English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Juli 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:3
4:3 Dan Dia yang duduk di...

Ibadah Raya Malang, 14 Agustus 2011 (Minggu Pagi)
Bersamaan PENATARAN IMAM & CALON IMAM (I)

Matius...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 22 Mei 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:26-27
14:26 Sesudah mereka menyanyikan nyanyian pujian, pergilah mereka ke Bukit...

Ibadah Raya Surabaya, 21 Maret 2010 (Minggu Sore)
Matius 25:
= tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan berbuah= Roh Kudus yang permanen.
Tanpa Roh...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 Maret 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 2-3 dalam susunan tabernakel terkena...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 01 September 2017 (Jumat Malam)
Imamat 12: 1-8
12:1. TUHAN berfirman kepada Musa, demikian:
12:2. "Katakanlah kepada orang Israel: Apabila seorang perempuan bersalin dan melahirkan anak laki-laki,...

Ibadah Raya Malang, 04 Oktober 2009 (Minggu Pagi)
GROW and GLOW = bertumbuh dan bersinar.

Mengapa kita harus...

Ibadah Raya Malang, 17 Agustus 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17-18
1:17 Ketika aku melihat Dia,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Maret 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 17 Mei 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:1
4:1 Kemudian dari pada itu...

Ibadah Doa Surabaya, 19 Januari 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 1-5
26:1. Setelah Yesus selesai dengan segala pengajaran-Nya itu, berkatalah Ia kepada murid-murid-Nya:
26:2. "Kamu tahu, bahwa...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Agustus 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 16 Februari 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Juni 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 September 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.

SIKAP KITA TERHADAP TALENTA
Sikap ini ada yang positif (diwakili hamba...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Kartika Graha V, 30 April 2010 (Jumat Sore)

Yohanes 1: 29
1:29 Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Kita sudah mendengar tentang syarat anak domba, ketetapan mengenai anak domba paskah, tugas dari anak domba paskah yang tersembelih, dan tugas kita terhadap Anak Domba Allah.

Tugas kita hanya melihat Anak Domba Allah. Dan itu artinya kita memiliki pandangan rohani.

Malam ini, kita akan melihat 3 kesempatan untuk melihat Anak Domba Allah:
  1. Yohanes 1: 29= melihat Anak Domba Allah yang menghapus dosa dunia. Artinya melihat Anak Domba Allah dalam pengalaman kematian= melihat Yesus sebagai Juruselamat.

    Yohanes 1: 30-32
    1:30 Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.
    1:31 Dan aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel."
    1:32 Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: "Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya.

    Praktek kita melihat Anak Domba Allah dalam pengalaman kematian:
    • percaya Yesus dan bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan.
      Kalau orang mengulang-ngulang dosa, ia belum melihat Anak Domba dalam pengalaman kematian.

    • Lahir baru dari baptisan air (ay. 31) dan baptisan Roh Kudus (ay. 32).

    Roma 6: 4
    6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

    Baptisan air yang benar adalah kita dikuburkan dalam air bersama Yesus= mengalami baptisan dalam kematian supaya kita bangkit dalam hidup yang baru (hidup dalam kebenaran).
    Orang yang sudah mati terhadap dosa, HARUS dikubur.

    Matius 3: 16
    3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

    Kalau baptisan airnya benar, akan dilanjutkan baptisan Roh Kudus.
    Baptisan air Yesus disebutkan bahwa Yesus keluar dari air.
    Istilah keluar dari air adalah keluar dari kuburan air. Dan Yesus menerima Roh Kudus dalam bentuk burung merpati.

    Burung merpati= tulus hati, tidak ada dendam.
    Jadi, orang yang lahir baru adalah orang yang benar dan tulus. Inilah orang yang selamat yang sudah melihat Anak Domba Allah dalam pengalaman kematian.

    Kalau kita sudah benar dan tulus, hasilnya: berkat-berkat pemeliharaan berasal dari Tuhan.

    Mazmur 37: 25-26
    37:25 Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
    37:26 tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.

    Kalau dipelihara oleh Tuhan, maka kita bisa menerima berkat dan menjadi berkat bagi orang lain sampai mencapai hidup kekal. Dan berkat itu tidak habis sampai anak cucu.

  2. Yohanes 1: 36-38= melihat Anak Domba Allah.
    1:36 Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!"
    1:37 Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus.
    1:38 Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?"

    Artinya: melihat Anak Domba Allah dalam pengalaman kebangkitan= melihat Yesus sebagai Gembala yang baik dan Guru.

    Yohanes 10: 4
    10:4 Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.

    = Praktek melihat Anak Domba Allah dalam pengalaman kebangkitan, yaitu bisa mengikut Yesus sebagai Gembala dan Guru. Artinya kita harus tergembala dalam kabar mempelai.

    Syarat tergembala : kita harus masuk dalam kandang penggembalaan.
    Dalam tabernakel, kandang penggembalaan adalah ruangan suci.

    3 macam alat dalam ruangan suci menunjukan ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:
    • Pelita emas= ibadah raya.
    • Meja roti sajiian= ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci.
    • Mezbah dupa emas= ibadah doa.

    Mulai gembala harus tekun dalam 3 macam ibadah pokok, baru setelah itu domba-domba akan mengikuti untuk tekun dalam 3 macam ibadah pokok.
    Untuk masuk dalam kandang penggembalaan memang harus melalui pintu yang sempit, penyaliban daging.

    Yohanes 10: 1-2, 9-10
    10:1 "Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;
    10:2 tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.
    10:9 Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
    10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.

    Pintu yang sempit itulah Yesus. Tapi di balik pintu yang sempit, ada hidup berkelimpahan, artinya kita dipelihara oleh Tuhan sampai bisa mengucap syukur.

    Kelimpahan terakhir adalah hidup kekal selama-lamanya.
    Celakanya, banyak kehidupan yang tidak mau masuk pintu sempit dan memilih untuk lompat pagar.
    Dan kalau melompat pagar, hidup itu adalah pencuri dan pembunuh, bukan gembala atau domba. Dan hidupnya hanya akan sampai pada kebinasaan.

    Jangan main-main dalam penggembalaan!

    Yohanes 10: 3-5
    10:3 Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.
    10:4 Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
    10:5 Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal."

    Jadi, syarat tergembala adalah:
    • tergembala oleh firman yang benar.
    • mendengar dan dengar-dengaran pada suara gembala (firman penggembalaan yang disampaikan oleh seorang gembala dengan setia dan diulang-ulang untuk menjadi makanan bagi sidang jemaat).

    Kita tidak akan bosan pada firman penggembalaan kalau Firman itu menjadi makanan kita. Dan Firman itu mengingatkan kita akan kerajaan Surga dan mengingatkan kita saat kita jatuh. Contohnya adalah si bungsu yang meninggalkan rumah bapa tapi berakhir di kandang babi. Dan saat itu yang ia ingat adalah di rumah bapanya ada banyak makanan.

    Jangan kita mendengar suara asing (Firman yang berbeda dengan apa yang sudah kita terima). Suara asing ini hanya akan menyesatkan dan membimbangkan kita.

    Kalau hidup kita tergembala dalam firman yang benar, posisi kita seperti Maria yang duduk di bawah kaki Tuhan. Dan ini merupakan posisi yang paling mantap.
    Kalau duduk dibawah kaki Yesus, DIJAMIN tidak akan pernah jatuh.

    Lukas 10: 39, 42
    10:39 Perempuan itu mempunyai seorang saudara yang bernama Maria. Maria ini duduk dekat kaki Tuhan dan terus mendengarkan perkataan-Nya,
    10:42 tetapi hanya satu saja yang perlu: Maria telah memilih bagian yang terbaik, yang tidak akan diambil dari padanya."

    Di bawah kaki Tuhan, tidak ada yang bisa menyentuh kita.
    Kalau kita duduk, maka Tuhanlah yang bekerja bagi kita. Tapi kalau kita yang bekerja, maka Tuhan yang akan duduk-duduk.

    Kalau Tuhan yang bekerja, hasilnya adalah:
    • Tuhan menjadikan segala sesuatu baik (Maria mendapatkan bagian yang terbaik).
    • Kita jadi milik Tuhan untuk selama-lamanya.

    Kalau keadaan kita hari-hari ini menjadi tidak baik, lihatlah, apakah kita sudah duduk atau masih jalan-jalan.
    Memang sulit untuk hidup di dunia, tapi kalau kita tahu firman, maka tidak ada yang sulit bagi kita.

  3. Wahyu 19: 9melihat Anak Domba Allah dalam kemuliaan. Ini terjadi pada saat kedatangan Yesus kedua kali.
    19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

    Tuhan akan datang dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga dan kita akan menyambut dia sebagai mempelai wanita Tuhan. Dan kita akan masuk dalam Yerusalem baru yang kekal.
Inilah tugas kita, yaitu hanya melihat Anak domba Allah. Tuhanlah yang bekerja dalam segala hal mulai mati disalib, bangkit sampai datang kembali.
Saat Yesus datang kembali, disitulah kita bisa melihat Anak Domba Allah muka dengan muka.

Mazmur 27: 14
27:14 Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

Syarat untuk mencapai nikah Anak Domba adalah kita selalu menantikan kedatangan Yesus kedua kali lewat kuat dan teguh hati.
Saat-saat penantian adalah saat yang berbahaya karena ada banyak godaan. Harus kuat dan teguh hati sampai Tuhan Yesus datang.

Arti kuat dan teguh hati:
  • saat menghadapi pencobaan, kita tidak putus asa/kecewa, tidak berharap yang lain, tapi tetap percaya dan berharap pada Yesus sebagai Anak domba Allah.
  • saat menghadapi ajaran asing, kita bisa dengan tegas menolaknya dan dengan tegas berpegang teguh pada firman pengajaran yang benar, apapun resikonya.
  • saat menghadapi godaan dan dosa, kita bisa tetap hidup benar dan suci.
Untuk bisa kuat dan teguh hati ini memang sakit bagi daging. Tapi hasilnya luar biasa, yaitu:
  1. Kisah Rasul 27: 33-36
    27:33 Ketika hari menjelang siang, Paulus mengajak semua orang untuk makan, katanya: "Sudah empat belas hari lamanya kamu menanti-nanti saja, menahan lapar dan tidak makan apa-apa.
    27:34 Karena itu aku menasihati kamu, supaya kamu makan dahulu. Hal itu perlu untuk keselamatanmu. Tidak seorang pun di antara kamu akan kehilangan sehelai pun dari rambut kepalanya."
    27:35 Sesudah berkata demikian, ia mengambil roti, mengucap syukur kepada Allah di hadapan semua mereka, memecah-mecahkannya, lalu mulai makan.
    27:36 Maka kuatlah hati semua orang itu, dan mereka pun makan juga.

    Mungkin hidup kita hanya seperti sehelai rambut yang tidak berharga, yang tidak berdaya apa-apa, tidak bisa berbuat apa-apa, tidak dipandang/dianggap orang, tapi kalau kita kuat dan teguh hati, sekalipun sehelai rambut berada di tengah gelombang, Tuhan tetap melindungi dan memelihara kita.

    ay. 33='hari ke-14'= hari dimana domba paskah disembelih.

  2. Yosua 1: 6-7, 9, 18b
    1:6 Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, sebab engkaulah yang akan memimpin bangsa ini memiliki negeri yang Kujanjikan dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka untuk diberikan kepada mereka.
    1:7 Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu dengan sungguh-sungguh, bertindaklah hati-hati sesuai dengan seluruh hukum yang telah diperintahkan kepadamu oleh hamba-Ku Musa; janganlah menyimpang ke kanan atau ke kiri, supaya engkau beruntung, ke mana pun engkau pergi.
    1:9 Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi."
    1:18 Setiap orang yang menentang perintahmu dan tidak mendengarkan perkataanmu, apa pun yang kauperintahkan kepadanya, dia akan dihukum mati. Hanya, kuatkan dan teguhkanlah hatimu!"

    Waktu Yosua mau diutus ke Kanaan (etape terakhir), Tuhan perintahkan 4 kali kuat dan teguh hati kepada Yosua.
    Kalau kita kuat dan teguh hati, maka kita dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir untuk masuk Kanaan samawi (Yerusalem baru).

    1 Tawarikh 28: 20
    28:20 Lalu berkatalah Daud kepada Salomo, anaknya: "Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, dan lakukanlah itu; janganlah takut dan janganlah tawar hati, sebab TUHAN Allah, Allahku, menyertai engkau. Ia tidak akan membiarkan dan meninggalkan engkau sampai segala pekerjaan untuk ibadah di rumah Allah selesai.

    Pada saat Salomo membangun bait Allah, yang diperlukan adalah kuat dan teguh hati.
    Kalau kita kuat dan teguh, Tangan Anak Domba Allah akan menyelesaikan segala sesuatu sampai masalah yang mustahil sekalipun.
    Apa yang belum beres hari-hari ini, biarlah kita kuat dan teguh hati!

  3. 1 Tesalonika 3: 13
    3:13 Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua   orang   kudus-Nya.


    Tangan Anak Domba Allah juga menyucikan dan membasuh kita sampai kita tidak bercacat cela dan kita bersama Dia untuk selama-lamanya, melihat Dia muka dengan muka.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18-20 Juni 2019
    (Ibadah Kunjungan di Bagan Batu)

  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top