English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 07 Desember 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 08 September 2013 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Kejadian 25:21,24-26
25:21 Berdoalah Ishak kepada TUHAN untuk isterinya, sebab isterinya itu mandul; TUHAN...

Ibadah Raya Malang, 23 Juli 2017 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Amos 8:3,11
8:3 Nyanyian-nyanyian di tempat suci akan menjadi ratapan pada hari itu," demikianlah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Maret 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat di tangan kanan...

Ibadah Raya Malang, 04 Januari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada masa kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
Matius...

Ibadah Natal Persekutuan II di Batam, 03 Desember 2014 (Rabu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Desember 2009 (Senin Sore)
Markus 10: 45
Efesus 4: 8

Yesus datang untuk memberi nyawaNya, dimana...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Februari 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 04 November 2012 (Minggu Sore)
Disertai penataran imam dan calon imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...

Ibadah Doa Surabaya, 25 Februari 2015 (Rabu Sore)
Dari siaran tunda Ibadah Doa Malang, 13 Mei 2014

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 10 Juni 2015 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita masih mempelajari beberapa nama lain...

Ibadah Kaum Muda Malang, 04 Juli 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:14-16 adalah NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 04 Agustus 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam injil Lukas 12, ada lima tabiat daging yang...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 03 Juni 2019 (Senin Malam)
Hakim-hakim 8: 1-3
8:1. Lalu berkatalah orang-orang Efraim kepada Gideon: "Apa macam perbuatanmu ini terhadap kami! Mengapa engkau tidak...

Ibadah Doa Malang, 23 Februari 2010 (Selasa Sore)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga.
Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 14 Juni 2009 (Minggu Sore)

Matius 24: 32-35
Nubuat ke-6= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman:
  1. jaman Allah Bapa= menampilkan pohon ara di taman Eden.
  2. jaman Allah Anak= menampilkan pohon ara di pinggir jalan.
  3. jaman Allah Roh Kudus= menampilkan nubuat tentang pohon ara.
AD.2. POHON ARA DI PINGGIR JALAN
Matius 21: 18-19
Yesus merasa lapar= Yesus tampil sebagai manusia.
Yesus merasa lapar= Yesus ingin dipuaskan lewat ibadah pelayanan kita.
Tapi disini, Tuhan menemukan pohon ara yang tidak berbuah. Padahal Tuhan ingin makan buah, bukan makan daun.

'daun'= kehidupan yang sudah ibadah dan melayani Tuhan, tapi tidak memuaskan Tuhan.
Akibatnya: kita juga tidak bisa merasa puas= kering, kering rohani, dan juga masuk dalam suasana kutukan, banyak kepedihan dan kegagalan serta air mata. Kalau dibiarkan, akan binasa untuk selama-lamanya.
Sebab itu, kita harus berhati-hati.

Yohanes 4: 30-31, 34
= ibadah pelayanan yang bisa memuaskan Tuhan, dimana ibadah pelayanan itu bukan dinilai dari perkara jasmani. Tapi yang benar adalah:

  1. melakukan kehendak Tuhan= buah Kebenaran.
  2. melakukan kehendak Tuhan= buah Ketaatan.
  3. menyelesaikan pekerjaanNya= buah Kesetiaan.
Buah-buah inilah yang bisa memuaskan Tuhan. Dan kalau Tuhan dipuaskan, maka Tuhan juga akan memuaskan kehidupan kita, baik jasmani maupun rohani.

Keistimewaan pohon ara adalah kalau sudah berdaun lebat, seharusnya sudah ada 1 buah pendahuluan. Dan kalau buah ini tidak ada, maka tidak ada harapan pohon ara ini bisa berbuah. Dan Tuhan hanya cari 1 buah ini saja, tapi tidak menemukannya.

Lalu, apa penyebab kekeringan rohani itu?

  1. Persoalan hati = hati yang keras= tanah yang berbatu.

    Matius 13: 5-6, 20-21
    Hati yang keras adalah hati yang penuh dengan keinginan daging, emosi dan ambisi. Bisa menerima Firman, tapi dengan emosi, bukan dengan iman.
    Tandanya: kalau Firman itu mengenai berkat, hatinya gembira. Tapi kalau Firman itu menunjuk dosanya, ia mulai marah, ngomel dan sebagainya.

    Kalau hanya menerima Firman dengan emosi, Firman Allah tidak menjadi iman dalam hidupnya, seperti benih yang tumbuh di tanah yang tipis. Pada waktu matahari datang, dia akan menjadi kering. Artinya, saat datang pencobaan dan masalah, maka hidupnya menjadi kering, bimbang, layu imannya, sampai gugur imannya, bisa tidak percaya lagi pada Yesus.

    Tapi yang benar supaya kita bisa berbuah harus dimulai dari sikap kita dalam menerima Firman.

    Yakobus 1: 21
    = menerima Firman yang benar harus dengan hati yang lemah lembut. Artinya: bisa mendengar Firman sungguh-sungguh, apapun bentuk Firman itu, baik berkat maupun Firman yang menunjuk kesalahan kita. Kemudian mengerti Firman, dan percaya/yakin pada Firman. Itu Firman menjadi iman dalam hati, sekalipun Firman tidak cocok dengan hati dan pikiran kita. Dan setelah itu, kita tidak akan sulit untuk praktik Firman.

    Iman itu adalah kebenaran. Jadi iman yang dipraktikan adalah hidup dalam kebenaran= hidup dalam kebenaran. Dan kebenaran itu mampu menyelamatkan jiwa kita. Selamat itu artinya tidak hidup dalam kutukan. Sebab Tuhan hanya mencari 1 buah saja!

  2. Tidak tergembala, seperti carang terlepas dari Pokok anggur yang benar, seperti pohon ara di tepi jalan (kristen jalanan).

    Yohanes 15: 6
    Praktik hidup tidak tergembala:
    • tidak mantap dalam pengajaran yang benar, sering diombang ambingkan oleh pengajaran yang lain.
    • beredar-edar, tidak setia dan tidak tekun dalam kandang penggembalaan.

    Kalau gembala sudah tidak tergembala, maka domba-domba sudah tercerai berai. Sebab itu kita harus hati-hati, sebab sistem penggembalaan inilah yang ingin dihancurkan oleh setan.
    Kalau tidak tergembala dan beredar-edar, hidup itu bukan ketemu Tuhan, tapi ketemu singa (1 Petrus 5: 8).
    Singa itu sebelum menggigit, mengeluarkan suara auman yang membuat lemah. Setelah lemah, tak berdaya, baru ditelan. Jadi, ajaran sesat, itu membuat iman itu jadi lemah, dosa-dosa mulai masuk sampai mati binasa dan d.

    Tapi kalau gembala yang beredar-edar, gembala sedang memasukan singa ke dalam kandang untuk membinasakan domba-domba di kandang.

    Sebab itu, gembala dan sidang jemaat harus tergembala, seperti carang melekat pada Pokok Anggur yang benar.
    Melekat ini artinya setia. Ada buah kesetiaan. Dan kita akan mengalami pembersihan-pembersihan sampai berbuah, itulah buah kesetiaan.

    Yohanes 15: 1-3
    Buah kesetiaan inilah yang ditunggu oleh Tuhan. Dan ini sama dengan buah ara/buah anggur yang manis (buah kebahagiaan). Dan kita hidup dalam kebahagiaan. Makin hari, hidup kita akan makin bahagia.
    Jadi, taat dan setia, itulah kebahagiaan kita.

    Waktu Adam dan Hawa tidak taat, maka mereka kehilangan segala-galanya dan tidak ada lagi kebahagiaan, walaupun ada di taman Eden yang ada semuanya. Tapi mungkin kita tidak punya apa-apa saat ini. Asalkan ada ketaatan dan kesetiaan, maka satu waktu kita akan memperoleh kebahagiaan.

    'BapaKulah pengusahanya'= kalau kita sudah berbuah, maka Bapa yang memelihara hidup kita secara ajaib. Seringkali kita berusaha sendiri dan melupakan ibadah. Itu artinya, kita sedang mengurus urusan Bapa.

  3. Egois, mementingkan diri sendiri.

    Hagai 1: 9-11
    Sudah dapat buah, sudah dipelihara oleh Bapa, JANGAN EGOIS! Kalau Egois, bisa kering lagi.

    Egois disini adalah mementingkan kepentingan jasmani lebih dari perkara rohani, sehingga tidak mau masuk dalam pembangunan tubuh Kristus.

    Yohanes 1: 48-51
    Jangan kita tinggal dibawah pohon ara, sebab kita tidak bisa melihat ke langit. Tapi yang benar, kita harus keluar dari pohon ara (tidak egois).
    dibawah pohon ara= puas dengan berkat-berkat jasmani, tapi tidak aktif dalam pembangunan tubuh Kristus. Akibatnya adalah kekeringan.

    Hagai 1: 11
    Gandum dan minyak kering= tidak ada pembukaan Firman (gandum) dalam urapan Roh Kudus (minyak), sehingga rohaninya kering.
    Anggur kering= tidak ada kebahagiaan dalam rumah tangga bahkan pahit, sampai semua usaha jadi kering.

    Sikap kita dalam pembangunan tubuh Kristus:
    • Hagai 1: 14 = semangat= setia dan berkobar-kobar dalam pembangunan tubuh Kristus.

      Yesaya 50: 4
      Semangat itu timbul dari Firman pengajaran.

    • Hagai 2: 5 = kuat dan teguh hati.
      Artinya:
      • tidak kecewa dan tidak putus asa saat menghadapi halangan rintangan dan pencobaan. Kuat dan teguh hati inilah yang kita butuhkan, bukan kepandaian.
      • berpegang teguh pada Firman pengajaran yang benar dan taat dengar-dengaran, apapun resikonya.

      Kehidupan yang kuat dan teguh hati inilah yang dipakai Tuhan dalam pembangunan tubuh Kristus.

      Kalau kita mau ikut pembangunan tubuh Kristus, ada hasilnya: (2 Tawarikh 15: 7) yaitu upah yang besar, ada keajaiban yang besar.

    Hagai 2: 24
    Upah kita adalah cincin meterai.

    Kidung Agung 8: 5-6
    Cincin meterai, itulah meterai kasih Allah yang kuat dan yang tidak bisa diganggu gugat oleh apapun.
    'meterai di hati dan lengan'= seperti bayi dalam gendongan ibunya. Yesus sudah mati disalib untuk memeluk kita yang seperti bayi tidak berdaya.

    Sebab itu kita harus hidup benar, tergembala dan masuk dalam pembangunan tubuh Kristus. Dan kita tidak akan pernah bergeser sedikitpun dari Tangan Tuhan.

    Yesaya 46: 4
    Kalau sejak bayi sudah dipeluk Tuhan, maka sampai tuapun, akan tetap dalam pelukan Tangan Tuhan.
    Artinya:
    • Tuhan bertanggung jawab untuk memelihara hidup kita sampai masa depan kita.
    • Tuhan memikul segala beban berat kita, sehingga kita merasa enak dan ringan. Dan Tuhan akan menyelesaikan segala masalah kita.
    • Tuhan menyelamatkan kita= menyempurnakan kita sampai tidak bercacat cela saat Yesus datang kembali. Inilah buah terbesar, yaitu buah mempelai yang memuaskan hati Mempelai Pria Surga.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Malang)

  • 25 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top