English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Paskah Malang, 01 April 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:1-8 tentang orang-orang yang dimeteraikan dari bangsa...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Agustus 2011 (Kamis Sore)
Bersamaan Penataran Imam-Imam & Calon Imam II

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 20 Juni 2011 (Senin Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang
Mazmur 103: 8-10
103:8. TUHAN adalah penyayang dan pengasih, panjang sabar dan berlimpah kasih setia.
103:9. Tidak selalu Ia menuntut, dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Juli 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 adalah tentang tujuh kali percikan...

Ibadah Doa Malang, 20 Oktober 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:14-22 tentang jemaat Laodikia, jemaat yang ketujuh, menunjuk...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Medan VI, 28 Oktober 2010 (Kamis Sore)
Ibadah di GKPI PADANG BULAN MEDAN
Tema: IBADAH

Mengapa kita harus beribadah kepada Tuhan?
Sebab ada perbedaan antara orang beribadah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 Januari 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:8
1:8 ďAku adalah Alfa dan...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 15 Januari 2011 (Sabtu Sore)
Markus 15 menunjuk pada sengsara Tuhan Yesus untuk menyelamatkan, memberkati, sampai menyempurnakan kita, umatnya. 
Markus 15:1-20a menunjuk...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 September 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:7-13 tentang sidang jemaat di Filadelfia.
Wahyu...

Ibadah Persekutuan di Kartika Graha III Malang, 23 September 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 25:6
25:6 Waktu tengah malam terdengarlah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Februari 2010 (Kamis Sore)
Matius 24:45-51, adalah tentang berjaga-jaga.
Tahun ini adalah...

Ibadah Raya Malang, 28 Februari 2016 (Minggu Pagi)
Bersamaan Penataran IV Imam dan Calon Imam

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 September 2010 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 25:14-30 merupakan perumpamaan tentang...

Ibadah Raya Surabaya, 12 November 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Jumat Agung Malang, 30 Maret 2018 (Jumat Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangNya Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:1-8 tentang kehidupan yang dimeteraikan, sama...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Natal Kunjungan di Jatipasar, 20 Desember 2013 (Jumat Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Tema 'nama Yesus menyelamatkan dan menyempurnakan kita'
Matius 1: 21-23
1:21. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."
1:22. Hal itu terjadi supaya genaplah yang difirmankan Tuhan oleh nabi:
1:23. "Sesungguhnya, anak dara itu akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki, dan mereka akan menamakan Dia
Imanuel" --yang berarti: Allah menyertai kita.

Natal adalah Allah lahir menjadi manusia dengan 2 nama:

  1. nama Yesus (ay. 21)= untuk menyelamatkan umatNya dari dosa= Yesus tampil sebagai Juruselamat.
    'umatNya'= sebenarnya adalah bangsa Israel.
    Karena sebagian Israel menolak Yesus, maka keselamatan juga datang kepada bangsa kafir.

    Efesus 1: 13
    1:13. Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

    Kita bisa menerima keselamatan lewat menerima injil keselamatan= Firman penginjilan= kabar baik dari Surga.

    Kabar baik= injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus pertama kali kedunia sebagai Juruselamat untuk mati dikayu salib dan menyelamatkan manusia berdosa.

    Tanda kehidupan yang selamat:


    • percaya/iman kepada Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat,
    • betobat, berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan (mati terhadap dosa),
    • lahir baru dari air dan Roh (baptisan air dan Roh) untuk mendapatkan hidup baru (hidup Surga)= hidup dalam kebenaran.


    Amsal 12: 26
    12:26. Orang benar mendapati tempat penggembalaannya, tetapi jalan orang fasik menyesatkan mereka sendiri.

    Sesudah kita selamat, kita masih bisa disesatkan oleh ajaran palsu. Itu sebabnya, orang yang sudah selamat harus tergembala dengan sungguh-sungguh.
    Kita harus tergembala supaya tidak jatuh lagi dalam dosa dan disesatkan oleh ajaran-ajaran palsu (makanan palsu), sehingga kita mantap dalam keselamatan.
    Tempat penggembalaan adalah tempat untuk memantapkan kebenaran dan keselamatan.

    Jadi, nama Yesus MENYELAMATKAN kita semua.


  2. ay. 23= nama Imanuel (Allah menyertani kita), terdiri dari 2 arti:


    • untuk masa sekarang.
      Yesaya 59: 1-3
      59:1. Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;
      59:2. tetapi yang merupakan
      pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.
      59:3. Sebab tanganmu cemar oleh darah dan jarimu oleh kejahatan; mulutmu mengucapkan
      dusta, lidahmu menyebut-nyebut kecurangan.

      Kalau ada dosa sampai dusta, terjadi perpisahan dengan Tuhan. Kalau sudah tidak ada dosa, terjadi Imanuel.
      Dosa dan dusta diampuni oleh Tuhan, sehingga kita tidak terpisah dari Tuhan dan Tuhan bisa menjawab doa kita.
      Masalah tidak selesai karena tidak mengalami Imanuel.
      Contoh: saat Yesus diatas gunung, dibawah gunung terjadi penyakit ayan (sembuh, sakit dst).

      Kalau masalah belum selesai, berarti ada dosa/dusta yang disembunyikan.


    • Yohanes 14: 1-3
      14:1. "Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
      14:2. Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
      14:3. Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat
      di mana Aku berada, kamupun berada.

      = untuk selamanya ('dimana Aku berada, kamu berada')= kita tidak terpisah lagi dengan Tuhan untuk selama-lamanya.
      Ini terjadi saat Yesus datang kembali kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja dan Mempelai Pria Surga untuk menyucikan dan mengubahkan kita sampai sempurna seperti Dia. Kita layak menjadi mempelaiNya dan dimana Ia berada, kita juga berada.

      Jadi, nama Yesus MENYEMPURNAKAN kita semua.

Bagaimana kita menerima keselamatan?
2 Korintus 4: 3-4
4:3. Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4. yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat
cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

Yaitu lewat menerima cahaya injil tentang kemuliaan Kristus.
Ini yang disebut dengan Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua= kabar mempelai.

Matius 25: 6
25:6. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

Matius 24: 27
24:27. Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.

= kabar mempelai bagaikan kilat yang memancar dari Timur ke Barat menjelang kedatangan Yesus kedua kali.

Kabar mempelai= injil yang memberitakan tentang kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja dan Mempelai Pria Surga untuk menyucikan dan mengubahkan kita sampai sempurna seperti Dia (menjadi mempelai wanita Surga yang sempurna).

Lukas 17: 20-24
17:20. Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah,
17:21. juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu."
17:22. Dan Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari pada hari-hari Anak Manusia itu dan kamu tidak akan melihatnya.
17:23. Dan orang akan berkata kepadamu: Lihat, ia ada di sana; lihat, ia ada di sini! Jangan kamu pergi ke situ, jangan kamu ikut.
17:24. Sebab sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya.

Tanda utama kedatangan Yesus kedua kali bukan menampilkan Yesus yang dikaitkan dengan perkara duniawi, tetapi perkara rohani, yaitu menampilkan kilat (firman pengajaran benar).
Segala sesuatu didunia ini termasuk persekutuan pagi ini tidak ada kaitan dengan kedatangan Yesus kedua kali jika tidak dikaitkan dengan kilat (kabar mepelai).

Mulai dari nikah, harus dikaitkan dengan pengajaran benar.
Oleh sebab itu, perhatian kita diakhir jaman HANYA tertuju pada kilat/pengajaran benar.

Kita sudah selamat, tapi belum sempurna= kita dalam perjalanan dari selamat menuju kesempurnaan.
Hati-hati! Di Lukas 17: 32, ada satu peringatan keras. Dari selamat menuju sempurna, 'ingatlah akan istri Lot'.

Kejadian 19: 15-17, 26
19:15. Ketika fajar telah menyingsing, kedua malaikat itu mendesak Lot, supaya bersegera, katanya: "Bangunlah, bawalah isterimu dan kedua anakmu yang ada di sini, supaya engkau jangan mati lenyap karena kedurjanaan kota ini."
19:16. Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, sebab TUHAN hendak mengasihani dia; lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan melepaskannya di sana.
19:17. Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: "Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan, larilah ke
pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap."
19:26. Tetapi
isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.

'keluar kota Sodom'= sudah selamat.
'pegunungan'= gunung Yerusalem Baru (kesempurnaa).
Lot sekeluarga sudah keluar dari Sodom (selamat) dan disuruh Tuhan lari ke pegunungan (sempurna), tetapi istri Lot menoleh kebelakang (dari 1 keluarga, 1 orang gagal).
Dari 1 kota Sodom, hanya 4 yang selamat. Tetapi setelah itu, hanya 3 yang menuju ke pegunungan.
Bagaimana dengan kita sekarang? Dalam 1 persekutuan, tinggal berapa?
Sebab itu, harus EXTRA HATI-HATI!
Ini peringatan yang keras pada hamba Tuhan/anak Tuhan yang sudah selamat.

Umat Israel yang keluar dari Mesir dan berusia 20 tahun keatas ada 603.550 orang. Tetapi yang masuk ke Kanaan, hanya 2 orang.

Dalam perjalanan ke Yerusalem Baru, banyak yang nasibnya seperti istri Lot (menjadi tiang garam).
'tiang garam'= garam yang tawar.

Matius 5: 13
5:13. "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

Kita adalah garam dunia, tetapi mendadak bisa menjadi garam yang tawar.

Praktik garam yang tawar:

  • tawar hati= kecewa, putus asa dalam nikah. Disinilah terjadi perpisahan, mulai tidak satu hati lagi.
    Pertahankan nikah!
    Kalau garam sudah tawar, ulat-ulat dosa akan masuk dan menghancurkan kita.
    Hati tawar juga terjadi saat menghadapi pencobaan dan ibadah pelayanan (tidak setia sampai tinggalkan jabatan pelayanan).


  • perbuatan tawar= menoleh kebelakang seperti istri Lot= terikat Sodom Gomora= dosa makan minum dan kawin mengawinkan, termasuk ikatan kekayaan dunia yang membuat kita kikir dan serakah.
    Kalau sudah salah dalam keuangan, pasti jatuh dalam kenajisan.


  • perkataan yang hambar= perkataan sia-sia yang harus dipertanggung jawabkan pada Tuhan, yaitu dusta, fitnah dsb (perkataan yang tidak membawa berkat).
    Kalau berdusta, tidak bisa dipegang lagi oleh manusia dan Tuhan. Hanya setan yang bisa memegang dia (berada dalam tangan setan).

Kalau jadi tiang garam, akibatnya:

  • diinjak-injak orang= masuk aniaya antikris.
    Kalau kuat, dia tetap menyembah Yesus. Dia mati tetapi akan dibangkitkan saat Yesus datang kembali (menjadi garam yang asin).
    Tetapi kemungkinan ini sangat kecil.
    Kemungkinan yang besar adalah menyembah antikris. Secara tubuh, ia tidak apa-apa. Tetapi saat Yesus datang kembali, ia akan dibinasakan.


  • tidak bisa menahan kebusukan= hidup dalam dosa sampai puncaknya dosa= masuk dalam pembangunan babel (mempelai wanita setan).

Pagi ini, jangan tampil sebagai garam tawar. Tetapi kita berusaha untuk menjadi garam yang asin sampai menjadi garam dunia.

Proses menjadi garam asin:

  1. sebagaian kecil air laut dialirkan ke tambak-tambak= diasingkan (halaman Tabernakel).
    Wahyu 17: 1, 15
    17:1. Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.
    17:15. Lalu ia berkata kepadaku: "Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah
    bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.

    'air laut'= bangsa kafir (air laut yang dikuasai babel).
    Tetapi puji syukur pada Tuhan, dari sekian banyak air laut, ada sedikit yang dialirkan ke tambak-tambak.
    Tadinya kita adalah air laut yang ingin bebas.
    'dialirkan ke tambak'= mendapat kemurahan Tuhan untuk dibebaskand ari perempuan babel.


  2. air laut yang diasingkan harus dibendung supaya tidak kembali ke laut lagi= digembalakan (ruangan suci= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok).
    Dalam penggembalaan, daging kita yang dibendung.
    'dibendung'= disucikan, dibatasi dagingnya supaya tidak berbuat dosa dan tidak liar.
    Kalau tidak bisa dibendung, kita hanya seperti orang gila dikuburan yang tidak bisa dirantai.

    Markus 5: 3-5, 15
    5:3. Orang itu diam di sana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai,
    5:4. karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya.
    5:5. Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu.
    5:15. Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu
    duduk, sudah berpakaian dan sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu. Maka takutlah mereka.

    Kalau digembalakan, kita bisa duduk dan tinggal Tuhan yang datang dan memberi pada kita.
    Kesalahan kita adalah kita yang lari-lari, sehingga Tuhan yang duduk.
    'kuburan'= tempat perpanjangan maut, seperti diskotik, bioskop, merokok, dll.
    'kuburan modern'= gereja atau persekutuan tanpa pengajaran benar.

    Kalau tergembala, kita duduk dan Tuhan yang bekerja, sehingga kita menjadi tenang, kenyang (Tuhanlah yang bertanggung jawab), dan panggilan pilihan makin teguh (tidak akan meninggalkan jabatan pelayana).

    Kalau air laut bergelombang (tidak tenang), tidak akan pernah menjadi garam.
    Sebab itu, kita harus tenang dan pasti akan mengkristal dengan sendirinya.


  3. setelah mengkristal, dijemur sampai jadi garam asin= percikan darah (ruangan maha suci).
    1 Petrus 4: 12-14
    4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
    4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab
    Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Percikan darah= sengsara daging bersama Yesus.
    Pada proses terakhir ini, seringkali kita kalah.
    Sebab itu, saat-saat menghadapi penderitaan, kita harus bisa bertahan supaya Roh Kemuliaan ada pada kita.
    Semakin besar penderitaan kita karena Yesus, semakin besar pemakaian dan urapan Tuhan atas hidup kita.
    JANGAN RAGU MENDERITA KARENA YESUS!
    Roh Kemuliaan juga mengubahkan kehidupan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus (garam yang asin seperti Yesus).
    Garam asin=


    • tidak menonjolkan diri (merendahkan diri),
    • sangat murah, tetapi penting,
    • rela berkorban apa saja untuk pekerjaan Tuhan (melarut),
    • taat dengar-dengaran dan rendah hati.
      Filipi 2: 8-10
      2:8. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
      2:9. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
      2:10. supaya dalam nama Yesus
      bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

      Menjadi garam yang asin asin= mengulurkan tangan pada Tuhan dan Tuhan mengulurkan tangan pada kita.
      Hasilnya:


      1. kuasa kemenangan atas setan tritunggal= semua masalah sampai yang mustahil bisa selesai, air mata dihapus, semua enak dan ringan,
      2. Ulangan 28: 1-2, 8
        28:1. "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.
        28:2. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu:
        28:8.
        TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

        = Tuhan memerintahkan berkat kepada kita. Kita diberkati dan menjadi berkati.


      3. Kita mengalami kuasa pengangkatan Tuhan. Kita dipakai dan ditinggikan oleh Tuhan sampai sempurna. Kita bersama Dia selama-lamanya.
        Diangkat= yang gagal menjadi berhasil dan indah pada waktuNya.
        Sampai satu waktu kita terangkat ke awan-awan yang permai. Imanuel untuk selama-lamanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top