English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Malang, 15 Agustus 2009 (Sabtu sore)
MARKUS 13:17
Nubuat ke-4: NUBUAT TENTANG ANTIKRIS.

Siapa yang masuk dalam aniaya antikris:
Ibu-ibu...

Ibadah Doa Malang, 23 April 2013 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Keluaran 13:17-18
13:17. Setelah Firaun membiarkan bangsa itu pergi, Allah tidak menuntun mereka...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 April 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:1-6 tentang Yesus mengutus kedua belas...

Ibadah Natal Kaum Muda Remaja, 10 Desember 2011 (Sabtu Sore)
Lukas 1:13-17
1:13 Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia,...

Ibadah Raya Surabaya, 12 Juni 2011 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan hari Pentakosta
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus kepada-Nya dan...

Ibadah Pembukaan Lempin-El XXXV, 15 November 2012 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 dalam Tabernakel terkena pada tujuh...

Ibadah Raya Malang, 06 November 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:30-35 adalah tentang PERINGATAN KEPADA PETRUS.

Sekalipun Yudas Iskariot dan Petrus...

Ibadah Raya Malang, 04 Februari 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangNya Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:12-17
6:12 Maka aku melihat, ketika...

Ibadah Raya Malang, 03 Januari 2010 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK
Penyerahan anak bukan sekedar peraturan, tetapi lebih dari itu...

Ibadah Raya Malang, 24 Januari 2010 (Minggu Pagi)
Matius 24:45-51 adalah tentang BERJAGA-JAGA. Banyak hal secara jasmani yang harus kita jaga...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 Juli 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:17-25 adalah tentang Perjamuan Paskah, dibagi menjadi 2 bagian:
Ayat 17-19 tentang persiapan Perjamuan Paskah.Ayat...

Ibadah Doa Malang, 05 November 2019 (Selasa Sore)
Dari Rekaman Ibadah Doa di Tentena-Poso

Salam sejahtera dalam kasih sayangn Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:15-17
3:15. Aku tahu segala...

Ibadah Raya Surabaya, 10 September 2017 (Minggu Siang)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 Januari 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 April 2020 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 15: 6-7=> perumpamaan tentang domba yang hilang
15:6. dan setibanya di rumah...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 16 September 2012 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan bagi kita semua.

Matius 27:

= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib, untuk menyelamatkan, menyucikan, bahkan menyempurnakan kita semua.

7X percikan darah= penyucian terakhir sampai kita sempurna seperti Yesus.

7x percikan darah di atas tabut perjanjian/7 sengsara yang dialami oleh Yesus dalam Matius 27:
  1. ay. 1-10= Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 18 Maret 2012).


  2. ay. 11-26= Yesus di hadapan Pilatus untuk menghadapi tuduhan-tuduhan sampai ketidak adilan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 15 April 2012).


  3. ay. 27-31= Yesus diolok-olok (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Mei 2012).


  4. ay. 32-50= Yesus disalibkan sampai mati (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 27 Mei 2012).


  5. ay. 51-56= mujizat-mujizat pada kematian Yesus (sudah diteragnkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Juli 2012).


  6. ay. 57-61= Yesus dikuburkan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Agustus 2012).


  7. ay. 62-66= kubur Yesus dijaga (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 26 Agustus 2012).

Malam ini kita masih mempelajari sengsara Yesus yang ketujuh: KUBUR YESUS DIJAGA.

Matius 27: 62-66
27:62. Keesokan harinya, yaitu sesudah hari persiapan, datanglah imam-imam kepala dan orang-orang Farisi bersama-sama menghadap Pilatus,
27:63. dan mereka berkata: "Tuan, kami ingat, bahwa
si penyesat itu sewaktu hidup-Nya berkata: Sesudah tiga hari Aku akan bangkit.
27:64. Karena itu
perintahkanlah untuk menjaga kubur itu sampai hari yang ketiga; jikalau tidak, murid-murid-Nya mungkin datang untuk mencuri Dia, lalu mengatakan kepada rakyat: Ia telah bangkit dari antara orang mati, sehingga penyesatan yang terakhir akan lebih buruk akibatnya dari pada yang pertama."
27:65. Kata Pilatus kepada mereka: "Ini penjaga-penjaga bagimu, pergi dan jagalah kubur itu sebaik-baiknya."
27:66. Maka pergilah mereka dan dengan bantuan penjaga-penjaga itu mereka
memeterai kubur itu dan menjaganya.

= imam-imam kepala dan orang-orang Farisi menghadap Pilatus untuk memeterai kubur Yesus dan menjaga kubur Yesussecara ketat, sehingga secara manusia, tidak mugnkin melihat kebangkitan Yesus.

Jadi, percikan darah menyucikan PIKIRAN kita terhadap sesuatu yang mustahil, supaya kita yakin bahwa tidak ada yang mustahil bagi Allah.

Kita sudah mendengarkan bahwa imam-imam kepala mengatakan bahwa Yesus adalah penyesat= diakhir jaman, itmbul guru-guru palsu yang selalu membolak-balikan pengajaran. Pengajaran yang benar dikatakan sesat dan pengajaran sesat dikatakan benar (mulai diterangkan pada Ibadah Penddalaman Alkitab Surabaya, 03 September 2012).
Akibatnya: banyak anak Tuhan/hamba Tuhan yang terkecoh oleh penyesat dan gugur dari iman, sehingga binasa untuk selama-lamanya.

Kita sudah mempelajari ajaran sesat bagaikan angin yang menipu dan menenggelamkan (diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 September 2012).

Ajaran sesat juga digambarkan dalam bentuk ragi yang menghancurkan seluruh adonan/membinasakan (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 09 September 2012).

Jadi, percikan darah menyucikan kita dari PENYESATAN.

Kita sudah mempelajari ragi Saduki (sudah diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 09 September 2012) dan masih mempelajari ragi Herodes.

RAGI HERODES (mulai diterangkan pada Ibadha Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 September 2012)
Markus 8: 15
8:15. Lalu Yesus memperingatkan mereka, kata-Nya: "Berjaga-jagalah dan awaslah terhadap ragi orang Farisi dan ragi Herodes."

Ragi Herodes= ajaran sesat yang merupakan tabiat Herodes yaitu KESOMBONGAN (sudah diterangkan pada Ibadha Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 September 2012).

Matius 2: 8, 13
2:8. Kemudian ia menyuruh mereka ke Betlehem, katanya: "Pergi dan selidikilah dengan seksama hal-hal mengenai Anak itu dan segera sesudah kamu menemukan Dia, kabarkanlah kepadaku supaya akupun datang menyembah Dia."
2:13. Setelah orang-orang majus itu berangkat, nampaklah malaikat Tuhan kepada Yusuf dalam mimpi dan berkata: "Bangunlah, ambillah Anak itu serta ibu-Nya, larilah ke Mesir dan tinggallah di sana sampai Aku berfirman kepadamu, karena
Herodes akan mencari Anak itu untuk membunuh Dia."

Malam ini, kita pelajari ragi Herodes disini adalah PENYEMBAHAN PALSU.
Kalau ajarannya palsu, pasti penyembahannya juga palsu.
Tanda penyembahan palsu:
  1. didorong oleh pengajaran palsu (tanpa urapan Roh Kudus), sehingga penyebahannya kering,
  2. tidak mengalami perobekan daging (tidak mengalami pembaharuan), sehingga tetap manusia daging dengan tabiat-tabiat daging, yaitu: dusta, kebencian, dsb.


  3. Wahyu 13: 8
    13:8. Dan semua orang yang diam di atas bumi akan menyembahnya, yaitu setiap orang yang namanya tidak tertulis sejak dunia dijadikan di dalam kitab kehidupan dari Anak Domba, yang telah disembelih.

    = mengarah pada penyembahan antikris, sehingga menjadi sama dengan antikris (namanya tidak tertulis dalam kitab kehidupan dan binasa untuk selama-lamanya).

Tanda penyembahan benar:
  1. Matius 2: 1-5
    2:1. Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem
    2:2. dan bertanya-tanya: "Di manakah Dia, raja orang Yahudi yang baru dilahirkan itu?
    Kami telah melihat bintang-Nya di Timur dan kami datang untuk menyembah Dia."
    2:3. Ketika raja Herodes mendengar hal itu terkejutlah ia beserta seluruh Yerusalem.
    2:4. Maka dikumpulkannya semua imam kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka, di mana Mesias akan dilahirkan.
    2:5. Mereka berkata kepadanya: "Di Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada
    tertulis dalam kitab nabi:

    = orang majus menyembah Tuhan dalam penyembahan yang benar.

    ay. 1-3= orang majus dipimpin oleh bintang (gambaran dari Roh Kudus), tetapi hanya sampai ke Herodes, tidak sampai ke Betlehem (tidak sampai menyembah Tuhan).
    Artinya: kalau hanya Roh Kudus saja TANPA Firman, maka penyembahan itu hanya merupakan roh daging.

    ay. 4-5= untunggnya ada Firman pengajaran benar yang memimpin orang majus.
    Tetapi kalau Firman saja TANPA Roh Kudus, yang ada hanyalah pengajaran sesat.

    Dengan adanya Firman pengajaran benar dan Roh Kudus, orang majus bisa sampai ke Betlehem (sampai pada penyembahan benar).

    Yohanes 4: 23-24
    4:23. Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.
    4:24. Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

    Jadi, penyembahan yang benar didorong oleh Firman pengajaran benar dan Roh Kudus.


  2. mengarah pada penyembahan kepada Yesus sebagai Imam Besar, Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga (Kepala).

    Wahyu 19: 6-7, 1, 3-4
    19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
    19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
    19:1. Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: "
    Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita,
    19:3. Dan untuk kedua kalinya mereka berkata: "
    Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya."
    19:4. Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: "Amin,
    Haleluya."

    = seruan penyembahan yang merupakan mezbah yang besar dengan suara 'Haleluya'. Dan suara ini merupakan pantulan suara penyembahan dari Surga (ay. 1, 3-4).

    Jadi, ibadah pelayanan kita juga harus merupakan pantulan dari Surga. Dan ini bisa kita peroleh lewat pengajaran Tabernakel.


  3. mengalami perobekan daging, sehingga terjadi keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani yang layak untuk dipersembahkan kepada Tuhan (berkenan kepada Tuhan)= PERSEMBAHAN ORANG MAJUS.

Dulu, orang majus mempersembahkan emas, kemenyan dan mur.
Sekarang, kita mempersembahkan kehidupan yang berkenan pada Tuhan.

Matius 2: 11
2:11. Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.

EMAS
= memiliki IMAN yang teruji/iman yang sempurna.
Prosesnya:
  • menerima iman yang benar.
    Roma 10: 17
    10:17. Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

    Iman yang benar didapatkan lewat mendengar Firman, bukan karena melihat.


  • iman yangg benar akn diuji menjadi iman yang teruji.
    1 Petrus 1: 6-7
    1:6. Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan.
    1:7. Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan
    kemurnian imanmu--yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api--sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya.

    Disaat mengalami pencobaan, kita harus tetap memegang Firman pengajaran yang benar.
    Kalau dalam pencobaan, kita tidak berpegang pada Firman pengajaran benar, maka iman kita sudah gugur.


  • iman yang sempurna= iman yang dipraktikan dengan perbuatan iman.
    Yakobus 2: 20-22
    2:20. Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?
    2:21. Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah?
    2:22. Kamu lihat, bahwa
    iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.

    Iman dan perbuatan iman= taat dengar-dengaran apapun resikonya.

KEMENYAN
  1. = berwarna putih. Artinya: memiliki KESUCIAN/PENGHARAPAN.

    1 Petrus 1: 13-16
    1:13. Sebab itu siapkanlah akal budimu, waspadalah dan letakkanlah pengharapanmu seluruhnya atas kasih karunia yang dianugerahkan kepadamu pada waktu penyataan Yesus Kristus.
    1:14. Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,
    1:15. tetapi hendaklah kamu
    menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,
    1:16. sebab ada tertulis:
    Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

    Kalau kita taat dengar-dengaran, kita akan mengalami penyucian dari keinginan jahat dan najis, sehingga seluruh hidup kita disucikan sampai suci seperti Yesus suci.

    1 Yohanes 3: 2-3
    3:2. Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.
    3:3. Setiap orang yang
    menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.


  2. = berbau harum.
    Artinya: BERKENAN PADA TUHAN.

    Filipi 4: 17-18
    4:17. Tetapi yang kuutamakan bukanlah pemberian itu, melainkan buahnya, yang makin memperbesar keuntunganmu.
    4:18. Kini aku telah menerima semua yang perlu dari padamu, malahan lebih dari pada itu. Aku berkelimpahan, karena aku telah menerima kirimanmu dari Epafroditus, suatu
    persembahan yang harum, suatu korban yang disukai dan yang berkenan kepada Allah.
    4:19. Allahku akan memenuhi segala keperluanmu
    menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus.

    Salah satu bau harum adalah bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan kepada sesama yang membutuhkan.

    Semua harus dikorbankan utnuk pembangunan tubuh Kristus, KECUALI Firman pengajaran benar tidak boleh dikorbakan, sebab itu merupakan Pribadi Yesus sendiri. Kalau Firman pengajaran benar dikorbankan, sama artinya dnegna menyalibkan Yesus untuk kedua kalinya.

    Segala yang kita korbankan untuk pekerjaan Tuhan, tidak akan hilang, tetapi Tuhan sanggup melimpahkan segala keperluan kita menurut kekayaan dan kemuliaan Kristus yang tidak bisa dijangkau oleh akal pikiran kita, dan bukan menurut kemampuan kita (ay. 19).

    Abraham rela mempersembahkan Ishak, sebab ia tahu bahwa Allah sanggup melimpahkan segala sesuatu menurut kekayaan dan kemuliaan Tuhan.

MUR
= seperti getah karet= tetesan mur. Supaya dapat getahnya, maka phon mur harus dilukai dulu (darah Yesus yang mengalir lewat luka-luka Yesus)= memiliki KASIH Tuhan.

Wahyu 14: 3-5
14:3. Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu.
14:4. Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka
ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
14:5. Dan di dalam
mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

= darah penebusan menebus sampai tidak ada dosa.
Kita harus ditebus dari 3 hal:
  • ay. 3= 'ditebus dari bumi itu'= ditebus dari keduniawian.

    Yakobus 4: 4
    4:4. Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

    Kalau ditebus dari dunia, kita menjadi kehidupan yang setia.


  • ay. 4= 'ditebus dari antara manusia'= ditebus dari pengaruh daging.
    Kalau ditebus dari pengaruh daging, ktia menjadi kehidupan yang taat dengar-dengaran.


  • ay. 5= ditebus dari dosa, mulai dengan tidak berdusta sampai tidak salah dalam perkataan (tidak bercela).

Jadi, jika penyembahan kita disertai dengan emas, kemenyanan dan mur (iman, pengharapan dan kasih), maka penyembahan kita mengarah pada Yesus sebagai Imam Besar, Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga.
Ini sama seperti Yesus naik ke gunung dengan mengajak 3 orang murid (Yakobus yang menulis kitab Yakobus - tentang iman, Petrus yang menulis kitab 1-2 Petrus - tentang pengharapan dan Yohanes yang menulis kitab 1-3 Yohanes - tentang kasih).

Hasilnya:
  • Markus 9: 2-3
    9:2. Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendirian saja. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka,
    9:3. dan
    pakaian-Nya sangat putih berkilat-kilat. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang dapat mengelantang pakaian seperti itu.

    Hasil pertama: terjadi keubahan hidup dari manusia jasmani menjadi sama dengan Yesus (mujizat secara rohani).
    Asalkan kita menjadi penyembah yang benar, kita akan mengalami mujizat.

    Yang berubah adalah wajah dan pakaian.
    'wajah'= panca indera. Salah satunya adalah mulut.
    Mulut yang diubah adalah mulut yang menyinarkan kasih Allah= perkataan-perkataan yang benar, baik dan membawa berkat bagi orang lain.

    'pakaian'= pakaian menyinarkan kasih Allah= perbuatan-perbuatan benar dan baik yang tidak merugikan orang lain, tetapi membawa berkat bagi orang lain.

    1 Petrus 3: 10-11
    3:10. "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.
    3:11. Ia harus menjauhi yang jahat dan
    melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.

    Kalau mulut (ay. 10) dan perbuatan (ay. 11) kita baik dan benar, kita akan melihat masa depan yang baik.


  • Markus 9: 25
    9:25. Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor roh jahat itu dengan keras, kata-Nya: "Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!"

    Hasil kedua: mengalami mujizat dalam nikah dan buah nikah.

    Disini, anak (buah nikah) sakit ayan (gila babi= kenajisan).
    Kalau ada kenajisan, nikah itu kehilangan air anggur dan hanya ada kepahitan-kepahitan.

    Tidak ada yang paling bahagia dalam nikah yang bahagia. Tetapi tidak ada yang lebih pahit dalam nikah yang pahit.

    Nikah kehabisan air anggur= seperti nikah di Kana. Kalau dibiarkan, akan terjadi kebinasaan.
    Untuk itu, perlu doa penyembahan dan berpuasa. Dan disitulah terjadi mujizat. Apa yang tawar dan pahit, akan diubahkan menjadi air anggur yang manis (ada kebahagiaan dalam nikah rumah tangga).

    Kalau nikah dan buah nikah kita masih tawar, JANGAN PUTUS ASA. Mungkin kita sudah menyembah dan berpuasa, namun belum terjadi mujizat, biar kita tetap terus menyembah Tuhan dan berpuasa, sampai terjadi mujizat.
    Kalau ada air anggur manis dalam nikah, Tuhanlah yang memelihara nikah rumah tangga secara ajaib ('Bapakulah pengusahanya').


  • Lukas 8: 51-55
    8:51. Setibanya di rumah Yairus, Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut masuk dengan Dia, kecuali Petrus, Yohanes dan Yakobus dan ayah anak itu serta ibunya.
    8:52. Semua orang menangis dan meratapi anak itu. Akan tetapi Yesus berkata: "Jangan menangis;
    ia tidak mati, tetapi tidur."
    8:53. Mereka menertawakan Dia, karena mereka tahu bahwa anak itu telah mati.
    8:54. Lalu Yesus memegang tangan anak itu dan berseru, kata-Nya: "Hai anak bangunlah!"
    8:55. Maka kembalilah roh anak itu dan
    seketika itu juga ia bangkit berdiri. Lalu Yesus menyuruh mereka memberi anak itu makan.

    Hasil ketiga: mengalami mujizat jasmani, yang mustahil menjadi tidak mustahil (mati menjadi bangkit).

    Dan saat Tuhan datang kembali, kita mengalami mujizat terakhir, dimana kita menjadi sama mulia dengan Tuhan. Kita akan terangkat ke awan-awan yang permai tanpa Herodes (tanpa setan). Dan kita bersama Tuhan utnuk selama-lamanya.
    Inilah jalan baru yang Tuhan berikan pada kita, seperti orang majus melalui jalan lain dan tidak bertemu Herodes lagi.

    Matius 2: 12
    2:12. Dan karena diperingatkan dalam mimpi, supaya jangan kembali kepada Herodes, maka pulanglah mereka ke negerinya melalui jalan lain.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top