English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 22 Agustus 2016 (Senin Sore)
Pembicara: Pdm. Youpri Ardiantoro

Puji TUHAN, salam sejahtera, selamat malam, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita, Yesus...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Januari 2011 (Kamis Sore)
Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat...

Ibadah Raya Surabaya, 07 Maret 2010 (Minggu Sore)
Ibrani 4 : 12 --> Tema di Papua
Firman Allah adalah makanan rohani bagi...

Ibadah Raya Malang, 13 Desember 2015 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Yohanes 10:11
10:11 Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

Yesus ...

Ibadah Doa Surabaya, 29 Juni 2018 (Jumat Sore)
Dari rekaman Ibadah Doa di Semarang

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan...

Ibadah Doa Malang, 26 Februari 2019 (Selasa Sore)
Siaran Tunda Ibadah Doa di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Doa...

Ibadah Raya Malang, 08 Juli 2012 (Minggu Pagi)
Matius 27 secara keseluruhan menunjuk pada 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian.
Sekarang...

Ibadah Raya Surabaya, 19 Mei 2013 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan hari Pentakosta

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan....

Ibadah Doa Malang, 31 Mei 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:2

Ibadah Kunjungan Semarang III, 15 September 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Yohanes 5:17
5:17 Tetapi Ia berkata kepada...

Ibadah Raya Surabaya, 06 Desember 2009 (Minggu Sore)
Markus 10: 45
= Tema KKR Riau dan Kandis.
Disini, Yesus memberi 2...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 April 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:3-44 adalah tentang 7 nubuat di akhir jaman. Nubuat yang kelima adalah ayat 26-31,...

Ibadah Natal Surabaya, 24 Desember 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 18 Oktober 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 22 Juni 2016 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 12 Juni 2011 (Minggu Sore)

Bersamaan dengan hari Pentakosta
Matius 26: 17-19

26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan berkata: "Di mana Engkau kehendaki kami mempersiapkan perjamuan Paskah bagi-Mu?"
26:18. Jawab Yesus: "Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan kepadanya: Pesan Guru: waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku."
26:19. Lalu murid-murid-Nya melakukan seperti yang ditugaskan Yesus kepada mereka dan mempersiapkan Paskah.


ay. 17-25= PERSIAPAN PERJAMUAN PASKAH.
Sekarang, artinya adalah pertobatan dan lahir baru= kelepasan dari dosa.
Kalau kita terus mengalami kelepasan dari dosa, satu waktu, kita akan terlepas dari bumi ini dan bertemu dengan Tuhan di awan-awan yang permai.

Jadi, Perjamuan Paskah akan memuncak pada perjamuan kawin Anak Domba Allah  (kelepasan gereja Tuhan yang sempurna dari dunia ini untuk bertemu dengan Yesus sebagai Mempelai Pria Surga di awan-awan yang permai). Ini terjadi pada saat kedatangan Yesus kedua kali.

Jadi, perjamuan kawin Anak Domba identik dengan kedatangan Yesus kedua kali.

Matius 26: 18
26:18. Jawab Yesus: "Pergilah ke kota kepada si Anu dan katakan kepadanya: Pesan Guru:
waktu-Ku hampir tiba; di dalam rumahmulah Aku mau merayakan Paskah bersama-sama dengan murid-murid-Ku."

Disini, PERJAMUAN PASKAH DIKAITKAN DENGAN WAKTU ('waktuKu hampir tiba').
Ini menunjuk pada waktu kematian Yesus sebagai Anak Domba Paskah SEGERA TIBA (sudah dekat).
Bagi kita, artinya adalah kita HARUS SEGERA TERLEPAS DARI DOSA oleh pekerjaan Firman pengajaran yang benar.

Jika kita mempertahankan dosa dan tidak mau bertobat sekalipun sudah ditunjuk oleh Firman, satu waktu, tidak akan bisa bertobat dan lahir baru (menjadi sama dengan setan dan akan dibinasakan).

Persiapan Perjamuan kawin Anak Domba juga dikaitkan dengan WAKTU.
Artinya: waktu kedatangan Yesus kedua kali SEGERA TIBA.

Wahyu 22: 20-21
22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
22:21.
Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

'Ya, Aku datang segera'= kesiapan Yesus sebagai Mempelai Pria Surga untuk SEGERA datang kembali.

'Amin, datanglah, Tuhan Yesus'= kesiapan sidang jemaat yang sempurna sebagai mempelai wanita untuk layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

ay. 21= gereja Tuhan yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali HARUS MENERIMA DAN HIDUP DALAM KASIH KARUNIA TUHAN.
Kita sudah pelajari kasih karunia Tuhan dari jaman ke jaman (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Juni 2011).
Di luar kasih karunia, pasti akan tertinggal saat Yesus datang kedua kali dan masuk dalam kebinasaan.

1 Petrus 2: 19
2:19. Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.

Salah satu praktik hidup dalam kasih karunia Tuhan adalah menderita bersama Yesus= percikan darah= menderita tanpa dosa.

Saat kita menderita secara lahir dan batin, maka itu merupakan kesempatan bagi kita untuk memeriksa diri sendiri.
Ada 2 kemungkinan yang terjadi saat kita memeriksa diri sendiri:
  • jika kita memeriksa diri dan ditemukan dosa, maka kita mengaku dosa sejujur-jujurnya pada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Dan saat itu, segala penderitaan kita sudah bersama Yesus.

  • kita sudah memeriksa diri sendiri, tetapi tidak ditemukan dosa, maka penderitaan yang kita alami itu bersama Yesus (percikan darah).
Tanpa percikan darah, Yesus tidak akan pernah naik ke Surga. Begitu juga dengan kita. Tanpa percikan darah, kita tidak akan pernah naik ke Surga.

Sebab itu, dalam penderitaan, jangan penderitaannya yang jadi fokus, tetapi kita fokus untuk memeriksa diri sendiri. Dan jangan sampai mengomel saat dalam penderitaan.

1 Petrus 4: 12-14
4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab
Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

Mengapa kita diijinkan mengalami percikan darah bersama Yesus?
Sebab, DIBALIK PENDERITAAN BERSAMA YESUS ADA ROH KEMULIAAN untuk mengurapi, memenuhi dan meluap-luap dalam hidup kita.

Tanpa Roh Kudus/Roh Kemuliaan, kita hanya menjadi manusia daging (tanpa pengertian). Kita hanya tampil seperti binatang buas.

Ayub 32: 8
32:8. Tetapi roh yang di dalam manusia, dan nafas Yang Mahakuasa, itulah yang memberi kepadanya pengertian.

Tampil sebagai binatang buas= tampil dengan cap 666 (tubuh, jiwa dan rohnya daging). Kehidupan seperti ini, tidak ada nilai rohaninya sama sekali.

2 Timotius 3: 1-5
3:1. Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
3:2. Manusia akan mencintai dirinya sendiri
(1) dan menjadi hamba uang(2). Mereka akan membual(3) dan menyombongkan diri(4), mereka akan menjadi pemfitnah(5), mereka akan berontak terhadap orang tua(6) dan tidak tahu berterima kasih(7), tidak mempedulikan agama(8),
3:3. tidak tahu mengasihi
(9), tidak mau berdamai(10), suka menjelekkan orang(11), tidak dapat mengekang diri(12), garang(13), tidak suka yang baik(14),
3:4. suka mengkhianat
(15), tidak berpikir panjang(16), berlagak tahu(17), lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah(18).
3:5.
Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

= penampilan binatang buas dengan cap 666 (18 tabiat dosa).
'lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah'= puncak dari manusia daging, yaitu tidak taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang benar (melawan Tuhan). Dan orang ini akan dibinasakan oleh Tuhan.

Sebab itu, ROH KUDUS SANGAT PENTING BAGI KITA.

Kisah Rasul 1: 8-9
1:8. Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
1:9. Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.


= Tuhan tahu pentingnya Roh Kudus. Sebab itu, saat Ia terangkat ke Surga, Yesus menjanjikan untuk mencurahkan Roh Kudus.

Proses untuk menerima curahan Roh Kudus:
  1. Kisah Rasul 1: 4-5
    1:4. Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang--demikian kata-Nya--"telah kamu dengar dari pada-Ku.
    1:5. Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi
    tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

    Proses pertama: 'Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem'= tinggal di Yerusalem (kota damai). Artinya: hati damai sejahtera, taat dan tulus.

    Kejadian 6: 5-8
    6:5. Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata,
    6:6. maka menyesallah TUHAN, bahwa Ia telah menjadikan manusia di bumi, dan hal itu memilukan hati-Nya.
    6:7. Berfirmanlah TUHAN: "Aku akan menghapuskan manusia yang telah Kuciptakan itu dari muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang-binatang melata dan burung-burung di udara, sebab Aku menyesal, bahwa Aku telah menjadikan mereka."
    6:8. Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.


    Sebenarnya, sejak jaman Nuh, hati manusia ini cenderung jahat, sehingga melakukan perbuatan jahat dan najis yang memilukan hati Tuhan, gembala, orangtua dan merugikan orang lain. Kehidupan ini layak menerima hukuman Tuhan (ay. 7).
    Lalu, darimana kita mendapatkan hati nurani yang baik?

    1 Petrus 3: 20-21
    3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
    3:21. Juga kamu sekarang
    diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,

    Dulu, oleh kasih karunia, Nuh sekeluarga diselamatkan lewat bahtera. Dan kita sekarang menerima kasih karunia lewat baptisan air, kita dikuburkan bersama Yesus dan bangkit dengan hati nurani yang baik (hati yang damai, taat dengar-dengaran dan tulus ikhlas).

    Hati semacam inilah yang merupakan landasan yang kuat untuk menerima curahan Roh Kudus.

  2. Kisah Rasul 1: 13-14
    1:13. Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus.
    1:14. Mereka semua
    bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

    Proses kedua: bertekun dengan sehati dalam doa.
    'sehati'= diisi dengan satu Firman pengajaran yang benar (seperti 2x6 roti di atas meja roti sajian).

    Doa penyembahan= proses perobekan daging dengan segala hawa nafsunya, apalagi kalau ditambah dengan puasa.
    Kalau daging dirobek, Roh Kudus akan turun.

  3. Kisah Rasul 1: 24-26
    1:24. Mereka semua berdoa dan berkata: "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini,
    1:25. untuk
    menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya."
    1:26. Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.


    Proses ketiga: harus memiliki jabatan pelayanan= mempertahankan jabatan pelayanan.
    Selama murid-murid masih 11 orang, Roh Kudus tidak akan dicurahkan. Sebab itu, harus ada pengganti Yudas Iskariot.

    Kalau meninggalkan jabatan pelayanan, kita tidak akan menerima urapan Roh Kudus.

    Jabatan pelayanan= jubah maha indah.
    Sebelum memiliki jabatan pelayanan, hidup kita belum indah.

    Karena tinggalkan pelayanan, Yudas sampai pecah isi perutnya (hidupnya menjadi paling tidak indah).

    Sesudah memiliki jubah maha indah, jubah itu harus dicelup dalam darah. Ini tempat paling aman, dimana setan tidak bisa menjamah kita.

    Kejadian 37: 31
    37:31. Kemudian mereka mengambil jubah Yusuf, dan menyembelih seekor kambing, lalu mencelupkan jubah itu ke dalam darahnya.

    Artinya: SETIAP PELAYAN TUHAN HARUS MELAYANI DALAM TANDA PERCIKAN DARAH.

    Selama jubah belum dicelup darah, tidak akan bisa mencapai kemuliaan.

    Kisah Rasul 2: 1-4
    2:1. Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
    2:2. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
    2:3. dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah
    seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
    2:4. Maka
    penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

    Setelah ada jabatan pelayanan dan mengalami percikan, maka Roh Kudus akan dicurahkan pada kita.
    Disini, Roh Kudus seperti nyala api.
    Salah satu tanda kepenuhan Roh Kudus adalah berbahasa Roh seperti yang diberikan oleh Roh Kudus (bukan diajarkan).

    Roh Kudus seperti nyala api untuk menolong kita saat menghadapi api siksaan.
Kegunaan api Roh Kudus:
  1. api= memberikan kehangatan. Artinya: Roh Kudus memberikan kehangatan kasih Allah dan mendorong kita untuk setia dan berkobar-kobar dalam melayani Tuhan, apapun keadaan kita (bagaikan pelita tetap menyala). Dengan demikian, kita tidak akan tersandung dalam kegelapan dunia dan kita bisa menyambut kedatangan Tuhan kedua kali (seperti 5 dara yang pandai).

    Roh Kudus juga memberikan kebahagiaan Surga kepada kita, apapun keadaan kita.

  2. api= mengandung energi. Artinya: Roh Kudus memberikan kekuatan dan kemenangan kepada kita untuk menghadapi pergumulan di dalam dunia, baik secara jasmani maupun secara rohani.

    Roh Kudus membuat kita kuat dan teguh hati saat menghadapi badai secara jasmani dan kita akan mengalami mujizat.

    Menghadapi badai rohani, Roh Kudus menolong kita juga bisa berpegang pada ajaran yang benar dan menghadapi dosa-dosa (kita tetap hidup benar dan suci).

  3. api= mengandung cahaya. Artinya: Roh Kudus memberikan cahaya kemuliaan untuk mengubahkan hidup kita dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus. Inilah mujizat terbesar. Dari buli-buli tanah liat, kita diubahkan menjadi buli-buli emas.

    Malam ini, wajah kita yang diubahkan (panca indera diubahkan).
    Salah satunya adalah mulut kita diubahkan untuk berkata-kata yang benar dan baik.

    Sesudah itu, pakaian kita juga diubahkan= menghasilkan perbuatan benar dan baik.

    1 Petrus 3: 10-11
    3:10. "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.
    3:11. Ia harus
    menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.

    ay. 10= perkataan yang baik.
    ay. 11= perbuatan yang baik.
    Kalau perkataan dan perbuatan baik, HARI-HARI KITA AKAN BAIK. Roh Kemuliaan akan menjadikan semua baik dan indah pada waktunya  sampai yang terindah. Saat Yesus datang kembali, cahaya kemuliaan mengubahkan kita jadi sama seperti Yesus. Kita bersama Dia untuk selama-lamanya.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18-20 Juni 2019
    (Ibadah Kunjungan di Bagan Batu)

  • 02-04 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 23-24 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 05-10 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 22-24 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 10-12 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top