Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah-tengah kita sekalian.

Wahyu 16: 10-11
16:10. Dan
malaikat yang kelimamenumpahkan cawannya ke atas takhta binatang itu dan kerajaannya menjadi gelap, dan mereka menggigit lidah mereka karena kesakitan,
16:11. dan mereka menghujat Allah yang di sorga karena
kesakitan dan karena bisulmereka, tetapi mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan mereka.

CAWAN KELIMAditumpahkan ke atas TAKHTA BINATANG, DAN KERAJAANNYA MENJADI GELAP(diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Juni 2022).
Jadi hukuman kelima adalah kegelapan.

Kegelapan pernah terjadi saat Israel hendak keluar dari Mesir--sepuluh hukuman Allah.
Kegelapan bisa terjadi secara jasmani (krisis ekonomi, kesehatan, nikah dan lain-lain) dan rohani (dosa dan puncaknya dosa termasuk ajaran palsu), yang mengakibatkan kesakitan yang sangat dan bisul yang mematikan. Tetapi manusia tidak bertobat dari perbuatan mereka, malah menghujat Allah yang di sorga, sehingga harus mengalami hukuman kegelapan yang paling gelap; binasa selamanya di neraka, penuh ratap tangis dan kertak gigi.

Jadi, kalau mau bertobat jangan tunggu kalau sudah dihukum. Di sini, sampai hukuman kelimapun masih belum bertobat.

Karena itu kita harus memanfaatkan pemberitaan firman Allah--terang firman Allah--yang menyinari kegelapan dosa dan puncaknya dosa, sehingga kita bisa mengaku dosa, diampuni dan tinggalkan dosa--bertobat. Jika belum bertobat setelah firman diberitakan, Tuhan akan datangkan hajaran di bidang apapun--ekonomi, kesehatan, nikah dan sebagainya--, supaya kita kembali pada pertobatan, kebenaran, dan kesucian.
Jika firman ditolak, maka hajaran datang. Firman yang ditolak bagaikan tali yang dipintal menjadi cambuk untuk menghajar kita.

Ibrani 12: 10-11
12:10. Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.
12:11. Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian
ia menghasilkan buah kebenaranyang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.

'ganjaran' = hajaran.

Hajaran adalah kesempatan untuk bertobat, hidup dalam kebenaran dan kesucian, sehingga kita bisa melarikan diri dari murka Allah. Lebih baik dihajar sampai kembali kepada kebenaran dan kesucian, dari pada nanti dihukum sampai menggigit lidah karena kesakitan, bahkan binasa selamanya--ratap tangis dan kertak gigi selamanya.

Kalau masih menolak hajaran, Tuhan akan membiarkan kehidupan itu untuk menantikan cawan kelima dan binasa selamanya di neraka.

Mari, gunakan kesempatan untuk bertobat! Firman diberitakan akan menunjukkan dosa-dosa dan kekurangan kita. Minta ampun kepada Tuhan dan bertobat. Jangan marah, bosan dan sebagainya! Kalau belum mampu, mohon pertolongan Tuhan supaya firman terus diulangi, sehingga kita bisa bertobat. Kalau sampai datang hajaran, jangan ditolak.

Ada tujuh perkara yang menyebabkan manusia masuk kegelapan yang paling gelap; tujuh kelompok manusia yang masuk takhta binatang/Setan (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 Juni 2022):

  1. Anak yang durhaka kepada orang tua--tidak taat pada orang tua--(Amsal 20: 20).
  2. Pelayan Tuhan yang tidak mau masuk pintu sempit; tidak mau mengalami penyaliban daging sehingga tidak mau masuk pintu kandang penggembalaan Lukas 13: 22-28. Kalau tidak tergembala, pasti tidak akan berbuah--seperti pohon ara di tepi jalan--, dan langsung dikutuk--kering. Kalau dalam penggembalaan tetapi tidak berbuah, masih ada penjaganya--gembala yang mendoakan--, sehingga tidak langsung dipotong.

  3. Orang fasik (Ayub 18: 5-6); orang jahat yang tidak tahan dalam perkumpulan orang benar; tidak bisa hidup benar dan tidak bisa beribadah melayani Tuhan.

  4. Guru dan nabi palsu yang mengajarkan ajaran palsu yang membinasakan (2 Petrus 2: 17).
  5. Malaikat yang tidak taat, yaitu Setan (Yudas 1: 6). Kalau gembala, pelayan Tuhan, dan sidang jemaat tidak taat, akan menjadi gereja Setan. Kita berdoa supaya gembala, pelayan Tuhan, dan jemaat taat, sehingga menjadi gereja Tuhan sampai sama mulia dengan Yesus.

  6. Matius 8: 10-12
    8:10. Setelah Yesus mendengar hal itu, heranlah Ia dan berkata kepada mereka yang mengikuti-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel.
    8:11. Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan datang dari Timur dan Barat dan duduk makan bersama-sama dengan Abraham, Ishak dan Yakub di dalam Kerajaan Sorga,
    8:12. sedangkan
    anak-anak Kerajaan itu akan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

    Ada perwira bangsa Romawi (bangsa kafir) yang hambanya lumpuh. Dia datang kepada Yesus dan Yesus mau ke rumahnya, lalu dia bilang: "Tuan, aku tidak layak menerima Tuan di dalam rumahku, katakan saja sepatah kata, maka hambaku itu akan sembuh." Dan Yesus heran dengan iman dari perwira ini--'iman sebesar ini tidak pernah Aku jumpai pada seorangpun di antara orang Israel'.

    Ayat 11= bangsa kafir banyak yang percaya kepada Yesus.
    Ayat 12= bangsa Israel dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap.

    Yang keenam: orang Kristen--bangsa kafir dan bangsa Israel--; pelayan Tuhan yang imannya mati. Imannya mati sama dengan tidak percaya; menyangkal Tuhan.

    Yakobus 2: 26
    2:26. Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.

    Iman yang mati sama dengan iman tanpa perbuatan iman. Hanya percaya Yesus, tetapi perbuatannya berbeda bahkan menyimpang dari iman.

    Ada tiga macam iman tanpa perbuatan iman:

    • Yakobus 2: 18, 20
      2:18. Tetapi mungkin ada orang berkata: "Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan", aku akan menjawab dia: "Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku."
      2:20. Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah
      iman yang kosong?

      'Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan' = iman dan perbuatan dipisahkan. Tidak boleh!

      Yang pertama: iman yang kosong; tidak ada artinya.

    • Yakobus 2: 16-17, 26
      2:16. dan seorang dari antara kamu berkata: "Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!", tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu?
      2:17. Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.
      2:26. Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah
      iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.

      Yang kedua: iman yang mati; tidak berguna.

    • Yakobus 2: 19
      2:19. Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percayaakan hal itu dan mereka gemetar.

      Yang ketiga: iman seperti Setan; iman yang palsu.

      Setan percaya kepada Yesus dan mereka gemetar--gentar, takut--dan hormat akan Tuhan, tetapi perbuatannya dalam dosa sampai puncaknya dosa. Seringkali, ini kelebihan dari Setan, sedangkan pelayan Tuhan percaya kepada Yesus tetapi seringkali tidak gemetar dan hormat.
      Buktinya:

      1. Tidak setia bahkan tinggalkan ibadah pelayanan kepada Tuhan.
      2. Tidak menghormati Tuhan dalam ibadah pelayanan, yaitu tidak tertib dan teratur--tidak dalam urapan. Contoh: cara berpakaian tidak tertib.

      3. Tidak sungguh-sungguh dalam mendengarkan firman Tuhan, yaitu mengantuk, bahkan tidur di gereja, bergurau, SMS, lihat foto di handphone dan sebagainya.

      Pelayan Tuhan semacam ini, perbuatannya pasti sama dengan Setan yaitu perbuatan yang melawan iman; melawan kebenaran sehingga berbuat dosa dan puncaknya dosa.

    Iman yang kosong, iman yang mati, dan iman yang palsu, semuanya tidak bisa menyelamatkan manusia berdosa bahkan membinasakan selamanya di neraka.
    Yudas Iskariot percaya Yesus, tetapi tidak selamat karena imannya kosong, mati, dan palsu. Perbuatan Yudas Iskariot yaitu mencuri--melawan iman; melawan kebenaran.

    Proses untuk mendapatkan iman dan perbuatan iman:

    • Yakobus 1: 19-20
      1:19. Hai saudara-saudara yang kukasihi, ingatlah hal ini: setiap orang hendaklah cepat untuk mendengar, tetapi lambat untuk berkata-kata, dan juga lambat untuk marah;
      1:20. sebab amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah.

      Ayat 20= amarah manusia tidak mengerjakan kebenaran di hadapan Allah--tidak menjadi iman malah mengurangi iman.

      Proses pertama: 'cepat untuk mendengar'= cepat mendengar firman, artinya

      1. Kita harus sudah bisa mendengar firman pengajaran yang benar.
        Ibrani 5: 11-12
        5:11. Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.
        5:12. Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan
        makanan keras.

        Dalam Ibrani 5 ada susu dan makanan keras. Kalau masih memerlukan susu--firman penginjilan--, berarti tetap anak kecil yang tidak bisa bertumbuh ke arah kedewasaan rohani sampai kesempurnaan, dan mudah diombang-ambingkan oleh ajaran palsu--disesatkan.

        Cepat mendengar firman berarti cepat beralih; ditingkatkan dari susu menjadi makanan keras.

      2. Roh Kudus menolong kita untuk sungguh-sungguh dalam mendengar firman, dan menjadi suatu kebutuhan--seperti anjing menjilat remah-remah roti--, sehingga kita bisa mengerti firman pengajaran yang benar.

        Bukti mengerti firman--ditulis di dahi, sehingga pikiran tidak najis lagi--:

        1. 'lambat untuk berkata-kata'= banyak berdiam diri/koreksi diri. Kalau ditemukan dosa, mengaku, dan bertobat. Jangan menyalahkan orang lain terus.

        2. 'lambat untuk marah', artinya bisa menahan emosi dan tidak berbantah-bantah; tidak bertengkar.

    • Yakobus 1: 21
      1:21. Sebab itu buanglah segala sesuatu yang kotor dan kejahatan yang begitu banyak itu dan terimalah dengan lemah lembut firman yang tertanam di dalam hatimu, yang berkuasa menyelamatkan jiwamu.

      Proses kedua: Roh Kudus menolong kita untuk percaya-yakin kepada firman pengajaran yang benar, sehingga firman tertanam dalam hati yang lembut; menjadi iman di dalam hati--firman ditulis di hati. Setan tidak bisa masuk lagi.

      Hati percaya firman, dan mulut mengaku Yesus, artinya mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi--bertobat. Kita hidup dalam kebenaran. Inilah iman yang menyelamatkan kita.

      Tetapi kalau berhenti sampai di sini, bahaya, karena bisa jadi iman yang kosong, mati, dan palsu kalau tidak ada perbuatan iman.
      Sudah mendengarkan firman, percaya, tetapi perbuatannya beda--tidak benar lagi--, inilah iman tanpa perbuatan iman.

    • Roh Kudus menolong kita untuk mempraktikkan firman Tuhan--perbuatan iman.
      Yakobus 1: 22
      1:22. Tetapi hendaklah kamu menjadi pelaku firmandan bukan hanya pendengar saja; sebab jika tidak demikian kamu menipu diri sendiri.

      Mendengar firman tetapi tidak melakukannya sama dengan menipu diri sendiri. Itulah iman yang kosong, mati, dan palsu, sehingga tidak menyelamatkan apalagi menyempurnakan.

      Jika kita sudah percaya pada firman dan mempraktikkannya, kita akan memiliki iman dan perbuatan iman. Inilah yang menyempurnakan kita.
      Yakobus 2: 21-22
      2:21. Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah?
      2:22. Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan
      oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

      Ayat 22= iman dan perbuatan iman akan membuat iman menjadi sempurna.

    Contoh perbuatan iman:

    • Abraham mempersembahkan Ishak, anaknya yang tunggal karena ia yakin kepada Tuhan.
      2 Tawarikh 3: 1
      3:1. Salomo mulai mendirikan rumah TUHAN di Yerusalem di gunung Moria, di mana TUHAN menampakkan diri kepada Daud, ayahnya, di tempat yang ditetapkan Daud, yakni di tempat pengirikan Ornan, orang Yebus itu

      Dulu, Abraham mempersembahkan Ishak di gunung Moria, itulah tempat Salomo mendirikan Bait Allah.
      Artinya: orang Israel, diwakili Abraham mau memberikan apa yang Tuhan minta lewat pemberitaan firman untuk pembangunan Bait Allah rohani--tubuh Kristus yang sempurna.

      Segala sesuatu yang kita korbankan untuk pembangunan tubuh Kristus yang sempurna lewat dorongan firman pengajaran yang benar tidak akan sia-sia tetapi kita akan bertemu dengan Jehovah Jireh. Artinya: Tuhan menyediakan dari tidak ada menjadi ada.

      Kejadian 22: 10-14
      22:10. Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.
      22:11. Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: "Abraham, Abraham." Sahutnya: "Ya, Tuhan."
      22:12. Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang,
      bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."
      22:13. Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.
      22:14. Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "
      Di atas gunung TUHAN, akan disediakan.

      'bahwa engkau takut akan Allah'= iman yang benar. Inilah iman dan perbuatan iman--takut akan Tuhan, hormat kepada Tuhan. Kalau Setan takut akan Tuhan, tetapi berbuat dosa.

      "Mari seperti Abraham, memberikan apa yang diminta Tuhan. Mungkin Tuhan meminta seluruh hidup kita untuk menjadi hamba Tuhan sepenuh. Jangan takut! Seperti saya dulu takut. Setelah sepuluh tahun saya berani menjadi hamba Tuhan sepenuh. Tidak ada masalah, asalkan benar-benar dorongan firman, bukan ucapan manusia. Karena dulu saya tinggal di gereja, semuanya saya lakukan (mengepel gereja dan sebagainya), setiap hamba Tuhan datang, bilang: Sudah, sekolah Alkitab, kamu cocok, kamu dipakai Tuhan. Saya tambah takut. Satu waktu kalau sudah dari Tuhan tidak usah disuruh lagi. Tuhan tolong kita semunya."

      Bukan hanya perkara jasmani yang Tuhan sediakan, tetapi Ia juga menyediakan kita sampai menjadi mempelai wanita-Nyayang siap untuk menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan-awan yang permai.
      Wahyu 19: 7
      19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.


    • Rahab--bangsa kafir, dan pelacur.
      Yakobus 2: 25-26
      2:25. Dan bukankah demikian juga Rahab, pelacur itu, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia menyembunyikan orang-orang yang disuruh itu di dalam rumahnya, lalu menolong mereka lolos melalui jalan yang lain?
      2:26. Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah
      iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.

      Rahab adalah bangsa kafir--tidak masuk hitungan--dan pelacur--dalam puncaknya dosa yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan.
      Seharusnya Rahab dipakai dalam pembangunan Babel--gereja palsu--, mempelai wanita Setan yang sempurna dalam kejahatan dan kenajisan sampai binasa selamanya.
      Tetapi saat ada pengintai dari Israel yang masuk Yerikho untuk menuju Kanaan, Rahab menyelamatkan mereka. Kalau ketahuan ia sekeluarga akan mati.

      Jadi perbuatan iman dari Rahab yaitu menyembunyikan dua pengintai yang menuju ke tanah Kanaan.
      Artinya: bangsa kafirtidak ada kekhawatiran dan ketakutan sekalipun harus mengorbankan kehidupan dan keluarganya, untuk dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
      Bangsa kafir dipakai sama seperti keledai ditunggangi Yesus untuk menuju Yerusalem--bangsa kafir dipakai oleh Yesus untuk pembangunan tubuh Kristus menuju Kanaan Samawi (Yerusalem baru).

      Jangankan mengorbankan hidupnya, biasanya bangsa kafir sudah khawatir untuk mengorbankan apa yang dimakan dan dipakai.
      Contoh: mau datang ibadah, toko ditutup, takut nanti pelanggan hilang. Akhirnya tidak beribadah. Itulah bangsa kafir.

      "Saya dulu punya toko juga. Hari Minggu mau tutup, saya berkata: Janganlah. Akhirnya saya sadar, saya tutup, tetapi pintunya masih dibuka. Ibadahnya jam sepuluh, lalu jam sepuluh kurang lima belas menit banyak orang datang, akhirnya tidak bisa ibadah (padahal hanya buka pintu saja). Seperti merokok, dulu sepuluh batang, sekarang dua batang saja. Tidak akan bisa berhenti. Akhirnya tokonya saya tutup semuanya, di hari Senin pembelinya dua kali lipat. Di situ saya baru mengerti, bukan pelanggan hilang, malah ditambahkan, itulah rencana Tuhan. Bangsa kafir jangan takut dan khawatir! Tuhan akan tolong kita."

      Tadi, bangsa Israel dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus dan bertemu dengan Jehovah Jireh. Kita bangsa kafir, jika dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus akan bertemu Jehovah Jirehjuga.

      Yosua 2: 18-19
      2:18. sesungguhnya, apabila kami memasuki negeri ini, haruslah tali dari benang kirmiziini kauikatkan pada jendela tempat engkau menurunkan kami, dan ayahmu serta ibumu, saudara-saudaramu serta seluruh kaum keluargamu kaukumpulkan di rumahmu.
      2:19. Setiap orang yang keluar nanti dari pintu rumahmu, harus sendiri menanggung akibatnya, kalau darahnya tertumpah, dan kami tidak bersalah; tetapi siapapun juga yang ada di dalam rumahmu, jika ada orang yang menciderainya, kamilah yang menanggung akibat pertumpahan darahnya.

      'Setiap orang yang keluar nanti dari pintu rumahmu, harus sendiri menanggung akibatnya, kalau darahnya tertumpah, dan kami tidak bersalah'= selama di dalam rumah (ada tali kirmizi berwarna merah) aman dan selamat.

      Tali kirmizi--berwarna merah--= darah Yesus.
      Kalau bangsa kafir dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, maka:

      1. Bertemu dengan Jehovah Jireh--Tuhan menyediakan dari tidak ada menjadi ada--, sampai dipersiapkan menjadi mempelai.
      2. Kita mendapatkan tali kirmizi artinya kita akan menerima belas kasih Tuhanlewat darah-Nya di kayu salib.
        Untuk bangsa Israel yang terhilang, mereka mendapatkan kasih dari Tuhan. Tetapi kepada bangsa kafir yang bagaikan anjing dan babi, tidak bisa hanya dengan kasih saja, melainkan dengan belas kasih lewat darah Yesus di kayu salib.

      Dulu tali kirmizi ditaruh di pintu rumah bangsa kafir, hanya Rahab sekeluarga yang selamat dari seluruh Yerikho--dulu hanya Israel yang selamat dari seluruh Mesir karena pada pintu bangsa Israel ada tanda darah--, sekarang darah Yesus ditaruh di pintu hati dan mulut kita. Luar biasa kekuatan darah Yesus. Kita di akhir zaman juga akan mengalami kuasa darah Yesus--belas kasihan Tuhan yang lebih dari semuanya.

    Hati bangsa kafir yang keras jika diolesi darah Yesus--tali kirmizi--akan menjadi hati yang lembut, tidak ada lagi kejahatan--cinta akan uang--, kenajisan--dosa makan minum dan kawin mengawinkan--, dan kepahitan, sehingga hati menjadi damai sejahtera. Ini yang penting hari-hari ini! Jaga hati damai!
    Mulai dari keinginan dalam hati dulu. Jika keinginan meledak, akan menjadi perbuatan dan perkataan.

    "Saya ingat perkataan Pdt In Juwono: Semua akan mengusahakan perdamaian. Tidak bisa! Buktinya di Timur Tengah, sudah berapa juta US Dolar dikeluarkan dari perang teluk dan seterusnya, bahkan sampai hari ini tidak damai. Pendamaian hanya oleh darah Yesus. "

    Kalau hati damai sejahtera, semua akan enak dan ringan. Darah Yesus taruh di hati hari ini. Jika ada kepahitan--benci kepada saudara--, berhenti dan saling mengaku dan mengampuni. Jika ada kejahatan--cinta uang dan dosa lainnya--, mengaku. Jika ada kenajisan, akan dibasuh oleh darah Yesus, sehingga hati damai sejahtera, enak dan ringan.

    Kidung Agung 4: 3
    4:3. Bagaikan seutas pita kirmizi bibirmu, dan elok mulutmu. Bagaikan belahan buah delima pelipismu di balik telekungmu.

    Ayat 3= Mempelai Pria memuji mempelai wanita.

    Kalau darah Yesus ada di pintu mulut kita, mulut akan jadi elok, artinya menghasilkan perkataan yang benar, baik, jujur, bersaksi, dan menyembah Tuhan--dari anjing menjilat muntah menjadi anjing yang menjilat remah-remah roti. Kita hanya berseru dan berserah kepada Tuhan.

    Kalau hati damai, mulutnya pasti akan elok--perkataan benar-baik (sesuai dengan firman), jujur (ya katakan ya, tidak katakan tidak), bersaksi (banyak jiwa yang menantikan kabar baik/penginjilan dan banyak jiwa yang menantikan kabar mempelai), dan menyembah Tuhan (menyeru nama Yesus).

    Hasilnya:

    • Keselamatan bagi kita dan keluarga kita. Ada satu orang saja dalam keluarga yang dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, dan diberi tanda darah pada hati dan bibirnya, seluruh keluarga bisa selamat--dari seluruh Yerikho hanya Rahab sekeluarga yang selamat.

      Keselamatan secara jasmani: kita dijauhkan dari celaka marabahaya, bencana alam dan sebagainya.
      Keselamatan secara rohani: kita tidak masuk hukuman Tuhan tetapi hidup kekal selamanya.

      "Dulu saya salah juga. Saya tinggal di gereja, yang saya doakan cuma: Semoga kakak saya diberkati. Tetapi lupa keselamatannya, sehingga kacau. Diberkati tetapi kacau hidupnya. Saya sadar kalau saya salah berdoa."

      Keselamatan keluarga adalah nomor satu. Ini yang perlu kita doakan.

    • Tangan belas kasih Tuhan memenuhi segala kebutuhan kita.
      Roma 8: 32
      8:32. Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

      Tangan belas kasih Tuhan sanggup melindungi dan memelihara sesuai dengan kebutuhan kita, di tengah kesulitan dunia--krisis ekonomi--sampai Antikris berkuasa di bumi tiga setengah tahun. Ini yang penting! Semakin hari kita akan semakin merasa bahwa kita hidup dari belas kasih Tuhan, bukan uang. Kalau bergantung uang, akan menyembah Antikris.
      Kalau bergantung belas kasih Tuhan, kita akan mencapai hidup kekal.

      Kalau bergantung deposito hanya sampai Antikris datang. Kalau tetap kuat, akan menyembah Yesus dan darah sendiri yang mengalir karena disiksa, dianiaya sampai dibunuh. Kalau tidak kuat, akan bergantung dan menyembah Antikris, menjadi sama dengan Antikris.

      Jangan bergantung kepada pekerjaan, keuangan, apapun di dunia, tetapi bergantung kepada belas kasihan Tuhan. Artinya kita mendahulukan perkara rohani (ibadah pelayanan) lebih dari pada perkara jasmani.

    • Tangan belas kasih Tuhan sanggup menghidupkan apa yang sudah mati--semestinya Rahab sekeluarga mati bersama seluruh orang Yerikho, tetapi masih bisa hidup.
      Artinya: menyelesaikan semua masalah yang sudah mustahil dalam hidup kita, memberi masa depan berhasil dan indah pada waktu-Nya.

    • Dengan adanya tali kirmizi, Rahab bisa masuk dalam silsilah Yesus; sampai melahirkan Yesus sebagai Juruselamat--menantikan dan menyambut kedatangan Yesus pertama kali ke dunia.
      Matius 1: 1, 5
      1:1. Inilah silsilah Yesus Kristus, anak Daud, anak Abraham.
      1:5. Salmon memperanakkan Boas
      dari Rahab, Boas memperanakkan Obed dari Rut, Obed memperanakkan Isai,

      Sekarang, dengan adanya tali kirmizi di hati dan mulut, kita akan diubahkan terus menerus sampai sempurna. Tidak salah dalam perkataan (Yakobus 3: 2). Kita siap untuk menyambut kedatangan-Nya kedua kali di awan-awan yang permai--bersorak sorai: Haleluya. Kita masuk kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang) dan Yerusalem baru selamanya.

    Inilah iman dan perbuatan iman. Jangan tanggung! Iman tetapi tanpa perbuatan iman, itulah iman yang kosong, iman yang mati, dan iman yang palsu. Kalau ada iman dan perbuatan iman, bangsa Israel dan kafir akan dipakai dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Taruh tali kirmizi di dada dan mulut, kita berseru kepada Yesus. Apapun yang kita hadapi, serukan nama Yesus, maka tali kirmizi--belas kasih-Nya--akan diturunkan kepada kita.

  7. Ibadah berikutnya.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 September 2010 (Kamis Sore)
    ... kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi. Hamba yang menerima talenta menyembunyikan talentanya di dalam tanah sehingga disebut hamba yang jahat dan malas. Hamba yang malas. Amsal . Orang yang bermalas-malas dalam pekerjaannya sudah menjadi saudara dari si perusak. Malas artinya tidak setia lalai dalam pelayanan ...
  • Ibadah Persekutuan Ambon III, 16 November 2011 (Rabu Sore)
    ... benangnya haruslah dibuat dengan ada kerubnya buatan ahli tenun. Haruslah engkau menggantungkannya pada empat tiang dari kayu penaga yang disalut dengan emas dengan ada kaitannya dari emas berdasarkan empat alas perak. Haruslah tabir itu kaugantungkan pada kaitan penyambung tenda itu dan haruslah kaubawa tabut hukum ke sana ke belakang tabir ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 Oktober 2013 (Senin Sore)
    ... Yesus dalam bait Allah. Pengertian secara rohani 'mati sebelah tangannya' mati separuh beribadah melayani Tuhan tetap dengan separuh hati tidak sepenuh hati sehingga membuat kehidupan itu kering merosot dan mati secara jasmani rohani sampai tidak bisa sempurna. Kalau Tuhan tidak menolong benar-benar akan binasa. ay. 'domba itu terjatuh ke dalam lobang' domba ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 Desember 2014 (Senin Sore)
    ... sekarang kita harus hidup dalam damai sejahtera. Jika ada yang tidak damai kita mohon kepada Tuhan supaya hati kita disucikan dan menjaga damai sejahtera nikah rumah tangga dijaga supaya damai dan semuanya bisa damai sejahtera . Kalau sekarang tidak damai tidak akan bisa mencapai kerajaan Tahun Damai. Damai artinya tidak ada dosa ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 01 Februari 2015 (Minggu Sore)
    ... waktunya tidak dipersingkat maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat. Salah satu usaha Tuhan adalah Tuhan mempersingkat waktu. Jadi akhir zaman ini begitu singkat. Tuhan benar-benar mempersingkat waktu. Apalagi kita berada dalam kegerakan yang orhani satu minggu tidak ada ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 16 Juni 2019 (Minggu Siang)
    ... bahaya. Gembala palsu pemimpin palsu--orang upahan--yaitu gembala yang tidak mau memberi makanan rohani yang benar kepada sidang jemaat sehingga ia membiarkan makanan rohani yang palsu--ajaran palsu--di dalam sidang jemaat. Akibatnya dosa dan puncaknya dosa termasuk nikah yang salah berkembang dalam sidang jemaat tidak ada suasana taman Eden dan ketinggalan saat ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 05 Februari 2017 (Minggu Siang)
    ... Juruselamat dan bertobat. Kalau imannya benar--dari dalam hati-- yaitu iman lewat mendengar firman--firman masuk dalam hati menjadi iman-- itu akan menjadi rem dan kita pasti bisa bertobat. Kalau iman hanya di mulut tidak bisa bertobat. Wahyu . Tetapi orang-orang penakut orang-orang yang tidak percaya orang-orang keji orang-orang pembunuh orang-orang sundal tukang-tukang sihir ...
  • Ibadah Paskah Kaum Muda Remaja Malang, 11 April 2020 (Sabtu Sore)
    ... tanggung jawab dan kasih dari Yesus. Bagaimana caranya Yesus menunaikan tanggung jawab dan kasih-Nya kepada umat Israel Satu-satunya cara adalah Dia harus menjadi Anak Domba Paskah yang mati di kayu salib untuk mencari dan menemukan domba Israel yang terhilang sama dengan menyelamatkan domba Israel yang terhilang. Yohanes - . Karena hari itu ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 17 Juni 2012 (Minggu Sore)
    ... sampai jam tiga. . Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring Eli Eli lama sabakhtani Artinya Allah-Ku Allah-Ku mengapa Engkau meninggalkan Aku WAKTU PENYALIBAN. Kita sudah mempelajari waktu penyaliban yang sama dengan waktu bekerja di kebun anggur diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya Juni . Tuhan sudah rela untuk mati di ...
  • Ibadah Doa Malam Surabaya, 27 Juli 2016 (Rabu Malam)
    ... Yesus dan dengan tulus memberitahukan segala sesuatu kepada-Nya. Kita belajar tentang perempuan yang pendarahan tahun--perempuan menunjuk pada gereja TUHAN. Jadi ini merupakan gambaran keadaan gereja TUHAN diakhir jaman yaitu mengalami pendarahan. Artinya Perpecahan-perpecahan mulai dari dalam nikah dan buah nikah juga di dalam penggembalaan semua pecah. Anga menunjuk pada persekutuan--ini juga goyah sekarang. ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.