English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 21 Juli 2019 (Minggu Siang)
Penyerahan Anak

Kisah Rasul 10: 1-4
10:1. Di Kaisarea ada seorang yang bernama Kornelius, seorang perwira pasukan yang disebut pasukan Italia.
10:2. Ia saleh, ia serta...

Ibadah Doa Surabaya, 09 Desember 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah berkat...

Ibadah Persekutuan Malang IV, 02 Agustus 2012 (Kamis Pagi)
Bersamaan dengan Penamatan Siswa/i Lembaga Pendidikan El-Kitab "Kristus Ajaib" Angkatan XXXIV

Tema: "Mempelai datang! Songsonglah Dia!"...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 21 November 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:28-32 menunjuk pada nubuat ke-6: nubuat tentang pohon ara.
Pohon ara yang...

Ibadah Raya Malang, 31 Oktober 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:31-32
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di...

Ibadah Raya Surabaya, 10 Juni 2012 (Minggu Sore)
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...

Ibadah Raya Surabaya, 15 Februari 2009 (Minggu Sore)
KEBAKTIAN PENATARAN IMAM-IMAM SURABAYAMatius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan Yesus yang kedua kali.
Kita...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 November 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:21-24
10:21 Pada waktu itu juga bergembiralah Yesus...

Ibadah Raya Surabaya, 10 November 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 03 Juli 2019 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman...

Ibadah Doa Malang, 20 Juli 2010 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Matius 25:8-13

Ibadah Raya Surabaya, 14 Mei 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 25 Oktober 2019 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih...

Ibadah Raya Malang, 01 Februari 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 menunjuk pada 7 kali percikan darah di...

Ibadah Persekutuan Ciawi III, 27 Februari 2013 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 21:5
21:5 Ia yang duduk di...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 29 Mei 2011 (Minggu Sore)

Tema Ibadah di Poso: "Ingatlah akan istri Lot!"
Lukas 17: 32
17:32. Ingatlah akan isteri Lot!

= merupakan peringatan yang tegas/kuat kepada ORANG YANG SUDAH SELAMAT, bukan peringatan kepada orang di luar Tuhan.
Lot sekeluarga sudah keluar dari Sodom Gomora, yang artinya: Lot sekeluarga sudah selamat.
Tetapi, Tuhan masih perintahkan Lot untuk lari ke pegunungan supaya tidak disusul hujan api dan belerang.

Pegunungan menunjuk kesempurnaan.
Dalam perjalanan selamat menuju sempurna, istri Lot menoleh ke belakang dan menjadi tiang garam (binasa untuk selamanya).
Dalam perjalanan bangsa Israel, ada 603.550 orang laki-laki yang keluar dari Mesir. Namun, dalam perjalanan menuju Kanaan (negeri perjanjian), hanya 2 orang yang bisa masuk Kanaan.

Inilah peringatan bagi kita di akhir jaman. JANGAN GAMPANGKAN SOAL MENGIKUT TUHAN!

Di akhir jaman, kita manusia berdosa sudah selamat dan diberkati oleh Tuhan. Tetapi sesudah itu, kita harus menuju ke pegunungan rohani (Yerusalem Baru= kesempurnaan mempelai wanita Tuhan).
Dalam perjalanan ini, kita harus ingat istri Lot. JANGAN SAMPAI GAGAL SEPERTI ISTRI LOT.

Kejadian 19: 26
19:26. Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.

Tiang garam= sesuatu yang tidak berguna= GARAM YANG TAWAR.
Jangan sampai kita menjadi garam yang tawar, sebab kita adalah garam dunia/terang dunia!

Pengertian garam yang tawar: manusia/hamba Tuhan/pelayan Tuhan/anak Tuhan tanpa urapan Roh Kudus= manusia daging.
Kalau tidak ada garam yang asin, daging itu bisa dibusukkan oleh ulat-ulat bangkai.

Manusia daging= manusia dalam hawa nafsu daging yang dibusukkan oleh virus-virus dosa dan ulat bangkai dosa sampai masuk dalam api neraka, dimana ulat bangkainya tidak mati.

Inilah yang harus kita jaga. JANGAN SAMPAI KITA KEHILANGAN URAPAN ROH KUDUS!

Praktik sehari-hari dari garam yang tawar:
  1. kecewa, putus asa atau tawar hati.
    Kalau kita sudah putus asa dan tawar hati, kita tidak punya daya tahan lagi secara rohani, sehingga tidak bisa bertahan saat virus dosa datang.

    Tawar hati/kecewa ini melanda 3 tempat:
    • tawar hati dalam ibadah pelayanan.
      2 Korintus 4: 1
      4:1. Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.

      Tawar hati dalam pelayanan ini mulai dari tidak setia sampai tinggalkan ibadah pelayanan. Ini terjadi karena tidak menghargai kemurahan Tuhan.

      Kalau kita bisa melayani Tuhan, itu karena kemurahan Tuhan. Kalau kita menyadari ini, maka akan mendorong kita untuk lebih setia dan giat dalam ibadah pelayanan.

    • tawar hati dalam nikah.
      Kolose 3: 21
      3:21. Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.

      Anak-anak tawar hati kalau tidak taat pada orang tua jasmani, rohani, dan Sorgawi.
      Sebaliknya, orang tua juga jangan membuat anak-anak tawar hati dengan cara:
      1. memaksakan kehendak kepada anak, tetapi kehendak orang tua di luar Firman.
      2. menuruti kehendak anak, tetapi kehendak anak tidak sesuai Firman.

      Suami membuat istri tawar hati kalau suami kasar pada istri, tidak mengasihi istri seperti diri sendiri.
      Istri membuat suami tawar hati kalau istri tidak tunduk pada suami.

    • tawar hati dalam pencobaan/masalah.
      Amsal 24: 10
      24:10. Jika engkau tawar hati pada masa kesesakan, kecillah kekuatanmu.

      Tawar hati dalam pencobaan membuat kita tidak punya kekuatan untuk lepas dari pencobaan, bahkan iman kita gugur.

  2. perkataan hambar.
    Kolose 4: 6
    4:6. Hendaklah kata-katamu senantiasa penuh kasih, jangan hambar, sehingga kamu tahu, bagaimana kamu harus memberi jawab kepada setiap orang.

    Perkataan hambar= perkataan sia-sia (fitnah, dusta), perkataan yang tidak membawa berkat yang harus dipertanggungjawabkan.

    Matius 12: 36
    12:36. Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.

  3. perbuatan hambar.
    Galatia 5: 19-21
    5:19. Perbuatan daging telah nyata, yaitu: percabulan, kecemaran, hawa nafsu,
    5:20. penyembahan berhala, sihir, perseteruan, perselisihan, iri hati, amarah, kepentingan diri sendiri, percideraan, roh pemecah,
    5:21. kedengkian, kemabukan, pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu--seperti yang telah kubuat dahulu--bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia
    tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

    Perbuatan hambar= perbuatan daging/dosa.
    Dimana ada garam tawar, kehidupan itu akan dibawa ke dalam api neraka.
Jangan sampai kita yang sudah dipakai Tuhan, justru gagal dalam etape terakhir!

Matius 5: 13
5:13. "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

Garam yang tawar tidak ada gunanya lagi dan hanya dibuang, bahkan diinjak-injak oleh orang= masuk aniaya antikris.

Wahyu 11: 2-3
11:2. Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."
11:3. Dan Aku akan memberi tugas kepada dua saksi-Ku, supaya mereka bernubuat sambil berkabung, seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.


Jadi, garam yang tawar hanya akan masuk dalam siksaan antikris selama 1.260 hari (tiada hari tanpa siksaan), sampai pemancungan kepala.
Pada saat itu, ada 2 kemungkinan terjadi:
  • kemungkinan kecil (selobang jarum) dimana kehidupan itu tetap menyembah Yesus, sehingga ia akan disiksa dan dipancung kepalanya. Tetapi ia akan dibangkitkan saat Yesus datang kembali.
    Ini sama dengan mengasinkan garam yang tawar dengan darahnya sendiri.

  • kemungkinan besar, dimana kehidupan itu akan menyembah antikris dan menerima cap 666, sehingga secara fisik, ia tidak disiksa. Tetapi, saat Yesus datang kedua kali, ia akan dibinasakan bersama antikris.
Sebab itu, hari-hari ini, jangan mencari yang enak bagi daging!
Daripada menyembah antikris atau mengasinkan garam dengan darah kita sendiri, lebih baik kita sungguh-sungguh saat-saat ini.

PROSES DARI GARAM TAWAR MENJADI GARAM ASIN:
  1. Markus 9: 49-50
    9:49. Karena setiap orang akan digarami dengan api.
    9:50. Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah
    kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."

    Proses pertama: berdamai. Artinya: saling mengaku dosa dan saling mengampuni dosa (dan melupakan).

    Jadi, lewat berdamai, virus-virus dosa akan mati, sehingga hati kita damai. Dan kita mengalami urapan Roh Kudus. Inilah garam yang asin.
    Kalau hati kita damai, PASTI ada urapan Roh Kudus yang kita alami.

  2. lewat baptisan air.
    Matius 3: 15-16
    3:15. Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
    3:16.
    Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

    = baptisan air ada kaitan dengan Roh Kudus.
    Yesus sebenarnya tidak perlu dibaptis, tetapi Ia dibaptis untuk:
    • melakukan kehendak Bapa,
    • memberikan teladan baptisan air yang benar.
      Banyak macam baptisan air, tetapi CUMA SATU yang menyelamatkan, yaitu baptisan air seperti Yesus dibaptis.

    Roma 6: 4
    6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

    Istilah Yesus keluar dari air, artinya adalah Yesus keluar dari kuburan air.
    Jadi, baptisan air yang benar adalah kehidupan yang sudah mati terhadap dosa harus dikuburkan bersama Yesus. Dan ia bangkit dalam hidup yang baru (jenis kehidupan Surga= hidup dalam kebenaran).

    Kalau hidup dalam kebenaran, maka merpati akan turun atas kita (seperti saat Yesus keluar dari air). Artinya: kita akan mengalami urapan Roh Kudus.

  3. lewat doa penyembahan.
    Kisah Rasul 1: 14
    1:14. Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

    Doa penyembahan= proses perobekan daging dengan segala keinginannya. Dan Roh Kudus akan dicurahkan.
    Kalau ada keinginan daging, Roh Kudus tidak akan turun, sebab daging dan Roh tidak bisa menyatu.

    Roh Kudus ini tidak bisa dipaksa. Yang harus kita lakukan adalah BERTEKUN seperti ibu yang sedang mengandung. Dan satu waktu, Roh Kudus akan dicurahkan.

  4. lewat percikan darah untuk mempercepat proses garam tawar menjadi asin.
    1 Petrus 4: 12-14
    4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
    4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab
    Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Percikan darah= sengsara tanpa dosa karena kehendak Tuhan.
    Bisa dalam bentuk doa puasa, doa semalam suntuk atau difitnah dan lainnya.
    Dan saat itu, Roh Kemuliaan akan kita terima.

    Semakin hebat percikan darah yang kita alami, semakin luar biasa kemuliaan Tuhan dan urapan Roh Kudus yang kita alami, juga semakin besar pemakaian Tuhan atas kita.
Garam asin= kehidupan yang diurapi dan dipenuhi Roh Kudus, bahkan meluap-luap dalam Roh Kudus.

Praktik kehidupan yang sudah menjadi garam asin:
  1. tulus/jujur, seperti burung merpati (diatas sudah diterangkan bahwa Roh Kudus turun dalam bentuk burung merpati). Dan ulat bangkai tidak akan bisa masuk.

  2. takut akan Tuhan= taat dengar-dengaran= takut berbuat dosa (Roh Kudus mengajar kita untuk berseru 'Ya Abba, Ya Bapa').

    Takut berbuat dosa= tidak mau berbuat dosa sekalipun ada kesempatan, keuntungan dan sebagainya.
Kalau kita JUJUR DAN TAKUT akan Tuhan, kita akan bergaul erat dengan Tuhan.

Amsal 3: 32
3:32. karena orang yang sesat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi dengan orang jujur Ia bergaul erat.

Mazmur 25: 14
25:14. TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

Kalau bergaul erat dengan Tuhan (dekat dengan Tuhan), Tuhan akan memperhatikan dan bergumul dengan kita.

Hasil dekat dengan Tuhan:
  • Mazmur 62: 2-3
    62:2. Hanya dekat Allah saja aku tenang, dari pada-Nyalah keselamatanku.
    62:3. Hanya Dialah gunung batuku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah.


    Hasil pertama: kita merasa tenang (ada perhentian dan kelegaaan). Kita terlepas dari letih lesu dan beban berat, sehingga semuanya menjadi enak dan ringan.

  • Mazmur 145: 18-19
    145:18. TUHAN dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru kepada-Nya dalam kesetiaan.
    145:19. Ia melakukan kehendak orang-orang yang takut akan Dia,
    mendengarkan teriak mereka minta tolong dan menyelamatkan mereka.

    Hasil kedua: Tuhan mampu menolong kita tepat pada waktuNya.

  • Kejadian 5: 22-24
    5:22. Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah selama tiga ratus tahun lagi, setelah ia memperanakkan Metusalah, dan ia memperanakkan anak-anak lelaki dan perempuan.
    5:23. Jadi Henokh mencapai umur tiga ratus enam puluh lima tahun.
    5:24. Dan Henokh hidup bergaul dengan Allah, lalu ia tidak ada lagi, sebab
    ia telah diangkat oleh Allah.

    Hasil ketiga: kita mengalami kuasa pengangkatan. Kita diangkat dari kejatuhan dosa, kegagalan dan hidup kita dibuat indah. Sampai satu waktu, kita diangkat di awan-awan dan kita bersama Yesus saat Ia datang kembali.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top