Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Nama anak ini adalah Noah = Nuh. Salah satu keistimewaan dari Nuh adalah masuk bahtera Nuh, satu-satunya bahtera yang berkenan kepada Tuhan sebab dibuat sesuai dengan kehendak Tuhan. Kita serahkan anak ini supaya seperti Nuh menjadi kehidupan yang berkenan, masuk bahtera Nuh secara rohani yang benar dan berkenan kepada Tuhan, sehingga hidupnya juga berkenan kepada Tuhan.

Bahtera Nuh secara rohani artinya:
  1. Baptisan air yang benar.
    1 Petrus 3:20-21
    3:20 yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
    3:21 Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan -- maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah -- oleh kebangkitan Yesus Kristus,

    Baptisan air yang benar adalah orang yang percaya Yesus, bertobat/ mati terhadap dosa harus dikuburkan dalam air bersama Yesus, kemudian bangkit dari dalam air bersama Yesus, mendapat hidup baru yaitu hidup dalam kebenaran. Di mana pun, kapan pun, situasi apa pun, kita bisa hidup dalam kebenaran. Dan Tuhan akan memberkati.

  2. Nikah yang benar.
    Yaitu sesuai kebenaran firman. Kita harus menjaga kesucian nikah, kebenaran, dan kesatuan nikah.

  3. Penggembalaan yang benar.
    Yaitu kandangnya benar (gembala dan domba berada dalam kandang penggembalaan) dan makanannya benar (firman pengajaran yang benar). Maka "takkan kekurangan aku". Tuhan memelihara secara ajaib sampai berkelimpahan, sehingga kita selalu mengucap syukur. Secara rohani, Tuhan menyucikan kita sampai sempurna. Kita bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.

Tuhan memberkati.

IBADAH RAYA
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:15-16
7:15 Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya. Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka.
7:16 Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi,dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi.

Aktivitas Tuhan di takhta sorga yaitu membentangkan kemah-Nya = mengembangkan sayap-Nya = memberikan naungan-Nya kepada kita.
Buktinya:
  • Tidak ada lapar dan dahaga = pemeliharaan firman Allah.
  • Matahari/ panas terik tidak akan menimpa mereka lagi = pemeliharaan Roh Kudus.
Jadi, naungan Tuhan bagi kita sekarang adalah firman Allah dan Roh Kudus = dua sayap burung nasar yang besar.

Ayub 39:30-31
39:30 Atas perintahmukah rajawali terbang membubung, dan membuat sarangnya di tempat yang tinggi?
39:31 Ia diam dan bersarang di bukit batu, di puncak bukit batu dan di gunung yang sulit didatangi.

Dua sayap burung nasar/ rajawali membawa kita naik ke gunung batu yang tinggi yang sulit didatangi musuh-musuh.

Ada 3 pengertian rohani gunung batu:
  1. Gunung batu = pribadi Yesus sang Penebus.
    Mazmur 19:15
    19:15 Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku.


    Mazmur 62:3

    62:3 Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku,kota bentengku, aku tidak akan goyah.

    Artinya Yesus satu-satunya menusia tidak berdosa tetapi harus mati di kayu salib untuk menebus dosa-dosa kita, untuk menyelamatkan manusia berdosa.
    Musa naik ke gunung Sinai dan diperlihatkan Kerajaan Sorga oleh Tuhan. Kemudian Musa diperintahkan membuat Kerajaan Sorga di bumi supaya di bumi seperti di Sorga, itulah kemah suci (Tabernakel) [Keluaran 25]. Kemah suci (Tabernakel) terdiri dari 3 ruangan yaitu Halaman, Ruangan Suci dan Ruangan Maha Suci. Keselamatan ini menunjuk Halaman Tabernakel.

    Bukti kita menerima keselamatan:
    • Iman (Pintu Gerbang), yaitu percaya kepada Yesus lewat mendengar firman Kristus/ firman yang diurapi Roh Kudus.
      Kita sungguh-sungguh mendengar firman sampai mengerti firman, sampai percaya dan yakin akan firman sehingga menjadi iman di hati. Saat itulah pintu gerbang keselamatan terbuka.

    • Bertobat (Mezbah korban bakaran), yaitu berhenti berbuat dosa kembali kepada Tuhan/ mati terhadap dosa.
      Iman di dalam hati menjadi rem untuk kita tidak berbuat dosa = mati terhadap dosa. Terutama bertobat dari dosa dusta dan benci.

    • Baptisan air (Kolam Pembasuhan).
      Roma 6:4
      6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian,supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

      Kolose 2:12
      2:12 karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati.

      Baptisan air yang benar adalah orang yang sudah percaya Yesus, bertobat/ mati terhadap dosa harus dikuburkan dalam air bersama Yesus sehingga bangkit dari dalam air bersama Yesus/ keluar dari dalam air bersama Yesus. Maka langit terbuka/ pintu Sorga terbuka, dan kita mendapat hidup baru, hidup Sorgawi, yaitu mengalami urapan Roh Kudus.

      Matius 3:16
      3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

    • Urapan Roh Kudus/ baptisan Roh Kudus (Pintu kemah), sehingga kita memiliki hati nurani yang baik/ tulus, bisa membedakan yang benar dan tidak benar.
      Sehingga kita tidak berbuat dosa. Kita bisa hidup dalam kebenaran, sama dengan selamat. Sehingga kita tidak dihukum, tidak binasa, kita mendapat naungan Tuhan.

      Mazmur 37:25-26
      37:25 Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
      37:26 tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.

      Tuhan sanggup memberkati, memelihara kita secara ajaib di tengah padang gurun dunia yang sulit, dan menjadi berkat bagi orang lain. Kita bisa suka memberi, sampai lebih berbahagia memberi daripada menerima (perbuatan kebajikan). Itu yang akan menjadi jubah Mempelai, pakaian putih berkilau-kilauan.

      Wahyu 19:8
      19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

      Sebaliknya jika kikir dan serakah, maka akan telanjang, tidak bisa menyambut kedatangan Tuhan, melainkan diusir oleh Tuhan.

  2. Pribadi Yesus sebagai Gembala Baik (Ruangan Suci/ Penggembalaan).
    Kejadian 49:24
    49:24 namun panahnya tetap kokoh dan lengan tangannya tinggal liat, oleh pertolongan Yang Mahakuat pelindung Yakub, oleh sebab gembalanya Gunung Batu Israel,

    Yohanes 10:11
    10:11 Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

    Yesus sebagai Gembala Baik memberikan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya supaya kita menjadi domba yang baik, yaitu tergembala dengan benar dan baik. Gembala yang baik juga harus tergembala dengan benar dan baik.

    Syaratnya adalah makan firman penggembalaan yang benar, yaitu firman pengajaran yang benar yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala untuk disampaikan kepada domba-domba/ sidang jemaat dengan setia, berkesinambungan/ berurutan dan diulang-ulang sehingga menjadi makanan rohani bagi domba-domba.
    • Untuk memberi kekuatan supaya tidak tersandung dan tidak terjatuh dalam dosa-dosa sampai puncaknya dosa.
    • Bertumbuh rohani ke arah kedewasaan rohani, ke arah kesucian sampai sempurna seperti Yesus.

    Domba yang baik hanya mendengar dan taat dengar-dengaran pada firman penggembalaan/ suara gembala dan lari terhadap suara asing. Kalau berani membuka telinga pada suara asing, maka kita mulai terasing dari penggembalaan yang baik dan benar, sampai suatu waktu keluar dari penggembalaan yang benar.

    Yudas juga memaksakan diri dalam penggembalaan yang benar dan baik tetapi tetap mempertahankan dosa/ tidak mau berubah, akhirnya terhilang selama-lamanya.

    Yehezkiel 20:37
    20:37 Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu.

    Firman penggembalaan sama dengan tongkat gembala untuk menuntun kita masuk kandang penggembalaan (Ruangan Suci).

    Kisah Rasul 2:41-42
    2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
    2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

    Pada gereja hujan awal sesudah baptisan air dan baptisan Roh Kudus, ada tiga macam ketekunan.
    Sekarang zaman akhir, gereja hujan akhir sesudah baptisan air dan baptisan Roh Kudus masuk ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok dalam penggembalaan.
    • Pelita Emas, yaitu ketekunan dalam Ibadah Raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan karunia Roh Kudus. Domba-domba diberi minum.
    • Meja Roti Sajian, yaitu ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci, persekutuan dengan Anak Allah di dalam firman pengajaran yang benar dan korban Kristus. Domba-domba diberi makan.
    • Mezbah Dupa Emas, yaitu ketekunan dalam Ibadah Doa penyembahan, persekutuan dengan Allah Bapa di dalam kasih-Nya. Domba-domba bernafas dengan kasih Allah.

    Keberhasilan penyampaian firman penggembalaan oleh seorang gembala adalah sampai membawa jemaat masuk ke kandang untuk dihitung.

    Imamat 21:12
    21:12 Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan,ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

    Hanya dalam kandang penggembalaan kita dihitung oleh Tuhan = dikhususkan oleh Tuhan. Kita mendapat naungan khusus dari Tuhan supaya tidak diganggu-gugat oleh setan tritunggal. Tubuh, jiwa, roh kita melekat pada Allah Tritunggal sehingga tidak bisa dijamah oleh setan tritunggal. Buktinya adalah kita mengalami damai sejahtera, semua enak dan ringan.

    Biar kita menjadikan penggembalaan sebagai tempat yang paling menyenangkan, sampai nanti tempat penggembalaan terakhir di Yerusalem Baru.

    Di dalam kandang penggembalaan, kita bisa hidup suci dan mengalami minyak urapan di kepala [Imamat 21:12]

    2 Korintus 11:2-3
    11:2 Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
    11:3 Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkandari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.

    Minyak urapan di kepala artinya hati dan pikiran diurapi oleh Tuhan:
    • Supaya mempunyai hati pikiran yang baik dan tulus, bisa membedakan ajaran yang benar dengan ajaran yang tidak benar.
    • Supaya tidak disesatkan oleh ajaran palsu, bisa membedakan ibadah benar dengan ibadah tidak benar, nikah benar dengan tidak benar, penyembahan benar dan tidak benar, nikah yang benar dan tidak benar, pekerjaan benar dan tidak benar, sampai bisa membedakan segala sesuatu yang benar dan tidak benar. Sehingga kita tetap hidup dalam kebenaran dan kesucian.
    • Supaya tidak kering rohani. Kering = tidak puas, mulai dengan bergosip, bersungut-sungut, mengomel, mulai mencari kepuasan-kepuasan di dunia, jatuh dalam dosa-dosa sampai puncaknya dosa, sampai tidak setia dalam ibadah pelayanan. Orang yang diurapi Roh Kudus tidak kering rohani, selalu mengucap syukur kepada Tuhan, tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir (sampai meninggal dunia/ sampai Tuhan Yesus datang kedua kali).

    Tongkat tidak berhenti sampai di kandang, sesudah itu keluar kandang (persekutuan antar kandang penggembalaan).

    Yohanes 10:3,16
    10:3 Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.
    10:16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

    Tongkat penggembalaan akan menuntun kita ke luar kandang penggembalaan (persekutuan). Kenapa harus masuk persekutuan Tubuh Kristus?
    • Supaya tidak diterkam/ dimakan oleh gembala yang lebih kejam dari serigala.
    • Supaya tidak egois/ mementingkan diri sendiri. Kita membawa berkat Tuhan supaya menjadi berkat bagi orang lain. Egois = kambing.
    • Supaya masuk pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna, menjadi satu Tubuh Kristus sempurna.
    • Kita akan melihat langit terbuka, kita akan semakin diberkati, semakin disucikan sampai kita berhadapan muka dengan muka dengan Yesus di awan-awan permai.

    1 Petrus 5:4
    5:4 Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.

    Dalam penggembalaan kita menerima mahkota Mempelai yang tidak layu.

  3. Yesus sebagai Raja Mempelai Pria Sorga yang sempurna untuk menyucikan dan menyempurkan kita menjadi Mempelai Wanita-Nya.
    Ulangan 32:2-4
    32:2 Mudah-mudahan pengajaranku menitik laksana hujan, perkataanku menetes laksana embun, laksana hujan renai ke atas tunas muda, dan laksana dirus hujanke atas tumbuh-tumbuhan.
    32:3 Sebab nama TUHAN akan kuserukan: Berilah hormat kepada Allah kita,
    32:4 Gunung Batu, yang pekerjaan-Nya sempurna, karena segala jalan-Nya adil, Allah yang setia, dengan tiada kecurangan, adil dan benar Dia.

    Efesus 5:25-27
    5:25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristustelah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nyabaginya
    5:26 untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannyadengan air dan firman,
    5:27 supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

    Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga menyucikan kita secara dobel dengan air firman pengajaran yang benar.

    Ayub 39:32
    39:32 Dari sana ia mengintai mencari mangsa, dari jauh matanya mengamat-amati;

    Kita disucikan mulai pandangan, yaitu pandangan daging menjadi pandangan rohani. Kita memandang Yesus yang duduk di sebelah kanan takhta Allah Bapa.

    Kolose 3:1-2
    3:1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas,di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.
    3:2 Pikirkanlah perkara yang di atas,bukan yang di bumi.

    Buktinya:
    • Mengutamakan Tuhan lebih dari segala perkara di dunia, mengutamakan ibadah pelayanan lebih dari segala perkara di dunia.
    • Menyembah kepada Tuhan, menyerahkan segala kekurangan kelemahan kita secara jasmani dan rohani, seperti bayi yang hanya menangis. Dan hanya memandang wajah Yesus yang bersinar bagaikan matahari.

    Hasilnya:
    • Pembaharuan wajah, wajah yang muram menjadi berseri. Kita hanya percaya dan berharap Tuhan, sekalipun belum ditolong. Wajah pucat menjadi berseri, wajah buruk seperti anjing babi sudah ditanggung Yesus di kayu salib. Kita bisa hidup benar, hidup suci.
    • Kalau mujizat rohani, terjadi maka mujizat jasmani juga terjadi. Kalau ada sinar matahari akan ada pelangi kemurahan Tuhan untuk menyelesaikan segala masalah yang mustahil. Sampai saat Yesus datang kedua kali, kita diubahkan sempurna seperti Dia, tidak salah dalam perkataan. Hanya ada suara Mempelai "Haleluya", untuk menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.


Tuhan memberkati.


Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Surabaya, 23 Januari 2011 (Minggu Sore)
    ... lima puluh tahun semua orang yang kena wajib tugas supaya mereka melakukan pekerjaan di Kemah Pertemuan. tidak bercela tidak boleh ada cacat. bukti bahwa Yesus tidak bercela Yohanes . Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa Apabila Aku mengatakan kebenaran mengapakah kamu tidak percaya kepada-Ku Yesus sendiri bersaksi ...
  • Ibadah Doa Malang, 06 Desember 2012 (Kamis Sore)
    ... kota itu. Yesus mengutus kedua belas murid-Nya untuk melayani pembangunan tubuh Kristus. Tuhan juga mau mengutus kita dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus. Syarat-syarat yang harus dipenuhi dalam pengutusan Berdua-dua. Markus . Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat Artinya Bersama dengan ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 04 September 2016 (Minggu Siang)
    ... melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga. . Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama yang luka parahnya telah sembuh. . Dan ...
  • Ibadah Doa Malang, 11 September 2012 (Selasa Sore)
    ... mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu. Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah. Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu mengisinya ...
  • Ibadah Tutup Buka Tahun, 31 Desember 2013 (Selasa Malam)
    ... Kudus. Timotius Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu yang telah diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua. Bagi kehidupan yang sudah melayani Tuhan jangan sampai menjadi lalai dan tinggalkan ibadah pelayanan. Jangan lalai sama dengan setia dan berkobar-kobar. Jadi menghargai salib Kristus adalah beribadah melayani Tuhan ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Oktober 2015 (Sabtu Sore)
    ... dengan Tuhan sehingga tidak ada rasa malu dan takut. Mereka telanjang tetapi tidak malu karena memiliki pakaian kemuliaan. Karena manusia berbuat dosa memakan buah yang dilarang oleh Tuhan manusia kehilangan kemuliaan Tuhan sehingga menjadi telanjang malu dan takut. Semakin hari manusia semakin terpisah dari Tuhan dan akan binasa terpisah untuk ...
  • Ibadah Doa Malang, 23 November 2010 (Selasa Sore)
    ... yang bijaksana dan tidak bijaksana adalah sebagai berikut Matius - . Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya ia sama dengan orang yang bijaksana yang mendirikan rumahnya di atas batu. . Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir lalu angin melanda rumah itu tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan ...
  • Ibadah Tutup dan Buka Tahun, 31 Desember 2014 (Rabu Malam)
    ... dalamnya engkau telah jatuh Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya jikalau engkau tidak bertobat. Tuhan mencela artinya ada cacat cela sehingga akan ketinggalan saat kedatangan Yesus kedua kali. Godaan dan paksaan iblis adalah ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 Mei 2016 (Kamis Sore)
    ... Roh Kudus. Kisah Rasul - Ketika tiba hari Pentakosta semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah di mana mereka duduk dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka ...
  • Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 05 Mei 2016 (Kamis Pagi)
    ... jauh. 'dari negeri yang jauh' sorga. Manusia berdosa seperti orang haus di padang gurun yang hanya bisa ditolong dengan seteguk air sejuk dari sorga. Yang pertama bersaksi tentang injil keselamatan--firman penginjilan kabar baik susu yaitu injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus pertama kali ke dunia dan mati di kayu salib untuk memanggil ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.