English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 04 September 2013 (Rabu Sore)
PENDAHULUAN KITAB WAHYU

Kitab Wahyu yang terdiri dari 22 pasal adalah kitab yang terakhir dari Alkitab. Dalam susunan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 15 April 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:24-26
11:24 "Apabila roh jahat keluar dari...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 02 Februari 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 3:7-20 adalah kotbah dari Yohanes Pembaptis,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Januari 2019 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 September 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pembaharuan/keubahan hidup ini bagaikan pohon ara yang melembut, bertunas dan...

Ibadah Raya Surabaya, 05 Maret 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Retreat Family III Malang, 05 Maret 2011 (Sabtu Pagi)
Yesaya 6:1
6:1. Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 25 Oktober 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita mempelajari Lukas 8. Lukas 8 menunjuk...

Ibadah Doa Malang, 11 Juni 2013 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Keluaran 13:21-22
13:21 TUHAN berjalan di depan mereka, pada siang hari dalam tiang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Agustus 2018 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam II

Ibadah Doa Surabaya, 07 September 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 30-32, 34
26:30. Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun.
26:31. Maka berkatalah Yesus kepada...

Ibadah Doa Malang, 28 September 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:14-30 adalah perumpamaan tentang talenta.
Talenta adalah harta Sorga yang suci, itulah jabatan pelayanan.

Matius 25:14-15
Jika...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 12 Desember 2009 (Sabtu Sore)
Markus 14 berdasarkan sistem tabernakel, menunjuk pada buli-buli emas berisi dengan manna.

Keluaran...

Ibadah Persekutuan II Makassar, 05 September 2012 (Rabu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Tema: Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap ragi. Matius 16:6

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 Maret 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 22 Juli 2012 (Minggu Sore)

Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib, untuk menyelamatkan, menyucikan, sampai menyempurnakan sidang jemaat.

7x percikan darah di atas tabut perjanjian/7 sengsara yang dialami oleh Yesus dalam Matius 27:
  1. ay. 1-10= Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 18 Maret 2012).

  2. ay. 11-26= Yesus di hadapan Pilatus untuk menghadapi tuduhan-tuduhan sampai ketidak adilan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 15 April 2012).

  3. ay. 27-31= Yesus diolok-olok (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Mei 2012).

  4. ay. 32-50= Yesus disalibkan sampai mati (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 27 Mei 2012).

  5. ay. 51-56= mujizat-mujizat pada kematian Yesus (mulai diteragnkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Juli 2012).

  6. ay. 57-61= Yesus dikuburkan.
  7. ay. 62-66=kubur Yesus dijaga.
Malam ini kita masih mempelajari sengsara Yesus yang kelima: MUJIZAT-MUJIZAT PADA KEMATIAN YESUS.

Matius 27: 51
27:51. Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,

ay. 51= MUJIZAT PERTAMA, yaitu 'tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah' (PINTU TIRAI TEROBEK) (mulai diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Juli 2012).
Kalau tirai terobek, maka akan terlihat ruangan maha suci dimana ada tabut perjanjian di dalamnya (ADA KESEMPATAN BAGI KITA UNTUK MENJADI MEMPELAI WANITA TUHAN) (sudah dijelaskan pada ibadah sebelumnya) dan TERBUKA JALAN YANG BARU DAN HIDUP BAGI KITA SEMUA (sudah diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 15 Juli 2012).

'terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah'= MUJIZAT KEDUA, yaitu TERJADI KEGERAKAN ROHANI.
Jadi, kematian Yesus membawa kita pada kegerakan rohani.

Yohanes 2: 19-21
2:19. Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."
2:20. Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya: "Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat membangunnya dalam tiga hari?"
2:21. Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait Allah ialah
tubuh-Nya sendiri.

'3 hari'= kematian dan kebangkitan Yesus.
Kegerakan rohani disini adalah kegerakan Roh Kudus hujan akhir yang menghasilkan tubuh Kristus yang sempurna (mempelai wanita Surga).

Wahyu 19: 9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

= puncak dari kegerakan pembangunan tubuh Kristus, yaitu tubuh Kristus yang sempurna dan siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai, untuk masuk dalam perjamuan kawin Anak Domba (kita bersama Tuhan untuk selama-lamanya).

Kalau tidak masuk dalam pesta kawin Anak Domba, maka kehidupan itu akan masuk dalam pesta pembantaian secara masal dibumi ini sampai kebinasaan di dalam neraka (kehidupan yang tertinggal saat Yesus datang kedua kali).

Jadi, kegerakan Roh Kudus hujan akhir= UNDANGAN untuk masuk pesta kawin Anak Domba.
Hari-hari ini, kita HARUS AKTIF dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.
Tubuh Kristus ini dimulai dari dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan sampai Israel dan kafir menjadi satu (tubuh Kristus yang sempurna terbentuk).

Praktik melayani pembangunan tubuh Kristus: PELAYANAN DAN KESATUAN.
Pelayanan dan kesatuan ini tidak bisa dipisahkan, baik dalam rumah tangga, penggembalaan, antar pengembalaan sampai Israel dan kafir menjadi satu.

Kalau kita melayani pembangunan tubuh Kristus, sama artinya dengan kita memenuhi undangan Tuhan.

Syarat untuk masuk pembangunan tubuh Kristus (memenuhi undangan perjamaun kawin Anak Domba):
Matius 22: 1-2
22:1. Lalu Yesus berbicara pula dalam perumpamaan kepada mereka:
22:2. "Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja, yang mengadakan
perjamuan kawin untuk anaknya.

= perjamuan kawin anak raja menubuatkan tentang perjamuan kawin Anak Domba.

3 syarat utama yang harus diperhatikan:
  1. Matius 22: 4
    22:4. Ia menyuruh pula hamba-hamba lain, pesannya: Katakanlah kepada orang-orang yang diundang itu: Sesungguhnya hidangan, telah kusediakan, lembu-lembu jantan dan ternak piaraanku telah disembelih; semuanya telah tersedia, datanglah ke perjamuan kawin ini.

    Syarat pertama: memperhatikan hidangan.
    'hidangan'= roti= Firman pengajaran benar.
    'Ternak-ternak disembelih'= korban Kristus= perjamuan suci.

    Dalam Tabernakel, ini menunjuk pada meja roti sajian= ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjmauan Suci.

    Jadi, sebelum melayani, kita harus makan terlebih dahulu.
    Kalau menolak pengajaran dan perjamuan suci, sama artinya dengan menolak undangan (keras hati).

    Contohnya: Herodes yang menolak Firman saat ia mengambil istri saudaranya, sehingga ia marah, benci, dsb.
    Keras hati juga bisa dalam bentuk mengantuk saat mendengar Firman, bermain-main saat Firman, dsb.

    Kalau menolak pengajaran benar, akibatnya: tidak bisa disucikan dan tidak bisa masuk perjamuan kawin Anak Domba, sehingga masuk dalam pesta pembantaian.

    Sebab itu, KITA HARUS MEMPERHATIKAN SAAT-SAAT HIDANGAN DISEDIAKAN!

    Kalau hati kita lembut, kita akan memanfaatkan setiap kesempatan utnuk mendengar Firman pengajaran yang benar.
    Prosesnya:

    • mendengar Firman dengan sungguh-sungguh,
    • mengerti Firman,
    • percaya/yakin,
    • praktik Firman.

    Firman pengajaran yang dimengerti sampai dipraktikan, akan mendorong kita untuk selalu bersekutu dengan Kurban Kristus (perjamuan suci). Dengan jalan inilah, kita bisa tekun dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci.

    Hasilnya:

    • Firman pengajaran bisa mendarah daging dalam hidup kita, sehingga kita mengalami pertumbuhan rohani sampai dewasa rohani seperti Yesus.
      Kalau sudah dewasa, kita bisa masuk dalam pesta nikah.

    • Firman pengajaran bena rdan perjamuan suci menyucikan kita dari dosa-dosa yang mendarah daging dalam hidup kita.

      1 Korintus 5: 11
      5:11. Tetapi yang kutuliskan kepada kamu ialah, supaya kamu jangan bergaul dengan orang, yang sekalipun menyebut dirinya saudara, adalah orang cabul(1), kikir(2), penyembah berhala(3), pemfitnah(4), pemabuk(5) atau penipu(6); dengan orang yang demikian janganlah kamu sekali-kali makan bersama-sama.

      = 6 dosa yang mendarah daging dan merusak tubuh Kristus.
      Kalau kita disucikan dari 6 dosa ini, kita ada harapan untuk mengalami penyucian terus menerus sampai tidak bercacat cela.
      Sebab itu, 6 dosa ini HARUS disucikan lebih dahulu.

      Kalau kita suci, kita layak untuk dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus.
      Kalau sudah sempurna, kita layak untuk masuk dalam perjamuan kawin Anak Domba.

  1. Matius 22: 11
    22:11. Ketika raja itu masuk untuk bertemu dengan tamu-tamu itu, ia melihat seorang yang tidak berpakaian pesta.

    Syarat kedua: memperhatikan pakaian.
    Dulu, di taman Eden, manusia punya pakaian kemuliaan.
    Dan sejak Adam Hawa berbuat dosa, semua manusia telanjang dan harus menerima pakaian dari Yesus di atas kayu salib.

    Yohanes 19: 23-24
    19:23. Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian--dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.
    19:24. Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain: "
    Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya." Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: "Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku." Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu.

    Diatas kayu salib, Yesus membagikan 2 pakaian:

    • pakaian yang dibagi empat= pakaian keselamatan untuk semua manusia yang ada di 4 penjuru bumi.

      Praktik menerima pakaian keselamatan:

      1. iman/percaya Yesus,
      2. bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali pada Allah,
      3. lahir baru dari air dan Roh yang menghasilkan hidup baru (hidup dalam kebenaran).

    • jubah yang tidak berjahit dan satu tenunan= pakaian kesucian= pakaian pelayanan.
      Sesudah selamat, kita harus memiliki pakaian pelayanan (jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus).

      Jabatan pelayanan= jubah maha indah.
      Kalau pakaian keselamatan, baru menutup ketelanjangan ktia.

      Jadi, saat kita melayani, bukan Tuhan menyiksa kita, tetapi Tuhan sedang memperindah hidup kita.

    Jubah ini TIDAK BERJAHIT.
    Artinya: tidak ada campur tangan manusia, tetapi tetap sesuai kehendak Tuhan.

    Jubah ini SATU TENUNAN.
    Artinya: satu tubuh Kristus.

    Dalam Tabernakel, jabatan dan pelayanan ini menunjuk pada pelita emas= ketekunan dalam Ibadah Raya.
    Semakin kita bertekun, karunia Roh Kudus akan semakin bertambah.

    Pelita emas juga menunjuk pada ibadah persekutuan yang didasarkan pada pengajaran benar.
    Persekutuan yang benar adalah tempat persemaian yang paling subur bagi karunia-karunia Roh Kudus.

    Kalau kita melayani, kita sedang memperindah hidup kita.

    Kalau persekutuan TIDAK BENER, justru menjadi tempat untuk mematikan karunia-karunia.

    Kalau keras hati dan menolak pakaian, maka kehidupan itu akan telanjang dan ia sedang menolak undangan Sang Raja. Ia akan dipermalukan dan dibinasakan saat Yesus datang kembali.

    Hati yang lembut, mampu menerima karunia Roh Kudus dan jabatan pelayanan= melayani Tuhan dengan setia dan tanggung jawab= melayani Tuhan dengan dorongan Firman pengajaran benar dan urapan Roh Kudus (melayani dalam tabhisan yang benar).
    Urapan Roh Kudus membuat kita melayani dengan bebas, tetapi teratur dan tertib.

    Dengan hati lembut, kita juga melayani dengan tanda darah (tanda sengsara= jubah dicelup dalam darah= sengsara bersama Yesus).
    Kalau jubah dicelup dalam darah, jubah itu akan menjadi jubah putih berkilau-kilauan.

  2. Matius 22: 12-13
    22:12. Ia berkata kepadanya: Hai saudara, bagaimana engkau masuk ke mari dengan tidak mengenakan pakaian pesta? Tetapi orang itu diam saja.
    22:13. Lalu kata raja itu kepada hamba-hambanya: Ikatlah kaki dan tangannya dan
    campakkanlah orang itu ke dalam kegelapan yang paling gelap, di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi.

    Syarat ketiga: memperhatikan mulut/lidah.
    Lidah ini kecil, tetapi mengendalikan kapal hidup kita menuju Surga (perta kawin Anak Domba) atau menuju neraka (pesta pembantaian).

    Sebenarnya, orang ini harus dicampakan dalam kegelapan paling gelap. Tetapi, Tuhan masih bertanya. Berarti, Tuhan masih memberikan kesempatan dan kemurahan kepada orang yang tidak berpakaian pesat, supaya bisa mendapat pakaian pesta.
    Tetapi sayang, orang ini diam saja (keras hati).
    Artinya: mulut tidak digunakan untuk mengaku dosa (menolak undangan Tuhan) dan malah menyalahkan orang lain, tidak dapat bersaksi dan sampai puncaknya, tidak bisa menyembah Tuhan.

    Hari-hari ini, biarlah mulut ini kita gunakan untuk mengaku dosa, bersaksi dan untuk menyembah Tuhan.

    Kekuatan Firman pengajaran dalam urapan Roh Kudus, itulah yang bisa membuka mulut kita untuk mengaku dosa, bersaksi dan untuk menyembah Tuhan.

    Lukas 9: 28-29
    9:28. Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.
    9:29. Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.

    = kalau ada pengajaran benar, kita akan terdorong untuk menyembah Tuhan.
    Seringkali, dalam menyembah, kita memyetel lagu-lagu, sehingga yang tersentuh adalah emosinya, bukan hatinya.

    Jadi, penyembahan yang benar, didorong oleh pengajaran yang benar.
    Dalam penyembahan, mulut berkata-kata dengan Tuhan dan mata memandang wajah Tuhan yang bersinar bagaikan matahari.
    Kita mengalami sinar kemurahan Tuhan.

    Menyembah Tuhan= puncak ibadah pelayanan.
    Dalam Tabernakel, ini menunjuk pada mezbah dupa emas= ketekunan dalam Ibadah Doa.
Kalau disinari dengan kasih karunia Tuhan, hasilnya:
  • Kejadian 6: 8
    6:8. Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

    Hasil pertama: kasih karunia kemurahan Tuhan untuk menghadapi air bah.
    Secara rohani, air bah menunjuk pada pencobaan-pencobaan yang makin membesar sampai antikris dan dosa-dosa yang semakin memuncak sampai puncaknya dosa.

    'mendapat kasih karunia dimata Tuhan'= mata kita hanya tertuju pada Tuhan dan mata Tuhan tertuju pada kita. Kita tidak bergantung pada orang lain, tetapi hanya bergantung pada kasih karunia Tuhan.
    Tuhan selalu memandang kita= keselamatan mempelai.

  • Kejadian 39: 21, 23
    (terjemahan lama)
    39:21. Tetapi disertai Tuhan akan Yusuf dan ditunjuknya kasihnya akan dia dan diadakannya bahwa Yusuf mendapat kasihan dari pada penghulu penjara itu.
    39:23. Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya
    dibuat TUHAN berhasil.

    Hasil kedua: kasih karunia Tuhan memberikan keberhasilan.

  • Wahyu 22: 20-21
    22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
    22:21.
    Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

    Hasil ketiga: kasih karunia Tuhan mempersiapkan kita menjadi mempelai Tuhan= mengubahkan hidup kita sedikit demi sedikit sampai satu waktu sama mulia dengan Yesus (kesempurnaan mempelai).
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18-20 Juni 2019
    (Ibadah Kunjungan di Bagan Batu)

  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top