Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 16:17-21 tentang penumpahan cawan murka Allah yang ke-7 ke angkasa sehingga:
  1. Terdengar suara dari Surga: ‘sudah terlaksana’, sudah berakhir.
  2. Terjadi kilat, guruh dan gempa bumi yang dahsyat yang belum pernah terjadi sehingga kota Babel terbelah menjadi 3 bagian, semua pulau hilang lenyap dan gunung tidak ditemukan lagi.

Wahyu 16:20
16:20 Dan semua pulau hilang lenyap, dan tidak ditemukan lagi gunung-gunung.

Yesaya 42:4
42:4 Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.

Semua pulau hilang artinya hilang harapan terhadap firman pengajaran benar, semua menolak firman pengajaran benar, tidak ada firman pengajaran benar.

Amsal 29:18
29:18 Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat. Berbahagialah orang yang berpegang pada hukum.

Jika tidak ada pembukaan rahasia firman Allah, firman pengajaran benar, maka gereja Tuhan menjadi liar.

Keluaran 32:25
32:25 Ketika Musa melihat, bahwa bangsa itu seperti kuda terlepas dari kandang — sebab Harun telah melepaskannya, sampai menjadi buah cemooh bagi lawan mereka --

Seperti kuda terlepas dari kandang = kuda liar, yaitu hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang tidak tergembala oleh firman pengajaran benar, tidak bisa makan firman pengajaran benar yang diulang-ulang, firman penggembalaan.

Praktiknya adalah:
  • Mengandalkan kekuatan daging/ dunia, yaitu kekayaan, kepandaian, kedudukan.
    Yesaya 31:1
    31:1 Celakalah orang-orang yang pergi ke Mesir minta pertolongan, yang mengandalkan kuda-kuda, yang percaya kepada keretanya yang begitu banyak, dan kepada pasukan berkuda yang begitu besar jumlahnya, tetapi tidak memandang kepada Yang Mahakudus, Allah Israel, dan tidak mencari TUHAN.

    Sehingga tidak mencari Tuhan (firman pengajaran benar), tidak mengandalkan Tuhan.

  • Hidup dalam hawa nafsu daging yang memuncak pada dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) dan kawin-mengawinkan.
    Yeremia 5:8
    5:8 Mereka adalah kuda-kuda jantan yang gemuk dan gasang, masing-masing meringkik menginginkan isteri sesamanya.

    Wahyu 17:4-5
    17:4 Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.
    17:5 Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."

    Sehingga mengarah pada perempuan Babel, gereja palsu yang akan mengalami hukuman Tuhan sampai kebinasaan.

Oleh sebab itu, kita harus bergumul sungguh-sungguh dalam doa penyembahan yang benar, dalam membaca Alkitab, supaya sidang jemaat menerima pembukaan rahasia firman Allah, firman pengajaran benar yang mengandung hikmat Tuhan.

Sidang jemaat juga harus bergumul sungguh-sungguh dalam doa penyembahan yang benar, dalam membaca Alkitab, supaya memiliki hati terbuka untuk mengerti pembukaan rahasia firman, yakin/ percaya, sampai praktik firman, sehingga menjadi hikmat yang memimpin kita menghadapi keadaan dunia akhir zaman.

Jika gereja Tuhan bisa menerima wahyu/ pembukaan rahasia firman, maka hidupnya tidak liar, tetapi tertib, rapi tersusun, baik secara jasmani (hidup kita menjadi rapi teratur) maupun rohani.

Efesus 2:21-22
2:21 Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.
2:22 Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

Kita masuk dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir, pembangunan tubuh Kristus sempurna.

Ada dua macam kegerakan Roh Kudus:
  1. Kegerakan Roh Kudus hujan awal, kegerakan dalam firman penginjilan/ Kabar Baik yang memberitakan kedatangan Yesus pertama kali untuk menyelamatkan manusia berdosa sehingga percaya Yesus, selamat dan diberkati, untuk menambah kuantitas anggota tubuh Kristus.

  2. Kegerakan Roh Kudus hujan akhir, kegerakan dalam firman pengajaran benar/ Kabar Mempelai [2 Korintus 4:3-4] yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali untuk menyucikan orang-orang yang sudah selamat sampai sempurna seperti Yesus, untuk menambah kualitas gereja Tuhan.

Wahyu 6:1-2
6:1 Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh meterai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: "Mari!"
6:2 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.

Permulaan kegerakan Roh Kudus hujan akhir pada pembukaan meterai yang pertama.

Wahyu 19:11,16
19:11 Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
19:16 Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."

Akhir dari kegerakan Roh Kudus hujan akhir. Penunggangnya adalah Yesus, Raja segala raja, yang selalu berkemenangan.

Jadi kegerakan pembangunan tubuh Kristus adalah kegerakan yang dipimpin oleh Yesus sendiri lewat firman pengajaran benar/ Kabar Mempelai.

Oleh sebab itu, kita harus berpegang teguh pada firman pengajaran benar [Amsal 29:18b]. Jika tidak, maka yang terdahulu akan menjadi yang terkemudian, yang terkemudian akan menjadi terdahulu.

Hasil kegerakan Roh Kudus hujan akhir:
  1. Kegerakan penyucian oleh firman pengajaran benar.
    Apa yang disucikan?
    • Hati dan pikiran.
      Matius 15:19
      15:19 Karena dari hati timbul segala (1)pikiran jahat, (2)pembunuhan, (3)perzinahan, (4)percabulan, (5)pencurian, (6)sumpah palsu dan (7)hujat.

      Hati dan pikiran disucikan dari 7 dosa yang tersembunyi dalam hati, mulai dari pikiran jahat/ prasangka buruk, sampai hujat, yaitu menghujat firman pengajaran benar, tidak ada harapan lagi terhadap firman, yang membuat pelita padam, hidup membabi-buta, sampai masuk Babel yang akan dibinasakan.

      Kalau hati disucikan dari 7 dosa, maka pelita menyala, hidup kita menjadi terang kesaksian.

    • Perbuatan dosa sampai puncak dosa.
      Galatia 5:19-21
      5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
      5:20 penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
      5:21 kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

      Jika disucikan dari perbuatan daging, maka kita menghasilkan 9 buah Roh, hidup dalam urapan Roh Kudus.

      Galatia 5:22-23
      5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
      5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

      Hidup kita menjadi manis.

    • Perkataan sia-sia.
      Mazmur 149:6
      149:6 Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,

      Disucikan dari gosip, fitnah, dll sampai tidak ada dusta. Berarti segala dosa sudah dihukum sampai kita tidak salah dalam perkataan, sempurna seperti Yesus.

  2. Mengalami kemenangan demi kemenangan.
    Wahyu 6:2
    6:2 Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.

    Wahyu 19:11-12
    19:11 Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
    19:12 Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorang pun, kecuali Ia sendiri.

    Setiap kemenangan bersama Tuhan ditandai dengan mahkota.

    Yakobus 1:12
    1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

    Mahkota kehidupan bagi yang menang atas pencobaan, karena mengasihi Tuhan lebih dari semua.

    1 Petrus 5:4
    5:4 Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan yang tidak dapat layu.

    Mahkota kemuliaan bagi yang menang dalam penggembalaan, bisa tergembala dengan benar dan baik sampai garis akhir.

    1 Tesalonika 2:19
    2:19 Sebab siapakah pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatangan-Nya, kalau bukan kamu?

    Sampai mahkota sukacita/ kemegahan, yaitu kita menang bersama Tuhan sampai menjadi mempelai wanita Tuhan yang siap masuk perjamuan kawin Anak Domba.

    Kidung Agung 3:11
    3:11 puteri-puteri Sion, keluarlah dan tengoklah raja Salomo dengan mahkota yang dikenakan kepadanya oleh ibunya pada hari pernikahannya, pada hari kesukaan hatinya.

  3. Kegerakan Roh Kudus hujan akhir digambarkan sebagai perjalanan terakhir Yesus ke Yerusalem.
    Markus 11:1-2
    11:1 Ketika Yesus dan murid-murid-Nya telah dekat Yerusalem, dekat Betfage dan Betania yang terletak di Bukit Zaitun, Yesus menyuruh dua orang murid-Nya
    11:2 dengan pesan: "Pergilah ke kampung yang di depanmu itu. Pada waktu kamu masuk di situ, kamu akan segera menemukan seekor keledai muda tertambat, yang belum pernah ditunggangi orang. Lepaskan keledai itu dan bawalah ke mari.

    Sasarannya adalah keledai = bangsa kafir. Jadi yang dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir adalah bangsa kafir. Ini merupakan kemurahan dan kepercayaan Tuhan kepada bangsa kafir.

    Syaratnya adalah keledai muda harus tertambat. Muda = orang muda atau orang yang baru dalam Kabar Mempelai, atau orang yang selalu dibaharui oleh Kabar Mempelai. Waspada, orang tua jangan demam seperti ibu mertua Petrus.

    Kejadian 49:11
    49:11 Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur.

    Keledai harus tertambat pada pokok anggur yang benar, artinya bangsa kafir harus tergembala pada firman pengajaran benar.

    Markus 11:7-9
    11:7 Lalu mereka membawa keledai itu kepada Yesus, dan mengalasinya dengan pakaian mereka, kemudian Yesus naik ke atasnya.
    11:8 Banyak orang yang menghamparkan pakaiannya di jalan, ada pula yang menyebarkan ranting-ranting hijau yang mereka ambil dari ladang.
    11:9 Orang-orang yang berjalan di depan dan mereka yang mengikuti dari belakang berseru: "Hosana! Diberkatilah Dia yang datang dalam nama Tuhan,

    Praktik sehari-hari bangsa kafir dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus = keledai ditunggangi oleh Yesus:
    • Kegerakan iman = melepas pakaian dan menyebar ranting (makanan).
      Matius 6:31-32
      6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
      6:32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.

      Artinya tidak boleh ada kekuatiran, terutama kuatir tentang kebutuhan hidup sehari-hari (makanan, pakaian), kuatir tentang masa depan.

      Maka kita bisa memberi, mulai dari mengembalikan milik Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusus). Juga memberi untuk pekerjaan Tuhan, memberi untuk sesama yang membutuhkan.

      Jemaat Makedonia miskin, dicobai, tapi bisa memberi.

      Matius 6:33
      6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

      Kita bisa mengutamakan Tuhan, perkara Surga lebih dari segala perkara dunia. Kita bisa setia berkobar dalam ibadah pelayanan.

    • [Markus 11:9] Kegerakan dalam penyembahan.
      Ini sama dengan kegerakan penyerahan diri sepenuh kepada Tuhan. Sampai terjadi perobekan daging (pintu tirai terobek), sehingga kita mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.

      Matius 21:5
      21:5 "Katakanlah kepada puteri Sion: Lihat, Rajamu datang kepadamu, Ia lemah lembut dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda."

      Lemah lembut = bisa menerima firman pengajaran sekeras apa pun, tidak mempertahankan sesuatu yang salah.

      Yohanes 7:6
      7:6 Maka jawab Yesus kepada mereka: "Waktu-Ku belum tiba, tetapi bagi kamu selalu ada waktu.

      Jika waktu Tuhan belum tiba untuk menolong, supaya selalu ada waktu bagi kita untuk mengoreksi diri, untuk menyerah sepenuh kepada Tuhan, percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan.

      Roma 8:32
      8:32 Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

      Maka waktu Tuhan sudah tiba untuk menolong kita, mengadakan mujizat bagi kita.

      Markus 9:23-24
      9:23 Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!"
      9:24 Segera ayah anak itu berteriak: "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!"

      Contoh: selama seorang ayah/ gembala ragu terhadap firman pengajaran benar, maka anaknya mengalami ayan, yaitu hidup dalam dosa sampai puncak dosa, kehancuran nikah dan buah nikah, penderitaan. Jika percaya pada firman, maka penyakit ayan disembuhkan, yang hancur menjadi baik, yang mustahil menjadi tidak mustahil.

      Perempuan pendarahan 12 tahun = penyakit yang mustahil, bisa disembuhkan. Kebusukan dalam dosa, perkataan sia-sia, disucikan menjadi perkataan yang baik, perkataan kesaksian. Kehancuran nikah dan buah nikah dipulihkan.

      Sadrakh, Mesakh, Abednego menghadapi pencobaan, ajaran palsu, kehancuran. Tetapi mereka tetap menyembah Tuhan sekalipun tidak ditolong. Maka Tuhan sanggup menyelesaikan masalah mustahil, memberi masa depan berhasil indah.

      Sampai kita diubahkan sempurna untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 11 Juni 2016 (Sabtu Sore)
    ... seberang jalan. Demikian juga seorang Lewi datang ke tempat itu ketika ia melihat orang itu ia melewatinya dari seberang jalan. Lalu datang seorang Samaria yang sedang dalam perjalanan ke tempat itu dan ketika ia melihat orang itu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ia pergi kepadanya lalu membalut luka-lukanya sesudah ia ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 22 September 2020 (Selasa Sore)
    ... berbuah Roh Kudus yang permanen pengharapan yang sempurna. Dua loh batu kasih yang sempurna. Malam ini kita belajar isi dari tabut perjanjian. Kita sudah memeplajari buli-buli emas berisi manna diterangkan pada Ibadah Raya Malang September . Sekarang kita belajar tentang tongkat Harun yang bertunas dan berbuah. Perkembangan dari pengharapan di dalam Tabernakel ...
  • Ibadah Raya Malang, 04 Agustus 2013 (Minggu Pagi)
    ... untuk menjadi pelayan Tuhan untuk bisa dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir. Matius Tangan kasih Tuhan menuntun kita sampai berada di tangan Tuhan selamanya. IBADAH RAYASalam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Matius b . . . Dan ketahuilah Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman. Ini adalah tentang ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 20 Oktober 2019 (Minggu Siang)
    ... kemuliaan dari Tuhan sama dengan kita harus menerima kewibawaan dan kuasa-Nya untuk mengalahkan antikris. Jangan sampai kita dijajah oleh antikris. Siapa antikris Tesalonika - . Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka yang ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 03 Oktober 2009 (Sabtu Sore)
    ... - Wahyu . Lukas - antikris sedang memberikan tanda justru di dalam rumah Tuhan kepada orang-orang yang beribadah kepada Tuhan. Mengapa sudah beribadah tetapi dicap antikris Sebab menolak firman pengajaran yang keras yang lebih tajam dari pedang bermata dua sehingga tidak mengalami penyucian tetap manusia daging dengan sifat tabiat daging ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 14 Agustus 2010 (Sabtu Sore)
    ... mengecap karunia sorgawi dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang namun yang murtad lagi tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian hingga mereka bertobat sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 Agustus 2014 (Kamis Sore)
    ... Praktek mengalami salib dalam kehidupan sehari-hari Halaman Tabernakel. Petrus - Jadi karena Kristus telah menderita penderitaan badani kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian --karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani ia telah berhenti berbuat dosa-- supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia tetapi menurut kehendak ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 21 September 2016 (Rabu Sore)
    ... palsu gosip-gosip yang tidak benar. Bukti kedua firman ditulis pada pikiran kita bisa memikirkan perkara sorga lebih dari perkara duniawi. Bukan berarti tidak boleh kerja atau kuliah harus keras etapi kita memikirkan perkara sorga lebih dari perkara di dunia. Sudah memikirkan kita juga mencari perkara sorga lebih dari perkara dunia mengutamakan ...
  • Ibadah Raya Malang, 24 Agustus 2014 (Minggu Pagi)
    ... yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga. Yesus juga memberikan kunci Kerajaan Surga kepada kita yang sudah menang atas maut sehingga kita bisa masuk Kerajaan Surga yang kekal. Kita belajar praktek menerima kunci Kerajaan Surga dari Tabernakel. Tuhan memperlihatkan Kerajaan Surga kepada Musa dan Tuhan memerintahkan Musa untuk ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Februari 2019 (Rabu Sore)
    ... tunas yaitu keturunan Daud bintang timur yang gilang-gemilang. Tadinya bintang timur adalah Lucifer tetapi karena ia jatuh ia digantikan oleh Yesus. Istilah gilang gemilang berarti tidak pernah jatuh selamanya. Lucifer sombong dan tidak taat dengar-dengaran pada Tuhan sama dengan melawan kurban Kristus di kayu salib--menolak salib Yesus. Sebenarnya kesombongan hanya sifat dari setan ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.