English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 25 November 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 36, 40-42
= berjaga-jaga dikaitkan dengan melayani di ladang Tuhan.
ay. 41-42=

Ibadah Natal Malang, 25 Desember 2009 (Jumat Sore)
Matius 24:43-44, merayakan Natal, yaitu memperingati kedatangan Yesus pertama kali di dunia, harus...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 Juli 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:7-13 jemaat di Filadelfia.
Wahyu 3:7
3:7 "Dan...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 03 November 2012 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Pemberkatan Nikah.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 2:25-31
2:25 Adalah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 26 Januari 2009 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. DadangMarkus 2: 14
= Lewi adalah gambaran pelayan Tuhan, tapi ia duduk di rumah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Januari 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:8-11 ada dua kegiatan/ suasana di...

Ibadah Raya Surabaya, 22 Februari 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.Kita masih membahas pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 29 Agustus 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 10 Desember 2008 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdp. Yakub

1 Tesalonika 5: 18
Mengapa kita harus bersyukur?Roma 6: 17-18 ->...

Ibadah Raya Malang, 03 November 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 19:9
19:9 Lalu ia berkata kepadaku:...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 September 2017 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan penataran iman dan calon imam IV

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Raya Malang, 19 Juli 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 adalah penyucian terakhir yang...

Ibadah Doa Malam Malang, 12 September 2017
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 25:38
25:38 Sepitnya dan penadahnya haruslah...

Ibadah Raya Surabaya, 17 April 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15. Ia berkata: "Apa...

Ibadah Doa Malang, 31 Agustus 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:14-15
Jika kita yang tadinya manusia berdosa bisa melayani Tuhan, itu adalah karena


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 20 Maret 2016 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:21-22
3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.
3:22 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat."

Tujuan utama dan terakhir pengikutan kita kepada Yesus adalah sampai duduk bersama Yesus di tahta Surga selamanya. Mempelai wanita duduk bersanding dengan Mempelai Pria di tahta Surga selamanya.
Hubungan mempelai wanita dengan Mempelai Pria, hubungan tubuh dengan Kepala, adalah hubungan kasih (dua loh batu) yang tidak bisa dipisahkan selamanya. Jadi kita mutlak harus memiliki dua loh batu jika mau bersanding dengan Yesus selamanya.

Dua loh batu terdiri dari dua bagian:
  1. Loh batu pertama (4 hukum) adalah mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu.
  2. Loh batu kedua (6 hukum) adalah mengasihi sesama seperti diri sendiri, atau saling mengasihi.

1 Yohanes 3:11
3:11 Sebab inilah berita yang telah kamu dengar dari mulanya, yaitu bahwa kita harus saling mengasihi;

Saling mengasihi merupakan berita yang penting dalam Kabar Mempelai. Mengapa demikian?
  1. Sebab lewat berita saling mengasihi, maka kita tidak akan menjadi seperti Kain yang membenci Habel tanpa alasan.
    1 Yohanes 3:12
    3:12 bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar.

  2. Sebab lewat berita saling mengasihi, terjadi persekutuan tubuh Kristus, sampai persekutuan tubuh dengan Kepala. Saat Yesus datang kembali kedua kali, kita mengalami sukacita yang sempurna.
    1 Yohanes 1:1-4
    1:1 Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup -- itulah yang kami tuliskan kepada kamu.
    1:2 Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.
    1:3 Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamupun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.
    1:4 Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.


    Persekutuan tubuh Kristus dimulai dari dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan Kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

    Dasar persekutuan tubuh Kristus adalah firman pengajaran yang benar.

    Siapa yang dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus?
    1. Seorang perempuan cemar yang berdosa, tetapi sudah bertobat.
      Markus 14:3,8
      14:3 Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.
      14:8 Ia telah melakukan apa yang dapat dilakukannya. Tubuh-Ku telah diminyakinya sebagai persiapan untuk penguburan-Ku.

      Lukas 7:36-37
      7:36 Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan.
      7:37 Di kota itu ada seorang perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.

      Apa pun keadaan kita, hina, najis, kotor, tetapi kalau mau bertobat, maka kita masih bisa dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    2. Yusuf Arimatea menunjuk pada orang kaya dan punya kedudukan. Nikodemus menunjuk pada orang pandai.
      Yohanes 19:38-39
      19:38 Sesudah itu Yusuf dari Arimatea -- ia murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi -- meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat Yesus. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia dan menurunkan mayat itu.
      19:39 Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya.


      Kita harus menggunakan kekayaan, kepandaian, kedudukan, terutama untuk pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Jangan salah menggunakan berkat hanya untuk kepentingan sendiri atau kepentingan duniawi. Sebab akan mengarah pada pembangunan tubuh Babel yang akan dibinasakan selamanya.

    Yohanes 19:41
    19:41 Dekat tempat di mana Yesus disalibkan ada suatu taman dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang.

    Sistem pembangunan tubuh Kristus adalah sistem kubur baru.
    1. Ini untuk membuktikan bahwa Yesus bangkit hanya oleh pekerjaan Roh Kudus.
      Pelayanan pembangunan tubuh Kristus adalah murni oleh dorongan firman pengajaran yang benar dan urapan Roh Kudus.

    2. Pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang benar ditandai dengan pengalaman kematian, yaitu sengsara daging bersama Yesus.
      Sistem kubur baru ini menarik hadirat Yesus sebagai Kepala yang akan bertanggung jawab atas hidup kita.

    Praktek pelayanan pembangunan tubuh Kristus:
    1. Meminyaki kepala Yesus sampai ke tubuh Yesus.
      Markus 14:3-5
      14:3 Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.
      14:4 Ada orang yang menjadi gusar dan berkata seorang kepada yang lain: "Untuk apa pemborosan minyak narwastu ini?
      14:5 Sebab minyak ini dapat dijual tiga ratus dinar lebih dan uangnya dapat diberikan kepada orang-orang miskin." Lalu mereka memarahi perempuan itu.


      Sekarang artinya kita harus hidup dalam urapan Roh Kudus. Prosesnya:
      1. Mengalami penebusan/ pendamaian oleh darah Yesus yang mahal.
        1 Petrus 1:18-19
        1:18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
        1:19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

        Sehebat apa pun orang berdosa adalah hina di hadapan Tuhan. Tetapi kalau mau mengalami penebusan oleh darah Yesus yang mahal, maka kita menjadi kehidupan yang sangat berharga di hadapan Tuhan.

      2. Mengalami penyucian hati dari keinginan akan uang, sehingga tidak serakah (mencuri milik Tuhan, yaitu perpuluhan dan persembahan khusus) seperti Yudas Iskariot.

      3. Mengalami penyucian rambut atau kebanggaan, yaitu sering membanggakan atau mengutamakan sesuatu lebih dari Tuhan. Ini harus disucikan sehingga kita bisa mengutamakan Tuhan lebih dari semua.
        Rambut juga menunjuk kelicinan atau kemunafikan, tipu muslihat. Ini harus disucikan menjadi jujur.

      Efesus 4:11-12
      4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
      4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

      Kalau sudah ditebus dan disucikan, maka kita akan mendapat perlengkapan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus, sehingga kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

      Imamat 21:12
      21:12 Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

      Tempat penyucian adalah dalam Ruangan Suci. Di dalamnya terdapat 3 macam alat yang menunjuk pada ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:
      1. Pelita Emas, ketekunan dalam Ibadah Raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam karunia-karuniaNya.
      2. Meja Roti Sajian, ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci, persekutuan dengan Anak Allah dalam firman pengajaran yang benar dan korban Kristus.
      3. Mezbah Dupa Emas, ketekunan dalam Ibadah Doa, persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasihNya.
      Dalam kandang penggembalaan, kerohanian kita bertumbuh sampai kedewasaan rohani. Kita disucikan sampai mencapai kesempurnaan.
      Dalam kandang penggembalaan, kita mengalami minyak urapan Roh Kudus di kepala.

      1 Korintus 6:19-20
      6:19 Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, -- dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?
      6:20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

      Pikiran dalam urapan Roh Kudus adalah selalu memikirkan bagaimana bisa memuliakan Tuhan dalam setiap langkah hidup kita.

      Yesaya 49:3-4
      49:3 Ia berfirman kepadaku: "Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku."
      49:4 Tetapi aku berkata: "Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna; namun, hakku terjamin pada TUHAN dan upahku pada Allahku."


      Semua yang kita lakukan tidak akan sia-sia, sebab hak dan upah kita terjamin dalam tangan Tuhan, baik untuk hidup sekarang, masa depan, sampai hidup kekal selamanya.

    2. Mengapani dengan kain lenan.
      Yohanes 19:40
      19:40 Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat.

      Wahyu 19:8
      19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

      2 Korintus 9:7-8
      9:7 Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
      9:8 Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan.

      Kain lenan adalah perbuatan kebajikan, yaitu memberi dan mengunjungi sesama anggota tubuh Kristus yang membutuhkan.
      Syaratnya adalah memberi dengan kerelaan hati, memberi dengan tidak terpaksa, tidak dipaksa, tidak memaksa. Juga memberi dengan sukacita, memberi dengan tanda darah atau sengsara daging bersama Yesus.
      Hasilnya adalah kita menerima kasih karunia Tuhan:
      1. Untuk memelihara hidup kita sampai tidak kekurangan, melainkan selalu berkelimpahan dan mengucap syukur kepada Tuhan.
      2. Kita bisa berkelimpahan dalam pelbagai kebajikan.

      Segala pengorbanan kita untuk pembangunan tubuh Kristus tidak akan hilang, tetapi akan menjadi lenan halus berkilau-kilau, pakaian mempelai.

    3. Memberi rempah-rempah.
      Yohanes 19:40
      19:40 Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat.

      Sekarang artinya adalah penyembahan dengan hancur hati. Sayangnya manusia daging keras hati, sehingga seringkali kering rohani dan tidak bisa hancur hati dalam doa penyembahan. Ini adalah siksaan yang paling dahsyat.

      Roma 8:26-28
      8:26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
      8:27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
      8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.


      Roh Kudus menolong kita untuk bisa menyembah dengan hancur hati, artinya bergumul untuk bisa mengaku tidak layak, tidak mampu, tidak berharga apa-apa. Juga bergumul untuk mengaku bahwa Yesus adalah pribadi yang paling menarik dan paling kita harapkan dalam hidup kita.

      Mazmur 51:18-19
      51:18 Sebab Engkau tidak berkenan kepada korban sembelihan; sekiranya kupersembahkan korban bakaran, Engkau tidak menyukainya.
      51:19 Korban sembelihan kepada Allah ialah jiwa yang hancur; hati yang patah dan remuk tidak akan Kaupandang hina, ya Allah.


      Kita mengulurkan tangan kepada Tuhan, dan Tuhan juga akan mengulurkan tangan kepada kita untuk menjadikan semua baik, berhasil, dan indah pada waktuNya. Sampai suatu waktu, semua menjadi sempurna saat kedatanganNya kedua kali di awan-awan yang permai.



Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top