English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 Februari 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 tentang penglihatan Yohanes di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Juli 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:7-13 tentang sidang jemaat di Filadelfia.

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 Januari 2010 (Senin Sore)
Matius 23: 43-44
2 peristiwa besar saat Tuhan datang: ...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 November 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 36-44
= nubuat ke-7.
Tidak ada yang tahu akan kedatangan Tuhan. Karena itu,...

Ibadah Doa Malang, 10 Januari 2012 (Selasa Sore)
Matius 26:47-56 tentang 'Yesus ditangkap'.

Matius 26:47, 50

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 April 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada...

Ibadah Paskah Kaum Muda Remaja Malang, 02 April 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:43b-45
9:43b Ketika semua orang itu...

Ibadah Jumat Agung Surabaya, 02 April 2010 (Jumat Pagi)
Matius 25: 1
= penampilan Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga yang akan datang kedua...

Ibadah Doa Malang, 17 Maret 2015 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ada 2 kali...

Ibadah Raya Surabaya, 04 Januari 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 16 Januari 2011 (Minggu Pagi)
Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan...

Ibadah Raya Surabaya, 22 Juni 2014 (Minggu Sore)
Penyerahan Anak
Kejadian 6: 9
6:9 Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang...

Ibadah Doa Malang, 03 Agustus 2017 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Doa Surabaya, 11 Februari 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada masa kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali. Kita masih membahas ayat...

Ibadah Doa Malang, 01 September 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:32-35.
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah. Ini dikaitkan...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 28 Maret 2010 (Minggu Pagi)

Matius 25 dalam susunan Tabernakel menunjuk pada tongkat Harun yang bertunas, berbunga, dan berbuah.

Ibrani 9:4, tongkat adalah kayu yang mati, menunjuk pada manusia daging yang kering, mati rohani, rapuh (tidak tahan pencobaan, sering putus asa, kecewa), dan akan hancur binasa oleh karena dosa untuk selama-lamanya.
Tetapi jika tongkat kayu ini diletakkan di hadapan Tuhan, menerima Roh Kudus, maka akan bertunas, berbunga, dan berbuah.

Dalam Matius 25, Tuhan Yesus tampil dalam Roh Kemuliaan untuk mengangkat manusia daging yang binasa untuk menjadi sama dengan Dia, supaya tongkat bisa bertunas, berbunga, dan berbuah.

Penampilan Yesus dalam kemuliaan:
  1. Matius 25:14-30, Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Tuhan atas segala tuan, atau sebagai Imam Besar yang setia dan benar.
    Penampilan Yesus ini adalah untuk mengangkat kita menjadi imam-imam, yaitu kehidupan yang beribadah dan melayani Tuhan, kehidupan yang memiliki jabatan pelayanan.

    Proses menjadi imam:
    1. Lukas 6:12-13, dipanggil, diselamatkan.
      Tanda diselamatkan (masuk di Halaman) adalah:
      • Pintu Gerbang --> percaya Yesus.
      • Medzbah Korban Bakaran --> bertobat.
      • Kolam Pembasuhan dan Pintu Kemah --> lahir baru lewat baptisan air dan baptisan Roh Kudus.
        Yohanes 3:5, kalau tidak lahir baru, maka tidak akan bisa masuk Kerajaan Sorga.
        Hasil lahir baru adalah hidup dalam kebenaran.

    2. Dipilih (Ruangan Suci).
      Ini menunjuk pada kehidupan yang digembalakan dan disucikan.
      Dalam Ruangan Suci ada 3 macam alat, menunjuk pada ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:
      • Pelita Emas --> ketekunan dalam Ibadah Raya.
      • Meja Roti Sajian --> ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab.
      • Medzbah Dupa Emas --> ketekunan dalam Ibadah Doa.
      Dalam penggembalaan, kita akan mengalami penyucian secara intensif, terus-menerus.

    3. Diberi jabatan pelayanan, menjadi imam-imam.
      Syarat menjadi seorang imam adalah melayani setia dan benar (b), melayani dengan berikat pinggang (Yeremia 2:32).

      Lukas 17:8, melayani dengan setia dan benar = melayani dengan berikat pinggang perhiasan mempelai = memberi makan dan minum Tuhan = memuaskan Tuhan, berkenan kepada Tuhan.

      Urusan kita sebagai imam adalah setia dan benar. Ini tidak boleh dipisahkan, tidak boleh setia tapi tidak benar, atau benar tapi tidak setia. Kalau salah satu, yang ada nanti akan dipermalukan.

      Kalau kita setia dan benar, maka urusan makan minum adalah urusannya Tuhan, artinya:
      • Tuhan mampu memelihara kehidupan kita di tengah zaman yang sulit.
      • Tuhan mampu membahagiakan kita.
      • Tuhan mampu merapikan, memperindah masa depan kita, sampai menjadi mempelai wanita Tuhan.
      Jangan sampai coba-coba melepas ikat pinggang!

  2. Matius 25:31-46, Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja.
    Ini adalah untuk mengangkat kita menjadi raja-raja.

    Raja adalah:
    • Kehidupan yang berbelas kasih pada sesama anggota tubuh Kristus yang membutuhkan = memberi dan mengunjungi.
      Memberi dan mengunjungi bisa secara jasmani, tetapi juga secara rohani pada sesama yang membutuhkan firman lewat kunjungan, dll.

    • Mazmur 20:7,10, kehidupan yang menang atas dosa, menang atas halangan dan rintangan, menang atas pencobaan.

      Filipi 2:8-11,
      syarat menang adalah taat sampai daging tidak bersuara. Kalau sudah taat dengar-dengaran, maka akan ada kuasa raja untuk bisa mengalahkan setan tritunggal.

      Daging yang taat akan bisa menyembah Tuhan. Menyembah tanpa ketaatan adalah penyembahan yang tidak memenuhi ukuran.
      Wahyu 19:6, sampai kita bisa menyambut Yesus yang datang kembali kedua kali sebagai Raja segala raja.

Kalau digabung, Yesus tampil sebagai Imam Besar dan Raja di atas segala raja untuk mengangkat kita menjadi imam-imam dan raja, imamat yang rajani = pelayan Tuhan yang setia dan benar dan taat dengar-dengaran.

Tuhan memperjuangkan supaya kita bisa menjadi imam dan raja. Sebenarnya hanya orang Israel yang bisa menjadi imam dan raja, tetapi lewat kemurahan Tuhan lewat korbanNya di kayu salib, bangsa Kafir bisa menjadi imam dan raja (Wahyu 1:5-6).
Sebab Tuhan tahu, siapapun manusia dengan pangkat/ kepandaian apapun, pasti akan hancur bersama dunia seperti tongkat yang hancur binasa jika tidak menjadi imam dan raja.

Oleh sebab itu kita harus berjuang dan rela mengorbankan apapun juga untuk bisa menjadi imam dan raja yang setia dan benar dan taat dengar-dengaran. Hanya satu yang tidak boleh dikorbankan, yaitu firman pengajaran yang benar.

Tugas imamat rajani:
  1. 1 Petrus 2:9, bersaksi tentang injil keselamatan bagi orang yang belum percaya Yesus, bersaksi tentang injil kemuliaan (firman pengajaran) bagi kehidupan yang sudah diselamatkan, berdasarkan pengalaman hidup kita, berdasarkan keubahan hidup kita.

  2. 1 Petrus 2:5, aktif dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, dipakai dalam kegerakan hujan akhir, mempelai wanita yang siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.

    Praktek aktif dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus adalah dimulai dari nikah, lanjut dalam penggembalaan, lanjut antar penggembalaan, sampai nanti Israel dan Kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

    Lukas 13:34, persekutuan tubuh Kristus adalah bagaikan induk ayam mengumpulkan anak-anak ayam, atau carang-carang berkumpul pada pokok. Persekutuan tubuh Kristus yang benar hanya memiliki satu induk atau satu pokok, yaitu satu firman pengajaran yang benar.

    Yesaya 30:1-2, persekutuan harus berdasarkan satu firman pengajaran yang benar, maka akan semakin menyucikan kita sampai menjadi sempurna. Kalau persekutuan berdasarkan perkara-perkara dunia (karena kekayaan, karena sungkan, dll), maka hanya akan menambah dosa.

    Dalam persekutuan harus menjaga hati, agar jangan sampai hati keras. Jangan sampai tidak mau datang dalam persekutuan yang benar karena berbagai alasan. Atau jangan sampai datang dalam persekutuan yang sudah tahu tidak benar.

    Kalau kita masuk dalam persekutuan yang benar, maka kita akan mengalami naungan sayap Tuhan.
    Ada 3 macam naungan sayap Tuhan:
    1. Naungan sayap induk ayam pada anak-anaknya, artinya naungan kasih Tuhan memelihara, melindungi, menghangatkan, dan membahagiakan kita.

    2. Naungan sayap merpati.
      Mazmur 55:7-9.
      Ini bagaikan tangan kasih dan kemurahan Tuhan yang akan melindungi kita dari segala badai, sehingga kita menjadi tenang dan damai, seperti Yesus tidur di tengah badai dan gelombang.

      Tenang dan damai berarti percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan. Di dalam damai ada kemenangan atas segala pencobaan/ masalah yang kita alami (Yohanes 16:33).

    3. Naungan sayap burung nasar.
      Wahyu 12:14.
      Ini sama dengan tangan kasih dan kemurahan Tuhan yang diulurkan untuk menyingkirkan kita ke padang gurun yang jauh dari mata antikris selama 3.5 tahun, dan sesudah itu mengangkat kita ke awan-awan yang permai dan bertemu Tuhan selama-lamanya.

Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top