English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 30 November 2008 (Minggu Sore)
Matius 24: 28 -> sikap dari gereja Tuhan untuk menantikan kedatangan Yesus yang...

Ibadah Doa Malang, 28 Februari 2017 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka...

Ibadah Doa Malang, 17 Februari 2009 (Selasa Sore)
Kebaktian Penataran Imam-imam Malang II

Matius 24:29-31 adalah...

Ibadah Raya Surabaya, 17 Mei 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 19 Mei 2013 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan hari Pentakosta

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan....

Ibadah Doa Surabaya, 15 April 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 21 Agustus 2013 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa

Kita berada dalam KITAB WAHYU (PENDAHULUAN)

Kitab Wahyu adalah kitab terakhir dari Alkitab. Dalam susunan tabernakel kitab Wahyu terkena kepada...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 28 Juni 2019 (Jumat Malam)
Kita belajar tentang ukuran Tabernakel: panjang: 100 hasta, lebar: 50 hasta.
Pengertian ukuran Tabernakel:

Panjang: 100 hasta.
100= 10 x 10.
10...

Ibadah Doa Malang, 20 Oktober 2009 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Desember 2010 (Kamis Sore)
Disertai penataran imam-imam dan calon imam-imam III

Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Agustus 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:7
3:7 "Dan tuliskanlah kepada malaikat...

Ibadah Doa Malang, 15 April 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:13
1:13 Dan di...

Ibadah Paskah Persekutuan II di Hotel Tunjungan Surabaya, 09 Mei 2015 (Sabtu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera,...

Ibadah Raya Malang, 16 Desember 2012 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28 menunjuk tentang shekinah glory atau...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 29 Mei 2017 (Senin Malam)
Yohanes 6: 5, 7-10
6:5. Ketika Yesus memandang sekeliling-Nya dan melihat, bahwa orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya, berkatalah Ia...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 22 Juli 2018 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:15b-16
7:15 Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya. Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka.
7:16 Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi.

Aktivitas Tuhan di takhta Sorga adalah membentangkan kemah-Nya/ mengembangkan sayap-Nya/ memberikan naungan kepada kita.

Ada 3 macam naungan Tuhan yang bisa kita rasakan:
  1. Naungan sayap induk ayam.
    Matius 23:37
    23:37 "Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari dengan batu orang-orang yang diutus kepadamu! Berkali-kali Aku rindu mengumpulkan anak-anakmu, sama seperti induk ayam mengumpulkan anak-anaknya di bawah sayapnya, tetapi kamu tidak mau.

    Tuhan sangat tahu bahwa sehebat apa pun manusia di bumi, hanya seperti anak ayam yang baru menetas, tidak berdaya untuk mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari, untuk masa depan, tidak berdaya menghadapi musuh-musuh. Oleh sebab itu, kita harus sadar bahwa kebutuhan pokok kita adalah naungan Tuhan/ naungan sayap induk ayam. Semua kebutuhan sudah tercakup di dalamnya.

    Di mana kita mendapatkan naungan sayap induk ayam?

    Istilah "mengumpulkan" memiliki dua arti:
    • Tidak tercerai berai/ tidak beredar-edar = penggembalaan.
    • Menjadi satu kesatuan = kesatuan tubuh Kristus.

    Jadi, kita mendapatkan naungan sayap induk ayam di dalam penggembalaan dan di dalam persekutuan tubuh Kristus. Mulai dari persekutuan dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dengan Kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

    Penggembalaan/ persekutuan tubuh Kristus yang benar digambarkan sebagai:
    • Anak-anak ayam di bawah sayap induknya.
    • Ranting melekat pada pokok anggur yang benar.
    Yang harus diperhatikan adalah induk yang benar dan pokok anggur yang benar, yaitu pribadi Yesus/ firman Pengajaran yang benar, makanan yang benar.

    Firman pengajaran yang benar adalah:
    • Tertulis dalam Alkitab.
    • Dikatakan oleh Yesus sendiri = dibukakan rahasianya, yaitu ayat menerangkan ayat dalam Alkitab.
    • Berani mengungkapkan nikah yang benar, termasuk nikah yang salah. Berani mengungkapkan dosa-dosa yang tersembunyi dalam sidang jemaat.
    • Diberitakan dengan tidak mencari keuntungan jasmani (tanpa pamrih), malah penuh dengan pengorbanan-pengorbanan dan dipraktekkan.

    [Matius 23:37] Istilah "berkali-kali" artinya :
    • Kerinduan yang besar dari Tuhan/ kesungguhan hati Tuhan/ kehendak Tuhan supaya kita masuk nikah yang benar, penggembalaan yang benar dan persekutuan yang benar.
    • Diperlukan firman pengajaran yang diulang-ulang untuk memberi kesempatan yang besar supaya kita masuk nikah yang benar, penggembalaan yang benar, dan persekutuan yang benar. Dan supaya kita mantap dalam nikah yang benar, penggembalaan yang benar, serta persekutuan yang benar.

    Yesaya 30:1-2
    30:1 Celakalah anak-anak pemberontak, demikianlah firman TUHAN, yang melaksanakan suatu rancangan yang bukan dari pada-Ku, yang memasuki suatu persekutuan, yang bukan oleh dorongan Roh-Ku, sehingga dosa mereka bertambah-tambah,
    30:2 yang berangkat ke Mesir dengan tidak meminta keputusan-Ku, untuk berlindung pada Firaun dan untuk berteduh di bawah naungan Mesir.

    Jadi kita harus waspada sebab ada nikah, penggembalaan, persekutuan yang tidak benar, yaitu tanpa induk yang benar, tanpa pokok yang benar, tanpa firman pengajaran yang benar. Persekutuan semacam ini hanya menonjolkan perkara-perkara jasmani tetapi tanpa penyucian, dan memakai cara-cara dunia, menghalalkan segala cara, hanya melihat pribadi manusia bukan pribadi Tuhan. Ini adalah persekutuan carang kering, bisa dideteksi dari enjoy dalam dosa, perkataannya kering (dusta, gosip, fitnah sampai menghujat). Persekutuan carang kering hanya untuk dibakar selama-lamanya.

    Jadi, kita harus masuk nikah yang benar, penggembalaan yang benar, persekutuan yang benar, seperti anak ayam di bawah sayap induknya, seperti ranting melekat pada pokok anggur yang benar. Kalau sudah berada dalam persekutuan yang benar, maka ada dua hubungan yang erat:
    • Hubungan kesucian.
      Yohanes 15:1-3
      15:1 "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
      15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
      15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

      Yohanes 13:10-11
      13:10 Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua."
      13:11 Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: "Tidak semua kamu bersih."

      Kalau kita mau melekat kita harus disucikan tertama dari dosa Yudas Iskariot, yaitu dosa mencuri milik Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusus), pengkhianat (tidak setia), pendusta, pendakwa, dan munafik (pura-pura baik).

    • Hubungan kesetiaan.
      Yohanes 15:4
      15:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

      Kita bisa setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan sampai garis akhir (sampai meninggal dunia atau sampai Tuhan Yesus datang kedua kali).

      Kalau sudah suci dan setia pasti berbuah manis, mulai dari perkataan-perkataan manis, perkataan benar dan baik, memuliakan nama Tuhan. Hidup kita akan meningkat dan kita akan merasakan kebahagiaan yang bertambah-tambah.

      Kalau suci, setia, dan berkobar-kobar, maka kita menjadi hamba Tuhan yang bagaikan nyala api.
      Ibrani 1:7
      1:7 Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata: "Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api."

      Wahyu 1:14
      1:14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.

      Hamba Tuhan yang suci, setia, berkobar-kobar itulah biji mata Tuhan sendiri.

      Mazmur 17:7-8
      17:7 Tunjukkanlah kasih setia-Mu yang ajaib, ya Engkau, yang menyelamatkan orang-orang yang berlindung pada tangan kanan-Mu terhadap pemberontak.
      17:8 Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu

      Kalau kita sudah menjadi biji mata, kita mendapatkan naungan sayap Tuhan.

      Hasilnya:
      Wahyu 7:15b-16
      7:15 Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya. Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka.
      7:16 Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi.

      • Pemeliharaan Tuhan yang berlimpah secara jasmani dan rohani.
        Tidak lapar = puas = kenyang = dipelihara oleh Tuhan secara ajaib di tengah ketidakberdayaan kita, dan di tengah kesulitan yang besar sampai zaman antikris berkuasa di bumi tiga setengah tahun. Secara rohani, kita juga dipelihara, sehingga selalu mengucap syukur kepada Tuhan.

      • Kita mengalami perlindungan Tuhan dari celaka marabahaya di dunia, dari dosa-dosa sampai puncaknya dosa, dari hukuman Tuhan, dari kiamat sampai neraka. Satu butir pasir pun tidak boleh masuk ke dalam biji mata Tuhan.

      Buktinya adalah kita mengalami damai sejahtera, semua enak dan ringan. Kita tidak merasa apa-apa lagi yang daging rasakan (takut, kuatir, najis, dll), hanya merasakan kehangatan kasih Tuhan, kebahagiaan Sorga.

  2. Naungan sayap merpati.
    Mazmur 68:14
    68:14 Maukah kamu berbaring di antara kandang-kandang? Sayap-sayap merpati bersalut dengan perak, bulu kepaknya dengan emas berkilau-kilauan.

    Sayap merpati bersalut emas dan perak.

    Mazmur 55:7-9
    55:7 Pikirku: "Sekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan mencari tempat yang tenang,
    55:8 bahkan aku akan lari jauh-jauh dan bermalam di padang gurun. Sela
    55:9 Aku akan segera mencari tempat perlindungan terhadap angin ribut dan badai."

    Maleakhi 3:1-3
    3:1 Lihat, Aku menyuruh utusan-Ku, supaya ia mempersiapkan jalan di hadapan-Ku! Dengan mendadak Tuhan yang kamu cari itu akan masuk ke bait-Nya! Malaikat Perjanjian yang kamu kehendaki itu, sesungguhnya, Ia datang, firman TUHAN semesta alam.
    3:2 Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni logam dan seperti sabun tukang penatu.
    3:3 Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak, supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada TUHAN.

    Syarat mendapatkan naungan sayap merpati:
    • Harus menjadi imam dan raja = hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang beribadah melayani Tuhan sesuai dengan jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan. Jabatan pelayanan adalah tempat kita di dalam tubuh Kristus, sama dengan tempat kita di dalam Sorga.

    • Harus mengalami penyucian dobel, yaitu:
      • Penyucian sabun tukang penatu, menunjuk penyucian pakaian pelayanan, penyucian perbuatan dan perkataan secara lahir.
      • Penyucian api tukang pemurni logam, yaitu penyucian hati/ batin.
      Jadi, seorang imam harus mengalami penyucian lahir dan batin sampai menghasilkan perak dan emas secara rohani.

      Emas itu tabiat ilahi, yaitu taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.
      Perak yaitu perkataan benar dan baik, jujur.

      Amsal 10:20

      10:20 Lidah orang benar seperti perak pilihan, tetapi pikiran orang fasik sedikit nilainya.

      Emas dan perak akan dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

      2 Timotius 2:20-21
      2:20 Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.
      2:21 Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.

      Maka kita dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir, kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Mulai dari melayani dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan sampai tubuh Kristus yang sempurna. Tuhan beserta, mujizat terjadi, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan

    Kegunaan naungan sayap merpati adalah untuk mencari tempat perlindungan dari angin ribut dan badai gelombang di tengah lautan dunia.
    M
    azmur 55:7-9
    55:7 Pikirku: "Sekiranya aku diberi sayap seperti merpati, aku akan terbang dan mencari tempat yang tenang,
    55:8 bahkan aku akan lari jauh-jauh dan bermalam di padang gurun. Sela
    55:9 Aku akan segera mencari tempat perlindungan terhadap angin ribut dan badai."

    Kita mendapat ketenangan untuk menghadapi angin ribut dan gelombang yang sekonyong-konyong datangnya untuk menenggelamkan perahu pribadi kita, nikah rumah tangga, pekerjaan, studi, kesucian, sampai membinasakan kita semua.
    Angin ribut adalah ajaran-ajaran palsu, dosa-dosa sampai puncaknya dosa.
    Gelombang adalah pencobaan-pencobaan, masalah-masalah yang mustahil dan celaka marabahaya.
    Kita harus menghadapi angin ribut dan gelombang dengan ketenangan.

    Contoh: Yesus tidur di tengah angin ribut dan gelombang.
    Markus 4:35-40
    4:35 Pada hari itu, waktu hari sudah petang, Yesus berkata kepada mereka: "Marilah kita bertolak ke seberang."
    4:36 Mereka meninggalkan orang banyak itu lalu bertolak dan membawa Yesus beserta dengan mereka dalam perahu di mana Yesus telah duduk dan perahu-perahu lain juga menyertai Dia.
    4:37 Lalu mengamuklah taufan yang sangat dahsyat dan ombak menyembur masuk ke dalam perahu, sehingga perahu itu mulai penuh dengan air.
    4:38 Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?"
    4:39 Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.
    4:40 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Mengapa kamu begitu takut? Mengapa kamu tidak percaya?"

    Yesus tidur artinya:
    • Mati di kayu salib untuk mengalahkan maut yang bekerja di tengah angin dan gelombang.

    • Teladan ketenangan, diam dan tenang. Iman yang teguh.
      Diam artinya berdiam diri, mengoreksi diri oleh ketajaman pedang firman. Kalau ditemukan dosa, kita mengaku kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Jika tidak ditemukan kesalahan, kita harus tetap diam. Jangan membela diri, biar Tuhan yang membela.

      Ibrani 2:17
      2:17 Itulah sebabnya, maka dalam segala hal Ia harus disamakan dengan saudara-saudara-Nya, supaya Ia menjadi Imam Besar yang menaruh belas kasihan dan yang setia kepada Allah untuk mendamaikan dosa seluruh bangsa.

      Maka kita akan mengalami pelayanan pendamaian oleh Yesus sebagai Imam Besar yang mendamaikan/ mengampuni dosa segala bangsa, sampai titik darah penghabisan. Contohnya adalah penjahat yang disalib di sebelah Yesus.

      Lukas 23:40-43
      23:40 Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?
      23:41 Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."
      23:42 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
      23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

      Tenang artinya menguasai diri supaya tidak berharap apa pun/ siapa pun di dunia, tetapi hanya percaya dan berharap Tuhan. Kita bisa berdoa dan menyembah Tuhan.
      Mengaku dosa = menyembah Yesus dengan kata "Haleluya".

      Wahyu 19:6
      19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

      Suara merpati ada yang merdu (pengalaman kebangkitan/ gunung) dan ada suara yang lirih (pengalaman kematian/ lembah). Ini adalah nyanyian baru yang menggairahkan Yesus untuk mengulurkan tangan yang setia yang berbelas kasih untuk meneduhkan laut, menyelesaikan masalah sampai yang mustahil sekalipun.

      Ibrani 2:18
      2:18 Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.

      Dia dapat menolong kita, dan tepat waktu, tidak terlalu cepat, tidak terlalu lambat.

      Yesaya 43:15-16
      43:15 Akulah TUHAN, Yang Mahakudus, Allahmu, Rajamu, yang menciptakan Israel."
      43:16 Beginilah firman TUHAN, yang telah membuat jalan melalui laut dan melalui air yang hebat,

      Laut Kolsom terbelah artinya masalah yang mustahil diselesaikan oleh Tuhan. Ada masa depan yang berhasil dan indah.

      Lukas 23:43
      23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

      Sampai pintu Firdaus terbuka bagi kita, artinya ada naungan pemeliharaan dan perlindungan Tuhan, ada kebahagiaan, dan ada pembaharuan/ penyucian, sehingga wajah berseri. Penjahat menjadi imam dan raja/ hamba Tuhan/ pelayan Tuhan.
      Sampai kita sempurna dan layak terangkat di awan-awan yang permai, masuk Kerajaan Sorga, mengalami naungan takhta sorga selama-lamanya bersama keluarga kita.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top