English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 Oktober 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 26 Februari 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat di...

Ibadah Raya Malang, 19 Agustus 2018 (Minggu Pagi)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Kaum Muda Remaja, 02 Juni 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:67-80 adalah tentang "Nyanyian Pujian Zakharia".

Nyanyian pujian Zakharia = nubuat.
Nubuat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Juni 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 14 Juni 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran.
Manusia berdosa ...

Ibadah Doa Malang, 11 Maret 2014 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 1:16-20
1:16 Ketika Yesus sedang berjalan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 26 September 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:22-27
9:22 Dan Yesus berkata: “Anak Manusia...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 18 Mei 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 4:1-13 adalah tentang pencobaan di padang...

Ibadah Natal Persekutuan Malang, 25 Desember 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:6-13
8:6 Dan ketujuh malaikat...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 April 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas pasal 4 dan 5 dalam...

Ibadah Natal Kunjungan ke Sidoarjo, 26 Desember 2009 (Sabtu Sore)
Yohanes 8:12, penampilan Yesus sebagai TERANG DUNIA.
Setiap penampilan pribadi Yesus bukan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 April 2014 (Senin Sore)
Pembicara: Pdt Mikha Sandatoding

Selamat sore dan salam damai sejahtera dari Tuhan kita Yesus Kristus. Biarlah damai sejahtera bahagia...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 April 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:6-13 adalah tentang PERSIAPAN PASKAH.

Matius 26:12
26:12...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 September 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:7
3:7 "Dan tuliskanlah kepada malaikat...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 24 Oktober 2010 (Minggu Sore)

Matius 25: 31-32
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
25:32. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti
gembala memisahkan domba dari kambing,

Saat kedatangan Yesus kedua kali, Yesus tampil dalam 2 penampilan:
  1. ay. 31 yang diterangkan juga oleh ay. 34= Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja yang memerintah diatas tahta kemuliaan.
    Kalau Yesus tampil sebagai Raja segala raja, kita harus tampil sebagai raja-raja, yaitu kehidupan yang menang atas musuh-musuh (menang atas dosa, daging dan dunia), sehingga kita juga bisa duduk di atas tahta kemuliaan.

  2. ay. 32= Yesus tampil sebagai Gembala Agung.
    Kalau Yesus tampil sebagai Gembala Agung, kita harus tampil sebagai domba-domba yang digembalakan.
Kita digembalakan supaya tidak tersesat/terhilang, tapi kita tetap bisa mengikut Tuhan sampai tahta kemuliaan.

Syarat domba tergembala:
  • masuk dalam kandang penggembalaan (ruangan suci Tabernakel)= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.

  • taat dengar-dengaran pada suara gembala (firman penggembalaan).
    Kalau kita taat dengar-dengaran, kita mengulurkan tangan pada Tuhan dan Tuhan juga akan mengulurkan TanganNya pada kita, sehingga kita hidup dalam Tangan Gembala Agung.
1 Petrus 5: 3
5:3. Janganlah kamu berbuat seolah-olah kamu mau memerintah atas mereka yang dipercayakan kepadamu, tetapi hendaklah kamu menjadi teladan bagi kawanan domba itu.

Sistem penggembalaan adalah SISTEM KETELADANAN.
Kita sudah mendengar keteladanan Yesus dalam hal taat dengar-dengaran (Ibadah Rabu, 20 Oktober 2010).

Yohanes 10: 11
10:11. Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;

Keteladanan Yesus berikutnya adalah Yesus tampil sebagai Gembala yang baik yang mengorbankan nyawaNya bagi domba-dombaNya (TELADAN PENGORBANAN).
Sebab itu, kita juga harus berkorban untuk bisa taat dengar-dengaran pada suara Gembala, supaya kita bisa hidup dalam Tangan Gembala Agung.

Mengapa Yesus sebagai Gembala yang baik harus memberikan nyawaNya?:
  1. untuk mengangkat bangsa kafir menjadi domba-domba yang diselamatkan/digembalakan.

    Matius 15: 24, 26
    15:24. Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."
    15:26. Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan
    melemparkannya kepada anjing."

    Sebenarnya, dombanya Tuhan adalah umat Israel (ay. 24), sedangkan bangsa kafir hanya senilai anjing (ay. 26) yang tidak bisa dipersembahkan kepada Tuhan.

    Karena itulah Yesus harus mati, supaya kita yang tadinya anjing, bisa menjadi domba.

    Yohanes 19: 32-34
    19:32. Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
    19:33. tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
    19:34. tetapi seorang dari antara prajurit itu
    menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

    Sebenarnya, Yesus sudah mati dengan 4 luka utama (2 di tangan dan 2 di kaki) untuk menyelamatkan domba-domba Israel. Ini merupakan wujud kasih Tuhan pada Israel.

    Tetapi, setelah Tuhan mati, prajurit Romawi membuat luka kelima yang mengeluarkan darah dan air untuk mengangkat bangsa kafir menjadi domba (mengangkat anjing menjadi domba yang diselamatkan).
    Ini merupakan KEMURAHAN Tuhan bagi bangsa kafir.

    Supaya anjing menjadi domba, harus memiliki tanda darah dan air.
    • 'tanda darah'= mezbah korban bakaran (http://www.gptkk.org/tabernakel_mezbah+korban+bakaran.html)= bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan= mati terhadap dosa.

      Wahyu 21: 8
      21:8. Tetapi orang-orang penakut(1), orang-orang yang tidak percaya(2), orang-orang keji(3), orang-orang pembunuh(4), orang-orang sundal(5), tukang-tukang sihir(6), penyembah-penyembah berhala(7) dan semua pendusta(8), mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

      Kita harus bertobat, mulai dari 8 dosa utama.
      Selama bangsa kafir masih berbuat dosa, hidupnya masih tetap anjing.

      'penakut'= takut pada sesuatu, sehingga tidak takut akan Tuhan/memberontak pada Tuhan.

    • 'tanda air'= bejana pembasuhan (http://www.gptkk.org/tabernakel_bejana+pembasuhan+dari+tembaga.html)= baptisan air.
      Sesudah mati/bertobat, harus dikuburkan.

      Roma 6: 4
      6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

      Kita dikuburkan bersama Yesus di dalam air, supaya kita bangkit untuk hidup dalam kebenaran.

    Kalau kita sudah HIDUP DALAM KEBENARAN, maka kita akan disebut sebagai DOMBA-DOMBA yang diselamatkan.

    Seringkali, untuk berbuat benar, kita justru di hina. Sama seperti Yesus yang benar, tapi justru diludahi dan disalib, sedangkan Barabas yang bersalah malah dibebaskan.

    1 Petrus 2: 24
    2:24. Ia sendiri telah memikul dosa kita di dalam tubuh-Nya di kayu salib, supaya kita, yang telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran. Oleh bilur-bilur-Nya kamu telah sembuh.

    'telah mati terhadap dosa, hidup untuk kebenaran'= tanda darah dan tanda air.
    Kalau hidup benar, kita akan mengalami kuasa bilur Tuhan untuk menyembuhkan penyakit jasmani, penyakit dalam nikah, dan penyakit ekonomi.

    Amsal 12: 26
    12:26. Orang benar mendapati tempat penggembalaannya, tetapi jalan orang fasik menyesatkan mereka sendiri.

    Kalau sudah hidup benar, HARUS masuk dalam penggembalaan dan taat dengar-dengaran pada suara gembala, sehingga kita mantap dalam kebenaran dan tidak kembali menjadi anjing (tetap menjadi DOMBA untuk selamanya).

    Kalau diluar penggembalaan, akan jadi anjing kembali.

  2. untuk menyatukan domba-domba bangsa kafir dengan domba-domba Israel menjadi satu kawanan dengan satu Gembala (1 tubuh dengan 1 Kepala).

    Yohanes 10: 14-16
    10:14. Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku.
    10:15. sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan
    Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.
    10:16. Ada lagi pada-Ku
    domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

    Efesus 2: 11, 13-16
    2:11. Karena itu ingatlah, bahwa dahulu kamu--sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya "sunat", yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia, --
    2:13. Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "
    jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.
    2:14. Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
    2:15. sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
    2:16. dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam
    satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.

    Bangsa kafir, itulah bangsa yang dulunya 'jauh'. Tapi lewat korban Kristus, kita bisa menjadi dekat, sampai menjadi satu tubuh Kristus.

    Kesatuan ini dimulai dari dalam nikah. Kemudian meningkat pada kesatuan dalam penggembalaan dan antar penggembalaan. Sampai terakhir nanti, Israel dengan kafir menjadi 1 tubuh yang sempurna (mempelai wanita).

    Sebab itu, kita juga HARUS BERKORBAN apapun juga untuk bisa melayani pembangunan tubuh Kristus.

    HANYA SATU YANG TIDAK BOLEH DIKORBANKAN, YAITU FIRMAN PENGAJARAN YANG BENAR.

    Yudas datang kepada imam-imam kepala yang ajarannya berbeda dengan Yesus dan akibatnya, ia mengorbankan Tuhan.

    Dalam persekutuan, memang ada banyak perbedaan. Tapi ada 7 hal yang tidak boleh berbeda untuk bisa masuk kesatuan tubuh.

    Efesus 4: 3-6
    4:3. Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera:
    4:4.
    satu tubuh(1), dan satu Roh(2), sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan(3) yang terkandung dalam panggilanmu,
    4:5.
    satu Tuhan(4), satu iman(5), satu baptisan(6),
    4:6.
    satu Allah dan Bapa(7) dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.

    Kalau sudah SATU TUBUH, kesatuan lainnya juga bisa tercapai.
    Satu tubuh= SATU KEPALA.

    Yohanes 1: 1, 14, 12-13
    1:1. Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
    1:14.
    Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.
    1:12. Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
    1:13. orang-orang yang
    diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.

    ay. 1, 14= Yesus sebagai Kepala adalah Firman pengajaran benar yang lahir menjadi manusia.
    ay. 12-13= tubuh Kristus adalah manusia yang dilahirkan baru oleh Firman pengajaran yang benar.

    Jadi, SATU TUBUH adalah kehidupan yang mimiliki SATU KEPALA (dilahirkan oleh SATU Firman pengajaran yang benar).

    Kalau pengajarannya berbeda, TIDAK AKAN PERNAH mencapai kesatuan!

    Praktik kalau kita masuk dalam persekutuan tubuh Kristus adalah bisa saling mengasihi sampai mengasihi musuh.

    Roma 13: 8
    13:8. Janganlah kamu berhutang apa-apa kepada siapapun juga, tetapi hendaklah kamu saling mengasihi. Sebab barangsiapa mengasihi sesamanya manusia, ia sudah memenuhi hukum Taurat.

    Kalau saling mengasihi, maka Gembala yang baik sanggup melunaskan segala hutang-hutang. Artinya menjadikan semua beres/menjadikan semua baik, terutama hutang dosa.

  3. supaya kita tidak kekurangan apa-apa.
    Mazmur 23: 1
    23:1. Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.

    Tidak kekurangan apa-apa, artinya:
    • Gembala yang baik sanggup memenuhi segala kebutuhan kita untuk hidup sekarang sampai hidup kekal.
      Roma 8: 32
      8:32. Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak mengaruniakan segala sesuatu kepada kita bersama-sama dengan Dia?

    • Gembala yang baik mampu menyucikan hidup kita sampai tak bercacat cela. Kita menjadi mempelai wanita yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18-20 Juni 2019
    (Ibadah Kunjungan di Bagan Batu)

  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top