English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 22 Mei 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang...

Ibadah Doa Surabaya, 21 Januari 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada  waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua.
ay. 29 dan ay. 30...

Ibadah Raya Surabaya, 25 Maret 2012 (Minggu Sore)
Matius 27:
= terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara daging yang dialami oleh Yesus untuk menyelamatkan, memberkati...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 29 Agustus 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam Lukas 9:18-21, kita mempelajari pengenalan kita...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 26 Januari 2009 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. DadangMarkus 2: 14
= Lewi adalah gambaran pelayan Tuhan, tapi ia duduk di rumah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 Februari 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kunjungan di Ngawi, 31 Mei 2013 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat sore, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 17 September 2014 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 Juli 2012 (Kamis Sore)
Matius 27 secara keseluruhan menunjuk pada 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian.
Sekarang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Oktober 2012 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 secara keseluruhan menunjuk 7...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 September 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 10 Februari 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 15 Februari 2009 (Minggu Pagi)
KEBAKTIAN PENYERAHAN ANAK
Mazmur 144:12, kita doakan supaya anak yang diserahkan menjadi...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 05 Desember 2015 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Pemberkatan Nikah

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:28-29
9:28 Kira-kira...

Ibadah Raya Malang, 08 Mei 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:1
4:1 Kemudian dari...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 20 Januari 2013 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 28= menunjuk pada Shekina Glory (sinar kemuliaan atau kuasa kebangkitan Tuhan). Dibalik kematian/salib, PASTI ada sinar kemuliaan Tuhan untuk menyinari kehidupan kita.

Matius 28 terbagi menjadi 3 bagian:

  1. ay. 1-10= tentang kebangkitan Yesus atau sinar kemuliaan menyinari hati yang keras (batu yang besar terguling), sehingga terjadi pembaharuan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 23 September 2012).


  2. ay. 11-15= dusta mahkamah agama= penyebaran kegelapan.
    Sementara ada sinar kemuliaan, kegelapan menyusup di dalamnya (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Doa Surabaya, 28 November 2012).


  3. ay. 16-20= perintah untuk memberitakan injil= penyebaran terang shekina glory atau sinar kemuliaan (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 06 Januari 2013).

Malam ini, kita masih membahas bagian ketiga (PENYEBARAN TERANG SHEKINA GLORY).

Matius 28: 18-20
28:18. Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah
diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
28:19. Karena itu
pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
28:20. dan
ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Penyebaran sinar kemuliaan= kita dipakai dalam kegerakan besar sesuai dengan amanat agung Tuhan.

Salah satu kegerakan besar adalah kegerakan Roh Kudus hujan awal= kegerakan dalam injil keselamatan/Firman penginjilan untuk membawa orang-orang berdosa diselamatkan lewat BAPTISAN AIR.

ay. 18= 'diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi'= baptisan air adalah amanat agung Tuhan yang mempunyai kekuatan hukum di bumi dan Surga, sehingga tidak bisa diganggu gugat dan dibatalkan oleh apapun.

Kalau ada perintah, hanya ada 2 pilihan:

  • melakukan amanat agung Tuhan= masuk baptisan air= selamat.
  • menolak amanat agung Tuhan= tidak mau masuk baptisan= berdosa dan dihukum.

Matius 3: 13-16
3:13. Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.
3:14. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?"
3:15. Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi,
karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
3:16. Sesudah dibaptis,
Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

= Yesus adalah manusia yang tidak berdosa dan seharusnya tidak perlu dibaptis.
Tetapi Yesus rela masuk baptisan air, karena:

  1. ay. 15= 'karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah'= untuk menggenapkan seluruh kehendak Allah (melakukan perintah Allah)= taat dengar-dengaran.


  2. ay. 16= 'Yesus segera keluar dari air'= untuk memberi teladan baptisan air yang benar kepada kita semua.

Baptisan yang benar adalah sesuai dengan Alkitab dan kita dibaptis seperti Yesus dibaptis.

Yesus adalah Kepala. Kita tubuh. Kalau satu Kepala dan satu tubuh, artinya HANYA ADA SATU BAPTISAN YANG BENAR.

Secara jasmani, kepala adalah suami dan tubuh adalah istri.
Jadi, kalau suami istri mau menjadi 1, harus ada dalam 1 baptisan.
Kalau tidak 1 baptisan, inilah yang bisa menyebabkan 2 orang di tempat tidur terpisah, satu diangkat dan satu tertinggal.

Tidak satu baptisan air= tidak satu tubuh, dan pasti akan terpisah.
Baptisan air yang benar ditandai dengan 'Yesus keluar dari air dan langit terbuka'.

Kalau Yesus tidak keluar dari air, maka langit juga tidak terbuka.

Roma 6: 4
6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

Kolose 2: 12
2:12. karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati.

'hidup yang baru'= langit terbuka.

Jadi, keluar dari air= keluar dari kuburan air.

Jadi, baptisan air yang benar adalah:

  • kita yang sudah mati bagi dosa (bertobat), dikuburkan dalam air bersama Yesus.
  • Matius 28: 19
    28:19. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

    = kita dikuburkan dalam air bersama Yesus dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus, yaitu Tuhan Yesus Kristus.


  • kita keluar dari air dan langit/surga terbuka= kita mendapatkan hidup baru, yaitu hidup Surgawi dan kita layak untuk masuk dalam kerajaan Surga.

    Kalau baptisannya salah, maka langit tidak akan terbuka.

Kesmpulan: baptisan air ada hubungan dengan langit terbuka. Ini merupakan perkara sangat besar yang mementukan kita selamat atau tidak.

Itu sebabnya, Tuhan mengutus Yohanes Pembaptis (orang paling besar didunia yang pernah dilahirkan oleh wanita), sebab ini merupakan perkara besar.

Matius 11: 11
11:11. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.

Baptisan air ini menyangut Firman dan teladan Yesus.

Lukas 7: 29-30
7:29. Seluruh orang banyak yang mendengar perkataan-Nya, termasuk para pemungut cukai, mengakui kebenaran Allah, karena mereka telah memberi diri dibaptis oleh Yohanes.
7:30. Tetapi orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat
menolak maksud Allah terhadap diri mereka, karena mereka tidak mau dibaptis olehYohanes.

Kalau menolak baptisan yang benar, akan rugi sendiri. Sebab itu, biarlah kita kembali pada Alkitab.

'menolak maksud Allah'= menolak baptisan air yang benar.

Imam-imam, ahli taurat dan orang Frasi, tidak mau dibaptis oleh Mura= menolak baptisan air= menolak kehendak Alllah.

Menlak baptisan air yang benar= menolak kuasa Allah.

Markus 11: 27-33
11:27. Lalu Yesus dan murid-murid-Nya tiba pula di Yerusalem. Ketika Yesus berjalan di halaman Bait Allah, datanglah kepada-Nya imam-imam kepala, ahli-ahli Taurat dan tua-tua,
11:28. dan bertanya kepada-Nya: "Dengan kuasa manakah Engkau melakukan hal-hal itu? Dan siapakah yang memberikan kuasa itu kepada-Mu, sehingga Engkau melakukan hal-hal itu?"
11:29. Jawab Yesus kepada mereka: "Aku akan mengajukan satu pertanyaan kepadamu. Berikanlah Aku jawabnya, maka Aku akan mengatakan kepadamu dengan kuasa manakah Aku melakukan hal-hal itu.
11:30. Baptisan Yohanes itu, dari sorga atau dari manusia? Berikanlah Aku jawabnya!"
11:31. Mereka memperbincangkannya di antara mereka, dan berkata: "Jikalau kita katakan: Dari sorga, Ia akan berkata: Kalau begitu, mengapakah kamu tidak percaya kepadanya?
11:32. Tetapi, masakan kita katakan: Dari manusia!" Sebab mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul seorang nabi.
11:32. Tetapi, masakan kita katakan: Dari manusia!" Sebab mereka takut kepada orang banyak, karena semua orang menganggap bahwa Yohanes betul-betul seorang nabi.

imam-imam kepala= kedudukan.
ahli taurat= kepandaian.
tua-tua= pengalaman.

Jadi, kedudukan, kepandaian dan pengalaman, belum tentu menjamin kita mengalami kuasa Allah.
Justru kalau mengandalkan itu, tidak bisa mengerti dan mengalami kuasa Allah, sebab menolak baptisan air yang benar.

1 Petrus 3: 20-21
3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu
baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

Baptisan air yang benar akan menghasilkan hati nurani yang baik (hati merpati= hati yang tulus dan jujur).
Waktu Yesus keluar dari air, Roh Kudus seperti burung merpati turun atasNya.

Hati yang tulus dan jujur merupakan landasan yang kuat untuk menerima berkat dan kuasa Tuhan.

Waktu Yesus bertanya soal baptisan air pada imam-iamam kepala, tua-tua dan ahli taurat, mereka berpolitik (tidak jujur).
Artinya:

  • mencari keuntungan diri sendiri dengan menghalalkan segala cara sampai mengorbankan yang rohani (mengorbankan Surga untuk kepentingan diri sendiri).
  • mencampur aduk hal-hal dunia dengan hal-hal Surga.

Malam ini, yang penting adalah kita menerima dan masuk baptisan air yang benar dengan hasil yang benar, yaitu hati nurani yang tulus/jujur. Dan kita berhak untuk menerima kuasa Allah.

3 macam kuasa Allah yang bisa diterima dengan hati jujur:

  1. Markus 11: 1-11
    11:1. Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem, dekat Betfage dan Betania yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya
    11:2. dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Pada waktu kamu masuk di situ, kamu akan segera menemukan seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang.
    Lepaskan keledai itu dan bawalah ke mari.

    Yang pertama: kuasa pemakaian Tuhan, bagaikan keledai yang ditunggangi oleh Tuhan.

    'keledai'= bangsa kafir.
    Jika kita menganggur (tidak mau dipakai Tuhan), maka kita akan dipakai oleh Bileam (menuju kutukan dan kebinasaan).

    Sebab itu, JANGAN MENGANGGUR.
    Tuhan tidak menghendaki bangsa kafir menganggur.

    Saat perjalanan Tuhan sudah dekat Yerusalem, pandangan Tuhan justru tertuju pada bangsa kafir.

    Syarat keledai yang bisa dipakai:


    • tertambatt pada pokok anggur yang benar (tergembala pada Firman pengajaran benar).

      Kejadian 49: 11
      49:11. Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur.

      Kita harus tergembala pada Firman pengajaran benar.

      Keledai ini dipakai menjelang masuk Yerusalem.
      Artinya: penggembalaan adalah tempat transit menuju Yerusalem Baru.


    • Markus 11: 7-8
      11:7. Lalu mereka membawa keledai itu kepada Yesus, dan mengalasinya dengan pakaian mereka, kemudian Yesus naik ke atasnya.
      11:8. Banyak orang yang menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang menyebarkan ranting-ranting hijau yang mereka ambil dari ladang.

      Syarat kedua: mau ditunggangi oleh Yesus= menanggung beban= berkorban.

      Untuk dipakai Tuhan, semua harus dikorbankan untuk kegerakan hujan akhir, kecuali pengajaran benar TIDAK BOLEH dikorbankan.
      Kalau Pribadi Yesus (pengajaran benar) dikorbankan, keledai tidak tahu mau kemana.


    Tetapi Tuhan tidak pernah menipu kita.
    Kalau kita sudah rela tergembala dan rela berkorban, semuanya sudah disediakan oleh Tuhan (ay. 8). ada jaminan kepastian pemeliharaan Tuhan kepada bangsa kafir yang dipakai oleh Tuhan, sampai jaminan hidup kekal di Yerusalem Baru.
    Semakin kita mantap dalam penggembalaan dan mantap dalam berkorban, makin mantap juga pemeliharaan Tuhan atas hidup kita.


  2. Markus 11: 15-17
    11:15. Lalu tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Yerusalem. Sesudah Yesus masuk ke Bait Allah, mulailah Ia mengusir orang-orang yang berjual beli di halaman Bait Allah. Meja-meja penukar uang dan bangku-bangku pedagang merpati dibalikkan-Nya,
    11:16. dan Ia tidak memperbolehkan orang membawa barang-barang melintasi halaman Bait Allah.
    11:17. Lalu Ia mengajar mereka, kata-Nya: "Bukankah ada tertulis: Rumah-Ku akan disebut rumah doa bagi segala bangsa? Tetapi kamu ini telah menjadikannya sarang penyamun!"

    Yang kedua: kuasa penyucian.
    Kita disucikan dari roh jual beli (rohnya antikris), yaitu ikatan akan uang (akar segala kejahatan).

    Praktiknya:


    • mencari uang dengan cara tidak halal,
    • beribadah melayani hanya untuk mendapatkan uang,
    • tinggalkan ibadah pelayanan hanya untuk mencari uang,
    • mencuri milik Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusus) seperti Yudas.


    Ikatan akan uang ini harus disucikan.
    Roh jual beli (akar kejahatan) dekat dengan akar kenajisan.
    Dan inilah yang mengarah pada dosa makan minum dan kawin mengawinkan.

    Sebab itu, kita harus disucikan dari akar kejahatan dan akar kenajisan.

    akar kejahatan= serigala.
    akar kenajisan= burung.

    Kalau tidak disucikan dari kejahatan dan kenajisan, akan dikepalai oleh serigala dan burung yang mengarah pada pembangunan babel (mempealai wanita setan yang akan dibinasakan).

    Kalau melayani tanpa kesucian, justru akan merugikan banyak orang, bahkan membawa orang lain masuk dalam babel.

    Ibrani 13: 4-6
    13:4. Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.
    13:5. Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "
    Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
    13:6. Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "
    Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?"

    Kalau disucikan dari akar kejahatan (ay. 5) dan kenajisan (ay. 4), maka kepala kita adalah Yesus dan kita menjadi rumah doa. Dan saat kita berdoa, kita mengalami kuasa pertolongan Tuhan untuk menyelesaikan segala masalah sampai yang mustahil.

    'Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau'= hubungan mempelai.

    Makin disucikan, pertolongan Tuhan akan makin nyata dalam hidup kita.


  3. Markus 11: 20-26
    11:20. Pagi-pagi ketika Yesus dan murid-murid-Nya lewat, mereka melihat pohon ara tadi sudah kering sampai ke akar-akarnya.
    11:21. Maka teringatlah Petrus akan apa yang telah terjadi, lalu ia berkata kepada Yesus: "Rabi, lihatlah, pohon ara yang Kaukutuk itu sudah kering."

    Yang ketiga: kuasa untuk menghidupkan dan mematikan.

    Kalau Yesus bilang 'hidup', akan hidup.
    Kalau Yesus berkata 'mati', akan 'mati'.
    Inilah kuasa kematian dan kebangkitan Tuhan= kuasa pembaharuan.

    Markus 13: 28
    13:28. Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara. Apabila dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.

    Malam ini, biarlah kita melembut (menanggalkan kebenaran diri sendiri, berani mengaku dosa, berani mengaku kegagalan, dan dikuasai kasih Allah).

    Hati yang lembut, mulai dengan mengasihi sesama seperti diri sendiri sampai mengasihi musuh dan mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu.

    Mengasihi Tuhan= taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.
    Buah ketaatan inilah yang ditunggu oleh Tuhan. HANYA 1 BUAH YANG DITUNGGU OLEH TUHAN.

    Setelah hati lembut, barulah kita bisa menghasilkan buah ketaatan.
    Posisinya: seperti Yohanes bersandar di dada Tuhan.

    Kalau dibaharui, kita pasti dimiliki Tuhan (kuasa pemilikan) dan tidak ada yang bisa mengganggu gugat.

    Yohanes 21: 20-22
    21:20. Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
    21:21. Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"
    21:22. Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang,
    itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."

    'duduk dekat Yesus'= bersandar di dada Yesus.
    Hasilnya: mati hidup kita ada dalam tangan Tuhan. Kita disucikan dan diubahkan sampai sempurna seperti Yesus. Kita menjadi milik Tuhan untuk selama-lamanya ('yang empunya mempelai wanita adalah Mempelai Pria').

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • Juni 2020
    (Ibadah Kunjungan di Kandis)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top