English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 10 Agustus 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17
1:17 Ketika aku melihat Dia,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 Desember 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:16-17
3:16 Jadi karena engkau suam-suam...

Ibadah Paskah Kaum Muda Malang, 22 April 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:24-26
11:24 "Apabila roh jahat keluar...

Ibadah Jumat Agung Malang, 30 Maret 2018 (Jumat Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangNya Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:1-8 tentang kehidupan yang dimeteraikan, sama...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus di Palangkaraya, 22 September 2011 (Kamis Sore)
TEMA: Lukas 7:16b   "Allah telah melawat umat-Nya."

Siapakah umat Allah yang sebenarnya?

Ibadah Persekutuan di Kartika Graha Malang III, 26 Oktober 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah bahagia...

Ibadah Persekutuan di Ciawi VI, 19 November 2009 (Kamis Sore)
Tema: Wahyu 21:5
"Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!"

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 01 Oktober 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:12-13
3:12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru...

Ibadah Doa Malang, 12 Oktober 2010 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Matius 6:16-18

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Juni 2009 (Senin Sore)
Efesus 4: 15
Malam ini kita akan melihat ada 3 langkah untuk bertumbuh ke arah Yesus...

Ibadah Raya Malang, 12 Februari 2012 (Minggu Pagi)
Matius 26:57-68 judulnya adalah "SAKSI DAN KESAKSIAN".

Dari telapak kaki sampai ujung rambut, kita...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 12 Januari 2016 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 1:15 rencana perkembangan/ pertumbuhan bangsa Israel. Ini menunjuk...

Ibadah Raya Malang, 26 September 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:14-30 adalah perumpamaan tentang talenta.
Talenta = harta Sorga = jabatan pelayanan, yang tidak bisa...

Ibadah Doa Surabaya, 11 Juni 2014 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Puji Tuhan, selamat malam dan selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan...

Ibadah Raya Surabaya, 27 Desember 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 43-44
Kita harus selalu berjaga-jaga, caranya adalah lewat tidak tidur rohani...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 25 Januari 2015 (Minggu Pagi)

IBADAH PENYERAHAN ANAK

Keluaran 2:1-2
2:1 Seorang laki-laki dari keluarga Lewi kawin dengan seorang perempuan Lewi;
2:2 lalu mengandunglah ia dan melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika dilihatnya, bahwa anak itu cantik, disembunyikannya tiga bulan lamanya.


Seorang Lewi kawin dengan seorang Lewi melahirkan anak yang cantik, artinya secara rohani adalah berkenan kepada Tuhan. Jadi, nikah orang tua sangat menentukan nasib anak.

Bagaimana supaya anak cantik dan berkenan kepada Tuhan?
Lewi artinya pelayan Tuhan. Lewi kawin dengan Lewi berarti pelayan Tuhan kawin dengan pelayan Tuhan. Ini menunjuk pada 2 hal:
  1. Kesucian.
    Supaya suci maka harus berada di Ruangan Suci, yaitu ketekunan dalam penggembalaan dalam 3 macam ibadah pokok.

  2. Kesatuan (Lewi kawin dengan Lewi).
    Dimulai dengan kesatuan iman atau firman pengajaran yang benar, dan kesatuan baptisan air. Dilanjutkan dengan kesatuan penggembalaan, kesatuan pelayanan, kesatuan hati. 
Ini bagaikan masuk bahtera Nuh sehingga melahirkan anak yang cantik dan berkenan kepada Tuhan. Mulutnya hanya memuji dan menyembah Tuhan, selalu berada dalam pelukan tangan Tuhan.

Hasilnya adalah seperti bayi Musa yang diangkat dari sungai Nil, artinya selamat dari pengaruh dunia dan dosa, serta selamat dari pengaruh hawa nafsu daging. Musa juga diangkat menjadi anak raja, artinya menjadi imam dan raja, melayani Tuhan, dan punya masa depan yang indah. Sampai diangkat ke Surga, diubahkan menjadi sama sempurna seperti Tuhan.

Tuhan memberkati.


IBADAH RAYA

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 adalah 7 kali percikan darah di depan Tabut Perjanjian, artinya penyucian terakhir yang Tuhan lakukan pada kita, supaya menjadi sempurna dan tidak bercacat cela seperti Dia.

Wahyu 2:11
2:11 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, ia tidak akan menderita apa-apa oleh kematian yang kedua."

Janji Tuhan kepada sidang jemaat Smirna yang menang adalah tidak menderita apa-apa oleh kematian kedua di neraka.

Siapa yang menang?
Wahyu 20:6
20:6 Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.

Yaitu kehidupan yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama, sehingga tidak mengalami kematian kedua tetapi menjadi imam-imam dan raja-raja dalam Kerajaan 1000 tahun damai, Firdaus yang akan datang.

Ini merupakan suatu pilihan bagi kita, mau menjadi imam dan raja, atau masuk neraka.

Roma 6:5
6:5 Sebab jika kita telah menjadi satu dengan apa yang sama dengan kematian-Nya, kita juga akan menjadi satu dengan apa yang sama dengan kebangkitan-Nya.

Syarat supaya dibangkitkan saat Yesus datang adalah selama hidup harus mengalami pengalaman kematian dan kebangkitan bersama Yesus, harus mengalami keubahan hidup dan pembaharuan.

1 Korintus 15:51-52
15:51 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,
15:52 dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.

Ada 2 peristiwa besar saat Yesus datang kedua kali atau saat kebangkitan pertama:
  1. Orang yang mati dalam Yesus, sama dengan orang yang selama hidupnya mengalami keubahan hidup oleh bunyi sangkakala firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua, akan dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan sama seperti Yesus.
  2. Orang yang hidup sampai kedatangan Yesus kedua kali, yang selama hidupnya mengalami keubahan hidup oleh bunyi sangkakala firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua, dalam sekejap mata akan diubahkan dalam tubuh kemuliaan seperti Yesus.
Baik yang mati maupun yang hidup akan menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna dan mulia seperti Yesus, menjadi mempelai wanita Surga yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.

Wahyu 20:5
20:5 Tetapi orang-orang mati yang lain tidak bangkit sebelum berakhir masa yang seribu tahun itu. Inilah kebangkitan pertama.

Ada orang mati yang lain:
  1. Orang di luar Tuhan.
  2. Orang Kristen yang tidak sungguh-sungguh, tidak mengalami keubahan hidup karena menolak pekerjaan firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua. 
  3. Orang Kristen yang menyangkal Yesus dan menyembah antikris pada jaman antikris berkuasa di bumi 3,5 tahun. Wujud menyembah antikris sekarang adalah kikir dan serakah. Kikir adalah tidak bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan (waktu, tenaga, uang, pikiran). Serakah adalah merampas hak orang lain dan hak Tuhan. Kehidupan yang menyembah antikris juga dicap 666, artinya tubuh, jiwa, dan roh nya adalah daging.
Pada saat kedatangan Yesus kedua kali, mereka tidak akan bangkit. Mereka menunggu kerajaan 1000 tahun damai, sesudah itu mereka dibangkitkan pada kebangkitan kedua dan mengalami kematian kedua di neraka selamanya.

Sekalipun selama hidup bersama-sama, satu rumah, satu tempat tidur, satu penggembalaan, tetapi jika cara hidupnya berbeda maka nasib akhir juga berbeda. Yang sungguh-sungguh dalam Yesus akan masuk Kerajaan 1000 tahun damai, yang tidak sungguh-sungguh dalam Yesus akan masuk neraka.

Ada 3 kelompok yang masuk kebangkitan pertama:
  1. Hamba Tuhan/ anak Tuhan yang selama hidupnya mengalami pengalaman kematian dan kebangkitan bersama Yesus.
    1 Petrus 2:21-25
    2:21 Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.
    2:22 Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.
    2:23 Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.
    2:24 Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.
    2:25 Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

    Pengalaman kematian sama dengan mati terhadap dosa-dosa.
    Pengalaman kebangkitan yaitu hidup untuk kebenaran.

    Pengalaman kematian dan kebangkitan:
    1. Dimulai dari baptisan air yang benar.
      Roma 6:2-4
      6:2 Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?
      6:3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?
      6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.


      Pelaksanaan baptisan air yang benar adalah orang yang mati terhadap dosa harus dikuburkan bersama Yesus dalam air, untuk bangkit dari air bersama Yesus dan menerima hidup baru, yaitu hidup dalam kebenaran.

      Amsal 10:2
      10:2 Harta benda yang diperoleh dengan kefasikan tidak berguna, tetapi kebenaran menyelamatkan orang dari maut.

      Semua hal di dunia, di luar kebenaran adalah tidak berguna dan binasa.

      1 Petrus 2:25
      2:25  Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

      Orang benar harus digembalakan dengan benar dan baik, supaya tidak diterkam oleh serigala dan binatang buas, artinya supaya tidak disesatkan oleh ajaran palsu, gosip, dusta.
      Hasil tergembala adalah kita mengalami pemeliharaan secara jasmani dengan berkelimpahan, sehingga bisa mengucap syukur kepada Tuhan. Kita juga mengalami pemeliharaan rohani, sehingga semua menjadi enak dan ringan.

    2. Mencari perkara di atas lebih dari perkara bumi, artinya mengutamakan ibadah pelayanan lebih dari perkara bumi.
      Kolose 3:1-3
      3:1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.
      3:2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.
      3:3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.

      Kita menyulungkan ibadah pelayanan, setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan. Kalau tidak, maka anak sulung akan mati, menunjuk pada hal-hal yang dibanggakan akan hilang dan hancur.

    3. Mengalami pembaharuan dan keubahan hidup oleh pekerjaan firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua, mulai dari jangan berdusta lagi.
      Efesus 4:21,24-25
      4:21 Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,
      4:24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
      4:25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.


  2. Hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang mati syahid, artinya rela mati secara tubuh karena nama Yesus, karena ibadah pelayanan yang benar, karena firman pengajaran yang benar, mulai dari jaman Habel, jaman sekarang, sampai nanti di jaman antikris.
    Wahyu 6:9-11
    6:9 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang kelima, aku melihat di bawah mezbah jiwa-jiwa mereka yang telah dibunuh oleh karena firman Allah dan oleh karena kesaksian yang mereka miliki.
    6:10 Dan mereka berseru dengan suara nyaring, katanya: "Berapa lamakah lagi, ya Penguasa yang kudus dan benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di bumi?"
    6:11 Dan kepada mereka masing-masing diberikan sehelai jubah putih, dan kepada mereka dikatakan, bahwa mereka harus beristirahat sedikit waktu lagi hingga genap jumlah kawan-kawan pelayan dan saudara-saudara mereka, yang akan dibunuh sama seperti mereka.


    Wahyu 20:4
    20:4 Lalu aku melihat takhta-takhta dan orang-orang yang duduk di atasnya; kepada mereka diserahkan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa-jiwa mereka, yang telah dipenggal kepalanya karena kesaksian tentang Yesus dan karena firman Allah; yang tidak menyembah binatang itu dan patungnya dan yang tidak juga menerima tandanya pada dahi dan tangan mereka; dan mereka hidup kembali dan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Kristus untuk masa seribu tahun.

    Mereka disiksa, dibenci, dibunuh, tetapi tidak menghakimi orang lain, tidak membela diri, tetapi menyerah sepenuh kepada Tuhan.
    Kalau sekarang kita sudah terkena pedang firman Allah dan diubahkan, maka kita tidak perlu lagi mati syahid terkena pedang antikris.

  3. Dua penjahat ini adalah gambaran manusia terkutuk, jahat, najis, mempermalukan Tuhan dan dipermalukan, menderita, takut, gagal total, dan binasa. Penjahat saja masih diingat oleh Tuhan, pasti Tuhan juga mengingat kita pelayan Tuhan/ hamba Tuhan.
    Lukas 23:39-43
    23:39 Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia, katanya: "Bukankah Engkau adalah Kristus? Selamatkanlah diri-Mu dan kami!"
    23:40 Tetapi yang seorang menegor dia, katanya: "Tidakkah engkau takut, juga tidak kepada Allah, sedang engkau menerima hukuman yang sama?
    23:41 Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."
    23:42 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
    23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."


    Tuhan memperhatikan, mempedulikan, dan bergumul bagi kita sampai Dia mati di kayu salib untuk menolong kita supaya kita jangan binasa. Tuhan masih memberikan kesempatan dan kemurahan lewat salib Kristus. Syaratnya adalah menjaga mulut. Penjahat yang pertama menghujat Yesus dan firman pengajaran yang benar, sehingga binasa dan tidak ada kesempatan untuk diperbaiki. Biar pintu hati dan mulut kita dilumuri dengan darah seperti tiang dan ambang pintu orang Israel, sehingga kita bisa jujur. Penjahat yang kedua bisa jujur mengaku pribadi Yesus yang tidak bersalah, jujur mengaku firman pengajaran yang benar, jujur dalam mengaku dosa, jujur menyeru nama Yesus, menyeru "Haleluya". Pagi ini kita bergumul untuk kehidupan rohani kita, supaya benar, suci, dan berkenan kepada Tuhan. Maka Tuhan mengerti, peduli, dan bergumul bersama kita. Tuhan akan memindahkan kita dari suasana kutukan menjadi suasana Firdaus. Sampai saat kedatanganNya kedua kali, kita masuk Perjamuan Kawin Anak Domba, masuk Kerajaan 1000 tahun damai, sampai masuk Yerusalem Baru selamanya.

    Wahyu 19:6
    19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.


Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top