English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 11 September 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:26-29 adalah tentang MAKAN PERJAMUAN SUCI.

Matius 26:17-25 adalah...

Ibadah Kunjungan di Ciawi II, 16 Januari 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 03 November 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:36-44 adalah nubuat tentang HUKUMAN ATAS DUNIA SAAT KEDATANGAN YESUS KEDUA KALI....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 Maret 2018 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam V.

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 01 Juli 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:34-36
11:34 Matamu adalah pelita tubuhmu....

Ibadah Doa Surabaya, 21 Oktober 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 13 Mei 2014 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus...

Ibadah Raya Malang, 29 Januari 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat...

Ibadah Doa Surabaya, 25 Januari 2017 (Rabu Sore)
Pembicara Pdt. Dadang Hadi Santoso

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN Yesus Kristus. Kiranya damai sejahtera, kasih karunia...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 14 Oktober 2017 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan peneguhan nikah

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 19: 9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku:...

Ibadah Doa Malang, 16 Januari 2020 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Raya Surabaya, 10 Maret 2013 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Doa Malang, 17 Juli 2012 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Matius 27 dalam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Juli 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 adalah tentang tujuh kali percikan...

Ibadah Doa Malang, 28 Mei 2013 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28: 20b
28:20b ..... Dan ketahuilah,...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 12 Agustus 2014 (Selasa Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17
1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,

Rasul Yohanes tersungkur di depan kaki Yesus, sama dengan menyembah dengan hancur hati, sampai daging tidak bersuara (seperti orang mati). Rasul Yohanes mengalami jamahan tangan kanan Tuhan sehingga mengalami:
  1. Jangan takut, sama dengan pembaharuan perasaan sampai tidak ada ketakutan lagi, yang ada hanya keberanian percaya kepada Tuhan.
  2. Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir, sama dengan menerima kasih Allah.
    Yang Awal (mezbah korban bakaran) menunjuk penampilan pribadi Yesus sebagai Juru Selamat, kedatangan Yesus pertama kali ke dunia, mati di kayu salib untuk menyelamatkan manusia berdosa, sama dengan kasih mula-mula.
    Yang Akhir (tabut perjanjian) menunjuk penampilan pribadi Yesus sebagai Mempelai Pria Surga, menunjuk kedatangan Yesus kedua kali untuk mengangkat kita ke awan-awan yang permai, sama dengan kasih sempurna/ kasih matahari.
    Lewat tersungkur menyembah Tuhan dan lewat jamahan tangan Tuhan, kita bisa menerima kasih mula-mula sampai kasih yang sempurna/ kasih matahari.

Kegunaan kasih matahari:
  1. Untuk menghadapi musim dingin rohani.
    Yohanes 10:22
    10:22 Tidak lama kemudian tibalah hari raya Pentahbisan Bait Allah di Yerusalem; ketika itu musim dingin.

    Kebencian tanpa alasan melanda mulai dalam nikah/ rumah tangga, yaitu terjadi pertengkaran, perselingkuhan, perceraian, kawin-cerai sampai kawin-mengawinkan.
    Musim dingin rohani juga melanda penggembalaan dan antar penggembalaan, melanda gereja Tuhan, hamba Tuhan, anak Tuhan. Contohnya: kakak-kakak Yusuf iri hati kepada Yusuf sehingga membenci tanpa alasan, sampai menjual Yusuf. Ini terjadi sebab Yusuf diberkati oleh Tuhan. Iri hati sama dengan mengecilkan berkat Tuhan sehingga suatu waktu bisa kehilangan berkat. Yusuf juga mendapat berkat rohani yaitu jubah yang indah, sama dengan dipakai oleh Tuhan. Iri hati sama dengan mengecilkan pemakaian Tuhan sehingga suatu waktu bisa kehilangan pemakaian Tuhan, tidak dipakai oleh Tuhan.

  2. Untuk menghadapi mendung dan hujan, pencobaan dan masalah yang besar sampai yang mustahil. Saat mendung dan hujan datang, jika matahari bersinar, maka akan muncul pelangi.
    Kejadian 9:13-17
    9:13 Busur-Ku Kutaruh di awan, supaya itu menjadi tanda perjanjian antara Aku dan bumi.
    9:14 Apabila kemudian Kudatangkan awan di atas bumi dan busur itu tampak di awan,
    9:15 maka Aku akan mengingat perjanjian-Ku yang telah ada antara Aku dan kamu serta segala makhluk yang hidup, segala yang bernyawa, sehingga segenap air tidak lagi menjadi air bah untuk memusnahkan segala yang hidup.
    9:16 Jika busur itu ada di awan, maka Aku akan melihatnya, sehingga Aku mengingat perjanjian-Ku yang kekal antara Allah dan segala makhluk yang hidup, segala makhluk yang ada di bumi."
    9:17 Berfirmanlah Allah kepada Nuh: "Inilah tanda perjanjian yang Kuadakan antara Aku dan segala makhluk yang ada di bumi."

    Dalam perjanjian lama, pelangi adalah perjanjian Tuhan dengan segala makhluk. Dalam perjanjian baru, digenapkan dalam bentuk pencurahan Roh Kudus.

    Kisah Rasul 2:16-18
    2:16 tetapi itulah yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi Yoel:
    2:17 Akan terjadi pada hari-hari terakhir--demikianlah firman Allah--bahwa Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas semua manusia; maka anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan bernubuat, dan teruna-terunamu akan mendapat penglihatan-penglihatan, dan orang-orangmu yang tua akan mendapat mimpi.
    2:18 Juga ke atas hamba-hamba-Ku laki-laki dan perempuan akan Kucurahkan Roh-Ku pada hari-hari itu dan mereka akan bernubuat.

    Jadi pelangi menunjuk pada urapan Roh Kudus, kepenuhan Roh Kudus, meluap-luap dalam Roh Kudus.
    Kegunaan pelangi (urapan Roh Kudus):
    1. Pelangi di awan, artinya tidak ada lagi penghukuman dari Tuhan atau kebinasaan.
      Kejadian 9:15
      9:15 maka Aku akan mengingat perjanjian-Ku yang telah ada antara Aku dan kamu serta segala makhluk yang hidup, segala yang bernyawa, sehingga segenap air tidak lagi menjadi air bah untuk memusnahkan segala yang hidup.

      Roma 8:1-2, 13
      8:1 Demikianlah sekarang tidak ada penghukuman bagi mereka yang ada di dalam Kristus Yesus.
      8:2 Roh, yang memberi hidup telah memerdekakan kamu dalam Kristus dari hukum dosa dan hukum maut.
      8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

      Roh Kudus  menghukum daging yang berdosa (perbuatan dosa) sehingga kita bisa hidup benar dan suci, sampai hidup kekal, tidak masuk penghukuman/ kebinasaan.

    2. Pelangi di atas kepala, artinya urapan Roh Kudus menguasai pikiran kita supaya tidak disesatkan oleh si jahat, lewat ajaran palsu.
      Wahyu 10:1
      10:1 Dan aku melihat seorang malaikat lain yang kuat turun dari sorga, berselubungkan awan, dan pelangi ada di atas kepalanya dan mukanya sama seperti matahari, dan kakinya bagaikan tiang api.

      2 Korintus 11:2-3
      11:2 Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
      11:3 Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.

      Dulu Hawa diperdaya oleh ular sehingga makan buah yang dilarang Tuhan dan memberikannya kepada suaminya. Sekarang wanita mengajar dan memerintah laki-laki di dalam ibadah dan rumah tangga.

      1 Timotius 2:11-14
      2:11 Seharusnyalah perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh.
      2:12 Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.
      2:13 Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa.
      2:14 Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa.

      Seharusnya kepala dari laki-laki adalah Yesus, dan kepala dari wanita adalah laki-laki. Jika wanita mau menjadi kepala, maka yang menjadi kepala dalam ibadah dan rumah tangga adalah ular.
      Jika pikiran dikuasai Roh Kudus maka wanita akan berdiam diri, tunduk, sama dengan menempatkan laki-laki sebagai kepala, berarti menempatkan Yesus sebagai Kepala dalam ibadah dan rumah tangga, sehingga kita bisa merasakan hadirat Tuhan. 

    3. Pelangi melingkungi tahta Surga.
      Wahyu 4:3
      4:3 Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis; dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya.

      Melihat pelangi di tahta kemuliaan Tuhan adalah lewat tersungkur di depan kaki Yesus, menyembah dengan hancur hati.

      Yohanes 11:3-5
      11:3 Dan Lazarus yang sakit itu adalah saudaranya. Kedua perempuan itu mengirim kabar kepada Yesus: "Tuhan, dia yang Engkau kasihi, sakit."
      11:4 Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata: "Penyakit itu tidak akan membawa kematian, tetapi akan menyatakan kemuliaan Allah, sebab oleh penyakit itu Anak Allah akan dimuliakan."
      11:5 Yesus memang mengasihi Marta dan kakaknya dan Lazarus.

      Tuhan ijinkan kita mengalami masalah yang mustahil supaya bisa tersungkur di depan kaki Tuhan.

      Yohanes 11:31-32
      31 Ketika orang-orang Yahudi yang bersama-sama dengan Maria di rumah itu untuk menghiburnya, melihat bahwa Maria segera bangkit dan pergi ke luar, mereka mengikutinya, karena mereka menyangka bahwa ia pergi ke kubur untuk meratap di situ.
      32 Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati."

      Kita bisa menyembah Tuhan dengan hancur hati, mengaku hanya tanah liat yang tidak layak, banyak dosa dan kesalahan, hanya berharap kemurahan Tuhan. Maka kita akan melihat kemuliaan Tuhan, mujizat terjadi. 

      Yohanes 11:39-40
      11:39 Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati."
      11:40 Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"

      Mujizat rohani yaitu keubahan hidup. Dari keras hati, mengandalkan logika manusia, hati yang bimbang dan ragu, diubahkan menjadi hati yang percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan. Ini sama dengan mengulurkan tangan kepada Tuhan. Maka Tuhan akan mengulurkan tangan untuk melakukan mujizat secara jasmani, yang hancur menjadi baik, yang mustahil menjadi tidak mustahil. 
      Sampai jika Tuhan datang kedua kali, kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Tuhan.



Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top