Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 20:1-6 tentang Kerajaan 1000 tahun damai.

Perbedaan Firdaus yang ditempati Adam dan Hawa dengan Firdaus yang akan datang (kerajaan 1.000 tahun damai) yang ditempati oleh imam dan raja, mempelai wanita Surga.

Firdaus yang ditempati Adam dan Hawa:
  1. Adam dan Hawa adalah manusia yang terbuat dari tanah liat = tubuh darah daging yang menurut gambar dan peta Allah, tetapi masih bisa dipengaruhi oleh setan.

  2. Setan masih bisa masuk ke dalamnya sehingga menyesatkan Adam dan Hawa dengan suara ular yang berbeda dengan suara Tuhan = ajaran palsu, gosip, dll.
    Kejadian 3:1-3
    3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"
    3:2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,
    3:3 tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."

    Akibatnya adalah mulai bimbang terhadap suara Tuhan, menambah/ mengurangi/ merubah firman pengajaran benar, menolak suara Tuhan, tidak taat, sehingga berbuat dosa dan diusir dari taman Eden ke dunia yang terkutuk, letih lesu, beban berat, susah payah, air mata, sampai binasa.

Firdaus yang akan datang adalah:
  1. Setan tidak bisa masuk lagi sebab sudah dibelenggu 1.000 tahun lamanya.
    Wahyu 20:1-3
    20:1 Lalu aku melihat seorang malaikat turun dari sorga memegang anak kunci jurang maut dan suatu rantai besar di tangannya;
    20:2 ia menangkap naga, si ular tua itu, yaitu Iblis dan Satan. Dan ia mengikatnya seribu tahun lamanya,
    20:3 lalu melemparkannya ke dalam jurang maut, dan menutup jurang maut itu dan memeteraikannya di atasnya, supaya ia jangan lagi menyesatkan bangsa-bangsa, sebelum berakhir masa seribu tahun itu; kemudian dari pada itu ia akan dilepaskan untuk sedikit waktu lamanya.

    Oleh sebab itu, mulai sekarang kita harus hidup dalam kebenaran dan berpegang teguh pada firman pengajaran benar, jangan bimbang/ ragu/ merubah/ menolak/ disesatkan.

    Kisah Para Rasul 19:1-8
    19:1 Ketika Apolos masih di Korintus, Paulus sudah menjelajah daerah-daerah pedalaman dan tiba di Efesus. Di situ didapatinya beberapa orang murid.
    19:2 Katanya kepada mereka: "Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus."
    19:3 Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes."
    19:4 Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus."
    19:5 Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.
    19:6 Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.
    19:7 Jumlah mereka adalah kira-kira dua belas orang.
    19:8 Selama tiga bulan Paulus mengunjungi rumah ibadat di situ dan mengajar dengan berani. Oleh pemberitaannya ia berusaha meyakinkan mereka tentang Kerajaan Allah.

    Prosesnya:
    • Harus percaya Yesus sebagai satu-satunya Juruselamat dan bertobat, berhenti berbuat dosa, mulai dari tidak berdusta dan membenci.

    • Masuk baptisan air yang benar sesuai kehendak Tuhan. Kita dibaptis seperti Yesus dibaptis.
      Matius 3:15-16
      3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanes pun menuruti-Nya.
      3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

      Kolose 2:12
      2:12 karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati.

      Baptisan air yang benar adalah orang yang percaya Yesus dan bertobat, mati terhadap dosa, harus dikubur dalam air bersama Yesus dan keluar dari air/ bangkit bersama Yesus. Maka langit (Surga) terbuka, kita mendapat hidup baru, hidup Surgawi, hidup dalam urapan Roh Kudus, yaitu hidup dalam kebenaran. Artinya tidak jatuh dalam dosa (jangan berdusta, iri, benci), hanya mendengar firman pengajaran benar, berpegang teguh pada firman pengajaran benar. Orang benar akan selamat dan diberkati Tuhan.

  2. Mempelai wanita tidak lagi dalam tubuh alamiah/ daging (yang bisa dipengaruhi setan), tetapi menyandang tubuh kemuliaan seperti Yesus (yang tidak bisa dipengaruhi oleh setan), lewat keubahan hidup.
    1 Korintus 15:45-52
    15:45 Seperti ada tertulis: "Manusia pertama, Adam menjadi makhluk yang hidup", tetapi Adam yang akhir menjadi roh yang menghidupkan.
    15:46 Tetapi yang mula-mula datang bukanlah yang rohaniah, tetapi yang alamiah; kemudian barulah datang yang rohaniah.
    15:47 Manusia pertama berasal dari debu tanah dan bersifat jasmani, manusia kedua berasal dari sorga.
    15:48 Makhluk-makhluk alamiah sama dengan dia yang berasal dari debu tanah dan makhluk-makhluk sorgawi sama dengan Dia yang berasal dari sorga.
    15:49 Sama seperti kita telah memakai rupa dari yang alamiah, demikian pula kita akan memakai rupa dari yang sorgawi.
    15:50 Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.
    15:51 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,
    15:52 dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.

    Oleh sebab itu mulai sekarang kita harus mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus. Dengan apa kita dibaharui?
    • Dengan firman Allah yang hidup dan yang kekal.
      1 Petrus 1:23-25
      1:23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.
      1:24 Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,
      1:25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.

      Ini sama dengan firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua, sama dengan bunyi sangkakala yang keras, yang diulang-ulang.

      Ibrani 4:12
      4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

      Praktiknya adalah taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara.

      Hasilnya adalah:
      • Kita disucikan.
        1 Petrus 1:22
        1:22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.

        Mulai dari hati disucikan dari keinginan jahat (cinta uang), keinginan najis, kepahitan. Perbuatan dan perkataan disucikan sehingga kita hidup dalam kesucian dan saling mengasihi.

        Kita diangkat menjadi imam dan raja.

        Keluaran 29:1a
        29:1 "Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku: ...

        1 Petrus 2:5
        2:5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

        Kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus sesuai jabatan yang Tuhan percayakan, mulai dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, dst.

        Semua harus dikorbankan untuk pembangunan tubuh Kristus, maka Tuhan sebagai Kepala yang bertanggung-jawab.

      • Kita mengalami suasana Firdaus, damai sejahtera, enak dan ringan, manis dan bahagia.
        Yesaya 48:18
        48:18 Sekiranya engkau memperhatikan perintah-perintah-Ku, maka damai sejahteramu akan seperti sungai yang tidak pernah kering, dan kebahagiaanmu akan terus berlimpah seperti gelombang-gelombang laut yang tidak pernah berhenti,

    • Dengan kasih Allah.
      Zefanya 3:17-18
      3:17 TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,
      3:18 seperti pada hari pertemuan raya." "Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela.

      Praktiknya adalah:
      • Bisa mengasihi/ mengutamakan Tuhan lebih dari semua = loh batu pertama.
      • Bisa mengasihi sesama seperti diri sendiri = loh batu kedua.

      Kita hidup dalam kasih Allah = memiliki 2 loh batu.

      Di mana kita bisa dibaharui oleh kasih Allah? Lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah dalam kandang penggembalaan.

      Contoh: Petrus menyangkal Yesus = tidak mengasihi Tuhan, dan memotong telinga Malkhus = tidak mengasihi sesama. Lewat 3 kali pertanyaan Yesus tentang kasih, Petrus bisa menerima kasih Allah.

      Jika beribadah melayani tanpa kasih Allah, hanya menjadi batu sandungan yang akan ditenggelamkan. Jika melayani dengan kasih, maka kita bisa menjadi teladan. Kita meneladani Yesus sampai menjadi sama dengan Yesus.

      Mengapa kita butuh kasih Allah?
      Roma 8:35-36
      8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan(1)atau kesesakan(2)atau penganiayaan(3), atau kelaparan(4)atau ketelanjangan(5), atau bahaya(6), atau pedang(7)?
      8:36 Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan."

      Sebab sehebat apa pun kita di dunia, hanya seperti domba sembelihan yang tidak berdaya, tidak bisa apa-apa terutama menghadapi 7 hal.

      Kegunaan kasih Allah adalah:
      • Kita tidak terpisah dari Tuhan, pelita tetap menyala sampai Tuhan datang kembali kedua kali.

      • Kita lebih dari pemenang.
        Roma 8:37
        8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

        Kita lemah, tidak berdaya tetapi menang atas musuh yang lebih kuat, karena kasih Tuhan yang berperang ganti kita.

      • Kasih menyatukan kita mulai nikah, penggembalaan, antar penggembalan sampai satu tubuh Kristus sempurna
        Kolose 3:14
        3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

    • Dengan Roh Kudus.
      Titus 3:5
      3:5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

      Roma 12:11
      12:11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

      Praktiknya adalah menjadi hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan sesuai jabatan yang Tuhan percayakan.

      Ibrani 1:7
      1:7 Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata: "Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api."

      Pelayan Tuhan yang suci, setia berkobar sama dengan nyala api.

      Wahyu 1:14
      1:14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.

      Ini sama dengan biji mata Tuhan, artinya mata kita hanya memandang pribadi Tuhan, memandang ladang Tuhan, memandang/ memperhatikan kemurahan Tuhan.

      Mazmur 107:43
      107:43 Siapa yang mempunyai hikmat? Biarlah ia berpegang pada semuanya ini, dan memperhatikan segala kemurahan TUHAN.

      Maka mata Tuhan juga tertuju kepada kita, memperhatikan, mempedulikan, bergumul untuk kita.

      Hasilnya adalah:
      • Tuhan memperhatikan setiap langkah hidup kita, hidup mati kita ada di tangan kemurahan Tuhan.
        Ayub 31:4
        31:4 Bukankah Allah yang mengamat-amati jalanku dan menghitung segala langkahku?

        Semua menjadi baik pada waktunya.

      • Tuhan melepaskan kita dari perbudakan dosa. Kita bisa hidup benar dan suci.
        Keluaran 3:7-8
        3:7 Dan TUHAN berfirman: "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka.
        3:8 Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.

        Juga melepaskan kita dari krisis ekonomi, menuntun ke masa depan berhasil dan indah.

      • Tuhan mengubahkan kita sampai sempurna.
        Mazmur 144:3
        144:3 Ya TUHAN, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya?

        Mazmur 8:5-6
        8:5 apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
        8:6 Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.

        Jika Yesus datang kedua kali, kita terangkat ke awan permai untuk masuk perjamuan kawin Anak Domba, Firdaus yang akan datang, Yerusalem baru.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Doa Malang, 09 Mei 2023 (Selasa Sore)
    ... dijadikan-Nya mendengar yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata. Pada masa penantian masa persiapan Yesus sedang bekerja dengan kasih untuk menjadikan segalanya baik. Ini sama dengan Yesus bekerja untuk memperbaiki panca indera terutama telinga yang tuli dan mulut yang bisu sampai sempurna sampai sungguh amat baik. Ada dua pengertian tuli dan bisu Secara ...
  • Ibadah Doa Malang, 03 Februari 2015 (Selasa Sore)
    ... Kudus kudus kuduslah Tuhan Allah Yang Mahakuasa yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang. . Dan setiap kali makhluk-makhluk itu mempersembahkan puji-pujian dan hormat dan ucapan syukur kepada Dia yang duduk di atas takhta itu dan yang hidup sampai selama-lamanya . maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 22 Juni 2021 (Selasa Sore)
    ... barangsiapa yang bimbang kalau ia makan ia telah dihukum karena ia tidak melakukannya berdasarkan iman. Dan segala sesuatu yang tidak berdasarkan iman adalah dosa. Tanpa iman hanya berbuat dosa tanpa penebusan berarti tanpa bulan sehingga hidup dalam kegelapan. Pelitanya hampir padam sampai padam karena tidak memiliki minyak persediaan. Matius . Gadis-gadis yang ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 Januari 2009 (Kamis Sore)
    ... Yerusalem Baru. Amsal Menghadapi manusia yang membalas kejahatan dengan kejahatan bahkan membalas kebaikan dengan kejahatan kita sebagai anak-anak Tuhan sedang menanti Tuhan. Proses menanti Tuhan Kejadian menanti Tuhan sebagai Juru Selamat yang menyelamatkan. Kisah Rasul - syaratnya Percaya menerima Yesus sebagai Jurus Selamat. Bertobat yaitu berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan. Tidak mau ...
  • Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 01 Juni 2010 (Selasa Pagi)
    ... korban pendamaian korban bakaran korban penghapus dosa Meletakkan tangan di atas kepala lembu jantan. Keluaran Kemudian haruslah kaubawa lembu jantan itu ke depan Kemah Pertemuan lalu haruslah Harun dan anak-anaknya meletakkan tangannya ke atas kepala lembu jantan itu. Artinya harus selalu ada persekutuan dengan korban Kristus. Jadi orang yang mau melayani Tuhan ...
  • Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 02 Juni 2011 (Kamis Sore)
    ... pendurhaka baru akan menyatakan dirinya tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya kalau Ia datang kembali. Hamba Tuhan atau pelayan Tuhan yang suka menanduk adalah antikris dan nabi palsu manusia durhaka yang dibinasakan selama-lamanya saat Yesus datang kedua kali. Mengapa terjadi kedurhakaan Matius Dan karena makin ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 02 Februari 2011 (Rabu Sore)
    ... dari perbudakkan Mesir. Paskah dalam PERJANJIAN BARU yang ditandai dengan PENYALIBAN TUHAN YESUS penyembelihan Anak Domba Allah -- ay. untuk melepaskan kita dari dosa bahkan satu waktu melepaskan kita dari dunia untuk terangkat di awan-awan yang permai. Keluaran - . Hari ini akan menjadi hari peringatan bagimu. Kamu harus merayakannya sebagai hari ...
  • Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 16 November 2010 (Selasa Malam)
    ... Dari sekian banyak bidan di Mesir HANYA bidan yang takut akan Tuhan. Jadi kita harus memeriksa diri terus menerus. Malam ini kita membahas pembunuhan setelah lahir. Pengaruh dunia ada yang terang-terangan dan ada yang halus yang seringkali tidak kita sadari. KITA BAHAS PENGARUH DUNIA YANG TERANG-TERANGAN Yohanes . Tetapi firman yang ada tertulis dalam ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 26 Maret 2016 (Sabtu Sore)
    ... membantingkannya ke tanah dan menggoncang-goncangnya. Tetapi Yesus menegor roh jahat itu dengan keras dan menyembuhkan anak itu lalu mengembalikannya kepada ayahnya. Maka takjublah semua orang itu karena kebesaran Allah. Ada kegerakan yang kontras Di atas gunung Lukas - . Kegerakan di atas gunung dipimpin oleh Yesus yaitu kegerakan pembangunan Tubuh Kristus ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 Januari 2013 (Senin Sore)
    ... Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan. Langkah pertama mengaku dosa pada Tuhan dan sesama dengan sejujur-jujurnya. Jika sudah diampuni jangan berbuat dosa lagi. Lukas . Yesus berkata Ya Bapa ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. Dan mereka membuang undi untuk membagi ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.