English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 03 Februari 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 13 Juli 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 November 2013 (Sabtu Sore)
Salam damai sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 5:33-35
5:33 Orang-orang Farisi itu berkata...

Ibadah Doa Surabaya, 29 Mei 2017 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 27 November 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:30-35 adalah tentang PERINGATAN KEPADA PETRUS.

Sebelumnya, Yudas Iskariot diperingatkan...

Ibadah Doa Surabaya, 19 Mei 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Oktober 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14-23 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.

Sebelum kedatangan Yesus kedua kali, akan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 Oktober 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 19:9
19:9 Lalu ia berkata kepadaku:...

Ibadah Doa Malang, 09 Mei 2017 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:8
5:8 Ketika Ia mengambil gulungan...

Ibadah Doa Malam Session II Malang, 14 Juni 2011 (Selasa Malam)
Keluaran 15:22-27 adalah tentang PINTU KEMAH.
Pintu Kemah adalah pintu yang memisahkan antara Halaman...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 30 Juni 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam injil Lukas 12, ada lima tabiat daging yang...

Ibadah Raya Malang, 04 Februari 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangNya Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:12-17
6:12 Maka aku melihat, ketika...

Ibadah Raya Surabaya, 25 Mei 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 26 Juli 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 03 Juli 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:17-25 berbicara tentang PERJAMUAN...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 25 Agustus 2014)
Tayang: 13 Desember 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 13 Mei 2018 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7 secara keseluruhan dibagi menjadi 2 bagian besar:
  1. 144.000 orang dari semua suku keturunan Israel = bangsa Israel asli yang dimeterai dengan meterai Allah di dahinya lewat jalur janji Tuhan kepada Abraham = inti dari gereja sempurna/ tubuh Kristus yang sempurna/ mempelai wanita Tuhan.

    Wahyu 7:1-8
    7:1 Kemudian dari pada itu aku melihat empat malaikat berdiri pada keempat penjuru bumi dan mereka menahan keempat angin bumi, supaya jangan ada angin bertiup di darat, atau di laut atau di pohon-pohon.
    7:2 Dan aku melihat seorang malaikat lain muncul dari tempat matahari terbit. Ia membawa meterai Allah yang hidup; dan ia berseru dengan suara nyaring kepada keempat malaikat yang ditugaskan untuk merusakkan bumi dan laut,
    7:3 katanya: "Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!"
    7:4 Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel.
    7:5 Dari suku Yehuda dua belas ribu yang dimeteraikan, dari suku Ruben dua belas ribu, dari suku Gad dua belas ribu,
    7:6 dari suku Asyer dua belas ribu, dari suku Naftali dua belas ribu, dari suku Manasye dua belas ribu,
    7:7 dari suku Simeon dua belas ribu, dari suku Lewi dua belas ribu, dari suku Isakhar dua belas ribu,
    7:8 dari suku Zebulon dua belas ribu, dari suku Yusuf dua belas ribu, dari suku Benyamin dua belas ribu.

  2. Kumpulan orang banyak yang tidak terhitung banyaknya = bangsa kafir yang dimeterai dengan meterai Allah pada dahinya lewat jalur kasih karunia seharga korban Kristus = kelengkapan dari gereja sempurna/ tubuh Kristus/ kelengkapan dari mempelai wanita Sorga.

    Wahyu 7:9-17
    7:9 Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.
    7:10 Dan dengan suara nyaring mereka berseru: "Keselamatan bagi Allah kami yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!"
    7:11 Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua-tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah Allah,
    7:12 sambil berkata: "Amin! puji-pujian dan kemuliaan, dan hikmat dan syukur, dan hormat dan kekuasaan dan kekuatan bagi Allah kita sampai selama-lamanya! Amin!"
    7:13 Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: "Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?"
    7:14 Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.
    7:15 Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya. Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka.
    7:16 Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi.
    7:17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."

Inti + kelengkapan = bangsa Israel + bangsa kafir (yang dimeterai oleh meterai Allah pada dahinya) = satu tubuh Kristus yang sempurna, yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan permai, masuk perjamuan kawin anak Domba, masuk Firdaus (1000 tahun damai), sampai masuk ke takhta Sorga, Yerusalem Baru.

Jadi, bangsa kafir harus hidup dari kasih karunia Tuhan, bangsa kafir harus lewat jalur kasih karunia (Tabernakel secara rohani), untuk menjadi mempelai wanita sorga, untuk mencapai takhta sorga.

Kegunaan kasih karunia:
  1. Kasih karunia Tuhan menyelamatkan/ membenarkan semua manusia berdosa termasuk bangsa Kafir. Secara rohani, ini menunjuk halaman Tabernakel secara rohani.
    Titus 2:11
    2:11 Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.

    Mengapa demikian?
    Sebab Yesus satu-satunya manusia yang tidak berdosa tetapi harus mati di kayu salib untuk menyelamatkan manusia berdosa = kasih karunia untuk menyelamatkan manusia berdosa.

    Upah dosa adalah maut tetapi lewat kasih karunia Tuhan maka kita manusia berdosa bisa diselamatkan. Kita tidak dihukum, tidak binasa.

    Keluaran 13:13
    13:13 Tetapi setiap anak keledai yang lahir terdahulu kautebuslah dengan seekor domba; atau, jika engkau tidak menebusnya, engkau harus mematahkan batang lehernya. Tetapi mengenai manusia, setiap anak sulung di antara anak-anakmu lelaki, haruslah kautebus.

    Bangsa Kafir bagaikan keledai, yang lahir hanya untuk dipatahkan batang lehernya, sama dengan tidak ada hubungan dengan Tuhan, melainkan binasa selamanya. Tetapi jika keledai lahir lalu domba disembelih, keledai boleh hidup.
    Korban binatang adalah berdasarkan hukum Taurat (Perjanjian Lama). Setelah Yesus mati di kayu salib, tidak ada lagi korban binatang karena sudah digenapi oleh korban Kristus.
    Jadi, hanya oleh penebusan darah Anak Domba/ darah Yesus maka keledai (bangsa Kafir) boleh hidup, bahkan bisa hidup kekal selamanya.

    Kisah rasul 2:36-40
    2:36 Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."
    2:37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
    2:38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
    2:39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."
    2:40 Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."

    Proses menerima keselamatan lewat jalur kasih karunia:
    • Bangsa kafir harus tahu dengan pasti yaitu iman, percaya kepada Yesus sebagai satu-satunya Juru Selamat (Pintu Gerbang) lewat mendengar firman Kristus, firman yang diurapi Roh Kudus.
    • Bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan, mati terhadap dosa (Mezbah Korban Bakaran).
    • Baptisan air (Kolam Pembasuhan).
      Baptisan air yang benar adalah orang yang sudah percaya Yesus, bertobat, mati terhadap dosa harus dikuburkan dalam air bersama Yesus, kemudian bangkit dari dalam kuburan air bersama Yesus. Maka langit/ Sorga terbuka bagi kita, Roh Kudus turun dari Sorga sehingga kita mengalami baptisan Roh Kudus (Pintu Kemah terbuka bagi kita).
      Baptisan air dan baptisan Roh Kudus membuat kita lahir baru dan hidup baru, sama dengan hidup Sorgawi.

    Titus 2:12
    2:12 Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini

    Tanda/ praktek hidup baru atau hidup Sorgawi:
    • Meninggalkan kekafiran = meninggalkan segala kefasikan, dosa-dosa dan keinginan-keinginan dunia, sehingga kita hidup dalam kebenaran.
    • Hidup bijaksana = taat dengar-dengaran pada firman Allah/ firman pengajaran yang benar. Orang bijaksana itu tahan uji dan berhasil. Bijaksana juga artinya tahu batas dalam perkataan (isinya, kepada siapa kita bicara), tahu batas dalam pergaulan. Jika melanggar batas, pasti jatuh dan dihukum.
    • Hidup adil = tidak memihak orang, tetapi memihak Tuhan.
    • Beribadah di dunia sekarang ini. Kita bisa setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan mulai sekarang sampai di takhta sorga.

    Wahyu 22:3
    22:3 Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,

    1 Timotius 4:8
    4:8 Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

    Dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan, kita mendapat janji dobel, berkat dobel, yaitu berkat untuk hidup sekarang di dunia sampai hidup kekal di Sorga. Jadi, dalam ibadah pintu Sorga sedang terbuka bagi kita.

  2. Kasih karunia Tuhan menyucikan kita bangsa kafir sampai suci seperti Yesus suci.
    1 Petrus 1:13-16
    1:13 Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus.
    1:14 Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,
    1:15 tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,
    1:16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

    Kejadian 49:11
    49:11 Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur.

    Syarat bangsa Kafir disucikan adalah keledai/ bangsa Kafir harus tertambat pada pokok anggur yang benar.
    Artinya:
    • Tergembala pada firman pengajaran yang benar/ pribadi Yesus.
      Ada dua kemungkinan kesalahan:
      • Bangsa Kafir sudah diselamatkan oleh darah Yesus tetapi tidak mau tergembala pada firman pengajaran yang benar, maka akan menjadi keledai liar/ keledai jalang.
        Keledai liar artinya tidak bisa dinasehati, tidak bisa ditegor oleh firman, oleh orang tua, oleh gembala yang benar (nasehat berdasarkan firman).
        Keledai jalang artinya jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa (dosa makan minum, dosa kawin mengawinkan). Ini sama dengan kehilangan keselamatan, menyia-nyiakan kasih karunia/korban Kristus.

      • Salah memilih penggembalaan = selalu mengikuti keinginan daging/ keinginan telinga/ kenginan mata sehingga digembalakan oleh ajaran sesat/ ajaran palsu. Ini sama dengan ditunggangi oleh bileam, sehingga menuju kutukan, letih lesu, beban berat, susah payah, sampai kebinasaan kekal. Kalau sudah mendengar bahkan menerima ajaran palsu, maka pasti akan meninggalkan firman pengajaran yang benar bahkan menyangkal, sehingga tetap mempertahankan kesalahan sampai binasa selamanya.

        2 Petrus 2:1
        2:1 Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.

    • Selalu berada di dalam kandang penggembalaan (Ruangan Suci), ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok.
      • Pelita Emas (ketekunan dalam Ibadah Raya), persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam urapan dan karunia Roh Kudus.
      • Meja Roti Sajian (ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci), persekutuan dengan Anak Alah di dalam firman pengajaran yang benar dan Korban Kristus.
      • Mezbah Dupa Emas (ketekunan dalam Ibadah Doa Penyembahan), persekutuan dengan Allah Bapa di dalam Kasih-Nya.

      Di dalam kandang penggembalaan (ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok), tubuh, jiwa, roh kita tertambat pada Allah Tritunggal sehingga keledai tidak bisa liar, bahkan mengalami penyucian secara intensif (secara terus-menerus), sampai berbuah Mempelai, suci seperti Yesus suci.

      Yohanes 15:3
      15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

      Kita disucikan oleh firman yang dikatakan Yesus yaitu ayat yang satu menerangkan ayat lain dalam Alkitab, yaitu firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

      Ibrani 4:12
      4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

      Apa yang disucikan?
      • Penyucian hati dan pikiran dari keinginan jahat (cinta akan uang yang membuat kuatir, kikir dan serakah), keinginan najis (percabulan), dan kepahitan.
      • Penyucian perkataan dari perkataan-perkataan sia-sia, gosip, fitnah.
      • Penyucian perbuatan dari dosa-dosa sampai puncaknya dosa.

      Efesus 4:11-12
      4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
      4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

      Kalau sudah disucikan secara intensif (terus-menerus), maka kita akan diperlengkapi dengan jabatan pelayanan dan karunia-karunia Roh Kudus (jubah indah). Artinya kita dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir atau pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, sama dengan keledai ditunggangi Yesus masuk Yerusalem Baru.

      Matius 21:7
      21:7 Mereka membawa keledai betina itu bersama anaknya, lalu mengalasinya dengan pakaian mereka dan Yesuspun naik ke atasnya.

      Kita dipakai mulai dari dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

      Wahyu 7:17
      7:17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."

      Kita dituntun dalam langkah-langkah penyucian, sama dengan langkah-langkah yang indah. Semakin suci maka semakin indah kehidupan kita, sampai suci seperti Yesus suci.

  3. Kasih karunia Tuhan menyempurnakan kita lewat percikan darah/ salib, sengsara daging karena Yesus, penderitaan seketika lamanya. Di balik saliib, ada kemuliaan kekal selama-lamanya.
    1 Petrus 5:10 (terjemahan lama)
    5:10 Maka Allah, pohon segala anugerah, yang sudah memanggil kamu masuk kemuliaan-Nya yang kekal itu di dalam Kristus, sesudahnya kamu merasai sengsara di dalam sedikit masa, sendiri akan menjadikan kamu sempurna dan tetap dan kuat dan beralas.

    Penderitaan seketika itu seperti perempuan yang sedang mengandung dan hendak melahirkan bayi.

    Yohanes 16:21
    16:21 Seorang perempuan berdukacita pada saat ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke dunia.

    Sakit bersalin adalah puncak penderitaan. Maka kita akan menerima shekinah glory/ Roh Kemuliaan, yang sanggup membaharui kehidupan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus. Kita mengalami pembaharuan hidup menjadi seperti bayi yang baru lahir.

    Matius 21:16
    21:16 lalu mereka berkata kepada-Nya: "Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?"

    1 Petrus 2:2
    2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

    Bayi rohani mulutnya selalu rindu akan air susu yang murni dan rohani, yaitu firman penggembalaan yang murni dan yang diulang-ulang.
    Mulut bayi hanya memuji Tuhan, bersaksi, menyembah Tuhan = hanya menangis kepada Tuhan.

    Yesaya 49:14-16
    49:14 Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
    49:15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
    49:16 Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.

    Posisi bayi adalah dalam gendongan tangan Tuhan, tangan kasih karunia Tuhan = tangan Roh Kudus.

    Hasilnya:
    • Tangan Roh Kudus mampu melindungi dan memelihara di tengah kesulitan dunia, sampai zaman antikris berkuasa di bumi, sampai hidup kekal.
    • Tangan Roh Kudus menanggung segala letih lesu dan beban berat sehingga kita damai sejahtera, semua enak dan ringan.
    • Tangan Roh Kudus mampu mengerjakan segala sesuatu yang bayi tidak bisa lakukan/ pikiran. Semua diselesaikan oleh Tuhan, sampai yang mustahil sekalipun.
    • Tangan Roh Kudus sanggup menuntun kita ke masa depan berhasil indah, menyucikan sampai sempurna, sampai masuk Yerusalem Baru.
      Wahyu 21:12, 21
      21:12 Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel.
      21:21 Dan kedua belas pintu gerbang itu adalah dua belas mutiara: setiap pintu gerbang terdiri dari satu mutiara dan jalan-jalan kota itu dari emas murni bagaikan kaca bening.



Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 15-16 Agustus 2018
    (Ibadah Kunjungan di Palangkaraya)

  • September 2018
    (Ibadah Kunjungan di Jakarta)

  • 11-13 September 2018
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 25-26 September 2018
    (Ibadah Kunjungan di Sidikalang)

  • 16-18 Oktober 2018
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 30-31 Oktober 2018
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • Februari 2019
    (Ibadah Kunjungan di Chennai, India)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top