Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Tema 'nama Yesus menyelamatkan dan menyempurnakan kita'
Matius 1: 21-23
1:21. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
1:22. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:
1:23. "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia
Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita.

Natal adalah Allah lahir menjadi manusia dengan 2 nama:

  1. nama Yesus(ay. 21)= untuk menyelamatkan umatNya dari dosa= Yesus tampil sebagai Juruselamat.
    'umatNya'= sebenarnya adalah bangsa Israel.
    Karena sebagian Israel menolak Yesus, maka keselamatan juga datang kepada bangsa kafir.

    Efesus 1: 13
    1:13. Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

    Kita bisa menerima keselamatan lewat menerima injil keselamatan= Firman penginjilan= kabar baik dari Surga.

    Kabar baik= injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus pertama kali kedunia sebagai Juruselamat untuk mati dikayu salib dan menyelamatkan manusia berdosa.

    Tanda kehidupan yang selamat:

    • percaya/iman kepada Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat,
    • betobat, berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan (mati terhadap dosa),
    • lahir baru dari air dan Roh (baptisan air dan Roh) untuk mendapatkan hidup baru (hidup Surga)= hidup dalam kebenaran.

    Amsal 12: 26
    12:26. Orang benar mendapati tempat penggembalaannya, tetapi jalan orang fasik menyesatkan mereka sendiri.

    Sesudah kita selamat, kita masih bisa disesatkan oleh ajaran palsu. Itu sebabnya, orang yang sudah selamat harus tergembaladengan sungguh-sungguh.
    Kita harus tergembala supaya tidak jatuh lagi dalam dosa dan disesatkan oleh ajaran-ajaran palsu (makanan palsu), sehingga kita mantap dalam keselamatan.
    Tempat penggembalaan adalah tempat untuk memantapkan kebenaran dan keselamatan.

    Jadi, nama Yesus MENYELAMATKANkita semua.

  2. ay. 23= nama Imanuel(Allah menyertani kita), terdiri dari 2 arti:

    • untuk masa sekarang.
      Yesaya 59: 1-3
      59:1. Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
      59:2. tetapi yang merupakan
      pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
      59:3. Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan
      dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan.

      Kalau ada dosa sampai dusta, terjadi perpisahan dengan Tuhan. Kalau sudah tidak ada dosa, terjadi Imanuel.
      Dosa dan dusta diampuni oleh Tuhan, sehingga kita tidak terpisah dari Tuhan dan Tuhan bisa menjawab doa kita.
      Masalah tidak selesai karena tidak mengalami Imanuel.
      Contoh: saat Yesus diatas gunung, dibawah gunung terjadi penyakit ayan (sembuh, sakit dst).

      Kalau masalah belum selesai, berarti ada dosa/dusta yang disembunyikan.

    • Yohanes 14: 1-3
      14:1. "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
      14:2. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
      14:3. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat
      di mana Aku berada, kamupun berada.

      = untuk selamanya ('dimana Aku berada, kamu berada')= kita tidak terpisah lagi dengan Tuhan untuk selama-lamanya.
      Ini terjadi saat Yesus datang kembali kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja dan Mempelai Pria Surga untuk menyucikan dan mengubahkan kita sampai sempurna seperti Dia. Kita layak menjadi mempelaiNya dan dimana Ia berada, kita juga berada.

      Jadi, nama Yesus MENYEMPURNAKANkita semua.

Bagaimana kita menerima keselamatan?
2 Korintus 4: 3-4
4:3. Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4. yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat
cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

Yaitu lewat menerima cahaya injil tentang kemuliaan Kristus.
Ini yang disebut dengan Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua= kabar mempelai.

Matius 25: 6
25:6. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

Matius 24: 27
24:27. Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.

= kabar mempelai bagaikan kilat yang memancar dari Timur ke Barat menjelang kedatangan Yesus kedua kali.

Kabar mempelai= injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja dan Mempelai Pria Surga untuk menyucikan dan mengubahkan kita sampai sempurna seperti Dia (menjadi mempelai wanita Surga yang sempurna).

Lukas 17: 20-24
17:20. Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah,
17:21. juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu."
17:22. Dan Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari pada hari-hari Anak Manusia itu dan kamu tidak akan melihatnya.
17:23. Dan orang akan berkata kepadamu: Lihat, ia ada di sana; lihat, ia ada di sini! Jangan kamu pergi ke situ, jangan kamu ikut.
17:24. Sebab sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya.

Tanda utama kedatangan Yesus kedua kalibukan menampilkan Yesus yang dikaitkan dengan perkara duniawi, tetapi perkara rohani, yaitu menampilkan kilat(firman pengajaran benar).
Segala sesuatu didunia ini termasuk persekutuan pagi ini tidak ada kaitan dengan kedatangan Yesus kedua kali jika tidak dikaitkan dengan kilat (kabar mepelai).

Mulai dari nikah, harus dikaitkan dengan pengajaran benar.
Oleh sebab itu, perhatiankita diakhir jaman HANYAtertuju pada kilat/pengajaran benar.

Kita sudah selamat, tapi belum sempurna= kita dalam perjalanan dari selamat menuju kesempurnaan.
Hati-hati!Di Lukas 17: 32, ada satu peringatan keras. Dari selamat menuju sempurna, 'ingatlah akan istri Lot'.

Kejadian 19: 15-17, 26
19:15. Ketika fajar telah menyingsing, kedua malaikat itu mendesak Lot, supaya bersegera, katanya: "Bangunlah, bawalah isterimu dan kedua anakmu yang ada di sini, supaya engkau jangan mati lenyap karena kedurjanaan kota ini."
19:16. Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, sebab TUHAN hendak mengasihani dia; lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan melepaskannya di sana.
19:17. Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: "Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan, larilah ke
pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap."
19:26. Tetapi
isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.

'keluar kota Sodom'= sudah selamat.
'pegunungan'= gunung Yerusalem Baru (kesempurnaa).
Lot sekeluarga sudah keluar dari Sodom (selamat) dan disuruh Tuhan lari ke pegunungan (sempurna), tetapi istri Lot menoleh kebelakang (dari 1 keluarga, 1 orang gagal).
Dari 1 kota Sodom, hanya 4 yang selamat. Tetapi setelah itu, hanya 3 yang menuju ke pegunungan.
Bagaimana dengan kita sekarang? Dalam 1 persekutuan, tinggal berapa?
Sebab itu, harus EXTRA HATI-HATI!
Ini peringatan yang keras pada hamba Tuhan/anak Tuhan yang sudah selamat.

Umat Israel yang keluar dari Mesir dan berusia 20 tahun keatas ada 603.550 orang. Tetapi yang masuk ke Kanaan, hanya 2 orang.

Dalam perjalanan ke Yerusalem Baru, banyak yang nasibnya seperti istri Lot (menjadi tiang garam).
'tiang garam'= garam yang tawar.

Matius 5: 13
5:13. "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

Kita adalah garam dunia, tetapi mendadak bisa menjadi garam yang tawar.

Praktik garam yang tawar:

  • tawar hati= kecewa, putus asa dalam nikah. Disinilah terjadi perpisahan, mulai tidak satu hati lagi.
    Pertahankan nikah!
    Kalau garam sudah tawar, ulat-ulat dosa akan masuk dan menghancurkan kita.
    Hati tawar juga terjadi saat menghadapi pencobaan dan ibadah pelayanan (tidak setia sampai tinggalkan jabatan pelayanan).

  • perbuatan tawar= menoleh kebelakang seperti istri Lot= terikat Sodom Gomora= dosa makan minum dan kawin mengawinkan, termasuk ikatan kekayaan dunia yang membuat kita kikir dan serakah.
    Kalau sudah salah dalam keuangan, pasti jatuh dalam kenajisan.

  • perkataan yang hambar= perkataan sia-sia yang harus dipertanggung jawabkan pada Tuhan, yaitu dusta, fitnah dsb (perkataan yang tidak membawa berkat).
    Kalau berdusta, tidak bisa dipegang lagi oleh manusia dan Tuhan. Hanya setan yang bisa memegang dia (berada dalam tangan setan).

Kalau jadi tiang garam, akibatnya:

  • diinjak-injak orang= masuk aniaya antikris.
    Kalau kuat, dia tetap menyembah Yesus. Dia mati tetapi akan dibangkitkan saat Yesus datang kembali (menjadi garam yang asin).
    Tetapi kemungkinan ini sangat kecil.
    Kemungkinan yang besar adalah menyembah antikris. Secara tubuh, ia tidak apa-apa. Tetapi saat Yesus datang kembali, ia akan dibinasakan.

  • tidak bisa menahan kebusukan= hidup dalam dosa sampai puncaknya dosa= masuk dalam pembangunan babel (mempelai wanita setan).

Pagi ini, jangan tampil sebagai garam tawar. Tetapi kita berusaha untuk menjadi garam yang asin sampai menjadi garam dunia.

Proses menjadi garam asin:

  1. sebagaian kecil air laut dialirkan ke tambak-tambak= diasingkan(halaman Tabernakel).
    Wahyu 17: 1, 15
    17:1. Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.
    17:15. Lalu ia berkata kepadaku: "Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah
    bangsa-bangsadan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.

    'air laut'= bangsa kafir (air laut yang dikuasai babel).
    Tetapi puji syukur pada Tuhan, dari sekian banyak air laut, ada sedikit yang dialirkan ke tambak-tambak.
    Tadinya kita adalah air laut yang ingin bebas.
    'dialirkan ke tambak'= mendapat kemurahan Tuhanuntuk dibebaskand ari perempuan babel.

  2. air laut yang diasingkan harus dibendung supaya tidak kembali ke laut lagi= digembalakan(ruangan suci= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok).
    Dalam penggembalaan, daging kita yang dibendung.
    'dibendung'= disucikan, dibatasi dagingnya supaya tidak berbuat dosa dan tidak liar.
    Kalau tidak bisa dibendung, kita hanya seperti orang gila dikuburan yang tidak bisa dirantai.

    Markus 5: 3-5, 15
    5:3. Orang itu diam di sana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai,
    5:4. karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya.
    5:5. Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu.
    5:15. Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu
    duduk, sudah berpakaian dan sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu. Maka takutlah mereka.

    Kalau digembalakan, kita bisa duduk dan tinggal Tuhan yang datang dan memberi pada kita.
    Kesalahan kitaadalah kita yang lari-lari, sehingga Tuhan yang duduk.
    'kuburan'= tempat perpanjangan maut, seperti diskotik, bioskop, merokok, dll.
    'kuburan modern'= gereja atau persekutuan tanpa pengajaran benar.

    Kalau tergembala, kita duduk dan Tuhan yang bekerja, sehingga kita menjadi tenang, kenyang(Tuhanlah yang bertanggung jawab), dan panggilan pilihan makin teguh(tidak akan meninggalkan jabatan pelayana).

    Kalau air laut bergelombang (tidak tenang), tidak akan pernah menjadi garam.
    Sebab itu, kita harus tenang dan pasti akan mengkristal dengan sendirinya.

  3. setelah mengkristal, dijemur sampai jadi garam asin= percikan darah(ruangan maha suci).
    1 Petrus 4: 12-14
    4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamusebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
    4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab
    Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Percikan darah= sengsara daging bersama Yesus.
    Pada proses terakhir ini, seringkali kita kalah.
    Sebab itu, saat-saat menghadapi penderitaan, kita harus bisa bertahan supaya Roh Kemuliaan ada pada kita.
    Semakin besar penderitaan kita karena Yesus, semakin besar pemakaian dan urapan Tuhan atas hidup kita.
    JANGAN RAGU MENDERITA KARENA YESUS!
    Roh Kemuliaan juga mengubahkan kehidupan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus (garam yang asin seperti Yesus).
    Garam asin=

    • tidak menonjolkan diri (merendahkan diri),
    • sangat murah, tetapi penting,
    • rela berkorban apa saja untuk pekerjaan Tuhan (melarut),
    • taat dengar-dengaran dan rendah hati.
      Filipi 2: 8-10
      2:8. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
      2:9. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
      2:10. supaya dalam nama Yesus
      bertekuk lututsegala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

      Menjadi garam yang asin asin= mengulurkan tangan pada Tuhan dan Tuhan mengulurkan tangan pada kita.
      Hasilnya:

      1. kuasa kemenanganatas setan tritunggal= semua masalah sampai yang mustahil bisa selesai, air mata dihapus, semua enak dan ringan,
      2. Ulangan 28: 1-2, 8
        28:1. "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nyayang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.
        28:2. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu:
        28:8.
        TUHAN akan memerintahkan berkatke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

        = Tuhan memerintahkan berkatkepada kita. Kita diberkati dan menjadi berkati.

      3. Kita mengalami kuasa pengangkatan Tuhan. Kita dipakai dan ditinggikan oleh Tuhan sampai sempurna. Kita bersama Dia selama-lamanya.
        Diangkat= yang gagal menjadi berhasil dan indah pada waktuNya.
        Sampai satu waktu kita terangkat ke awan-awan yang permai. Imanuel untuk selama-lamanya.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Surabaya, 14 Februari 2016 (Minggu Sore)
    ... terbuka kesempatan bagi bangsa kafir untuk diselamatkan sehingga seluruh Israel diselamatkan. Isitlah 'seluruh Israel' di sini sama dengan Israel secara rohani yaitu terdiri dari bangsa Israel asli dan bangsa kafir. Artinya semua mendapat lawatan TUHAN untuk diselamatkan dan menjadi umat TUHAN. Ini yang disebut dengan kemurahan TUHAN bagi bangsa kafir--kemurahan TUHAN yang ...
  • Ibadah Doa Malang, 14 November 2023 (Selasa Sore)
    ... jangan bimbang sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin. Laut bergelombang sama dengan hati yang bimbang. Laut tidak ada lagi menunjuk pembaharuan hati terutama hati yang bimbang. Bilangan - Mereka menceritakan kepadanya Kami sudah masuk ke negeri ke mana kausuruh kami dan ...
  • Ibadah Doa Malang, 18 April 2023 (Selasa Sore)
    ... mereka yang telah meninggal. Sebab pada waktu tanda diberi yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit sesudah itu kita yang hidup yang masih tinggal akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 22 Januari 2014 (Rabu Sore)
    ... dalam menanggung dera dalam penjara dan kerusuhan dalam berjerih payah dalam berjaga-jaga dan berpuasa Kegunaan pertama adalah supaya pelayanan kita berkenan kepada Tuhan tidak ditolak oleh Tuhan supaya kita sabar dalam penderitaan berjaga-jaga dalam penderitaan. Dengan demikian kita tetap bisa melayani Tuhan sampai garis akhir sampai Tuhan datang kedua kali ...
  • Ibadah Doa Malang, 15 September 2009 (Selasa Sore)
    ... kita sudah bisa mengerti firman. Kisah Rasul berdoa dan memberi sedekah kepada sesama juga bernilai rohani hasilnya adalah Tuhan mengingat kita Tuhan memelihara kita Mazmur membela dan melindungi kita. Matius orang muda yang kaya ini diberi kesempatan untuk bisa memberi pada Tuhan dan sesama. Tetapi sayang dia tidak bisa memberi. Tidak bisa ...
  • Ibadah Raya Malang, 07 April 2013 (Minggu Pagi)
    ... tubuh Kristus yang sempurna disucikan dan disempurnakan menjadi mempelai wanita Tuhan yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai. Proses untuk mencapai kesempurnaan adalah Penyucian hati dan pikiran yang adalah gudangnya dosa. Ibrani - Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua ...
  • Ibadah Persekutuan Malang IV, 02 Agustus 2012 (Kamis Pagi)
    ... kandang penggembalaan kemudian diikuti jemaat sehingga kita semua terhitung oleh Tuhan. Selain itu pagi ini kita belajar bahwa bukti keberhasilan pemberitaan Kabar Mempelai adalah menggairahkan kita dan jemaat untuk menjadi imam-imam dan raja-raja yang turut dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna untuk kita dimiliki oleh Tuhan selamanya menjadi biji mata ...
  • Ibadah Raya Malang, 26 Desember 2010 (Minggu Pagi)
    ... Aku makan ketika Aku haus kamu tidak memberi Aku minum Lalu merekapun akan menjawab Dia katanya Tuhan bilamanakah kami melihat Engkau lapar atau haus atau sebagai orang asing atau telanjang atau sakit atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau Maka Ia akan menjawab mereka Aku berkata kepadamu sesungguhnya segala ...
  • Ibadah Raya Malang, 06 Mei 2018 (Minggu Pagi)
    ... ke Mesir akulah yang empunya mereka akulah yang akan empunya Efraim dan Manasye sama seperti Ruben dan Simeon. Roma - Sebab saudara-saudara supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk. ...
  • Ibadah Raya Malang, 28 Juni 2020 (Minggu Pagi)
    ... hujan es besar seberat seratus pon jatuh dari langit menimpa manusia dan manusia menghujat Allah karena malapetaka hujan es itu sebab malapetaka itu sangat dahsyat. Sebenarnya mereka masih ada kesempatan untuk bertobat dan kembali kepada Tuhan tetapi mereka tidak mau sehingga harus binasa selamanya. Sikap positif menerima hukuman Tuhan dengan kelembutan ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.