English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 02 Juni 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:1-6 tentang sidang jemaat di Sardis....

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 13 Oktober 2015 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 29:29-30
29:29 Pakaian kudus kepunyaan Harun...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 22 Juni 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
Nubuat ke-6= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Kita masih mempelajari ayat yang ke-32.
Pohon ara ini...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Februari 2017 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Persekutuan di Sibolga

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 26 Oktober 2015 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat malam, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita, Yesus Kristus. Kiranya...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Agustus 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:15-16
7:15 Karena itu mereka berdiri...

Ibadah Doa Malang, 26 Oktober 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:9-11
6:9 Dan ketika Anak...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Juli 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 16 Maret 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 3:23-38 berjudul "Silsilah Yesus".
Dari silsilah ini,...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II, 11 Maret 2010 (Kamis Tengah Malam)
Keluaran 17:1-7, bangsa Israel sampai di Rafidim.
Rafidim ini adalah tempat persinggahan/ perhentian tetapi...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 14 Februari 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 8 menunjuk pada Pelita Emas. Dalam...

Ibadah Doa Malang, 06 Juli 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh...

Ibadah Tutup Buka Tahun Malang, 31 Desember 2017 (Minggu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 September 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28: 20b
28:20. ... Dan ketahuilah,...

Ibadah Raya Surabaya, 20 Januari 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 12 Oktober 2014 (Minggu Pagi)

IBADAH PENYERAHAN ANAK

Pengkhotbah 3:11
3:11 Ia membuat segala sesuatu indah pada waktunya, bahkan Ia memberikan kekekalan dalam hati mereka. Tetapi manusia tidak dapat menyelami pekerjaan yang dilakukan Allah dari awal sampai akhir.

Rencana Tuhan yang besar atas kehidupan manusia, terutama hamba Tuhan/ pelayan Tuhan/ anak Tuhan, yaitu Tuhan mau memberikan keindahan dan kekekalan dari awal sampai akhir kehidupan manusia.

Tetapi sayang, banyak manusia, termasuk hamba Tuhan/ pelayan Tuhan/ anak Tuhan, yang mencari keindahan dengan cara-cara duniawi di luar firman. Akibatnya bukan keindahan, tetapi mengalami penderitaan selama hidup sampai kebinasaan kekal selamanya.

Bagaimana supaya kehidupan kita mengalami keindahan dan kekekalan dalam Tuhan?
Bilangan 15:37-41
15:37 TUHAN berfirman kepada Musa:
15:38 "Berbicaralah kepada orang Israel dan katakanlah kepada mereka, bahwa mereka harus membuat jumbai-jumbai pada punca baju mereka, turun-temurun, dan dalam jumbai-jumbai punca itu haruslah dibubuh benang ungu kebiru-biruan.
15:39 Maka jumbai itu akan mengingatkan kamu, apabila kamu melihatnya, kepada segala perintah TUHAN, sehingga kamu melakukannya dan tidak lagi menuruti hatimu atau matamu sendiri, seperti biasa kamu perbuat dalam ketidaksetiaanmu terhadap TUHAN.
15:40 Maksudnya supaya kamu mengingat dan melakukan segala perintah-Ku dan menjadi kudus bagi Allahmu.
15:41 Akulah TUHAN, Allahmu, yang telah membawa kamu keluar dari tanah Mesir, supaya Aku menjadi Allah bagimu; Akulah TUHAN, Allahmu."


Caranya adalah setiap ujung jubah harus digantungi dengan firman Tuhan, firman pengajaran yang benar yang mengandung kuasa kebangkitan.
Setiap ujung jubah menunjuk pada setiap langkah hidup kita atau setiap tahap umur kita harus digantungi dengan firman pengajaran yang benar. Mulai dari masa kandungan, balita, anak-anak, remaja muda, dewasa, sampai tua, sampai meninggal dan sampai Tuhan datang, harus digantungi dengan firman pengajaran yang benar.

Di mana kita bisa digantungi dengan firman pengajaran yang benar?
Yaitu dalam ibadah pelayanan dalam sistem penggembalaan, di mana firman pengajaran yang benar disampaikan oleh seorang gembala dengan setia dan berurutan. Maka hidup kita akan menjadi indah, sampai yang terindah bisa menyambut kedatangan Tuhan kedua kali di awan-awan yang permai, masuk hidup kekal selamanya.


IBADAH RAYA
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 secara keseluruhan menunjuk pada 7 kali percikan darah di depan Tabut Perjanjian. Ini sama dengan 7 surat dalam Wahyu 1:11, yang ditujukan pada 7 sidang jemaat bangsa Kafir. Ini sama dengan penyucian terakhir yang dilakukan Yesus kepada 7 sidang jemaat bangsa Kafir (sidang jemaat akhir jaman), supaya sidang jemaat sempurna dan tidak bercacat cela seperti Yesus.

Wahyu 1:11
1:11 katanya: "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia."

Yesaya 4:1
4:1 Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

Penyucian terakhir yang dilakukan Yesus merupakan kegenapan dari nubuat nabi Yesaya, yaitu 7 perempuan memegang satu laki-laki. Tujuh perempuan menunjuk pada sidang jemaat, satu laki-laki menunjuk pada Yesus.
Dari sini ada 2 pelajaran yang bisa ditarik:
  1. Dalam arti negatif menunjuk pada keadaan akhir jaman dalam kenajisan yang sempurna.
    Banyak wanita mengejar laki-laki sehingga membabi buta, tidak mempedulikan firman. Juga banyak pria yang mengobral diri sehingga membabi buta dan tidak mempedulikan firman. Sehingga masuk dalam nikah hawa nafsu daging yang mengarah pada Babel.

  2. Dalam arti positif menunjuk pada ibadah pelayanan di akhir jaman harus meningkat, sehingga bukan untuk mencari perkara jasmani, tetapi untuk mencari pribadi Yesus atau firman pengajaran yang benar. Maka kita akan mengalami penyucian demi penyucian, keindahan demi keindahan, sampai bisa menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.

Proses penyucian terakhir sampai sempurna seperti Yesus:
  1. Penyucian terhadap tabiat bangsa Kafir, yaitu kekuatiran akan kebutuhan hidup sehari-hari (makan, minum, pakai) dan masa depan.
    Lukas 12:29-32
    12:29 Jadi, janganlah kamu mempersoalkan apa yang akan kamu makan atau apa yang akan kamu minum dan janganlah cemas hatimu.
    12:30 Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu tahu, bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu.

    12:31 Tetapi carilah Kerajaan-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan juga kepadamu.
    12:32 Janganlah takut, hai kamu kawanan kecil! Karena Bapamu telah berkenan memberikan kamu Kerajaan itu.

    Akibat kuatir adalah tidak bisa setia dalam ibadah pelayanan dan tidak bisa hidup benar.

    Bukti tidak kuatir adalah:
    1. Mengutamakan ibadah pelayanan, beribadah melayani Tuhan dengan setia dan benar, setia dan tanggung jawab, setia berkobar-kobar.
      Maka segala kebutuhan kita akan ditambahkan oleh Tuhan. Kita hidup dalam kelimpahan sampai masa depan yang indah, sampai hidup kekal di Surga selamanya.

    2. Tergembala dengan benar dan baik, selalu berada dalam kandang penggembalaan di Ruangan Suci, ketekunan dalam 3 macam ibadah.
      • Pelita Emas, ketekunan dalam Ibadah Raya.
      • Meja Roti Sajian, ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci.
      • Mezbah Dupa Emas, ketekunan dalam Ibadah Doa.
      Lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah, tubuh jiwa roh kita beribadah dan melayani Allah Tritunggal.

      1 Petrus 2:25
      2:25 Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

      Kalau tergembala, maka kita berada dalam tangan belas kasih Gembala Agung. Kita tidak jatuh dalam dosa-dosa sampai puncaknya dosa. Kita mengalami pemeliharaan tubuh jiwa roh, semua jadi enak dan ringan. Kita dituntun ke masa depan yang indah, sampai masuk Yerusalem Baru, Kerajaan Surga yang kekal.

    3. Bisa memberi, seperti keledai yang ditunggangi Yesus masuk ke Yerusalem.
      Lukas 12:33
      12:33 Juallah segala milikmu dan berikanlah sedekah! Buatlah bagimu pundi-pundi yang tidak dapat menjadi tua, suatu harta di sorga yang tidak akan habis, yang tidak dapat didekati pencuri dan yang tidak dirusakkan ngengat.

      Artinya bangsa Kafir masuk dalam kegerakan iman, kegerakan Roh Kudus hujan akhir, kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
      Semua memang harus dikorbankan untuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna (waktu, tenaga, uang, dll). Hanya satu yang tidak boleh dikorbankan, yaitu firman pengajaran yang benar. Tetapi kita akan hidup dalam suasana tahta Surga, yaitu suasana kesucian, suasana keindahan, suasana kelimpahan, sampai suasana kekal selamanya.

  2. Penyucian dari aib atau cacat cela.
    Yesaya 4:1
    4:1 Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

    Yesaya 54:4-5
    54:4 Janganlah takut, sebab engkau tidak akan mendapat malu, dan janganlah merasa malu, sebab engkau tidak akan tersipu-sipu. Sebab engkau akan melupakan malu keremajaanmu, dan tidak akan mengingat lagi aib kejandaanmu.
    54:5 Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.


    Ada 2 macam aib:
    1. Aib keremajaan, menunjuk pada dosa-dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan.

    2. Aib kejandaan, menunjuk putus hubungan dengan Tuhan. Artinya:
      • Kering rohani, bosan dalam ibadah pelayanan, bosan dalam mendengar firman. Ini bisa dideteksi dari perkataan yang kering.
        Kering rohani berarti tidak puas secara rohani, sehingga mencari kepuasan lain di dunia, sampai jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa.
      • Mati rohani, tidak bisa menyembah Tuhan, tidak menyesali dosa-dosa.

    Ini menimbulkan masalah-masalah yang tidak pernah selesai. Contohnya adalah Yesus ada di gunung dan menyembah bersama 3 murid. Murid-murid lain terpisah dan berada di bawah gunung, putus hubungan dengan Tuhan bahkan menikmati berbuat dosa.

    Efesus 5:25-27
    5:25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya
    5:26 untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,
    5:27 supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

    Oleh sebab itu, Yesus rela mati di kayu salib untuk menyucikan secara dobel dari aib yang dobel, yaitu lewat baptisan air dan firman pengajaran yang benar. Sehingga kita bisa suci sampai sempurna seperti Dia.

  3. Nama Yesus dilekatkan pada nama kita.
    Yesaya 4:1
    4:1 Pada waktu itu tujuh orang perempuan akan memegang seorang laki-laki, serta berkata: "Kami akan menanggung makanan dan pakaian kami sendiri; hanya biarlah namamu dilekatkan kepada nama kami; ambillah aib yang ada pada kami!"

    Filipi 2:8-9
    2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,


    Yesus mendapatkan nama di atas segala nama lewat taat sampai mati di kayu salib. Kita harus taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi, untuk bisa mendapat nama Yesus. Hasilnya:
    1. Kita bisa menyeru nama Yesus dan mengalami kemenangan atas setan tritunggal.
      Setan adalah sumber masalah. Nama Yesus sanggup menyelesaikan semua masalah sampai yang mustahil.

    2. Nama Yesus dimateraikan di dahi.
      Wahyu 9:2-5
      9:2 Maka dibukanyalah pintu lobang jurang maut itu, lalu naiklah asap dari lobang itu bagaikan asap tanur besar, dan matahari dan angkasa menjadi gelap oleh asap lobang itu.
      9:3 Dan dari asap itu berkeluaranlah belalang-belalang ke atas bumi dan kepada mereka diberikan kuasa sama seperti kuasa kalajengking-kalajeng di bumi.
      9:4 Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.

      9:5 Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.

      Sehingga kita dilindungi dari antikris, dari celaka marabahaya, dari hukuman Allah.

    3. Nama Yesus dilekatkan pada nama kita.
      Artinya kita mengalami kuasa pembaharuan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.

      Filipi 2:11
      2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

      Mulai dari lidah bisa berkata benar dan baik, lidah menyeru nama Yesus dan menyembah Tuhan. Maka kita akan mengalami pengangkatan dari anjing menjadi domba. Hidup kita menjadi berhasil dan indah pada waktuNya. Kita dipakai oleh Tuhan. Sampai saat kedatangan Yesus kedua kali, kita diangkat ke awan-awan yang permai, bersama Tuhan selamanya.



Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • November 2018
    (Ibadah Kunjungan di Palopo)

  • Desember 2018
    (Ibadah Natal Kunjungan di Kupang)

  • 05 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Mojoagung)

  • 21 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Pare (Sore))

  • 21 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 25 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Kartika Graha Malang)

  • 26 Desember 2018
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • Februari 2019
    (Ibadah Kunjungan di Chennai, India)

  • 30 April 2019 - 02 Mei 2019
    (Ibadah Persekutuan di Square Ballroom Surabaya)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top