English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 03 Desember 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:25-37 tentang orang Samaria yang murah...

Ibadah Doa Surabaya, 05 Desember 2012 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding

Salam sejahtera bagi kita sekalian. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan menyertai kita semua.

Matius 10: 5-15
10:5. Kedua...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Februari 2010 (Senin Sore)
Matius 24: 45-51
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kedatangan Tuhan yang tidak diduga waktunya, yaitu: ay. 45-47=...

Ibadah Doa Surabaya, 03 Oktober 2012 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Matius 27 ini tentang 7 PERCIKAN DARAH DIATAS TABUT PERJANJIAN, itu menunjuk SENGSARA/KEMATIAN BERSAMA YESUS.

Matius 28 secara keseluruhan dalam tabernakel...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Oktober 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 47-56= PENANGKAPAN YESUS.
Malam ini, kita pelajari ayat 47-50 dengan titik berat di ayat 50.

Matius 26: 47-50
26:47. Waktu Yesus masih...

Ibadah Raya Surabaya, 25 April 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1 "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...

Ibadah Doa Malang, 12 November 2013 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 12:15b-21
12:15b Banyak orang mengikuti Yesus dan Ia menyembuhkan mereka...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II, 05 Agustus 2010 (Jumat Dini Hari)
Ratapan 2:18-19
2:18 Berteriaklah kepada Tuhan dengan nyaring, hai, puteri Sion,

Ibadah Doa Surabaya, 23 November 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 26 Juli 2011 (Selasa Sore)
Seorang hamba Tuhan harus memiliki:
Tahbisan yang benar, sesuai firman pengajaran yang benar.Karakter yang baik.Potensi, yaitu...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 17 Agustus 2016 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Firaun menjadi marah menubuatkan bahwa jika bumi...

Ibadah Raya Surabaya, 02 September 2012 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut...

Ibadah Doa Surabaya, 09 September 2015 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang Hadi Santoso

Selamat malam, salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Kiranya damai sejahtera,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 September 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita masih membahas Lukas 9:22-27.
Lukas 9:24
9:24 Karena...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Juni 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 23 Februari 2014 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari Tuhan senatiasa dilimpahkan ditengah-tengah kita sekalian.

Wahyu 1: 13-16

1: 13 Dan di tengah-tengah kaki dian itu ada seorang serupa Anak Manusia, berpakaian jubah yang panjangnya sampai di kaki, dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas.
1: 14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.
1: 15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga membara di dalam perapian; suara-Nya bagaikan desau air bah.
1: 16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

Penampilan pribadi Yesus dalam 4 keadaan yang sebenarnya (diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Februari 2014):

  1. Wahyu 1: 13 = Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Imam Besar (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Februari 2014).
  2. Wahyu 1: 14 = Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Raja segala Raja.
  3. Wahyu 1: 15 = Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Hakim yang adil.
  4. Wahyu 1: 16 = Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Mempelai pria surga.
    Suami/mempelai pria itu kepala, istri tubuh, Kepala dan tubuh tidak terpisah selamanya. Ini puncak penampilan Yesus. Kita bersatu dengan Dia selamanya.

Malam ini kita mempelajari yang kedua (ayat 14)
YESUS TAMPIL DALAM KEMULIAAN SEBAGAI RAJA SEGALA RAJA

Tanda penampilan Yesus sebagai Raja segala raja:

  1. 'Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah',
  2. 'mata-Nya bagaikan nyala api'.

Malam ini, kita pelajari tanda pertama ('Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah').
Pengelihatan Rasul Yohanes di Pulau Padmos (melihat penampilan Yesus), ini juga dilihat oleh nabi Daniel dalam mimpi.

Daniel 7: 9
7: 9 Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;

'Yang Lanjut Usianya'= pribadi Yesus.
Nabi Daniel dalam mimpi melihat Yesus dengan rambut yang putih dan duduk di tahta surga.
Disini, Yesus duduk diatas tahta, yang artinya adalah Yesus tampil sebagai Raja.

Amsal 16: 31
16: 31 Rambut putih adalah mahkota yang indah, yang didapat pada jalan kebenaran.

Bagi kita sekarang, 'rambut putih' menunjuk pada mahkota indah yang didapat dari jalan kebenaran= mahkota kebenaran.
Yesus adalah Raja diatas segala raja, sebab itu kita sebagai imam-imam dan raja-raja juga harus memiliki mahkota kebenaran supaya bisa duduk ditahta Surga.

2 Timotius 4: 7-8
4: 7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
4: 8 Sekarang t
elah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

Kita semua yang masih hidup yang merindukan kedatangannya ataupun yang sudah meninggal dunia didalam Tuhan, akan mendapat mahkota kebenaran saat kedatangan Yesus kedua kali.
Setiap manusia hidup di dunia adalah suatu pertandingan/perjuangan sampai mencapai garis akhir. Garis akhir manusia yaitu meninggal dunia atau hidup sampai kedatangan Yesus kembali yang kedua kali. Dua-duanya adalah kemurahan Tuhan dan kehendak Tuhan/otoritas dari Tuhan.

Perjuangan kita di dunia ini ada 2 macam:

  • perjuangan secara jasmani (sekolah, kerja, dll).
  • perjuangan secara rohani yaitu untuk mendapatkan mahkota kebenaran supaya bisa duduk bersanding dengan Tuhan di tahta Surga.

Ada 3 hal yang harus diperjuangkan untuk mendapatkan mahkota kebenaran:

  1. 2 Timotius 4: 7
    4: 7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.

    Y
    ang pertama: memelihara iman, percaya kepada Yesus sampai garis akhir.
    Artinya


    • tetap percaya kepada Yesus apapun resiko yang kita hadapi. Jangan pernah menyangkal nama Yesus, sebab hanya didalam nama Yesus ada keselamatan.

      Kisah Rasul 4: 12
      4: 12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

      Diluar nama Yesus tidak ada keselamatan.
      Mengapa? Sebab Yesus adalah satu-satunya pribadi manusia yang tidak berdosa, sehingga lewat darahNya dikayu salib, Ia bisa menebus dan menyelamatkan manusia berdosa.


    • iman itu kebenaran. Artinya, kita tetap hidup dalam kebenaran sampai garis akhir. Harus Benar dalam segala hal!
      Seringkali kita kaum muda karena masalah jodoh menjadi tidak benar (mata gelap). Sering kali kita jatuh dalam masalah nikah yang salah atau dipaksakan.

      Amsal 11: 4
      11: 4 Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut.

      'kebenaran melepaskan orang dari maut dan murka Allah'= kita harus memperjuangkan kebenaran lebih dari apapun juga di dunia ini, sehingga kita diselamatkan dan bisa hidup kekal bersama dengan Dia. Lebih baik tidak (.....) daripada tidak benar.


    • berpegang teguh pada firman pengajaran benar,yang sudah menjadi pengalaman hidup.
      Firman pengajaran yang benar= tertulis dalam Alkitab, diilhamkan oleh Tuhan/diwahyukan/dibukakan rahasianya oleh Tuhan (ayat menerangkan ayat dalam Alkitab).
      Firman pengajaran benar bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya. Diluar firman, berarti tidak benar dan membinasakan.

      2 Petrus 2: 1
      2: 1 Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.

      Kita harus waspada terhadap ajaran-ajaran lain/sesat yang membinasakan, karena sedikit ragi bisa merusak seluruh adonan.
      Kalau gembala mengajarkan ajaran sesat maka seluruh jemaat akan binasa.


  2. 2 Timotius 4: 7
    4: 7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.

    Mencapai garis akhir juga dikaitkan dengan ibadah pelayanan.

    Kisah rasul 20: 1,19-20,24
    20: 1 Setelah reda keributan itu, Paulus memanggil murid-murid dan menguatkan hati mereka. Dan sesudah minta diri, ia berangkat ke Makedonia.
    20: 19 dengan segala rendah hati aku
    melayani Tuhan. Dalam pelayanan itu aku banyak mencucurkan air mata dan banyak mengalami pencobaan dari pihak orang Yahudi yang mau membunuh aku.
    20: 20 Sungguhpun demikian
    aku tidak pernah melalaikan apa yang berguna bagi kamu. Semua kuberitakan dan kuajarkan kepada kamu, baik di muka umum maupun dalam perkumpulan-perkumpulan di rumah kamu;
    20: 24 Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun,
    asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.

    Yang kedua:
    kita harus berjuang untuk tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan sampai garis akhir apapun yang harus kita korbankan.
    Jangan sampai lalai/tidak setia! Tidak setia= hamba yang jahat dan malas.

    Matius 25: 26, 30
    25: 26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
    25: 30 Dan
    campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

    Hamba yang jahat dan malas:


    • selalu mengorbankan ibadah pelayanan untuk mendapatkan perkara di dunia ini,
    • tidak setia bahkan tinggalkan ibadah pelayanan,
    • kehidupan yang melayani dengan iri hati,bencian,dll.
    • hamba yang tidak berguna= tidak berguna dalam pembangunan tubuh Kristus, bahkan hanya merusak pembangunan tubuh Kristus.


    Akhibatnya: dicampakkan ke dalam kekegelapan yang paling gelap (neraka), dimana terdapat ratap dan kertak gigi untuk selamanya.

    Matius 25: 21
    25: 21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

    Yang benar: setia dan berkobar-kobar dalam beribadah pelayanan, sehingga kita bisa duduk bersanding dengan Tuhan.
    Kalau setia, kita akan dipercaya dalam perkara yang besar yaitu kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Pelayanan pembangunan tubuh Kristus dimulai dari nikah rumah tangga (dalam rumah tangga suami setia dan baik,istri setia dan baik, anak setia dan baik), dalam penggembalaan (dilihat dari gembala, kalau gembala tidak setia dan baik bagaiman domba-domba bisa setia dan baik).
    Sekalipun hebat, tapi kalau tidak setia => TIDAK BERGUNA! Sebaliknya, sekalipun sederhana, tapi kalau setia dan baik, setia dan benar, setia dan berkobar, maka akan ada pemakaian dari Tuhan.

    Hasilnya: "Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu"=> kita bisa masuk pesta nikah Anak Domba dan kita mendapat kebahagiaan Surga selamanya.


  3. 2 Timotis 4: 8
    4: 8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

    Yang ketiga: berjuang untuk tetap merindukan/menantikan kedatangan Yesus yang kedua kali diawan-awan yang permai, kita terangkat diawan-awan dan saat itu Tuhan memberikan mahkota kebenaran kepada kita. Kita merindukan/menantikan kedatangan Yesus sampai garis akhir.
    Banyak kerinduan kita di dunia ini (dalam pekerjaan, pendidikan, dll), tapi jauh dari itu semua, kita harus rindu untuk menanti kedatangan Yesus. Ini puncak kerinduan.
    Kalau saat Yesus datang kedua kali, kita tidak terangkat kita akan hancur dan binasa bersama dengan dunia, binasa untuk selamanya dan semua yang kita capai selama hidup, akan sia-sia.

Syarat menantikan kedatangan Tuhan:

  1. 1 Yohanes 3: 2-3
    3: 2 Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.
    3: 3 Setiap orang yang
    menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

    Hati-hati Jangan kekristenan kita hanya seperti anak dan bapak, karena masih ada anak terhilang. Setelah diberi sesuatu/semua sudah enak, anak menghilang. Kita tidak akan pernah tahu apa yang akan terjadi kelak. Oleh sebab itu, jika kita tetap merindu kedatanganNya, kita harus hidup suci.

    Jadi syarat yang pertama: kita harus mengalami penyucian sampai suci seperti Yesus suci.

    Yohanes15: 3
    15: 3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

    Kita mengalami penyucian oleh Firman yang dikatakan oleh Yesus sendiri. 'dikatakan oleh Yesus sendiri', artinya: firman yang dibukakan rahasianya, ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab. Ayat merupakan perkataan Yesus, diterangkan ayat yang juga perkataan Yesus.
    Makaseluruh Firman adalah perkataan Yesus. Inilah Firman penggembalaan yang lebih tajam dari pedang bermata dua yang sanggup menyucikan kehidupan kita.

    Ibrani 4: 12-13
    4: 12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
    4: 13 Dan
    tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

    Setiap dosa harus dipertanggung jawabkan kepada Tuhan. Oleh sebab itu mohon supaya Firman menunjukkan dosa-dosa kita supaya saat Tuhan datang kedua kali kita sempurna tanpa cacat cela.

    Apa yang disucikan?


    • 'pikiran hati kita'= hati.
      Matius 15: 19
      15:19. Karena dari hati timbul segala pikiran jahat(1), pembunuhan(2), perzinahan(3), percabulan(4), pencurian(5), sumpah palsu(6) dan hujat(7).

      Hati disucikan dari 7 keinginan jahat dan najis.
      Keinginan jahat (seperti Yudas): mengarah pada keinginan akan uang yang membuat kikir (tidak bisa memberi) dan serakah (mencuri milik Tuhan yaitu perpuluhan dan persembahan khusus, dan mencuri milik sesama).
      Keinginan najis" mengarah pada dosa makan minum dan dosa kawin mengawinkan.
      Hati adalah sumber dari kehidupan kita.
      Kalau hati disucikan, maka seluruh hidup kita juga disucikan.


    • 'sendi-sendi'. Sendi-sendi menunjuk pada hubungan antar 2 tulang (hubungan suami-istri, hubungan anak-orang tua, hubungan gembala-jemaat)= hubungan dengan sesama.

      2 Korintus 12: 20
      12: 20 Sebab aku kuatir, bahwa apabila aku datang aku mendapati kamu tidak seperti yang kuinginkan dan kamu mendapati aku tidak seperti yang kamu inginkan. Aku kuatir akan adanya perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, fitnah, bisik-bisikan, keangkuhan, dan kerusuhan.

      Kalau ada perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, fitnah, bisik-bisikan, keangkuhan, dan kerusuhan, hubungan antar tulang tidak baik/rusak dan tidak bisa menjadi satu.


    • Kalau hati dan sendi bersih, maka mulut juga bisa disucikan.
      Mazmur 149: 6
      149: 6 Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,

      'pedang bermata dua'= Firman pepgnajaran benar.
      'kerongkongan'= mulut.
      Mulut disucikan sehingga mulut bisa berkata benar, jujur (ya katakan ya, tidak katakan tidak), bersaksi, memuji Tuhan, menjadi berkat bagi orang lain, dan menyembah Tuhan.

      Yakobus 3: 2
      3: 2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal;barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

      Sampai suatu waktu kita tidak bersalah dalam perkataan/tidak bercacat cela, suci seperti Yesus suci dan sempurna. Mulut hanya berkata 'haleluya' untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.


  2. Mazmur 27: 14
    27: 14 Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

    Yang kedua: kuat dan teguh hati. Hati-hati! Banyak yang rontok ditengah jalan.
    Kuat dan teguh hati artinya


    • tetap percaya dan berharap Tuhan, tidak kecewa, tidak putus asa, tidak tinggalkan Tuhan saat menghadapi masalah apapun juga.
    • tidak berbuat dosa, tetap hidup benar apapun masalah yang kita hadapi.
    • tetap menyeru nama Tuhan/menyembah Tuhan.


    Hasilnya:


    • 1 Tawarikh 19: 13
      19: 13 Kuatkanlah hatimu dan marilah kita menguatkan hati untuk bangsa kita dan untuk kota-kota Allah kita. TUHAN kiranya melakukan yang baik di mata-Nya."

      Hasil pertama: Tuhan akan menjadikan semua baik dan indah pada waktuNya. Tuhan pasti sanggup dan Tuhan masih sanggup menolong kita!
      Jangan mencari jalan lain!


    • 1 Tesalonika 3: 13
      3: 13 Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.

      Hasil kedua: kita akan mengalami keubahan sedikit demi sedikit dari manusia daging menjadi manusia rohani dan jika Tuhan datang kembali kedua kali, kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Tuhan, sempurna seperti Dia. Kita layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali dan mendapat MAHKOTA KEBENARAN untuk duduk ditahta Surga bersama dengan Dia.

      Kalau mujizat rohani terjadi, mujizat jasmani juga pasti akan terjadi.

      Yesaya 40: 29-31
      40: 29 Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
      40: 30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
      40: 31 tetapi
      orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

      Tapi, kita harus hati-hati karena di tengah jalan, banyak sayap yang terkulai (letih lesu, berbeban berat, kecewa, putus asa, imannya gugur, terkulai, tersandung, dll) karena menghadapi segala situasi di dunia ini.
      Tapi malam ini, Tuhan memberi kekuatan baru, agar kita menjadi kuat dan teguh hati menanti kedatangan Tuhan.

TUHAN MASIH SANGGUP DAN PASTI SANGGUP MENOLONG KITA SAMPAI MENYEMPURNAKAN KITA.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 11-12 Februari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 29 April 2020 - 01 Mei 2020
    (Ibadah Persekutuan di Square Ballroom Surabaya)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top