan segala...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan Semarang III, 27 September 2013 (Jumat Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Tema: Mazmur 17: 8b
'sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu'.

Ini merupakan doa Daud seorang raja yang hebat.
Dari pembacaan ini, kita dapat memetik 2 hal yang bisa dipelajari:
  1. Manusia atau gereja Tuhan dengan segala kekayaan, kepandaian, kedudukan dan lain-lain, tidak berdaya menghadapi kesulitan di dunia, musuh-musuh yang jahat, dan maut.
  2. Manusia atau gereja Tuhan mutlak membutuhkan naungan sayap Tuhan.

NAUNGAN TUHAN MERUPAKAN KEBUTUHAN POKOK dari gereja Tuhan yang tidak bisa ditukar dengan apa pun di dunia. Di luar naungan Tuhan, kita akan hancur dan binasa bersama dunia.

Ada 3 macam naungan sayap Tuhan:
  1. Lukas 13: 34
    13:34. Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.

    Yang pertama: NAUNGAN SAYAP INDUK AYAM (diterangkan pada Ibadah Persekutuan Semarang I, 26 September 2013).
    Sehebat apa pun kita, kita hanya seperti anak-anak ayam yang tidak berdaya. Dan kita membutuhkan naungan sayap induk ayam yang memberikan segala sesuatunya.

  2. Mazmur 55: 7-9
    55:7. Pikirku: "Sekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan mencari tempat yang tenang,
    55:8. bahkan aku akan lari jauh-jauh dan bermalam di padang gurun. Sela
    55:9. Aku akan segera mencari tempat
    perlindungan terhadap angin ribut dan badai."

    Yang kedua: NAUNGAN SAYAP MERPATI (diterangkan pada Ibadah Persekutuan Semarang II, 27 September 2013)= untuk memberi ketenangan saat menghadapi angin gelombang, seperti Yesus menghadapi angin gelombang.

  3. Wahyu 12: 14
    12:14. Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

    Yang ketiga: NAUNGAN SAYAP BURUNG NAZAR.


Malam ini, kita pelajari naungan yang ketiga.
Naungan burung nazar yang besar berguna untuk melindungi kita dari pencobaan yang terbesar di bumi ini, yaitu antikris yang berkuasa di bumi selama 3,5 tahun.
Kekayaan, kepandaian, kedudukan di dunia ini tidak bisa melindungi kita dari antikris, sebab semuanya itu dikuasai oleh antikris.
Hanya 2 sayap burung nazar yang besar yang bisa melindungi kita.

Wahyu 12: 17
12:17. Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.

= sasaran dari antikris, yaitu gereja Tuhan yang memiliki hukum Allah (meja roti sajian) dan kesaksian Yesus (pelita emas), tetapi tidak memiliki mezbah dupa emas (penyembahan).
Artinya: tidak mau menyembah Tuhan atau penyembahannya belum mencapai ukuran, yaitu daging tidak bersuara lagi (tirai terobek), sehingga masih ada suara-suara daging, yaitu bersungut-sungut, benci tanpa alasan, iri hati dan tidak taat dengar-dengaran.
Inilah suara daging yang paling kuat. Sebab itu Yesus taat sampai mati di kayu salib (tirai terobek).

Akibatnya: tertinggal pada jaman antikris, tidak memiliki 2 sayap burung nazar yang besar= mengalami siksaan yang dasyat sampai pemancungan kepala untuk memenuhi ukuran penyembahan, yaitu daging tidak bersuara (kalau sudah dipancung, tidak bisa bersungut lagi).
Sekarang, kita tinggal memilih. Mau merobek daging lewat doa penyembahan sekarang atau harus lewat jalur antikris.
Kalau doa penyembahan tidak cukup, ditambah dengan puasa.

Di jaman antikris, ada 2 kemungkinan yang terjadi:
  1. Hanya sedikit yang tetap bertahan untuk menyembah Yesus, sehingga ia mengalami siksaan dahsyat yang tidak pernah terjadi dan tidak akan terjadi lagi sampai dipancung kepalanya. Tetapi saat Yesus datang kedua kali, ia akan dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

  2. Banyak yang menyangkal Yesus= menyembah antikris, sehingga menjadi sama dengan antikris. Secara jasmani, ia tidak disiksa dan aman, tetapi saat Yesus datang kembali kedua kali, ia akan dihukum dan dibinasakan bersama antikris selamanya.


Siapa yang berhak mendapatkan naungan sayap burung nazar yang besar?
  1. 1 Timotius 6: 6
    6:6. Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.

    'keuntungan besar'= banyak gereja Tuhan salah karena menganggap keuntungan ini diukur secara jasmani. Padahal keuntungan besar adalah 2 sayap burung nazar yang besar yang lebih dari apapun di dunia.
    Kalau mencari keuntungan jasmani, memang mendapatkan keuntungan jasmani, tetapi kehilangan 2 sayap burung nazar yang besar dan ia ada dalam bahaya yang besar.

    Ibadah pelayanan bisa merasa puas, jika dalam ibadah pelayanan kita memuaskan Tuhan (memberi makan minum Tuhan).

    Lukas 17: 8
    17:8. Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.

    Ibadah pelayanan yang benar adalah tidak menuntut hak, tetapi hanya melakukan kewajiban.
    Ibadah pelayanan yang memuaskan Tuhan= memakai ikat pinggang.

    Yesaya 11: 5
    11:5. Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.

    'ikat pinggang'= setia dan benar.
    Jadi, ibadah yang memuaskan Tuhan adalah ibadah pelayanan dengan setia dan benar.
    Setia dan benar tidak bisa dipisahkan.
    Kalau hanya setia, tetapi tidak benar, itu seperti memakai ikat pinggang separuh.
    Kalau hanya benar, tetapi tidak setia, itu juga seperti menggunakan ikat pinggang separuh.

    Jika kita melayani Tuhan dengan setia dan benar, kita akan mendapatkan keuntungan besar (2 sayap burung nazar yang besar).

    Jadi, kehidupan pertama yang berhak mendapatkan naungan 2 sayap burung nazar yang besar adalah kehidupan yang beribadah melayani Tuhan dengan setia dan benar sampai garis akhir (sampai meninggal atau sampai Tuhan datang).


  2. Wahyu 12: 1, 14
    12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
    12:14. Kepada perempuan itu
    diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

    Yang kedua: gereja Tuhan yang memiliki terang matahari, bulan dan bintang.
    Artinya: hidup dalam kesucian dan kesempurnaan, tidak ada gelap sedikit pun atau hidup dalam terang sampai menjadi terang dunia.


Kalau naungan nomor 1 (naungan sayap induk ayam) tidak ada, maka naungan kedua dan ketiga juga tidak ada.
Sebab itu, kita perlu memperhatikan POKOK lebih dulu.

PROSES UNTUK MENDAPATKAN 2 SAYAP BURUNG NAZAR YANG BESAR (dilihat dari susunan tabernakel).
Tabernakel terdiri dari 3 ruangan (halaman, ruangan suci dan ruangan maha suci).
Halaman= keselamatan= kebenaran.
Rungan suci= kesucian.
Ruangan maha suci= kesempurnaan seperti Yesus.
Kita sudah selamat (halaman), tetapi masih belum sempurna (ruangan maha suci).
Artinya: posisi kita ada dalam ruangan suci.
Dalam ruangan suci, ada 3 macam alat yang menunjuk pada ketekunan dalam kandang penggembalaan (ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok):
  1. Pelita emas= ketekunan dalam Ibadah Raya, termasuk ibadah persekutuan= persekutuan dengan Allah Roh Kudus didalam karunia-karuniaNya.
    Jika kita tekuni, maka karunia-karunia makin meningkat sampai satu waktu menjadi permanen yang sama dengan mahkota 12 bintang.

  2. Meja roti sajian= ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci= persekutuan dengan Anak Allah di dalam Firman dan korbanNya yang menebus dosa-dosa.

    Keluaran 25: 29-30
    25:29. Haruslah engkau membuat pinggannya, cawannya, kendinya dan pialanya, yang dipakai untuk persembahan curahan; haruslah engkau membuat semuanya itu dari emas murni.
    25:30. Dan haruslah engkau tetap meletakkan roti sajian di atas meja itu di hadapan-Ku."


    'persembahan curahan'= korban curahan dari anggur (darah Yesus). Itulah sebabnya, meja roti sajian ada kaitan dengan perjamuan suci.

    Jika ditekuni, penebusan makin bertambah-tambah sampai menjadi permanen (tidak ada dosa lagi). Ini sama dengan bulan di bawah kaki.

  3. Mezbah dupa emas= ketekunan dalam Ibadah Doa Penyembahan= persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasihNya.
    Jika kita tekuni, maka kasih Allah makin bertambah-tambah sampai satu waktu kasih Allah menjadi sempurna, bagaikan selubung matahari.

Jadi, lewat sistem penggembalaan, gereja Tuhan memiliki terang matahari, bulan dan bintang, sehingga berhak mendapatkan 2 sayap burung nazar.

Sayap ini dimulai dari kecil sampai menjadi besar.
Sekarang, proses supaya sayap burung nazar menjadi besar:
Ulangan 32: 11
32:11. Laksana rajawali menggoyangbangkitkan isi sarangnya, melayang-layang di atas anak-anaknya, mengembangkan sayapnya, menampung seekor, dan mendukungnya di atas kepaknya,

Sarang rajawali ada di atas bukit dan induknya datang untuk memberi makan kepada anaknya. Inilah gambaran penggembalaan, di mana gembala memberi makan pada domba-domba.
Kemudian induk datang untuk menggoyangbangkitkan sarangnya, sehingga anak burung jatuh dan induk mendukung untuk memberi makan lagi. Begitu seterusnya sampai anak burung tersebut bisa terbang (sayapnya sudah besar).

Inilah prosesnya, yaitu lewat ujian.
Ujian adalah latihan bagi kita.
Kalau tidak kuat, tidak mungkin akan dibiarkan mati, tetapi akan didukung oleh induknya. Itulah gunanya penggembalaan.
Pohon ara di pinggir jalan, kalau tidak berbuah, langsung dikutuk. Tetapi pohon ara di kebun anggur, sekalipun tidak berbuah, masih ada kesempatan 1 tahun lagi untuk bisa berbuah.

Ujian/ latihan adalah percikan darah= sengsara daging tanpa dosa.
Anak burung nazar tidak ada salahnya, tetapi tahu-tahu ditendang oleh induknya.
Selama kita tergembala dengan benar dan baik, tidak mungkin akan dibiarkan.

1 Petrus 4: 12-15
4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab
Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.
4:15. Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai
pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau.

Saat kita menghadapi ujian, kita menerima Roh Kemuliaan (shekina glory) untuk memberi kekuatan extra kepada kita supaya tidak gugur dalam ujian dan untuk mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.
Semakin diubahkan, sayap semakin besar.
Tanda manusia baru:
  • berbahagia dalam penderitaan,

  • tidak menjadi pembunuh= tidak ada kebencian, apalagi kebencian tanpa alasan, tetapi mengasihi sesama sampai mengasihi musuh,

  • tidak menjadi pencuri, tetapi menjadi pemberi,

  • tidak menjadi penjahat,

  • tidak menjadi pengacau, tetapi menjadi pendamai.
    Pengacau= babel.
    Mungkin kita tidak najis dan jahat, tetapi kalau mengacau, sama dengan babel (babel berarti kacau balau).

Kalau dalam penderitaan masih mengomel, berarti sayap kita masih kecil.
Sebab itu, biarlah kita terus latihan lewat percikan darah.

Kegunaan 2 sayap burung nazar yang besar:
  1. Wahyu 12: 14
    12:14. Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

    Kegunaan pertama: menyingkirkan kita ke padang gurun selama 3,5 tahun jauh dari mata ular. Jangankan dijamah, dilihat pun tidak bisa. Kita dipelihara secara langsung oleh Tuhan lewat Firman pengajaran dan perjamuan suci.
    Jadi, ibadah pendalaman Alkitab adalah latihan menyingkir ke padang gurun.

  2. Yesaya 40: 29-31
    40:29. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
    40:30. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
    40:31. tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN
    mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

    Kegunaan kedua: memberikan kekuatan baru sehingga kita kuat teguh hati.
    Justru semakin tua, kita tidak lagi berharap lagi pada daging, tetapi berharap pada 2 sayap burung nazar yang tidak bisa dihalangi oleh apa pun.
    Yang muda, jangan sombong, tetapi tetap bergantung pada 2 sayap burung nazar.

    Yang penting adalah kita kita perhatikan kekuatan hati kita, bukan kekuatan daging.
    Kuat teguh hati:
    • berpegang teguh pada pengajaran benar,

    • tidak berbuat dosa sekalipun dosa mengepung kita,

    • tidak kecewa/putus asa menghadapi apapun juga, tetapi tetap berharap Tuhan ('jika Tuhan tidak menolong, saya tetap menyembah Tuhan'),

    • tetap beribadah melayani Tuhan dengan setia, benar dan berkobar-kobar sampai garis akhir,

    • setia untuk menanti kedatangan Yesus kedua kali dan kita terangkat bersama Dia di awan-awan yang permai sampai kita masuk ke tahta kerajaan Surga.


Jadi, naungan ada 3 macam dan masing-masing memiliki 2 sayap (total: 6 sayap).
Sudah ada contohnya dan kita hanya tinggal mengikuti.
Wahyu 4: 8
4:8. Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang."

4 mahkluk ini adalah: Henokh, Musa, Elia dan Yesus yang sudah naik ke Surga dengan 6 sayap (mengalami naungan sayap induk ayam, sayap merpati dan sayap burung nazar).
Henokh dan Elia= mewakili orang yang hidup sampai Tuhan datang.
Musa dan Yesus= mewakili orang yang meninggal dunia.
Sekalipun meninggal dunia, kalau ada 6 sayap, baik yang mati maupun hidup, keduanya akan menjadi satu tubuh yang sempurna sampai di tahta Surga.

Yesaya 40: 29-31
40:29. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
40:30. Orang-orang muda menjadi l
elah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,

Sementara ada yang sampai di tahta, tapi ada yang letih lesu dan berbeban berat (sayapnya terkulai), sudah najis, berbuat dosa, dan sebagainya.
Yang perlu kita lakukan adalah datang kepada Tuhan. Dan Tuhan akan memberikan kekuatan baru kepada kita, sehingga semua enak dan ringan.
Kita hanya perlu rendah hati dan lemah lembut (menyelesaikan semua dosa) dan Tuhan akan membuat semua enak dan ringan.
Kalau enak dan ringan, pasti akan makin terangkat, sampai terangkat saat Yesus datang kembali.

Jangan pertahankan dosa!
Kalau sudah tidak bisa apa-apa, biarlah kita datang kepada Yesus dan berseru Nama Yesus dan Dia akan memberi kekuatan baru.



Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top