English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Maret 2018 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam II

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Juni 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Januari 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 01 Desember 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:1-3 adalah judul/ kata pengantar.
...

Ibadah Raya Surabaya, 17 Maret 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 17 Agustus 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17-18
1:17 Ketika aku melihat Dia,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Januari 2011 (Kamis Sore)
Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat...

Ibadah Persekutuan Jakarta IV, 10 Oktober 2013 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan Firman Tuhan....

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 21 April 2009 (Selasa Pagi)
Keluaran 30:17-21 adalah perintah untuk membuat Kolam Pembasuhan.
Keluaran 38:8 adalah pelaksanaan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 17 Januari 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28 secara keseluruhan tentang shekinah glory/...

Ibadah Doa Surabaya, 21 Oktober 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 27 Desember 2009 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK.
Mazmur 92:13, pohon aras adalah gambaran kekuatan,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Juli 2012 (Senin Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam II
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 September 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:17
7:17 Sebab Anak Domba yang...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 24 Agustus 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 34
13:34. Yerusalem, Yerusalem, engkau yang membunuh nabi-nabi dan melempari...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 11 Agustus 2013 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 28: 20b
28:20b. Dan
ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

= tentang penyertaan Tuhan.
Penyertaan Tuhan sampai pada akhir jaman= penyertaan Tuhan mulai sekarang ditengah dunia yang sulit, masa antikris dan sampai kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai dan kita duduk bersanding dengna Dia di tahta Surga untuk selama-lamanya.

Kalau disertai Tuhan, sekalipun semua mengatakan sulit, tetapi kita bisa merasakan enak dan ringan.
Dan saat aniaya antikris, kita akan terluput dari siksaan antikris. Bahkan, kita tidak akan tertinggal saat Tuhan datang kembali kedua kali.

Penyertaan Tuhan mutlak kita butuhkan dan tidak bisa ditukar dengan apapun didunia.

Wahyu 3: 21
3:21. Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

Siapa yang boleh mengalami penyertaan Tuhan mulai sekarang sampai duduk bersanding dengan Yesus di tahta Surga?
Yaitu: kehidupan yang menang bersama Yesus.
Kalau kalah, berarti binasa.

Filipi 2: 8-10
2:8. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
2:9. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
2:10. supaya dalam nama Yesus
bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

'bertekuk lutut'= kalah, yang artinya Yesus memperoleh kemenangan.
Karena taat sampai mati dikayu salib, Yesus dapat mengalahkan setan tritunggal.
Jadi, syarat untuk menang adalah taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi:

  • halaman tabernakel= taat dengar-dengaran pada orang tua jasmani.
    Kalau tidak taat pada orang tua, tidak mungkin bisa taat pada Tuhan yang tidak kelihatan.
    Kalau tidak taat, kita akan jadi bulan-bulanan dari setan.


  • ruangan suci= taat dengar-dengaran pada orang tua rohani (gembala),
  • ruangan maha suci= taat dengar-dengaran kepada Tuhan (Firman/orang tua Surgawi).

Kalau taat sampai daging tidak bersuara, kita juga akan menerima kuasa Nama Yesus untuk menang atas setan.
Orang yang taat dengar-dengaran= orang BIJAKSANA (memiliki hikmat dari Surga).

Praktik sehari-hari kehidupan yang bijaksana/taat dengar-dengaran:

  1. Matius 7: 24-25
    7:24. "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
    7:25. Kemudian turunlah
    hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.

    Praktik kehidupan bijaksana yang pertama: dipakai dalam pembangunan rumah rohani (tubuh Kristus) yang sempurna dengan dasar Kurban Kristus.
    Kalau dasarnya Kurban Kristus, kita akan mengalami kuasa Nama Yesus untuk mengalahkan setan tritunggal:


    • 'hujan lebat dari udara'= setan dengan roh jahat dan roh najis yang memicu perbuatan dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan.
      Kalau tidak ada dasar yang kuat, saat hujan turun, dalam sekejab, rumah itu akan rubuh (jatuh dalam dosa).
      Kalau menang, kita bisa hidup benar dan suci (tetap bertahan pada nikah dan pribadi yang benar dan suci).


    • 'angin kencang di darat'= nabi palsu dengan roh dusta dan ajaran-ajaran palsu.
      Inipun juga bisa membuat kita terkena nabi palsu dalam sekejab (seperti dialami oleh Hawa).
      Kalau menang, kita bisa jujur dalam pengajaran benar dan segala hal.


    • 'banjir dari laut'= antikris dengan roh jual beli yang membuat kita menjadi kikir (tidak bisa memberi) dan serakah (merampas hak orang lain).
      Kalau menang, kita bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan, sesama yang membutuhkan sampai mempersembahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan.


    Filipi 2: 11
    2:11. dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

    Kalau sudah menang atas setan tritunggal, hasilnya: mulut mengaku Yesus. Artinya:


    • dimulai dengan berani mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi,
    • mulut bersaksi tentang Yesus sebagai Juruselamat dan Mempelai Pria Surga,
    • mulut menyembah kepada Tuhan sampai tidak salah dalam perkataan (tubuh Kristus yang sempurna).

      Yakobus 3: 2
      3:2. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

      'tidak bersalah dalam perkataan'= hanya menyembah dengan menyebut 'Haleluya dan Yesus'. Inilah suara mempelai untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.

      Pembangunan tubuh Kristus dimulai dari dalam nikah.
      Kalau kita banyak menyembah Tuhan, maka tidak akan saling menuduh atau menjelekkan, tetapi kita sudah bisa mengendalikan diri.
      Kalau tidak mau menyembah, yang keluar hanya ular (menyalahkan orang lain dan terjadi pertengkaran).


  2. Daniel 12: 3
    12:3. Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.

    Praktik kehidupan bijaksana yang kedua: menjadi bintang-bintang yang bercahaya (kehidupan yang dipakai untuk memuliakan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama).

    Filipi 2: 12-16
    2:12. Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,
    2:13. karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik
    kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.
    2:14. Lakukanlah segala sesuatu dengan
    tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
    2:15. supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti
    bintang-bintang di dunia,
    2:16. sambil
    berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah.

    = tanda-tanda bintang yang bercahaya:

    • ay. 12= 'kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar kepada Tuhan'= beribadah melayani Tuhan dengan taat dan setia kepada Tuhan.
      Kalau tidak taat dan setia, cahaya akan pudar sampai padam (bintang yang gugur) dan berbaur dengan dunia yang gelap (tidak bisa dibedakan lagi dengan orang dunia).


    • ay. 13= 'kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya'= beribadah melayani dengan kemauan dan kemampuan dari Tuhan, bukan dengna kemauan sendiri.
      Kemauan dari Tuhan= sesuai gerakan Tuhan lewat pemberitaan Firman Tuhan sampai kemauan Tuhan yang terakhir adalah kita naik ke awan-awan yang permai.
      Kalau kita selalu menolak gerakan Tuhan, satu waktu tidak bisa melayani (berada diluar tubuh Kristus).

      Kemampuan dari Tuhan= karunia-karunia Roh Kudus= kemampuan ajaib dari Roh Kudus yang melebihi apapun.


    • ay. 14-15= 'tidak bersungut dan berbantah'= selalu mengucap syukur kepada Tuhan Kalau bersungut, bintang itu seperti bertabrakan, sehingga bukan bertambah terang, tetapi justru hancur.

    • ay. 16= 'berpegang pada firman kehidupan'= berpegang teguh dan taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran benar yang sudah menjadi pengalaman hidup.


    Kalau berpegang teguh dan taat dengar-dengaran pada Firman yang telah menjadi pengalaman hidup, maka bintang akan dipegang oleh Tangan kanan Allah yang hidup.

    Wahyu 1: 20
    1:20. Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."

    Mazmur 118: 15-16
    118:15. Suara sorak-sorai dan kemenangan di kemah orang-orang benar: "Tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan,
    118:16.
    tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan, tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan!"

    Hasilnya:


    • Tangan kanan Tuhan memberikan kemenangan,
    • Tangan kanan Tuhan sanggup memelihara hidup kita secara ajaib dan memberi kemenangan atas dunia dengan segala pengaruhnya (kesusahan, kesukaran, aniaya, dsb),


    • Tangan kanan Tuhan meninggikan kita dan membuat indah pada waktuNya.

  1. Matius 25: 4, 10
    25:4. sedangkan gadis-gadis yang bijaksana itu membawa pelitanya dan juga minyak dalam buli-buli mereka.
    25:10. Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan mereka yang telah siap sedia masuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup.

    Praktik kehidupan bijaksana yang ketiga: membawa pelita dan minyak persediaan, sehingga bisa menjadi mempelai wanita Tuhan.
    'memiliki minyak persediaan'= lewat banyak menyembah Tuhan dengan sikap menyembah yang benar yaitu taat dengar-dengaran (banyak menutup pintu).

    Roma 5: 5
    5:5. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

    'minyak'= Roh Kudus.
    'minyak persediaan'= Roh Kudus yang melimpah-limpah mencurahkan kasih Allah.
    Kalau kita memiliki kasih Allah, kita tidak pernah kecewa/putus asa menghadapi apapun.
    Hati-hati! Menjelang kedatangan Tuhan kedua kali, banyak hamba Tuhan/anak Tuhan yang kecewa dan putus asa, sehingga tidak punya kekuatan/daya tahan lagi.

    Kalau kita mulai putus asa/kecewa, jangan lari kesana kemari, tetapi banyak menutup pintu sampai kasih Allah dicurahkan kepada kita dan kita akan kuat kembali.
    Kekecewaan melanda 3 tempat:


    • dalam nikah rumah tangga.
      Kolose 3: 21
      3:21. Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.

      Kalau tawar hati/kecewa, nikah rumah tangga akan busuk.


    • putus asa karena menghadapi pencobaan yang berat.
      Keluaran 6: 8

      6:8. Lalu Musa mengatakan demikian kepada orang Israel, tetapi mereka tidak mendengarkan Musa karena mereka putus asa dan karena perbudakan yang berat itu.

      Kalau kita banyak menutup pintu, SATU WAKTU pasti Tuhan akan menolong.

    • putus asa dalam ibadah pelayanan.
      Keluaran 6: 9-11
      6:9. Kemudian TUHAN berfirman kepada Musa:
      6:10. "Pergilah menghadap, katakanlah kepada Firaun, raja Mesir, bahwa ia harus membiarkan orang Israel pergi dari negerinya."6:11. Tetapi Musa berkata di hadapan TUHAN: "Orang Israel sendiri tidak mendengarkan aku,
      bagaimanakah mungkin Firaun akan mendengarkan aku, aku seorang yang tidak petah lidahnya!"

      'aku seorang yang tidak petah lidahnya'= kalau banyak menutup pintu, kita juga mengoreksi diri sendiri.
      Artinya: mengakui dan menggumuli segala kelemahan dan kekurangan kita, mungkin kenajisan dan sebagainya.
      Dan KITA MENGGUMULI SAMPAI MENANG lewat doa penyembahan, doa puasa dan doa semalam suntuk sampai kasih Allah dicurahkan kepada kita.

      Kalau kasih Allah dicurahkan, kita bisa jujur di hadapan Tuhan untuk mengakui segala kekurangan kita dan kita kuat teuh hati (hanya percaya dan berharap kepada Tuhan= mempercayakan diri kepada Tuhan)= mengulurkan tangan kepada Tuhan dan saat itu Tuhan mengulurkan Tangan kasihNya kepada kita. TUHAN JUGA BERGUMUL BERSAMA KITA.

      Roma 8: 35-37
      8:35. Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
      8:36. Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan."
      8:37. Tetapi dalam semuanya itu kita
      lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

      Hasilnya:


      1. kita tidak kecewa/putus asa menghadapi apapun juga, tetapi kita tetap setia berkobar melayani Dia sampai garis akhir. Kita mengasihi Dia lebih dari apapun.


      2. Tuhan menjadikan kita lebih dari pemenang.
        Artinya:


        • kita tidak berdaya seperti domba sembelihan menghadapi masalah yang besar dan lebih hebat dari kita, tetapi kita menang oleh karena Tangan kasih Tuhan berperang ganti kita.
          Tangan kasih Tuhan juga sanggup menyelesaikan segala masalah sampai yang mustahil bagi kita.
          SAAT TIDAK BERDAYA, JANGAN PUTUS ASA DAN JANGAN ANDALKAN MANUSIA!


        • jemaat Laodikia yang paling najis, bisa diangkat ke tahta Surga yang tinggi= kehidupan rohani yang paling terpuruk bisa diangkat ke tahta Surga karena Tangan kasih Tuhan sanggup menyucikan kita sampai kita sempurna.

          Tuhan tidak menghukum kita, tetapi memberi kesempatan bagi kita untuk memandikan kita sampai kita sempurna seperti Dia dan kita diangkat di tahta bersama Dia selama-lamanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top